Posts Tagged ‘Sholat Khusuk’
MENCAPAI SHOLAT KHUSUK
Satu ketika saya sedang bertugas di Gedung MPR/DPR mengamankan penyaluran tenaga listrik kekomplek tersebut pada saat sidang MPR. Dari kejauhan saya lihat ada seseorang yang sedang bercakap cakap dengan asyiknya, ia melangkah bergerak kesana kemari sambil tangannya bergerak-gerak dengan serius. Namun saya tidak melihat lawan bicaranya. Saya jadi was was….. ini orang waras atau tidak. Saya berjalan semakin dekat dan semakin dekat pada orang tersebut, saya agak ragu, kuatir kalau orang itu tidak waras. Setelah dekat saya perhatikan ada kabel dari telinga terus medekati mulutnya dan masuk kesaku celananya. Oooh…. rupanya ia sedang bicara dengan lawan bicaranya melalu hand phone yang dilengkapi headset. Jadi lawan bicaranya tentu saja tidak terlihat karena nun jauh disana… entah dimana, mungkin pada suatu kota di Indonesia atau bahkan di luar negeri. Orang itu begitu asyik dan serius berbicara hingga ia tidak memperhatikan orang lain yang lewat didekatnya.

Ini adalah suatu contoh orang yang khusuk berbicara dengan lawan bicaranya, walaupun lawan bicaranya tidak terlihat. Untuk dapat berbicara dengan serius dan khusuk tidak mutlak lawan bicara harus dapat dilihat dan saling berhadapan. Banyak orang yang beralasan bahwa mereka tidak bisa khusuk dalam sholatnya karena Allah sebagai yang diajak berbicara dalam sholat tidak dapat dilihat dengan mata. Alasan ini tidak benar, nyata nya orang yang saya jumpai digedung MPR diatas dapat berbicara dengan khusuk dan serius walaupun lawan bicaranya tidak tampak.
Dari pengamatan saya orang tidak bisa khusuk dalam sholat sebagian besar disebabkan karena tidak mengerti dan paham apa kalimat yang diucapkan dalam shalat tersebut.. Karena itu Allah mengingatkan dalam surat An Nisa ayat 43 :
” Hai orang orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, hingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan…..”
Dalam ayat tersebut Allah mengingatkan bahwa kita harus mengerti apa saja yang kita ucapkan dalam sholat. Jika tidak maka keadaan orang itu sama saja dengan orang yang mabuk. Tidak mengerti apa yang diucapkan dalam shalat itulah yang menjadi penyebab utama fikiran melayang layang tak tentu arah ketika sedang mengerjakan shalat.
Problem utama umat Islam di Indonesia
Tidak mengerti ucapan atau ayat yang dibaca dalam shalat merupakan problem yang serius bagi umat Islam di Indonesia. Ini adalah penyebab utama mengapa seseorang tidak bisa khusuk dalam shalatnya. Ketika takbiratul ihram dikumandangkan seolah olah fikiran dikomandokan untuk mulai melanglang buana melantur kemana mana. Mulai dari merencanakan suatu kegiatan bisnis, urusan keluarga, rencana tamasya, menemukan barang yang hilang dan lain sebagainya silih berganti muncul dalam fikiran selama mengerjakan shalat. Anehnya ketika mengucapkan salam sambil menoleh kekanan dan kekiri tanda selesai shalat, fikiran yang melantur itupun berhenti mengelana, langsung fokus pada kegiatan yang harus segera dikerjakan saat itu.
Hal seperti tersebut diatas tentu tidak dialami oleh orang yang mengerti bahasa Arab, baik dia orang Arab sendiri atau bangsa lain yang memang sudah mengerti bahasa arab. Read the rest of this entry »
PELATIHAN SHOLAT KHUSUK
Sholat adalah ibadah yang diwajibkan bagi umat Islam dan dilakukan pada waktu yang telah ditetapkan yaitu waktu Subuh, Dhuhur, Asar, Maghrib dan Isya. Diluar waktu tersebut ada lagi sholat sunah yang dianjurkan untuk mengerjakannya.
Dalam kehidupan sehari hari kita melihat banyak orang yang sholat, tapi tidak mendapatkan kehidupan seperti yang disebut diatas. Mereka sering mengerjakan pekerjaan keji dan munkar, hidupnya tertindas dan bergelimang kesulitan, selalu dirudung perasaan gelisah, resah dan tertekan jauh dari rasa aman, sejahtera, dan tentram. Mengapa demikian ?…. apakah yang salah..? padahal janji Allah adalah benar.
Banyak diantara umat Islam yang mengerjakan sholat, namun mereka tidak mendapatkan apa yang dijanjikan Allah bagi orang yang sholat seperti tersebut diatas. Diantara mereka ada yang berusaha mendapatkan ketenangan, rasa aman dan kesuksesan dengan mencari alternatif lain. Mereka mendatangi paranormal, dukun, memakai jimat dan melakukan perbuatan musyrik lainnya. untuk mendapat ketenangan, rasa aman dan kesejahteraan. Padahal semestinya apa yang mereka cari itu bisa mereka dapatkan dengan mengerjakan sholat yang benar dan khusuk…….. apakah yang salah?
Dari pengamatan kami ternyata sebagian besar umat Islam belum melakukan sholat dengan benar sesuai tuntunan Al Qur’an dan Rasulullah. Banyak umat Islam yang sholat namun tidak mengerti ayat atau bacaan yang dibaca dalam sholatnya, padahal Allah mengingatkan dalam S An Nisa ayat 43:
“ Hai orang yang beriman, janganlah kalian sholat sedang kamu dalam keadaan mabuk, hingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan…”.
Kalau ada orang yang tidak mengerti apa yang dibaca dan diucapkan dalam sholat tentu keadaannya tidak jauh berbeda dengan orang mabuk seperti disebutkan dalam S An Nisa’ ayat 43 tersebut.
Karena tidak mengerti dan paham apa yang diucapkan dalam sholat, maka tatkala mereka mengucapkan takbiratul ihram tanda dimulai sholat fikirannya mulai melantur kemana mana tak tentu arah. Dan anehnya selesai mengucapkan salam tanda selesai sholat fikiran yang melantur tak tentu arah itupun berhenti berkelana. Apakah ini yang dimaksud Allah dengan firmannya dalam S Al Maa’un ayat 4-5:
“ Maka kecelakaanlah bagi orang yang sholat, yaitu orang yang lalai dari sholatnya”


