PERPECAHAN DIKALANGAN UMAT ISLAM

Perpecahan dalam tubuh umat Islam sudah mulai terjadi beberapa waktu setelah Rasulullah wafat, dimulai dengan terjadinya perang jamal antara pengikut Ali dan Siti Aisah istri Rasulullah, pembunuhan terhadap kalifah Umar bin Khatab, Ustman dan Ali. Perang Siifin antara Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Umayyah Gubernur Damaskus yang memberontak terhadap Ali dan terus sampai sekarang. Didalam lingkungan pemeluk Islam terus terjadi saling hujat, serang, bunuh demi mempertahankan atau memaksakan pendapat dan keyakinnya pada kelompok atau orang lain.

Kenapa semua ini terjadi, padahal kalau kita kembali kepada Al-Qur’an sungguh ajarannya sangat menyejukan hati dan memberi kedamaian, jauh dari kekerasan dan paksaan. Kurang legowonya sebagian umat Islam menerima perbedaan pendapat dan keyakinan, menyebabkan mereka jadi beringas dan mudah diprovokasi oleh pihak lain yang menginginkan perpecahan dikalangan umat Islam. Perpecahan Hanya menyebabkan umat Islam menjadi lemah, tidak mampu bersaing ditengah kehidupan dunia yang semakin maju dan modern.

Saat ini ekonomi dunia dan politik masih dikuasai oleh orang non muslim, Negara yang mayoritas muslim masih bergelut dengan kemiskinan dan berbagai perpecahan akibat perbedaan pendapat. Sebagai pemeluk Islam kita perlu introspeksi diri, apakah yang salah dengan kita. Berikut ini saya tampilkan tulisan yang menarik dari saudara Tasa Nugraza Barley yang saya copy dari blognya guebukanmonyet.com.

Islam dan Umatnya Yang Bodoh

Oleh : Tasa Nugraza Barley (www.guebukanmonyet.com)

Disclaimer: Baca dahulu artikel sebelum memberikan komentar. Artikel ini tidak dimaksudkan untuk menyudutkan Islam dan umat Muslim, tapi merupakan kritik membangun bagi kita semua, termasuk saya, agar dapat menjadi umat Muslim yang lebih baik.

Nabi Muhammad Akan Menangis


Apabila Nabi Muhammad bisa turun dari langit saat ini dan melihat dunia beserta umatnya, Beliau pasti akan meneteskan air mata. Hatinya mungkin terasa begitu pedih dan perih melihat tanah Persia diserang oleh kekuatan Barat yang begitu semena-mena menindas atas nama demokrasi.

Hatinya mungkin terasa begitu sakit melihat betapa Negara-negara Muslim sangat tertinggal dari Negara-negara Barat dan lainnya dalam bidang ekonomi, politik, ataupun teknologi. Tapi bukan karena melihat kondisi tersebut yang paling membuat hatinya begitu terluka amat dalam. Yang membuat hati nabi Muhammad begitu terluka hingga sulit bernapas adalah ketika Beliau melihat bahwa umat Muslim saling membenci dan saling memusuhi satu sama lain. Umatnya begitu bodoh!

Tengoklah cerita dari Irak, sebuah tanah Persia yang dulu merupakan sumber kejayaan Islam dengan segudang ahli-ahlinya di bidang astronomi, sastra, matematika, dan sebagainya. Ada dua daerah bernama Adhamiya dan Khadamiya.

Adhamiya ditempati orang-orang aliran Suni dan Khadamiya merupakan tempat tinggal orang-orang aliran Syiah dimana kedua wilayah ini dipisahkan oleh sungai Tigris. Beberapa waktu yang lalu mortar diluncurkan dari wilayah Adhamiya ke wilayah Khadamiya sehingga menimbulkan kekacauan yang besar di kalangan orang-orang Syiah. Tidak lama berselang giliran orang-orang Syiah dari Khadamiyah yang meluncurkan peluru-peluru mortar mereka kearah penduduk di Adhamiyah. Bunyi letusan peluru dan teriakan panik orang-orang di Adhamiya disambut dengan tawa dan luapan kegembiraan dari masyarakat Syiah di Khadamiyah. Kondisi yang kacau balau dan keamanan yang belum stabil akhirnya membuat jembatan yang menghubungkan kedua wilayah tersebut ditutup oleh pihak yang berwenang. Cerita diatas merupakan gambaran kecil bagaimana umat muslim hidup dan berinteraksi antar Sesama aliran di Irak.

Semenjak masuknya pasukan Amerika di tanah Irak, persaingan dan kebencian antara dua aliran terbesar di agama Islam menjadi begitu nyata dan semakin meruncing. Dengan semakin rumitnya kondisi perang di Irak, munculnya intrik di antara dua kubu tersebut membuat Islam sebagai sebuah agama menjadi semakin terekspos dan terpojok. Mengapa umat Islam harus saling bermusuhan?

Mari kita lihat sejarah bagaimana permusuhan ini terjadi. Suni dan Syiah. Saat ini, sekitar 90 persen umat Muslim di dunia adalah penganut aliran Suni termasuk Indonesia di dalamnya. Sepuluh persen sisanya adalah umat Muslim aliran Syiah yang terpusat di Iran. Beberapa negara di era modern lain yang memiliki mayoritas umat Muslim Syiah adalah Irak, Bahrain dan Azerbaijan. Sementara negara-negara seperti Arab Saudi, Pakistan, dan Lebanon memiliki kaum Syiah sebagai golongan minoritas. Mengapa ada Islam aliran Suni dan Syiah?

Perbedaan Dalam Islam


Untuk menjawabnya kita harus kembali menengok sejarah Islam setelah sepeninggalan Nabi Muhammad. Perpecahan dalam agama Islam terjadi pada tahun 632 beberapa waktu setelah Nabi Muhammad meninggal dunia.

Nabi Muhammad meninggal tanpa sebelumnya menunjuk siapa pemimpin umat Islam sepeninggal Beliau. Beberapa pengikutnya percaya bahwa Khalifah harus diberikan kepada keturunan Nabi Muhammad dimulai dengan saudara sepupunya yang juga anak menantu yaitu Ali bin Abi Talib. Sementara mayoritas pengikut Nabi Muhammad mendukung sahabat Nabi Abu Bakar untuk meneruskan kepemimpinan Nabi. Walau Ali tidak menjadi penerus Nabi Muhammad sebagai Khalifah pertama namun Ia akhirnya menjadi Khalifah keempat sebelum akhirnya Ia dibunuh di wilayah Kufa pada tahun 661 yang sekarang menjadi bagian dari Irak.

Perpecahan di dalam Islam akhirnya benar-benar terjadi setelah terbunuhnya Ali bin Abi Talib. Mayoritas umat Muslim mendukung Gubernur Suriah ketika itu Mu’awiyah dan putranya Yazid. Sementara pendukung Ali yang kemudian dikenal dengan sebutan Syiah mendukung putra Ali bernama Hussein. Kedua kubu ini akhirnya bertemu di medan perang di dekat wilayah yang sekarang bernama Karbala di Irak pada tanggal 10 Oktober 680. Di dalam perang tersebut konon katanya Hussein diculik dan kemudian dipenggal.

Namun bukannya mematikan aliran Syiah, kematian Hussein justru dijadikan sebagai simbol martir oleh pendukungnya. Sosok Hussein dilihat sebagai seorang pemimpin yang adil dan sederhana yang berani berdiri menentang ketidakadilan. Hingga saat ini hari kematian Hussein diperingati oleh umat Syiah setiap tahunnya dan peringatan itu dikenal dengan nama Ashura. Pada hari peringatan itu umat Islam Syiah akan berjalan beramai-ramai sambil memukul-mukul dada mereka dan menangis histeris. Bagi umat yang fanatik peringatan Ashura dilakukan secara ektstrim dengan melukai badan mereka dengan cambuk atau bahkan pedang.

Dengan jumlah pendukung yang begitu besar tidak heran apabila Islam Suni lebih memiliki peran di percaturan politik dunia. Hanya Iran sebagai negara pusat Islam Syiah yang memiliki kekuatan politik mutlak di negaranya sendiri. Selebihnya Islam Suni selalu mampu memiliki kekuasaan politik lebih baik bahkan di negara-negara dengan mayoritas umat Islam Syiah dengan satu pengecualian yaitu Suriah dimana mayoritas penduduknya adalah muslim Suni namun sejak tahun 1970 pemerintah dikuasai oleh sekte kecil aliran Syiah yang disebut Alawi.

Time edisi 5 Maret 2007 memberikan beberapa perbedaan mencolok antara umat Islam Suni dan umat Islam Syiah di Irak. Perbedaan-perbedaan itu ditandai melalui nama mereka, cara ibadah, mesjid atau tempat ibadah, rumah mereka, aksen bahasa, serta stiker dan atribut yang menempel pada mobil-mobil mereka. Saya hanya akan menjelaskan dua perbedaan yaitu cara ibadah dan mesjid yang mereka gunakan karena dua elemen ini adalah yang paling mencolok untuk menggambarkan perbedaan Muslim Suni dan Syiah di seluruh dunia.

1. Cara Ibadah

  • Umat Suni melakukan ibadah sholat dengan satu tangan diletakkan diatas tangan yang lainnya di atas perut. Sementara penganut Syiah meletakkan kedua lengan lurus kebawah. Selama sholat umat Suni dan Syiah membungkuk dan sujud dan menyentuhkan kepala mereka ke tanah. Penganut Syiah yang taat menyentuh sebuah lempengan kecil terbuat dari tanah liat yang dibuat di kota suci Najaf.
  • Setiap umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan sholat lima waktu dimana Suni memiliki lima waktu terpisah untuk melaksanakan ibadah tersebut sementara umat Islam Syiah memiliki pilihan untuk melakukannya tiga kali namun dengan men¬double dua sholat mereka pada waktu sholat pilihan mereka. Jadi misalnya Anda seorang Muslim Syiah dan hari ini Anda ingin Sholat tiga waktu saja serta Anda sudah memilih untuk sholat pada waktu ashar, maghrib, dan Isya maka Anda harus sholat dua kali pada dua waktu sholat dari tiga waktu sholat yang Anda akan lakukan.
  • Dalam melakukan adzan mesjid-mesjid Suni menyebut nama Allah dan Nabi Muhammad. Sementara mesjid-mesjid Syiah menambahkan nama Ali di dalam adzan mereka. Adzan dari mesjid Syiah dilakukan beberapa menit setelah adzan dari mesjid Suni.
  • Muslim Suni dan Syiah tidak pernah memiliki hari raya idul fitri pada hari yang sama.
  • Perayaan hari kematian Ali yang disebut Ashura selalu dianggap sebagai perayaan yang tidak pantas oleh kalangan Suni

2. Mesjid

  • Mesjid-mesjid Suni hampir selalu memiliki kubah dan terkadang juga memiliki menara yang tinggi. Sementara mesjid-mesjid Syiah atau tempat ibadah yang dinamakan Husseiniyas (gabungan antara fungsi mesjid dan pusat komunitas) tidak harus memiliki kubah. Tempat-tempat ibadah umat Islam Syiah dilengkapi dengan bendera berwarna hitam dan hijau serta ruangan di dalamnya diisi dengan gambar-gambar Ali dan terkadang Hussein. Di saat yang bersamaan mesjid-mesjid umat Islam Suni cenderung memiliki warna yang kalem dan pemajangan gambar-gambar tokoh manusia dianggap sebagai tindakan yang kurang pantas.
  • Para pemuka Islam Syiah biasanya memakai baju kebesaran yang lebih bervariasi dalam segi warna dan desain (biasanya menggunakan penutup kepala berwarna putih, hitam, atau hijau) sementara pemuka Islam Suni hanya memakai penutup kepala berwarna putih.

Islam Adalah Agama Yang Anti Damai?

Pertanyaannya sekarang adalah, “Apakah perbedaan-perbedaan itu dapat dijadikan sebagai dasar untuk timbulnya rasa benci dan permusuhan?” “Apakah benar Islam adalah agama yang mencintai damai ataukah Islam merupakan Agama yang menyebarkan kebencian dan amarah yang meledak-ledak?”

Apabila Anda adalah seorang Muslim yang telah menghabiskan seluruh hidup Anda di Indonesia maka Anda mungkin sangat tidak setuju dengan esamea yang berpendapat bahwa Islam adalah sebuah agama barbar yang mengajarkan kaumnya untuk membunuh orang kafir. Tapi bagaimana dengan masyarakat dunia Barat yang memiliki kaum Islam sebagai masyarakat minoritas yang gerak-geriknya selalu dicurigai? Apakah masyarakat dunia Barat salah apabila mereka memiliki anggapan negatif terhadap Islam dan pengikutnya? Apakah salah apabila mereka membenci kaum Muslim dan agama Islam yang mereka anggap sebagai biang keladi terjadinya peristiwa sebelas September dan aksi esame di berbagai belahan dunia?

Menjadi Muslim di Indonesia memang berbeda dibandingkan dengan menjadi Muslim di sebuah negara di dunia Barat. Indonesia adalah surga bagi kaum Muslim karena di sinilah lebih dari 200 juta umat Muslim berdomisili dan berinteraksi antar sesama. Indonesia walau bukan sebuah negara Islam tapi merupakan negara dengan jumlah pengikut Islam terbesar di dunia. Umat Muslim adalah golongan mayoritas sehingga Anda dengan mudah dapat meyakinkan banyak orang bahwa Islam adalah agama yang cinta damai, no matter what!

Tidak ada satu buku pun yang dijual di Gramedia atau Gunung Agung yang berisikan hal-hal buruk tentang Islam dan pengikutnya. Tidak ada satu penerbit pun yang berani mencetak dan memasarkan buku-buku seperti itu. Tapi jelas tidak seperti itu yang terjadi di negara-negara barat dimana kata Islam memiliki arti lain seperti teror dan aksi brutal.

Namun, di salah satu jaringan toko buku terbesar di Amerika Serikat Barnes and Nobles dengan mudah ditemukan buku-buku tentang bagaimana Islam menindas perempuan di Afrika, bagaimana pejuang jihad menempelkan bom di tubuh mereka dan meledakkan pusat-pusat keramaian milik negara-negara Barat, atau juga bagaimana Islam menyuruh umatnya untuk mencambuk pasangan yang melakukan hubungan intim di luar pernikahan. Semuanya terlihat begitu kuno dan tidak masuk akal bagi mereka.

Buku-buku seperti itu laris manis karena para pembaca di Amerika sangat penasaran untuk melihat wajah Islam yang sebenarnya setelah terjadinya peristiwa sebelas September. Bulan Februari yang lalu sebuah buku kontroversial tentang Islam diluncurkan ke publik Amerika yang ditulis oleh seorang aktivis hak asasi manusia yang selama ini terkenal kontroversial, Ayaan Hirsi Ali. Judul buku itu adalah Infidel. Infidel dalam bahasa inggris memiliki arti yaitu seseorang yang menentang Tuhan atau orang yang keluar dari ajaran agama, dalam budaya Islam kita mengenalnya dengan sebutan kafir.

Aryan Hirsi Ali lahir di Mogadishu, Somalia pada tanggal 13 November 1969 dan pada tahun 1992 ia mendapatkan suaka politik dari Belanda. Ia mengambil sekolah hukum di Universitas Leiden dan menyelesaikan gelar masternya pada tahun 2000. Setelah lulus, Aryan memutuskan untuk berkarir di dunia politik di Belanda dan sempat menjadi bagian dari Partai Sosial Demokrasi PvdA dan partai VVD.

Karir politiknya di Belanda bisa dibilang cukup sukses namun sayang ia akhirnya harus pergi meninggalkan Belanda pada tahun 2006 yang lalu setelah ditemukan bukti bahwa Aryan memperoleh suaka politik dari negara Belanda secara tidak sah. Saat ini Aryan hidup dan menetap di Amerika Serikat. Selama bergelut di dunia politik dan hak asasi manusia nama Aryan Hirsi Ali bisa dibilang cukup sensasional. Ia bahkan dinobatkan oleh majalah Time pada tahun 2005 sebagai salah satu dari 100 manusia paling berpengaruh di dunia.

Aryan Hirsi Ali sangat terkenal lantaran keberaniannya dalam mengkritisi ajaran Islam, Nabi Muhammad, dan para tokoh Islam dunia. Pada tahun 2004 ia menulis naskah sebuah film pendek berjudul Submission yang disutradarai oleh Theo Van Gogh. Film tersebut sangat provokatif bagi sebagian besar umat muslim dunia. Seorang perempuan dengan pakaian serba tertutup namun bagian depan tubuhnya hanya ditutupi oleh bahan transparan yang memperlihatkan lekuk tubuhnya berbicara dalam bahasa inggris dan menceritakan bagaimana pengalaman sedihnya menjadi seorang perempuan di dalam keluarga Islam. Tokoh di dalam film itu digambarkan sebagai seorang perempuan yang mengalami ketidakadilan di dalam Islam. Tubuhnya disiksa terus-menerus dan jiwanya disakiti tidak hanya oleh suaminya yang semena-mena namun juga oleh agama, budaya, dan lingkungan sekitarnya.

Film tersebut menjadi lebih provokatif karena ayat-ayat Al-Quran dituliskan di atas tubuh tokoh perempuan tersebut seolah-olah Islam membenarkan kekerasan yang dilakukan terhadap kaum perempuan di seluruh dunia. Film ini mendapat tentangan yang sangat hebat dari kalangan umat Muslim dunia, bahkan sang sutradara akhirnya dibunuh oleh seorang ekstrimis pada tanggal 2 November 2004.

Saya sempat membaca buku Infidel karangan Aryan Hirsi Ali tersebut di dalam salah satu toko buku Barnes and Nobles di wilayah Maryland, Amerika Serikat. Saya sangat tertarik untuk membacanya karena judul dan topiknya yang cukup menggoda namun tidak berniat untuk membelinya karena saya sudah memiliki terlalu banyak buku yang belum sempat dibaca.

Akhirnya saya memutuskan untuk ikut duduk di atas karpet di sebelah sebuah rak yang penuh dengan buku-buku tebal seperti yang dilakukan oleh para pengunjung lainnya. Ketika itu saya hanya sempat membaca satu bab yang berjudul Leaving God atau meninggalkan Tuhan. Di dalam bab itu Aryan Hirsi Ali menggambarkan dirinya ketika berada dalam posisi yang limbung dan bingung. Ia mulai mempertanyakan kepercayaannya terhadap Tuhan dan agama yang selama ini Ia peluk.

Setelah peristiwa sebelas September Ia merasa semakin tidak yakin akan Islam dan ajarannya, Aryan merasa sangat terganggu mengetahui fakta bahwa para pelaku pembajakan pesawat pada 11 September 2001 adalah penganut Islam dan mereka melakukan aksi teror itu atas nama Tuhan dan Islam. Akhirnya pada satu kesempatan di tahun 2003, Aryan Hirsi Ali menyadari bahwa dirinya bukanlah seorang Muslim yang selama ini tertera di kartu identitasnya. “Aku seorang atheis,” ujarnya.

Selang beberapa hari saya kembali mengunjungi toko buku yang sama dengan maksud untuk melanjutkan bacaan saya. Namun setelah menghabiskan lebih dari lima belas menit saya tidak kunjung menemukan buku yang saya cari, saya pun mendatangi salah seorang karyawan di toko tersebut dan menanyakan dimana mereka menempatkan buku yang sedang saya cari.

Dengan senyum yang ramah seorang perempuan berumur 40-an berujar, “I’m so sorry but the book is sold out. New books are coming soon. But I’m so happy that you asked about the book, as a woman.” Perempuan tersebut dengan jelas mendukung buku yang ditulis Aryan Hirsi Ali dan menganggapnya sebagai salah satu bentuk perjuangan perempuan melawan ketidakadilan. Ketidakadilan yang diciptakan oleh Islam! Pandangan perempuan ini bisa jadi mewakili pandangan berjuta-juta perempuan dan masyarakat dunia Barat terhadap Islam.

Anda sebagai Muslim di sebuah esame seperti Indonesia mungkin akan marah dan merasa terhina atas perlakuan dunia barat dalam memandang Islam dan ajarannya. Namun mungkin Anda juga dapat memahami bahwa pandangan yang mereka miliki merupakan suatu hal yang lumrah di dalam sebuah dunia dimana persamaan esamear kaum pria dan perempuan begitu dijunjung tinggi dan kebebasan berbicara merupakan suatu kekayaan nasional yang dilindungi hukum.

Ya, memang benar bahwa Negara sebesar Amerika Serikat pun belum pernah memiliki seorang presiden perempuan setelah lebih dari 200 tahun masa kemerdekaan, namun di Amerika Serikat Anda tidak akan pernah bisa menemukan seorang pria beristrikan lebih dari dua orang membuat sebuah ajang penghargaan kepada para suami yang mempraktekan poligami!

Apa yang salah dengan Islam?

Bagi kalangan anti Islam seperti Aryan Hirsi Ali, kondisi yang terjadi di Irak saat ini atau kondisi di berbagai negara Islam dimana perempuan adalah manusia kelas dua bukanlah akibat rendahnya tingkat kesejahteraan dan pendidikan. Bagi mereka jawabannya terletak pada ajaran Islam itu sendiri. Mereka percaya bahwa memang ada yang salah dari ajaran Islam dan ajaran tersebut lah yang melakukan penindasan semena-mena terhadap berjuta-juta umat manusia di dunia.

Sementara di lain sisi tokoh-tokoh Islam di kancah percaturan politik dunia selalu menggunakan kata welfare dan education sebagai alasan paling rasional untuk menjawab pertanyaan mengapa para pemuda di Palestina, Irak, dan Somalia begitu rentan akan hasutan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengangkat senjata dan melakukan aksi kekerasan.

Nama saya adalah Tasa Nugraza Barley dan saya dengan bangga menyatakan bahwa saya adalah seorang Muslim. Saya bangga menjadi bagian dari sebuah agama yang hebat ini. Walau hingga saat ini saya belum berani menyatakan bahwa diri saya adalah seorang yang religius tapi saya berani dan yakin mengatakan bahwa tidak ada yang salah dengan agama ini. Yang salah adalah kita sebagai umat yang menganutnya. Kita memang terlalu bodoh dan tidak mampu memanfaatkan kehebatan dari sebuah agama yang telah diturunkan oleh Tuhan ke dunia ini.

Saya cukup yakin bahwa sesungguhnya nabi Muhammad memiliki maksud tersendiri untuk tidak menyebutkan siapa pengganti dirinya apabila beliau meninggal dunia. Mungkin alasan beliau melakukan itu adalah karena beliau tidak ingin Islam memiliki pemimpin sehingga membirokrasikan Islam dan menjadikannya sebagai sebuah alat untuk memperoleh kekuasaan. Mungkin Nabi Muhammad hanya ingin Islam menjadi sebuah way of life atau jalan hidup bagi setiap penganutnya dalam menjalankan aktifitas mereka sehari-hari.

Mungkin nabi Muhammad tidak ingin Islam dijadikan sebagai sebuah alasan bagi terjadinya perebutan tahta dan pertumpahan darah demi memperoleh pengaruh dalam dunia Islam. Namun, kita umatnya justru saling membenci dan merepresentasikan ajaran Islam sedemikian rupa demi memperoleh keinginan kita masing-masing.

Para pemimpin dalam dunia Islam tahu bahwa agama, budaya, politik, dan ekonomi adalah elemen-elemen kehidupan yang saling mempengaruhi satu sama lainnya dan mereka seringkali memutarbalikannya sehingga para pengikut mereka jadi bimbang dan mudah dipengaruhi. Satu contoh bagaimana agama dan elemen-elemen lain dalam kehidupan saling mempengaruhi satu sama lain: Apakah pakaian terusan berwarna putih yang dipakai oleh para pria di daerah timur tengah adalah ajaran Islam? Kalau Anda menjawab tidak, lalu mengapa para kyai dan ustads di Indonesia selalu menggunakan pakaian kebesaran bangsa Arab tersebut dalam memberikan ceramah mereka? Apakah dengan melakukan itu mereka dapat lebih dipercaya dan religius?

Apakah bahasa arab adalah bahasa Tuhan? Kalau Anda menjawab tidak, lalu mengapa bahasa Arab (bukan isi Al Quran) dipandang begitu indah dan sakral? Mengapa anak-anak di sekolah dasar selalu diajarkan untuk berdoa dalam bahasa Arab sebelum mereka makan atau tidur? Apakah Tuhan adalah orang Arab? Keterkaitan agama dengan elemen-elemen lain di dunia seperti inilah yang sering kali digunakan oleh para pemimpin Islam yang tidak bertanggung jawab untuk mempengaruhi umat Muslim.

Apabila Aryan Hirsi Ali dan para pendukung anti Islam percaya bahwa ajaran Islam adalah ajaran yang salah maka saya setuju apabila kesejahteraan merupakan alasan paling rasional untuk menjawab pertanyaan mengapa begitu banyak umat Muslim yang menjalankan kehidupan mereka dengan penuh kekerasan dan kemunafikan.

Kenyataan bahwa begitu banyak negara Islam yang berada di bawah garis kemiskinan merupakan suatu contoh nyata mengapa begitu banyak kalangan yang merepresentasikan ajaran Islam secara salah. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa agama merupakan salah satu unsur dalam kehidupan manusia yang dipengaruhi dan mempengaruhi unsur-unsur lainnya, maka perut yang lapar akan mempengaruhi seseorang dalam memandang agamanya. Begitu pula otak yang bodoh akan dengan mudah dihasut dan diperbudak oleh kepentingan-kepentingan dari golongan tertentu.

Hukum Alam

Kemunduran Islam di seluruh dunia bisa jadi merupakan suatu hukum alam yang memang harus dialami oleh setiap umat Muslim. Ketidakberdayaan negara-negara Islam dalam pentas dunia memang terasa begitu memalukan bagi sebuah agama yang memiliki pengikut lebih dari 1,6 milliar orang.

Negara-negara Islam di Afrika sudah sejak lama dianggap sebagai kumpulan orang bodoh yang tidak memiliki rasa kemanusiaan dan keadilan. Negara-negara Islam di Afrika sudah begitu lama terpuruk dalam kemiskinan dan perang saudara yang begitu menyedihkan.

Negara-negara Islam di Asia juga tidak kalah bodohnya. Pakistan, sebuah negara yang menggunakan hukum Islam, di Asia Selatan jelas bukan sebuah negara Islam yang bisa dibanggakan. Saya kebetulan pernah hidup di Pakistan dari tahun 1997 hingga 2000, dan saya bisa yakinkan Anda bahwa Pakistan bukanlah sebuah negara yang patut dicontoh.

Selama tiga tahun hidup di Pakistan yang saya tahu bagaimana Pakistan menjalankan hukum, yang katanya adalah hukum Islam, adalah bagaimana setiap harinya perempuan Pakistan disiksa dan dilecehkan. Perempuan menjadi manusia kelas dua di Pakistan, mereka tidak memperoleh hak yang setara hampir di seluruh aspek kehidupan di Pakistan. Sesuatu hal yang sangat ironis di sebuah negara yang menjadi salah satu dari sedikit negara-negara di dunia yang pernah memiliki seorang presiden perempuan.

Pemerintah Pakistan menjalankan sistem pemerintahan yang bisa dibilang otoriterisme. Contohnya bisa dilihat bagaimana Presiden Pakistan saat ini Pervez Musharaf yang memperoleh kekuasaannya melalui proses kudeta tidak kunjung mau lengser padahal ketika baru menjadi presiden Ia berjanji bahwa kekuasaannya bersifat sementara dan akan segera menyelenggarakan pemilu. Saat ini Pakistan secara memalukan menjadi “budak” Amerika Serikat dalam memerangi terorisme di Afghanistan yang sayangnya juga merupakan sebuah negara Muslim. Sementara walau India memiliki jumlah umat Muslim melebihi total umat Muslim di Pakistan tapi jelas mereka tidak memiliki kekuatan di pemerintahan yang dikuasai oleh umat Hindu yang merupakan golongan mayoritas.

Hanya Malaysia di Asia Tenggara yang boleh bangga akan dirinya. Mereka sedang berkembang dan kehidupan masyarakat di Malaysia semakin lama semakin membaik. Indonesia? Saya kira saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar. Umat Muslim di Indonesia sudah pasti termasuk umat Muslim yang bodoh.

Sementara negara-negara Islam di Timur Tengah dan kawasan Persia bisa dibilang sama saja. Mereka bodoh namun mereka begitu beruntung karena Tuhan memberikan kandungan minyak bumi yang berlimpah. Mereka bisa hidup dalam kehidupan yang begitu nyaman dan bisa dibilang sejahtera. Tapi mereka tetap saja bodoh. Hampir semua negara Islam di negara Arab dikuasai oleh pemerintah-pemerintah yang otoriter.

Arab Saudi salah satu contohnya, keluarga kerajaan begitu berkuasa dan menjalankan kehidupan mereka secara berfoya-foya. Di saat yang bersamaan hanya Iran di di kawasan Persia yang mampu berdiri tegak dan bangga akan akan jati diri mereka. Iran semakin lama semakin mampu menunjukkan kemajuan pada kondisi politik dan pemerintahan mereka. Sistem politik yang dahulu begitu tertutup dan otoriter perlahan-lahan menjadi lebih terbuka dan demokrasi. Sementara tetangganya Irak seperti yang kita tahu semakin terperosok dan semakin jauh dari kesejahteraan.

Namun sayangnya dibalik kemajuan Iran dalam membangun kondisi politik dalam negeri yang lebih baik, Iran saat ini bisa dibilang secara aktif turut serta dalam proses perpecahan umat muslim di dunia. Iran membantu pemerintahan Irak yang saat ini dikuasai oleh golongan Syiah untuk melawan golongan Suni yang mendapat bantuan dari Arab Saudi. Golongan Syiah yang dahulu ditekan dan tidak mendapatkan hak yang seharusnya mereka dapatkan dibawah pemerintahan Saddam Hussein dikabarkan mendapatkan bantuan dana dan senjata dari pemerintah Iran yang ingin meningkatkan pengaruhnya di Irak. Sebuah perang yang mungkin dapat menyulut kebencian masa lalu antara bangsa Arab dan bangsa Persia. Kondisi ini membuat Amerika berada dalam posisi yang sulit karena janji untuk menciptakan sebuah esame Irak baru yang stabil menjadi sangat jauh dari kenyataan.

Di tahun 2007 ini tampaknya umat Muslim belum bisa mengejar ketertinggalannya dalam waktu yang dekat. Negara-negara dunia Barat sudah begitu jauh meninggalkan kita. Penemuan-penemuan hebat di dunia tidak pernah lahir lagi dari pemikiran-pemikiran umat Muslim. Mungkin umat Muslim harus sabar untuk menunggu hukum alam berpihak kepada kita lagi.

Namun tanpa bermaksud untuk menerima begitu saja segala kekurangan yang umat Muslim miliki, saya kira perlu dicermati bahwa dunia dan kehidupan ini selalu membutuhkan keseimbangan. Keseimbangan inilah yang membuat hidup terasa begitu indah.

Apabila ada yang naik maka pada saat yang bersamaan akan ada pula yang turun. Tuhan menciptakan warna hitam dan warna putih. Ada orang yang tinggi dan ada juga orang yang pendek. Semuanya saling mengisi kekosongan satu sama lain. Apabila dahulu Cina dikenal sebagai sebuah Negara yang kuno dan tertutup maka bukan rahasia lagi bahwa Cina telah berubah menjadi sebuah kekuatan ekonomi dunia yang membuat Negara sebesar dan sehebat Amerika pun ketar-ketir. Roda kehidupan memang harus terus berjalan untuk memastikan bahwa dunia tetap berada dalam keseimbangan.

Begitu juga dengan kondisi Islam saat ini. Fakta sejarah membuktikan dunia Islam pernah berjaya pada tahun 711 hingga 1492 dengan menguasai sebuah kawasan yang begitu luas dari Spanyol hingga Portugal. Dahulu para ahli dan pemikir Islam begitu hebat dan terkenal dalam membentuk sebuah peradaban manusia. Mungkin saja kemunduran Islam pada abad ke-21 ini merupakan suatu hukum alam yang memang harus dialami oleh setiap umatnya. Pertanyaannya sekarang adalah, “Berapa lama kita mau berada di bawah?

( Sumber : Guebukanmonyet.com )

Kalau umat Islam mau sungguh sungguh kembali pada al-Qur’an, niscaya tidak akan ada permusuhan dan kebencian terhadap umat lain yang berbeda keyakinan apalagi sekedar berbeda pendapat dengan Sesama muslim. Perasaan bahwa dirinyalah yang paling benar, orang lain salah, dan tidak legowo menerima perbedaan pendapat dan keyakinan itulah yang menyebabkan keterpurukan dan perpecahan dikalangan pemeluk Islam sendiri:

Allah telah menjadikan bumi ini sebagai tempat tinggal bagi manusia dari bermacam suku bangsa, kelompok, agama dan keyakinan, semua punya hak hidup yang sama. Bahkan Iblis yang dilaknat Allahpun masih diberi waktu untuk tetap hidup sampai hari kiamat, untuk menjalankan misinya dalam rangka menyesatkan manusia menuju neraka jahannam.

Setiap orang bebas memilih agama dan keyakinannya masing masing dengan resiko ditanggung sendiri. Setiap orang bebas memilih untuk menjadi orang yang saleh atau durjana, masuk syurga atau neraka, mau jadi atheis atau memeluk salah satu agama didunia ini. Setiap pilihan tentu memiliki konsekwensi sendiri sendiri, setiap orang bertanggung jawab atas pilihannya dan siap menerima semua resiko dari pilihannya. Tidak ada paksaan untuk memilih salah satu dari pilihan yang ada dibumi ini.

Berikut ini saya sampaikan beberapa ayat Qur’an yang menyejukan hati tentang perbedaan pendapat dan keyakinan, kalau kita mematuhinya niscaya tidak adalagi kekerasan diantara Sesama pemeluk Islam atau dengan pengikut agama lain:

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Al Baqarah 256)

Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya? (Yunus 99)

Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya

Allah sangat cepat hisab-Nya. (Ali Imran 19))

Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu (mau) masuk Islam?” Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan

(ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

(Al I Imran 20)

Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat yang sebelum kamu juga telah mendustakan. Dan kewajiban rasul itu, tidak lain hanyalah menyampaikan (agama Allah) dengan seterang-terangnya.” (Al Ankabut 18)

Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.

(Al An Aam 125)

Hidayah dan petunjuk adalah sepenuhnya kewenangan Allah, kewajiban kita hanyalah menyampaikan kebenaran Islam, bukan memaksa orang lain untuk mempunyai keyakinan dan pendapat yang sama dengan kita. Kalau kita legowo untuk menerima perbedaan pendapat dan keyakinan seperti yang disampaikan dalam ayat Qur’an diatas niscaya tidak ada perselisihan diantara kita baik dengan sesama umat Islam maupun dengan orang yang berbeda keyakinan.

Setiap orang bertanggung jawab atas pendapat dan pilihannya, ia tidak akan dimintai pertanggungan jawab atas keyakinan dan pendapat orang lain yang berbeda dengan dirinya. Ia hanya dituntut terhadap pendapat dan keyakinannya sendiri sebagaimana firman Allah dalam surat al Israak ayat 36 dan Alm An aam 69 :

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (Al Israak 36)

Dan tidak ada pertanggungjawaban sedikit pun atas orang-orang yang bertakwa terhadap dosa mereka; akan tetapi (kewajiban mereka ialah) mengingatkan agar mereka bertakwa.(Al An Aam 69)

Perpecahan dan saling hujat diantara umat Islam sendiri muncul karena mereka lebih mengutamakan pendapat, guru, ulama atau pimpinannya daripada al-Qur’an. Diantara mereka ada yang merasa berdosa jika orang tidak sepaham dan tidak mau mengikuti pendapat mereka. Mereka ingin agar orang lain sama dan sependapat dengan mereka. Dengan mengatas namakan islam dan kebenaran, mereka menghakimi dan memaksakan pendapatnya kepada orang lain. Mereka tidak segan segan untuk membunuh atau menyerang orang lain yang tidak sepaham dengan mereka. Mereka merasa sebagai polisi dan tentara Tuhan, yang berjihad untuk membela Allah. Padahal Qur’an tidak menganjurkan tindakan yang seperti itu. Ajaran Islam tidak disampaikan dengan paksaan, ancaman ataupun teror. Islam disampaikan dengan damai, cinta kasih, saling menghormati dengan sesama.

Kalau kita ikuti perkembangan di dunia maya (internet) perpecahan dan perbedaan paham diantara sesama umat Islam dewasa ini terus semakin menjadi–jadi. Satu kelompok mengkafirkan dan menyesatkan kelompok yang lain. Satu kelompok merasa merekalah yang paling benar, kemudian menuding kelompok lainnya sebagai aliran sesat atau kafir. Nau’dzubillahi min dzalik. Bagi pemula yang ingin belajar tentang Islam, kondisi ini sangat membingungkan dan bikin pusing tujuh keliling, mana ajaran yang benar??. Masing masing mengkalim ajarannyalah yang benar dan yang lainnya sesat.

Perpecahan diantara berbagai kelompok dalam Islam seperti kelompok Salafi, Wahabi, Sunni, Syiah, Ahlus sunah waljamaah, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Islam Liberal aliran tarekat dan banyak lagi membuat musuh Islam bersorak gembira. Sampai saat ini sebagian umat Islam masih sibuk membenahi, mengoreksi, dan memperbaiki keyakinan dan kepercayaan orang lain. Mereka lupa membenahi dan mengoreksi diri mereka sendiri. Padahal kelak dihari berbangkit mereka tidak akan ditanya tentang perbuataan, amalan dan keyakinan sifulan atau fulana, mereka hanya ditanya tentang keyakinan dan amalan mereka masing masing.

Jika masing masing umat Islam sibuk memperbaiki diri sendiri, dan berusaha berbuat baik sebanyak banyaknya dibumi ini, memelihara hubungan silaturahmi. Dakwah mereka hanya sebatas menyeru, mengajak untuk berkeyakinan yang benar, serta tidak memaksakan keyakinan dan kehendaknya kepada orang lain. Kekerasan hanya mereka lakukan terhadap orang yang menyerang mereka, atau membuat bencana dan kerusakan terhadap lingkungan dan orang lain. Terhadap orang yang tidak sepaham dan berbeda pendapat mereka hanya menyerahkan semuanya pada Allah. Insya Allah tidak ada perpecahan diantara umat ini. Masing masing sibuk membenahi dirinya, masing masing sibuk berbuat kebaikan dan kebajikan. Tidak punya waktu untuk mengkritik, memaki, dan menghujat orang lain.

Umat Islam menjadi lemah karena meninggalkan Al-Qur’an. Berapa persenkah diantara umat Islam yang sungguh-sungguh membaca, mempelajari dan mentadabburi Qur’an setiap hari??. Sedikit sekali umat Islam yang rutin membaca Qur’an dan mempelajarinya setiap hari. Sebagian besar umat islam lebih asyik membaca koran, majalah, melihat hiburan televisi, dan lain sebagainya. Qur’an hanya dijadikan hiasan dan pajangan dilemari buku, jarang disentuh atau dibaca. Jujur saja kalau kita mau membaca dan berusaha memahami Qur’an semua masalah kehidupan kita sehari hari ada jawabannya dalam Qur’an.

Mari kita kembali kepada al-Qur’an, jadikan Qur’an sebagai pedoman hidup, sikap hidup, sumber rujukan dalam mengatasi berbagai masalah. Jika umat Islam berpegang pada Qur’an yang satu niscaya tidak ada perpecahan diantara sesama Islam. Jadikan Qur’an diatas segala kitab dan pendapat. Mudah-mudahan generasi Islam mendatang bisa berpegang teguh pada Qur’an, bukan pada pendapat para guru, pemimpin atau ulama ussu’ yang banyak menimbulkan perpecahan diantara sesama umat Islam.

One Response to “PERPECAHAN DIKALANGAN UMAT ISLAM”

  • Lik Di:

    Saya menemukan ketidaksempuranan ini dalam Islam. Tulisan ini murni pertanyaan saya mengenai islam. Tidak ada keinginan untuk memfitnah atau melakukan provokasi. Saya belajar islam dengan membaca buku dan berdiskusi dengan para tokohnya. Sebagian dari pertanyaan saya di bawah ini hanya dijawab dengan “katanya,” “wallahu alam, bisawaf,” “subhanallah,” dan sebangsa itu. Jawaban-jawaban yang tidak memiliki dasar logika, realita dan kebenaran. Jawaban yang hanya berdasarkan iman yang buta dan tidak bisa dianalisa dengan akal sehat. Yang saya temukan hanya dalih-dalih “pembenaran,” bukan kebenaran.
    Kalau ada yang mampu memberikan pencerahan pada saya untuk masalah-masalah ini, saya siap menukar agama saya dan menjadi seorang mualaf. Satu syarat tambahan agar saya mau jadi mualaf adalah adanya statement yang menjanjikan bahwa dengan menjadi mualaf, saya pasti akan masuk ke surga. Janji itu bukan dari manusia, tetapi dari pemilik kehidupan alias Tuhan.
    Sebaliknya, kalau tidak ada yang bisa menjawab, bersediakah kalian mengikuti agama saya?

    1. MI’ROD KE LANGIT KE TUJUH
    Imajinasi yang dibangun oleh Muhammad ini sulit untuk saya mengerti. Hanya manusia yang buta pengetahuan yang mau mempercayainya. Sedang manusia yang memiliki logika, masih menyimpan sejuta tanya mengenai benda berwarna biru yang membentang jauh di atas sana.
     Benarkah langit ada tujuh buah atau lebih?
     Kalau ada tujuh, bagaimana Muhammad menembus enam langit lain untuk bisa sampai ke langit ke tujuh?
     Apakah di langit pertama sampai langit keenam ada celah seperti langit-langit rumah dan Muhammad melewati setiap celah itu untuk mencapai langit di atasnya dan sebaliknya ketika turun?
     Kemudian di atas langit ke tujuh ada apa lagi. Ruang hampa atau benda padat yang tidak tertembus oleh apapun sehingga hanya mentok sampai ke situ?
     Lalu siapa yang berkuasa atas ruangan di luar langit ketujuh?
     Pada saat kembali ke bumi, bagaimana mungkin Muhammad bisa selamat tanpa hangus terbakar seperti meteor ketika memasuki atmosfir bumi, padahal meteor hanya berasal dari kolong langit yang sama dengan bumi sedangkan Muhammad berasal dari enam kolong langit di atasnya. Artinya kecepatan Muhammad yang hanya sekejap mata mencapai bumi adalah tujuh kali lipat kecepatan meteor yang menghujam atmosfir bumi?
     Jika langit itu bertingkap-tingkap sampai tujuh lapis, terbuat dari apakah benda yang disebut langit itu?
     Kalau kita berada di sebuah tempat, maka pandangan mata kita akan terbatas sampai ke sebuah cakrawala. Jika kita mencapai cakrawala yang ada di depan mata kita, maka akan muncul cakrawala baru di tempat lain. Begitu dengan langit. Ketika kita mencapai langit, di mana-mana hanya ada langit. Begitu seterusnya. Jadi berapa jumlah langit yang sebenarnya adalah merupakan rahasia Tuhan. Bagi saya, langit itu satu tetapi tidak bisa dihitung. Saya hanya bisa memandang satu langit tetapi tidak mampu menjelaskan seberapa luas satu kolong langit ini. Di satu kolong langit ini saja terdapat milyaran galaksi walaupun hanya dua yang sering kita sebut yaitu Bimasakti dan Andromeda. Dalam gugus galaksi Bimasakti ini terdapat milyaran bintang yang salah satunya adalah matahari kita. Kalau matahari saja hanya sepersekian milyar dari Bimasakti, bagaimana bisa kita membayangkan besaran satu kolong langit. Kalau satu kolong langit saja pikiran kita tidak mampu menjangkaunya, bagaimana mungkin Muhammad bisa mencapai langit ke tujuh secara fisik. Inilah yang saya sebut sebagai OMONG KOSONG alias NONSENSE! Ini pasti khayalan seseorang yang tidak memiliki pengetahuan tentang tata surya. Bahkan boleh dibilang sama sekali tidak mampu memahami ilmu fisika maupun astronomi.
     Dengan mengatakan bahwa langit ada tujuh, maka Muhammad sudah membatasi kekuasaan Tuhan. Tuhan berkuasa tidak hanya sampai langit ketujuh tetapi ke seluruh jagat raya yang maha luas yang tidak terjangkau oleh pikiran manusia walaupun ia seorang yang diakui sebagai ‘nabi’.

    Mitos ini tidak lebih baik dari Harry Potter bikinan J.K. Rowling. Untung JKR tidak sedang membeberkan khayalan tentang dirinya sebagai Harry Potter sang pahlawan. Kalau saja dia mempromot dirinya sebagai Harry Potter, saya bersumpah bahwa pengikutnya akan jauh lebih banyak dari pemeluk islam sekarang yang diklaim sebesar 1.7 milyar jiwa.

    2. ALKURAN KOREKSI BUAT KITAB SUCI TERDAHULU.
    Islam selalu bangga dengan jargon yang satu ini. Dikatakan bahwa alkuran adalah penyempurna Injil, Taurat dan Mazmur! Klaim ini tidak diketahui dilakukan atas dasar apa? Pertanyaan yang terkait dengan klain ini adalah :
     APA TUHAN PERNAH BERBUAT SALAH, SEHINGGA KARYANYA HARUS DISEMPURNAKAN oleh Muhammad?
     Kalau benar, dimana letak kesalahan perbuatan Tuhan?
     Kalau klaim ini benar, atas kuasa dari mana Muhammad diperbolehkan melakukan koreksi atas pekerjaan Tuhan?
     Terus kalau kitab terdahulu dikatakan tidak sempurna dan salah, apakah Tuhan perlu meminta maaf kepada umat dan para nabi yang lahir sebelum Islam?

    Adalah dosa yang amat besar jika manusia melakukan koreksi atas pekerjaan Tuhan. Apalagi kita meyakini bahwa TUHAN ADALAH SEMPURNA dan SELURUH CIPTAANNYA ADALAH SEMPURNA. Siapa yang berani menyangkalnya.
    Jadi kalau sekarang ada yang mengatakan bahwa alkuran adalah untuk menyempurnakan kitab terdahulu akan sama saja mengatakan bahwa Tuhan (pernah) tidak sempurna. Barangsiapa menyangkal kesempurnaan Tuhan, dialah KAFIRUN BIN MURTADIN BIN MUSRYIKAN BIN LAKNATUN sejati. Tidak perlu bukti dan tidak perlu saksi karena mulut kalian sendiri yang mengatakannya.
    Kalian hendaknya sadar bahwa BUKAN PEKERJAAN TUHAN YANG HARUS DIKOREKSI, MELAINKAN PERILAKU MANUSIA YANG MENYIMPANG DARI AJARAN TUHANLAH YANG HARUS DISEMPURNAKAN.

    3. GOA HIRA
    Setiap umat Islam pasti mengenal nama goa yang satu ini. Di sinilah pertama kali Muhammad menerima ‘wahyu’. Katanya. Saya bilang ‘katanya’ karena dari siapa dia menerima wahyu itu, tidak ada yang bisa memastikannya. Saat itu hanya ada Muhammad dan Jibril (katanya, lagi!). Tidak ada pribadi lain yang menjadi saksi kejadian itu. Ada beberapa alasan yang menurut pendapat saya bahwa peristiwa itu hanyalah khayalan yaitu :

     Tempat itu sungguh gelap. Tidak mungkin membedakan malaekat dan setan atau iblis. Oleh karena itu siapapun, termasuk kita, dapat menyusun cerita fiktif seperti itu demi keuntungan pribadi. Seperti seorang terdakwa melakukan pembelaan dengan berbagai alibi versinya sendiri agar terhindar dari hukuman..
     Saya meyakini bahwa yang datang kepada muhammad saat itu bukanlah malaekat. Alasannya, malaekat dan seluruh makhluk ‘pro’ Tuhan tidak tinggal dalam kegelapan.
     Saya meyakini bahwa yang datang pada Muhammad adalah iblis. Semua tempat gelap adalah domisili yang paling disukai oleh semua makhluk yang anti Tuhan. Di dalam gelapnya goa itulah iblis leluasa menggarap Muhammad yang sedang frustasi dan depresi. Pas banget. Muhammad yang sedang memiliki masalah lari ke tempat tinggalnya si iblis. Bukankah orang yang sedang kosong dan dalam kesendirian seperti itulah yang paling mudah kesurupan. Itulah sebabnya Muhammat lari terbirit-birit karena takut.
     Seharusnya, Muhammad tidak perlu takut setelah yang datang mengakui dirinya adalah JIBRIL sang Malaekat. Tetapi dia justru kabur, menggigil ketakutan dan membenamkan mukanya di ketiak Hadijah. Satu-satunya alasan yang bisa membuat Muhammad takut adalah bahwa dia telah bertemu dengan hantu di Goa Hira yang gelap.
     Siapa saksi yang bisa meyakinkan peristiwa ini benar-benar terjadi? Inilah bedanya antara islam dengan agama lain. Turunnya wahyu agama lain memiliki saksi, bahkan kemudian dibukukan oleh saksi, bukan oleh penerima wahyu alias sang nabi yang bersangkutan. Tetapi Muhammad menerima sekaligus menuliskannya sendiri, tanpa saksi. Seperti seorang novelis menuliskan karyanya atas dasar imajinasi yang dibangunnya sendiri. Tidak perlu persetujuan maupun pendapat orang lain.
     Mengenai kehadiran saksi ini sangat tidak konsisten. Orang lain memerlukan kehadiran minimal dua saksi, tetapi peristiwa mi’rod dan gua hira ini banyak dipercayai orang walaupun tidak ada saksi. Sulit bagi saya untuk mengerti dan memahami inkonsistensi ini.

    4. MINTA WAHYU
    Tuhan menurunkan Kitab Taurat, Mazmur dan Injil bukan karena diminta oleh para ‘pembawanya.’ Apalagi melalui pertapaan seperti Muhammad. Jauh sebelumnya Tuhan sudah bernubuat bahwa kepada pribadi pilihanNyalah kitab-kitab itu akan diturunkan. Para nabi pendahulu tidak pernah meminta. Bahkan ada yang menolaknya karena ‘tahu diri’ bahwa dia tidak pantas mengemban misi suci itu.
     Nabi Musa yang menyadari bahwa dia tidak lancar bicara.
     Nabi Yunus yang menolak perintah Tuhan tetapi kemudian ditelan ikan paus raksasa selama tiga hari.
     Isa AS alias Yesus Kristus yang mengatakan kalau boleh semua itu berlalu dari padanya.

    Ketiga nabi ini adalah contoh kerendahan hati dan mendahulukan orang lain. kalian ingin tugas dari surga ini sebaiknya diberikan kepada orang lain yang jauh lebih baik dari mereka. Sebaliknya Muhammad. Dia meminta-minta di tempat gelap (tempatnya para iblis) karena merasa mampu (bentuk kesombongan) mengemban misi si iblis. Dia tidak sadar bahwa membacapun dia tidak bisa. Namun sekarang jadi sangat aneh. Banyak doktor dan profesor yang mempercayai seorang buta huruf yang tidak berpengetahuan tetapi mampu mengkhayalkan berbagai kenaifan seolah menjadi kenyataan seperti JK Rowling. Mau tahu hal-hal naif yang dikatakan dan dilakukan Muhammad? Baca terus tulisan ini sampai tuntas.
    Saudaraku, coba dipelajari semua kitab suci, jangan hanya alkuran tok yang dibaca. Disana (Injil, Weda, Tripitaka, Kong Hu Tsu, Primbon Jawa, Almanak maupun manuskrip lainnya) tidak ada ayat-ayat keji seperti yang tercantum dalam alkuran. Semua mengenai kasih, kesabaran, kepasrahan total, kedamaian dan pengampunan. Kalau memang kalian sudah membaca dan berkesimpulan bahwa islam adalah yang terbaik, dipersilahkan saja tetap jadi islam. Setidaknya, kalian telah memilih dari beberapa opsi yang semuanya sudah dipahami, bukan dari opsi tunggal buta tanpa mengerti mengapa memilih opsi satu-satunya itu. Apa enaknya memilih satu dari satu seperti tidak ada pilihan lainnya. Mau tidak mau harus diambil gitu. Padahal untuk beli sepatu saja, kalau sudah tidak ada pilihan lain, kita pasti tidak akan ambil. Siapa tahu ukurannya terlalu sempit atau longgar, lemnya sudah ada yang mengelupas, ada cacat di bagian tertentu dan seterusnya.

    5. MENINGGAL DI KASIH 72 BIDADARI
    Bagi saya, ini adalah mimpi gila atau nalar liar.Pertanyaan liar saya kemudian mengemuka seperti berikut :
     Bagaimana mungkin di surga islam kita bersuka ria dengan para bidadari yang demikian banyak sementara isteri kita hanya menjadi penonton ‘pertunjukkan blue film’ yang dimainkan oleh suaminya sendiri’ dengan bidadari lain?
     Perempuan mana yang rela ‘tersingkir’ dari posisinya sebagai ‘isteri’?
     Mengapa yang mendapat upah hanya lelaki sedang perempuan tidak?
     Betapa celakanya perempuan islam. Di surgapun mengalami siksaan batin yang tidak kalah menyakitkan jika dibanding dengan di neraka.
     Jika ada diantara kalian yang kedua orang tuanya sudah meninggal, bayangkanlah bahwa saat kalian membaca tulisan ini ayah kalian sedang ngeloni para bidadari itu dan ibu kalian menonton adegan itu sambil mengucurkan air mata meratapi nasibnya karena posisinya digantikan oleh para wanita pelacur dari surga islam! Apakah kalian akan masa bodoh dengan kejadian itu?
     Kalau benar, lantas dimana hati kalian yang selalu mengatakan bahwa surga islam berada di telapak kaki ibu?
     Tidakkah anda ingin berbakti dengan ibu kalian untuk mendapatkan surga islam kelak?
     Kalau benar surga islamdi telapak kaki ibu, seharusnya kalian menghajar ayah kalian dan semua ‘pelacur’ itu. Kalau kalian tidak melakukan itu berarti kalian tidak mengikuti ajaran Muhammad yang selalu menempatkan wanita pada tempat yang paling mulia (Masa, sih). Sebaliknya kalau kalian mengikuti ajaran Muhammad, maka sama saja kalian menistakan wanita yang salah satunya adalah ibu kandung kalian. Ajaran ini sungguh mendua. Ikuti ajaran surga islam mendapat 72 bidadari tetapi menistakan ibu, ikuti ajaran surga di telapak kaki ibu berati menentang ajaran mengenai hadiah bidadari itu sendiri. Ikut salah gak ikut salah pula. Jadi mesti gimana, dong?

    Lagipula, apa roh kita nanti masih mengenal nafsu syahwat alias libido. Hai, boss. Libido itu hanya dikenal jika kita memiliki syaraf-syaraf yang bisa mengekspresikannya. Contohnya begini. Ketika kita masih kecil, seluruh piranti seksual kita lenkap. Tetapi karena semua itu belum berfungsi, maka kita tidak memiliki libido seksualitas.
    Begitu juga ketika kita sudah meninggal dan hidup dalam dunia roh. Piranti seksual kita sudah tidak punya fungsi karena syarafnya sudah mati. Bagaimana kita bisa melampiaskan nafsu birahi itu dengan para bidadari, sedang ketika kita masih kecil saja yang memiliki piranti lengkap tidak pernah berpikir mengenai hubungan seks. Waw, apa kita tidak tersiksa batin ketika melihat bidadari cantik-cantik di hadapan kita, kemudian nafsu kita bangkit namun tidak bisa berbuat apa-apa karena kita sudah tidak punya peralatan seks yang dilengkapi dengan syaraf-syaraf motorik untuk memenuhi hasrat basic instinct kita? Kasihan lah yauwww!

    6. MENINGGAL DIBUATKAN 40 MESJID
     Emangnya Tuhan itu seperti tukang bangunan yang setiap hari membuatkan mesjid untuk orang-orang seperti kalian? Emangnya Tuhan kurang kerjaan. Yang ada dan kalau benar, kalian tidak perlu meributkan tempat ibadah seperti itu. Tuhan tidak menuntut kalian memiliki tempat ibadah pribadi. Dia hanya memintamu membawa hati yang suci.
     Lagi pula kalau kalian dibuatkan 40 buah mesjid, bagaimana cara kalian merawatnya? Tidak perlu dirawat? Atau Tuhan lagi yang harus melakukaknnya? Oo, apa kalian pikir bahwa kalian akan menjadi bos di surga yang bahkan Tuhanpun menjadi “pesuruh” kalian! Lho kok enak.

    7. ISKAK vs ISMAEL
    Kalau saja Abraham dan Sarah tetap setia pada firman Tuhan yang akan menjadikan keturunan kalian bangsa yang besar, maka dapat dipastikan bahwa Ismail tidak akan pernah lahir di muka bumi. Kalian pasti setuju dengan statement ini karena dalam riwayat yang kalian bangun selama inipun menyebutkan bahwa Ismael lahir dari isteri selir yang diberikan oleh Sarah. Kenyataannya baik Iskak maupun Ismael telah terlahir. Keduanya adalah anak Abraham dari isteri (Sarah) dan budak isterinya (Hagar). Iskak adalah anak Sarah (isteri pertama alias permaisuri) dan Ismail adalah anak Hagar (isteri kedua alias selir yang diambil dari budak keturunan Mesir). Dari sini sebenarnya sudah sangat jelas, siapa yang layak disebut pewaris utama. Tetapi Islam selalu mengklaim bahwa si anak budaklah yang lebih berhak.
    Anak dari permaisuri dan anak dari selir jelaslah berbeda hak, kewajiban dan kedudukannya. Dalam sejarah umat manusia, belum pernah ada seorang anak selir yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari anak permaisuri. Kalau dalam dongeng-dongeng pernah ada, itu hanya bersifat sementara karena diperoleh dengan cara culas. Kecurangan yang biasanya dilakukan oleh si selir. Hagarpun melakukannya seperti itu. Sudah dikasih suami, masih mau merebut kedudukan suami untuk diberikan pada anakNya.
    Sudahlah, jangan pernah keras hati, memang begitulah adanya. Iskaklah yang merupakan putra mahkota dari Abraham sang Bapa Orang Percaya itu, sedangkan Ismael hanyalah anak yang lahir karena ketidakpercayaan Abraham maupun Sarah akan janji Tuhan. Kalau ada diantara kalian yang menjadi isteri pertama dari kehidupan poligami, relakah kalian jika kedudukan putra pertama kalian digusur oleh anak dari madumu sendiri. Apakah kamu akan lebih mencintai anak tirimu daripada anakmu sendiri sehingga kalian rela untuk menyingkirkan anakmu dan menggantikannya dengan anak tirimu. Kalau kalian rela, pasti kalian manusia setengah malaekat. Suami direbut orang, anakmu disingkirkan oleh anak orang yang merebut suamimu. Luarrrrrr biasa!

    8. IBADAH SELALU HITUNG-HITUNGAN PAHALA
    Saya selalu merasa geli dan senyum-senyum kalau melihat ustad dan ustadzah bicara di televisi. Apalagi seputar bulan Ramadhan. Gilanya semakin menjadi-jadi. kalian selalu bilang kalau membuka alkuran pahalanya sekian kali, kalau membaca sekian kali, kalau salat tahajud sekian kali dan seterusnya.
    Tetapi belum pernah saya mendengar kalian mengatakan kalau mencuri dosanya sekian kali, kalau berzinah dosanya sekian kali dan seterusnya (juga). kalian begitu terampil menghitung pahala tanpa kalkulator di tangannya.
     Apa nanti kalau mati membawa juga kalkulator ke kuburan untuk hitung keuntungan seperti tukang kredit setor ke boss. Ehh, terus gimana kalau baterenya mati, apa kalian bangkit dan pergi ke warung Mas Dul untuk beli batere. Wah, ya serem dong ah.
     Udah gitu kalau untuk urusan dosa ini tidak konsisten banget. Katanya kalau mencuri mesti dipotong tangan, tetapi kalau berzinah, kenapa tidak dipotong tititnya ya? Bingung euy!

    9. TERIAK MEMANGGIL AULOH
    Ibadah orang Islam juga menggelikan. Pakai pasang loudspeaker segala.
     Apa karena Aulohnya jauh sehingga harus dipanggil pakai pengeras suara yang berisik dan bising?
     Pakai pengeras suara supaya orang lain tahu bahwa kalian sudah sholat / sembahyang? Lho, kalian itu beribadah pada Tuhan atau pada sesama manusia? Tuhan pasti tahu kalau kalian sudah beribadah walaupun kalian tidak memberitahunya. Tapi entahlah kalau kalian beribadah untuk mendapat pujian dari orang lain. Kalau dugaan ini benar, kalian sudah mendapat upahnya di dunia, sehingga di surga tidak mendapat apa-apa lagi.
     Boss, saya pernah mendengar anekdod begini. Orang Kristen memanggil Tuhan dengan sebutan “BAPA” orang Hindu dan Budha dengan sebutan “OM.” Kalian tahu kenapa? Ya karena umat dari agama-agama itu memiliki kedekatan hubungan dengan Tuhan. Khusus mengenai orang Kristen, Tuhan sendiri yang meminta dipanggil BAPA karena Dia sangat mengasihi manusia seperti seorang ayah mengasihi anaknya sendiri. Itulah sebabnya kami tidak ragu untuk menyapaNya dengan BAPA kapanpun kami mau. Persis seperti anak-anak saya selalu memanggil saya kapanpun dia membutuhkannya. Tidak ada jadwal khusus bagi buah hati saya untuk memanggil dan berbicara dengan saya. Jarak antara saya dengan anak saya hanya satu kata “ayah, papi, deddy dan sejenisnya.” Kecuali bapak. Sebutan ini saya hindari untuk membedakan siapa yang memanggil. Anak buah di kantor, tukang becak, tetangga dan orang lain sudah menggunakan kata “bapak”, maka saya ingin anak saya menggunakan kata yang special ketika memanggil saya. Kadang panggilan ini tidak terucap tetapi saya bisa mendengarnya karena saya memiliki ikatan batin dan ikatan emosional dengan mereka. Apakah kalian marah kalau anak-anak kalian memanggil kalian karena dia membutuhkan kalian pada saat kalian sedang tidur, bekerja, mandi atau bermesraan dengan isteri (bunda mereka, bukan ibu tiri mereka)? Itulah hebatnya Tuhan kami yang menjadi BAPA bagi kami. Dengan begitu, kami tidak perlu memanggilnya dengan teriakan, cukup dengan bisikan halus dan lembut dan hatiNyapun akan segera terketuk.Berbeda dengan kalian. Kalian tidak percaya diri memanggil dengan suara yang keluar dari mulut sendiri. Kalian memerlukan bantuan pengeras suara karena kalian merasa bahwa Auloh, Tuan kalian, berada di tempat yang sangat jauh. Kalau kalian merasakan bahwa Auloh ada di hati kalian, cukup kalian berbisik untuk memanggilnya. Setuju? Jika setuju…buanglah sekarang juga setiap pengeras suara di mesjid-mesjid yang hanya menghasilkan polusi suara dan kebisingan. Kalian beribadah bukan pada manusia bukan? Kalau ya, kapanpun kalian beribadah, biarlah hanya Auloh yang tahu. Manusia lain tidak perlu tahu atau diberitahu melalui pengeras suara itu bahwa kalian sudah beribadah. Yang penting, Tuhan tahu bahwa kalian sudah beribadah walaupun tanpa pengeras suara.

    10. POLIGAMI
    Boss, tolong dilihat tulang rusuk kalian, Berapa biji yang hilang? Tulang rusuk Adam dulu hanya satu kok yang ‘dicuri’ oleh Tuhan, tetapi kemudian dikembalikan lagi dalam bentuk HAWA si manusia perempuan itu. Tuhan mengambil satu kembali satu. Bukan ambil satu kembali empat. Jadi dari sananya, Tuhan menciptakan manusia itu sepasang dan perpasang-pasangan. Satu lelaki pasangannya satu perempuan. Bukan satu lelaki empat perempuan.
    Kalau dalam perjalanan selanjutnya terjadi poligami, itu merupakan kegagalan manusia dalam mengemban firman Tuhan. (Ini perilaku manusia yang perlu diperbaiki, bukan firman Tuhan yang tidak sempurna kemudian disempurnakan oleh kitab berikutnya). Biasanya orang yang gagal selalu mencari dalih untuk pembenaran.
    Kita menyaksikan prototype poligami yang berakibat sangat buruk. Apakah keturunan Iskak (Israel) dan keturunan Ismael (Arab) akur walaupun perjalanan waktu kalian sebagai saudara tiri sudah melampau masa empat ribu tahun? Itulah, boss. Jangan mencari pembenaran untuk poligami dengan dalih-dalih yang mengada-ada. Tetapi jalanilah hidup ini dalam kebenaran sejati yang dari Tuhan.
     Coba kalian bayangkan, bagaimana perasaan ibu atau anak kalian seandainya kalian yang menjadi korban poligami. Akankah kalian mendukung tindakan suami-suami kalian dan membiarkan orang-orang yang kalian kasihi menderita luka batin karena kehadiran perempuan lain dengan kedudukan yang sama dengan ibu atau putri kalian Saya tidak mampu membayangkannya jika itu terjadi pada keluarga saya dan ibu / putri saya harus berbagi suami dengan perempuan lain. Mungkin saya akan mengusir ayah / menantu saya untuk menjauhi kehidupan ibu / putri kami. Bagaimana dengan kalian? Jika ibu/anak kalian wanita sejati yang kalian sayangi menjadi korban poligami, kalian pasti setuju dengan pendapat saya.
     Poligami hanyalah pembenaran untuk kalian yang gagal mengendalikan libido sexualis alias gila seks atau sexmania.

    11. PHAEDOPHILIA
    Ibarat buah mangga, korban phaedophil ini seperti pentil yang masih sangat muda tapi dipetik paksa. Walaupun rasanya asem, tetap ada penggemarnya, seperti wanita yang lagi ngidam. Dalam keadaan normal, orang tidak akan doyan karena membuat gigi ngilu. Membayangkan rasanya saja terkadang membuat liur sudah keluar. Ia baru terasa enak ketika sudah masak. Sudah masanya untuk dipetik dan dinikmati. Apalagi yang masak pohon.
    Suka atau tidak, setuju atau tidak, Muhammad merupakan tokoh pedophilia sejati. Jangan butakan mata dan matikan perasaan kalian karena dogma agama yang tidak mengindahkan nilai moral. Kita harus konsisten. Agama harus mengajarkan moralitas yang tinggi. Tetapi menikahi dan meniduri anak bau kencur adalah tindakan amoral yang sangat parah.
     Bayangkanlah kalau anak kalian yang baru berumur 7 tahun alias masih pentil, dilamar oleh bandot yang umurnya lebih tua dari kalian sendiri. Apa kalian tidak merasa sakit bahkan lebih sakit dari anak kalian sendiri ketika umurnya belum genap 10 tahun tapi sudah dikelonin sang bandot?
     Apa anak kalian itu tidak akan menjerit ketika perkosaan legal ini menimpa dirinya yang organ kelaminnya masih jauh dari sempurna, sedangkan perempuan dewasa saja masih kesakitan ketika melakukan coitus pertama? Saya rasa hanya sesama bandotlah yang tidak iba terhadap nasib anak gadis kecilnya jatuh ke tangan bandot seperti Muhammad! Sadarlah bahwa sunnah yang satu ini hanyalah kedok dari ketidakmampuan Muhammad untuk mengendalikan sifat pedophil-nya yang kronis, sehingga dia memerlukan dalil pembenaran perilaku seksualnya yang menyimpang. Tanpa payung ‘hukum’ seperti ini, Muhammad akan decerca oleh manusia beradab lainnya. Tetapi karena dia sudah menciptakan hukumnya sendiri maka dia bisa terbebas dari jerat jeruji besi dan bahkan dianggap sebagai contoh yang baik dalam menjalankan sunnah.

    Kalau ada diantara kalian yang setuju dengan sunnah ini, aku berharap (maaf bukan berdoa) agar anak cucu kalian dilamar orang ketika kalian baru berumur tujuh tahun. Kalau ada yang marah berarti kalian menghina nabi kalian sendiri, sedang kalau kalian setuju berarti kalian mengakui bahwa dalam agama kalian memang menjunjung tinggi dan mendukung perilaku pedophilia. Pilihan yang sulit. Tapi kalian harus tetap memilih.

    12. AYAT (PEMBENARAN) PEMBUNUHAN
    Ayat kalian yang mengatakan bahwa Yahudi dan Nasrani akan selalu melakukan tipu daya terhadap kamu sampai kamu mengikuti agama kalian adalah ayat fitnah yang amat keji.
    Agama dan nabi lain mengajarkan kasih dan pengampuan terhadap kalian yang bersalah. Hindu, Budha, Khong Hu Tsu dan Kristen yang kalian sebut sebagai kaum kafirun sangat mengasihi dan menyayangi semua bentuk kehidupan. Tetapi saya heran bin bingung, mengapa Islam dan nabinya memerintahkan untuk membenci dan membunuh umat lain. Inilah akar permasalahan dari Islam. Islam bangga terhadap ayat ini. Bahkan tanpa malu-malu mengekspresikannya di depan umum dan umat agama lain.
    Percayalah saudaraku. Orang Kristen, Orang Budha, Orang Hindu, Orang Khong Hu Tzu semuanya menyayangi kalian. Tidak ada satupun diantara kami yang memusuhi, mendzalimi dan menganiaya kalian. Kalian boleh melongok ke dapur kami, kalian boleh menengok ke dalam hati kami. Sekali-kali kami tidak memiliki kebencian pada kalian karena ajaran kami tidak boleh membenci sesame manusia walaupun berbeda agama. Alasannya sederhana. Kebencian adalah awal dari pembunuhan. Jadi kalau kami membenci, hukuman yang harus kamu terima sudah sama dengan membunuh. Makanya kalau kami tidak boleh membunuh, maka kami tidak boleh membenci juga.
    Oleh karena itu, saya sangat prihatin kalau ada agama yang mengijinkan umatnya untuk melakukan tindak kejahatan atas nama Allah. Jauhilah segera ajaran ini. TUHAN MENCIPTAKAN KEHIDUPAN, BUKAN KUASA MANUSIA UNTUK MEMBUNUHNYA. Kalian sering bilang bahwa hidup dan mati itu di tangan Tuhan. Jalankan pedoman hidup ini dengan benar. Jangan sekali-kali melanggarnya atas alasan apapun.

     Sikap dan tindakan nasrani dan yahudi yang manakah yang kalian curigai sebagai tipu daya, sedang kami sendiri dilarang untuk berbohong oleh iman kami?
     Apakah kalau kami memberi sesuatu kepada kalian atas dasar ketulusan hati dan kasih kalian terjemahkan sebagai tipu daya?
     Jika demikian, bagaimana amalan bahwa tangan yang diatas (yang memberi) lebih mulia dari yang dibawah (menerima), tetapi jika pemberian selalu dianggap sebagai tipu daya, apakah itu tidak berarti menistakan sesuatu yang mulia?
     Apakah kasih sayang kami akan selalu kalian balas dengan kebencian dan pembunuhan terhadap kami hanya karena semangat demoralisasi ayat tersebut?

    Islam masih eksis dan tidak ada mesjid yang dibakar oleh pemeluk agama lain. Itu bukti bahwa kami tidak pernah melakukan tipu daya agar kalian mau menjadi nasrani maupun yahudi. Bagi kami, iman kalian adalah urusan kalian dengan Tuhan. Kalian bisa menjadi apa saja karena Tuhan, bukan karena manusia seperti kami.
    Kalau ada perusakan terhadap tempat ibadah kalian, biasanya dilakukan oleh islam sendiri dari aliran lain atau karena kemarahan umatnya sendiri. Namun begitu, kalian selalu menuduh bahwa semua itu adalah konspirasi nasrani maupun yahudi. Lihatlah sendiri bahwa di dalam islam sendiri sangat banyak aliran dan masing-masing menduduh aliran yang lain adalah sesat.
    Anehnya, pengikut aliran yang dianggap sesat biasanya lebih cool dan damai. Sebaliknya yang menganggap dirinya ‘tidak sesat’ justru mbingungi. Bukankah seharusnya yang tersesatlah yang harus bingung?

    13. NIKAH MUDA VERSUS ZINAH
    Islam juga mengajarkan kehidupan rumah tangga yang aneh. Kadang orang tua menikahkan anaknya atas alasan “DARI PADA ZINAH.” Hai Boss, lembaga perkawinan bukan legalisasi hubungan seksual belaka. Banyak faktor lain yang terlibat didalam perkawinan. Misalnya faktor ekonomi, mental, moral, sosial, kematangan fisik dan sebagainya. Kalau hanya masalah seksual saja yang dipikirkan, bagaimana kalau kalian nanti tidak mampu mencari nafkah sendiri, bagaimana kalau punya anak dan harus menghidupi keluarganya dan sebagainya. Akibatnya seperti kenalan saya. kalian menikah di usia belasan. Saat ini anaknya berumur tiga tahun tapi belum mampu bicara satu patah katapun. Hati saya tersayat karena keadaan itu. Entah apa yang dirasakan oleh kedua orang tuanya. Sedih banget, Mbakyu.
    Saya setuju bahwa zinah memang dilarang, tetapi apa benar bahwa itu merupakan satu-satunya alasan untuk menikah. Memang benar bahwa nikah tanpa seks itu mustahil, tetapi kalau pikirannya hanya seks dan seks saja saya kira perlu dikaji ulang alasan pernikahannya.
     Apakah ada jaminan bahwa orang yang sudah menikah pasti tidak akan berbuat zinah?
     Apakah berkeluarga hanya melulu urusan kebutuhan barang di selangkangan?
     Tidakkah kalian lihat bahwa sebagian besar pengunjung lokalisasi dan rumah bordil orang-orang yang sudah berpengalaman dalam hubungan seksual legal alias sudah menikah yang menginginkan pelayanan yang bervariasi dan berbeda dengan ‘menu’ sehat yang disediakan di rumah?

    14. PEREMPUAN TIDAK MASUK SURGA SENDIRI
    Saya heran kalau masih ada perempuan yang mau beragama Islam. Bagaimana tidak. Perempuan dalam Islam, bagi saya, tidak ubanya seperti barang. Dia tidak bisa naik ke surga islam sendirian. Ia harus mengikuti suaminya. Kalau suaminya ke surga, secara otomatis diapun ke surga, tetapi sebaik apapun perempuan kalau suaminya ke neraka, diapun harus mengikutnya.
    Ajaran ini seperti menjimplak ajaran Hindu jaman dulu (Rekan Hindu, mohon koreksi kalau salah). Jaman dulu kalau seorang pria Hindu meninggal dan kemudian mayatnya dibakar, maka si isteripun harus masuk ke dalam api pembakaran. Oleh karena itu saya bertanya :
     Kalau ajaran Islam isteri harus ikut suami, lalu untuk apa seorang isteri beribadah, menjadi orang baik dan sebagainya kalau nasibnya hanya akan ditentukan oleh pahala / dosa suaminya? Ketahuilah saudaraku, dalam Hindu, Kristen maupun Budha dan Kong Hu Tzu, setiap orang bertanggung jawab terhadap amal dan dosanya sendiri-sendiri. Perempuan bisa mencapai surga / nirwana tanpa ketergantungan pada orang lain. Sangat mengerikan kalau anak perempuan saya atau ibu saya harus mendapat siksa neraka karena dosa yang tidak pernah diperbuatnya.
     Relakah jika putri kalian yang sudah dididik menjadi wanita solehah harus mengalami siksa neraka hanya karena perilaku menantu kalian yang menjadi koruptor, malingor, rampokor, copetor dan sebagainya?

    Di surgapun, seorang perempuan juga tetap sengsara. Mengapa? Dia hanya akan menjadi penonton karena suaminya main dengan 72 bidadari, bukan dengan isterinya. Ooo, sengsaranya perempuan islam. Di dunia diperbudak, disurgapun tidak punya status.

    15. HAK PEREMPUAN DAN FITNAH
    Ketika di lingkungan saya akan membangun sebuah musala kecil dengan daya tampung terbatas, seseorang bertanya, “Ibu-ibu kalau mau shalat dimana?” Kemudian seseorang yang lain menjawab, “Ibu-ibu di rumah. Perempuan keluar rumah menimbulkan fitnah!”
    Ufh, saya hampir tertawa terbahak-bahak kalau tidak menyadari bahwa saya sedang berada di tengah umat yang selalu marah. Alasannya, kalau isteri kalian difitnah orang, yang salah yang memfitnah atau isteri kalian sebagai korban? Saya kok sulit menerima pemikiran bahwa perempuan Islam adalah perempuan yang dipermuliakan sehingga harus dilindungi di dalam rumah. Saya setuju kalau lelaki harus melindungi perempuan, tetapi saya tidak setuju kalau perempuan selalu dikorbankan dengan dalih seperti itu. Berikan posisi perempuan sesuai dengan peran yang dijalaninya. Kalau dia difirnah jangan dia yang dihukum. Sementara yang memfitnah alias pelaku kejahatan dibiarkan melenggang dari fitnah ke fitnah. Cukup kita buktikan bahwa fitnah yang ditimpakan kepadanya tidak benar.
     Mengapa kalian takut difitnah? Saya lebih takut memfitnah daripada difirnah. Sebagai umat, agama saya sudah sering difitnah. Hampir tiap hari. Itulah sebabnya kami hanya berdiam diri atas alasan, asal bukan kami yang memfitnah. Lucunya, kami sebagai kurban fitnah ini malah dihukum, bukan pelakunya yang dihukum!
     Dalam kasus isteri difitnah, mengapa perempuan itu yang harus menerima hukuman?

    16. IBADAH VERSUS ZINAH
    Umat Islam mempunyai kewajiban untuk pergi ke Mekah sekali seumur hidup dengan istilah berhaji. Tapi tahukah kalian apa yang dilakukan pria Arab ketika kalian pergi beribadah ke Mekah? kalian sibuk asyik masyuk berzinah di Puncak. Di negara kita. Kalau di Mekah di sebut musim haji, maka pada saat yang sama di Puncak ada musim Arab. Kenapa?
    Pada saat yang sama rumah-rumah kalian di Mekah disewakan kepada para jemaah haji dan hasilnya kalian bawa ke Puncak untuk memuaskan hawa nafsu birahinya. Jadi secara tidak sadar, kalian yang pernah naik haji telah membiayai kalian untuk berzinah di Indonesia (pula). Tidak percaya? Coba kalian selidiki sendiri. Jangan mentang-mentang orang Arab selalu dianggap suci. Justru orang Arablah sebenarnya orang yang paling jahat di dunia! Paling tidak, itu kata teman saya yang seorang ustad dan pernah tinggal di Arab Saudi untuk waktu yang cukup lama. Makanya saya sangat heran kalau ada orang yang selalu mengagungkan segala sesuatu yang berbau Arab, seperti tulisan arab, uang arab/riyal, kuda arab atau madu arab yang bikin penis kita tegang tujuh hari tujuh malam karena sudah dicampur dengan obat kuat. Keponakan saya yang lulusan pesantren pernah menderita ‘ereksi permanen’ ini karena minum madu arab yang sangat diagungkan itu.

    17. PERANG-PERANG ISLAM
    Islam adalah satu-satunya agama yang selalu mengklaim sebagai pembawa damai tetapi disebarkan melalui jalan perang. Dua keadaan yang sangat kontras dan ekstrim. Lihatlah agama lain. Budha, Hindu, Khong Hu Tzu maupun Kristen, didirikan oleh tokoh-tokoh yang tangannya tidak ternoda oleh darah. Bahkan dalam ajaran mereka, kalian wajib mengasihi siapapun, bukan memusuhi apalagi membunuh.
    Boss, sadarlah bahwa hanya dalam Islam saja orang mengenal permusuhan antar umat beragama. Dalam Islam saja orang boleh memusuhi orang lain. Sedang dalam agama lain, musuhpun wajib dikasihi termasuk kalian walaupun kalian sering kali memusuhi kami, menindas kami, membakar tempat ibadah kami.
    Saya prihatin sekali. Kadang kalian memerangi “lawan” yang sama sekali tidak memusuhi dan tidak sedang membawa senjata. Dalam konvensi internasional, seorang tentara musuh dilarang menyerang warga sipil maupun tentara lawan yang tidak sedang memegang senjati. Tetapi kalian selalu menganggap orang yang sedang beribadah sesuai dengan ajaran agamanyapun adalah lawan yang berbahaya yang harus kalian musnahkan.
    Peperangan sesama manusia adalah aib. Tetapi Islam justru membanggakan cerita perang ini turun-temurun. Perang itu sesuatu yang harus dihindari dan hanya dilakukan sebagai pilihan terakhir apabila keberadaannya terancam. Untuk bela diri gitu loh.

    18. MUHAMMAD KETURUNAN IBRAHIM TETAPI BUKAN YAHUDI
    Selama ini kalian sudah didoktrin bahwa Ibrahim (Abraham atau Abram) bukan orang Yahudi. Padahal semua bermula dari Abraham yang tidak setia menunggu janji Tuhan untuk digenapi. Suka atau tidak, Abraham adalah orang Yahudi. Daripadanyalah kemudian terlahir dua bangsa yang selalu bermusuhan, Arab dan Israel. Kalau dilihat dari garis keturunannya haruslah Muhammad masuk dalam kelompok Yahudi. Siapa yang mengingkari ke-Yahudi-an Muhammad sama saja menyangkal asal usulnya yang merupakan keturunan Abraham sehingga bisa disebut bukan keturunan BAPA ORANG PERCAYA!

    19. CINTA ARAB (BONEKA AMERIKA) TETAPI BENCI AMERIKA
    Kadang saya bingung melihat sikap kalian. Kalian begitu memuja segala sesuatu yang berbau ARAB. Bahkan kalian begitu menggebu membela orang-orang Arab, sedang kalian tidak begitu peduli terhadap kesulitan kita sebagai bangsa. Saya punya teman yang bikin saya geli. Setiap produk makanan di supermarket harus ada tulisan arabnya baru dia beli. Apa urusannya?
    Belum lama juga saya mendengar seorang pemimpin yang meminta kita menggunakan mata uang riyal untuk bertransaksi maupun deposito! Wow, ini mah fanatisme buta.
     Kenapa dia tidak menghimbau untuk memakai uang kita sendiri seperti Kim Jong Il dari Korut yang meminta warganya agar tidak menggunakan uang asing (nasionalis sejati?)
     Siapa yang mau membeli riyal? Laku tidaknya mata uang bukan karena agama, tetapi seberapa kuat negara yang mengeluarkan uang tersebut dalam percaturan ekonomi dunia! Arab saudi berada dimana dalam peta ekonomi ini? Dar sadarlah, kawan!

    Sebaliknya, Anda begitu benci Amerika dan sekutunya. Tetapi tahukah kalian bahwa eksistensi Arab saat ini masih terjaga karena adanya proteksi dari Amerika. Artinya Arab sangat membutuhkan perlindungan dari Amerika. Oleh karena itu kalau kalian meruntuhkan negara adidaya itu sama saja kalian menghancurkan juga negara-negara arab. Tanpa proteksi dari amerika, arab sudah lama lenyap dari muka bumi.
    Maaf, ungkapan ini bukan berarti saya pendukung amerika, tetapi hanya mempertanyakan logika berpikir kalian yang jauh dari konsisten. Meruntuhkan Amerika secara tidak langsung akan berakibat ambruknya negara arab.
    Apakah pepatah arab ini memang telah menjadi pegangan anda. KAWANNYA KAWAN KITA ADALAH MUSUH KITA. Artinya kalau memang ini benar berarti anda hanya ingin memonopoli perkawanan dan tidak menginginkan kawan kita memiliki kawan lain selain kita sendiri. ARAB HARUS MENJADI KAWAN ANDA TETAPI TIDAK BOLEH MENJALIN PERSAHABATAN DENGAN AMRIK DSB.
    Eh, emangnya Arab itu pacar kalian sehingga tidak boleh pacaran dengan amerika?

    20. BENCI AMERIKA MINTA SUAKA KE AMERIKA DAN SEKUTUNYA
    Dalam sejarah peradaban manusia modern, semua orang Timur Tengah dan Islam umumnya, kalau melarikan diri dan minta suaka politik pasti ke Amerika atau Eropa. Trend belakangan, orang Asia Tengah dan Selatan pergi ke Australia. Semua tujuan pelarian politik ini adalah negeri kafirun mutlak. Kenapa? Karena lari ke negara sesama Islam tidak ada jaminan keselamatan. Berbeda dengan negeri kafir. Di sana, para pelarian bisa hidup damai, penuh kebebasan dan tidak ada yang mengusik. Contohnya :
     Ayatulloh Rohulloh Khomaeni selamat karena ngumpet di Prancis yang nota bene negeri kafir.
     Bani Sadr-pun setali tiga uang. Diapun kabur ke negeri mode itu.
     Hasan Tiro juga demikian. Dia kabur dan ngendon di Swedia selama puluhan tahun.
     Benazir Butto, dua kali indekost di Inggris (salah satu biang kafir) sampai saatnya dia kembali ke negerinya.
    Kalau si Muh, mengaharamkan perlindungan dari kaum kafir, seharusnya kepemimpinan Khomaeni di Iran tidaklah sah. Kepemimpinan Housni Mubarak di Mesir dan Benazirpun (di Pakistan) demikian karena dia bersekolah politik di Inggris. Bahkan dinasti al saud di kerajaan arab saudipun dihidupkan kembali oleh Inggris yang waktu itu bertindak sebagai penjajah kawasan itu. Uuuuhhh, bingung aku kalau sudah begini.
    Hanya Shah Reza Pahlevi dari Iran yang numpang hidup di Mesir setelah digulingkan oleh Khomaeni. Padahal sang saja adalah dukungan amerika.

    21. LEBIH ARAB DARI ARAB ASLI
    Belum lama saya membaca di media masa bahwa Suriah, negara yang paling keras dalam memerangi Yahudi / Zionis telah membuka dialog dengan Israel. Orang Yahudi tiap hari berinteraksi dengan orang Palestina karena yang berperang adalah para politisi yang ambisius dan tentara pendukungnya. Orang sipilnya bergaul biasa bahkan pernah membentuk tim sepakbola bersama. Sebelumnya, ada dua negara, Yordania dan Mesir, sudah sangat lama menjalin hubungan dengan negara itu.
    Arab Saudi sendiri, secara diam-diam, memiliki hubungan dagang dengan Israel. Jadi apanya yang aneh dengan orang-orang Arab Timur tengah itu? Yang aneh bukan mereka, tetapi orang Islam di Indonesia. Kalian lebih Arab dari orang Arab sendiri. Jangankan membentuk sepakbola dengan Yahudi, melintas di depan kalian saja sudah merasa berdosa.
    Terakhir malah saya lihat di tv bahwa Israel berunding dengan Hamas. Orang yang kita bela ketika berperang dengan negeri Yahudi itu ternyata berdamai dengan musuhnya, tetapi kita yang hanya pembela tetap tidak mau akur. Ini seperti anekdot orang tua yang membela anak-anaknya yang sedang bertengkar. Ketika anak-anak sudah runtang-runtung main bareng lagi, kedua orang tua yang membela terus-menerus melakukan perang dingin.
     Mengapa kamu mudah sekali terperangkap dalam pemikiran sempit orang timur tengah?
     Bagaimana sikap kalian kalau ternyata Palestina membuka hubungan diplomatik dengan Israel, apakah kalian akan terus berjuang untuk memusnahkan negeri Yahudi itu hanya karena alkuran menyebut bahwa yahudi sebagai musuh auloh harus dimusnahkan dari muka bumi?
     Kalau benar, bukan tidak mungkin kalian akan berhadapan dengan negara-negara yang selama ini kalian bela karena kalian sudah berdamai dengan muruh mereka, bagaimana kalian menerima kenyaatan seperti ini?

    22. PERANG PALESTINA VS. YAHUDI = PERANG AGAMA?
    Ini benar-benar pengalihan isu yang telah membodohi umat islam di Indonesia, khususnya kelompok radikalis. Belum lama saya membaca di sebuah situs, ternyata di jajaran tentara Israel terdapat ribuan orang palestina maupun orang arab islam lainnya. kalian menjadi tentara Israel bukan karena berkianat terhadap agamanya, melainkan karena kalian menikmati kehidupan yang lebih terjamin. Di tangan kalian ada senjata. Kalau kalian setuju bahwa perang itu adalah perang agama, kalian pasti akan berkhianat terhadap negeri Yahudi itu dan membunuh seisi barak tentara di sana. Tapi kalian melihat kenyataan bahwa tinggal dan bekerja sebagai tentara negara yahudi adalah sebuah jaminan kehidupan yang lebih baik ketimbang ‘membela’ agama. Sayang, apa yang kalian laukan tidak seperti yang dibayangkan oleh para pemimpin umat di indonesia yang kemudian ditransfer ke otak amrosi dan kawan-kawan yang bodoh dan termakan oleh propaganda murahan seperti itu. Atas kenyataan ini, DIMANA PERANG AGAMANYA kalau di pihak yahudi ada tentara islam dan kristennya sementara di pihak palestina ada yahudi dan kristennya, dimana islam menjadi mayoritas? Ayolah kawan, jangan mau dibutakan oleh kemauan pemimpin yang hanya ingin mengeruk keuntungan dari kebuntungan umatnya.
    Bahkan ketika Metrotv menayangkan WHERE IS BIN LADEN IN THE WORLD beberapa waktu lalu (Januari 2010), orang Palestinapun menyatakan bahwa perang melawan Israel bukan karena kalian YAHUDI, melainkan karena (menurut pandangan mereka) orang Israel menduduki tanah mereka. Paham? Nek ga paham, pergi saja sendiri ke jalur gaza atau tepi barat dan tanyakan kepada penduduk palestina di sana, apakah benar kalian perang agama?

    23. SIBUK MENGURUS URUSAN ORANG LAIN
    Saudaraku, negara islam selalu ketinggalan dalam segala hal karena selalu sibuk mengurusi orang lain seperti dunia barat, amerika atau yahudi. Apalagi kalau sudah merasa diserang, dirugikan, diperlakukan tidak adil dst. Bos, kalian terlalu ‘peduli’ dengan mereka, sedang kalian melenggang dengan urusannya sendiri.
    Contohlah Barcelona. Klub sepakbola Catalan itu. kalian dulu hanya sibuk dan fokus untuk ngurusi Real Madrid. Hasilnya, kalian susah untuk jadi juara karena terlena ketika berhadapan dengan klub lain. Namun setelah kalian mengalihkan fokus pada apa yang harus dilakukannya sendiri tanpa peduli apa yang dilakukan oleh orang lain, hasilnya seperti yang kita lihat sekarang.
    Jadi saya sarankan pada kalian. Pikirkanlah bagian kalian sendiri. Berhentilah memikirkan kedzaliman Yahudi, Eropa maupun Amerika (yang mungkin tidak seperti yang kalian bayangkan). Belum tentu kalian medzalimi Islam? Saya percaya bahwa itu hanyalah sifat inferior para pemimpin muslim yang gagal mendorong umatnya yang serba ketinggalan alias minder. Untuk menutupi kegegalan mereka, kalian ciptakan kambing hitam bernama yahudi israel dan kristen amerika.
    Contoh yang paling naif dalam urusan ini adalah apa yang dibaca oleh tetangga saya. Beberapa waktu lalu dia pergi ke toko buku. Di sana dia menemukan sebuah buku yang sangat menarik untuk dibaca. Hasilnya dia tertawa terbahak-bahak sendirian dan ….malunya, nggak ketulungan! Mau tahu apa yang dia baca?
    Menurut si penulis, gempa dan tsunami hebat yang terjadi di Aceh tahun 2004 adalah buatan AMERIKA! Kata si pengarang, Amerika telah memasang bom maha dahsyat di Samudera India dan kemudian terjadi gempa bumi itu. Buktinya, tidak ada seorang pun warga amerika yang jadi korban!! Silahkan simpulkan sendiri kekonyolan si pengarang ini. Kalau kesimpulan saya, orang ini kalau ga gila, ya super gila pangkat tiga! Sebentar …. saya mau ngakak dulu, bos! Nggak tahan nih. Udah ngampet dari tadi!

    24. LEMPAR JUMROH
    Bagi saya, upacara yang satu ini adalah ilusi muhammad yang sulit dicerna oleh pikiran saya. Konon di tempat itu si Muh pernah bertemu setan dan melemparinya dengan batu kerikil. Kita sering bilang bahwa setan adalah roh (jahat, tentu!), bukan berbentuk fisik seperti kita. Sebagai roh, tidak mungkin dia bisa merasa timpukan batu itu. Pasti batu itu akan menembus tubuhnya dan melesat ke belakang dia karena batu itu tidak menabrak benda padat seperti tubuh kita. Contohnya dalam kehidupan sinetron tuyul dan mbak yul dimana para kawanan tuyul itu bisa keluar masuk rumah mbak yul tanpa harus membuka pintu. Dia cukup menabrakkan dirinya dan tau-tau sudah berada di ruangan lain di balik pintu.
     Untuk apa si Muh ini melempari setan, jangan-jangan yang dilempar bukan setan tetapi Jibril. Bukankah tempat itu lebih terang dari Goa Hira. Seperti saya katakan di awal tulisan ini bahwa malaekat tinggal di tempat terang, bukan di tempat gelap.
     Apa salah si setan sehingga muhammad merasa perlu menimpuknya?
     Mengapa muhammad tidak mengumandangkan ayat-ayat suci agar si setan pergi kesakitan dan ketakutan, tetapi hanya menimpukinya. Kata kalian, setan itu akan merasa kesakitan dan ketakutan kalau sudah mendengar ayat-ayat suci alkuran, tapi muhammad tidak konsisten dengan menimpuk si setan.

    25. MARAH MELULU
    Boss, saya ingin sekali melihat Islam yang tidak marah, yang panjang sabar dan murah senyum, damai dan manusiawi. Tidak hanya di mulut, tetapi dalam hati, sikap, ucapan dan tindakan. Saya selalu melihat kalian ini sedikit-sedikit marah, sedikit-sedikit tersinggung, defensif, posesif, ngamukan, beringas dan sangar. Mungkin saat membaca tulisan inipun ada yang marah, bahwa sangat mungkin berteriak ‘Auloh huk akbar, bunuh, bunuh, bunuh!!!! Kalian pasti kalap karena menurut persepsi kalian, tulisan ini sudah menghina agama dan nabi kalian. Muka kalian pasti merah karena menganggap bahwa saya sudah menghujat islam. Kalian pasti akan menjatuhkan vonis bahwa saya anti islam. Padahal…tunggu, tunggu!!!. Saya pasti ingin ‘bertobat’ dan menjadi islam untuk mendapatkan pengampunan kalian karena tulisan ini.
    Syaratnya, pertama ada yang berani menjamin bahwa dengan memeluk islam saya pasti ke surga islam berikut cara saya mengambil jaminan itu jika kelak saya tidak ke surga. Kedua, tolong jawab persoalan-persoalan di atas dengan logika, bukan dengan wallahu’alam. Pertanyaan saya :
     Apakah alkuran tidak mengajarkan tentang kesabaran dalam menghadapi pencobaan? Kalau ada, tolong jalankan dengan sebaik-baiknya.
     Apakah alkuran tidak mengajarkan pengampunan pada kalian yang (dianggap) salah?
     Apakah alkuran mengatakan bahwa auloh senang jika kalian marah karena membelanya?
     Apakah kemarahan dibenarkan dan diperbolehkan dalam alkuran, apalagi atas nama auloh atau atas nama muhammad?

    26. JUST AN ANECDOTE.
    Ini sekedar anekdot. Sampai kapanpun orang islam tidak mungkin bisa menerima bahwa Yesus adalah TUHAN YANG MENJADI MANUSIA karena kalian selalu membaca dari kanan ke kiri. “MANUSIA YANG MENJADI TUHAN.” Dimana letak perbedaannya?
    Yang pertama adalah mungkin, serba mungkin dan sangat mungkin. TUHAN MAU MENJADI APAPUN PASTI BISA!
    Yang kedua, dibaca secara terbalik, mustahil bin tidak mungkin bin tidak mungkin banget lah yaow!!! Makanya agar islam bisa menerima kenyataan ini, cara baca kalian harus dibenahi terlebih dahulu. Menyesuaikan dengan cara membaca huruf latin, huruf jawa, huruf bali, huruf hierogliph, huruf kanji, huruf mandarin dan semua huruf yang berlaku di masing-masing bangsa di dunia. Keanehan huruf arab adalah sebuah kelainan genetik, jangan dibanggakan!

    27. TANAH ITU SUCI APA NAJIS?
    Tanah itu kotor dan najis sehingga orang yang sudah wudhu dan mau shalat tidak boleh menginjak tanah secara langsung tanpa alas kaki. Bahkan ada yang ekstrim, kalau pakai celana ujungnya tidak boleh menyentuh tanah alias harus di atas mata kaki supaya tidak terantuk pada najis dari tanah. Oo, tapi bagaimana dengan jilatan anjing yang harus dicuci dengan tanah sebanyak tujuh kali, yang konon menurut para ahli kalian, tanah itu steril. Pertanyaan saya :
     Sesungguhnya tanah itu suci apa kotor alias najis.
     Kalau tanah dianggap suci sehingga bisa dipakai untuk membersihkan najis berarti kalian tidak konsisten.
     Tetapi jika tanah itu kotor, apa bisa najis dicuci dengan najis? Ibarat membersihkan kotoran pada baju dengan kotoran yang sama apa tidak tambah kotor? Yang ada ya membersihkan kotoran di baju dengan deterjen plus air bersih. Konsistenlah supaya mudah dimengerti. Ajaran kok mbingungi, to Boss! Bikin bingung saja.

    28. INJIL PASLU PERLU BUKTI.
    Islam selalu mengklaim bahwa injil yang ada sekarang adalah palsu. Bagi saya palsu atau asli, tidaklah penting, karena prinsip-prinsip ajaran Injil masih lebih baik dari alkuran yang asli. Jadi secara pribadi saya tidak mempermasalhkan KEASLIANNYA, tetapi APAKAH FUNGSINYA BAIK ATAU TIDAK. Walaupun barangnya asli tetapi kalau tidak berfungsi dengan baik ya buat apa? Saya tidak ngecap dan saya tidak terdoktrin. Saya berpendapat seperti ini karena saya mengimani KITAB SUCI dengan dasar logika dan realita. Iman saya tidak buta dan sayapun tahu ada kelemahan dalam KITAB SUCI SAYA. Alkuran pun saya tahu isinya dan saya tahu kelemahannya sebaik saya tahu kelemahan kitab suci agama lain.
    OK, Boss. Dari klaim Injil palsu ini, saya punya beberapa pertanyaan:
     Apakah kalian sudah mengetahui yang asli seperti apa?
     Kalau belum bagaimana kalian meyakini kalau itu Injil adalah palsu?
     Apa ciri dan dimana letak kepalsuannya?
     Apakah kalau yang asli ditemukan, maka kalian akan menukar alkuran kalian dengan injil asli itu karena dengan mengakui dan mempercayai adanya injil yang asli, maka secara implisit sudah mengakui bahwa alkuran adalah pelarian yang bersifat sementara? Sebagai pelarian, alkuran hanya akan menjadi problem solver darurat. Nanti sesudah ‘diketemukan’ Injil asli, semua pasti akan kembali dan menyadari bahwa pemecahan masalah sementara itu akan menimbulkan masalah baru yang lebih besar dan mengguncang.

    29. INTERCOURSE TIDAK BOLEH TELANJANG
    Ada fatwa dari ulama Mesir yang mengharamkan bersetubuh dengan isteri dalam keadaan telanjang. Bagi aku nih, fatma ini membingungkan.
     Bagaimana kita bisa melakukannya dengan pakaian lengkap?
     Terus kalau tidak boleh telanjang, bagaimana caranya. Celana masing-masing dilobangi dulu, gitu. Lha apa gak lecet itu barang tergesek celana yang berlobang?
     Bagaimana kita bisa tahu kalau kalian sedang bersetubuh?
     Siapa yang harus mengawasi kehidupan dikamar pribadi seperti itu?
     Apa kita perlu (boleh) pasang CCTV untuk mengetahui bahwa kalian sedang bermain cinta?

    30. HELLIOPHOBIA
    Islam adalah penderita helliophobia (ketakutan yang tidak beralasan tentang neraka). Bahkan juga Theophobia (sebuah perasaan takut kepada Tuhan yang luar biasa yang selalu menghantui kehidupan, sikap dan tindakan sehari-hari). Cobalah simak pertanyaan berikut ini:
     Mengapa kalian selalu mengatakan “kalau begini nanti Tuhan marah.” Ungkapan ini adalah fitnah yang sangat keji. Mengapa? Pernahkan kalian memiliki bukti atau pengalaman bahwa Tuhan marah ketika kalian melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan. Itu identik dengan “Awas, nanti Pak Harto marah kalau kamu bilang dia ideot!” Hampir pasti pemilik nama Pak Harto akan benar-benar marah ketika mendengar perkataan itu. Ungkapan sejenis sering saya dengar dari mulut banyak orang. Betapa teganya kalian mempermainkan perasaan Tuhan hanya untuk menyesatkan orang melalui ajaran agama yang belum tentu mengandung kebenaran. Belum lagi lembaga-lembaga keagamaan yang terlalu mudah mengatakan ini halal dan itu haram tanpa mendapat petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
     Awas, kamu nanti ke neraka kalau kamu tidak mengaji! Woeee, mengapa selalu neraka, neraka dan neraka yang dijadikan acuan untuk membuat seseorang mengikuti agamanya. Belajarlah agama lain, disana orang tidak pernah ditakut-takuti agar mau ikut ajaran agama itu. Hanya kalian satu-satunya.

    Sementara ini dulu ya Boss, biar sampeyan ga pusing mikirin jawabannya. Nanti kalau udah ketemu, silakan diimil balik atau dijawab melalui postingan ini biar semua orang tahu seperti apa ajibnya islam. Tapi kalau ga bisa menjawab, mau ga menanggung resikonya? MENDING MURTAD DARIPADA BERGAMA TETAPI TIDAK TAHU APA-APA TENTANG AGAMANYA. MAU? Please send an email to nabipalsu19@yahoo.com to learn about something else outsides of Islamism so that you wouldn’t wonder in faith.

Leave a Reply

Translate This Page
Pondok Tadabbur
Infak, Sodaqoh Anda untuk Pondok Tadabbur bisa disampaikan melalui :

Rek Bank Mandiri
123.0097166435
a/n Fadhil Zainal Abidin.
Sejak 20 Feb 2008
ShoutBox

ShoutMix chat widget
Live Feed