Posts Tagged ‘RENUNGAN’
BULAN PERNAH TERBELAH ?
Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan.
(Al Qomar 1))
Dalam Hadist Bukhari dan Muslim, juga dalam kitab2 hadits yang terkenal lainnya, diriwayatkan bahwa sebelum Rasulullah (saw) hijrah, berkumpullah tokoh2 kafir Quraiys, seperti Abu Jahal, Walid bin Mughirah dan Al ‘Ash bin Qail. Untuk membuktikan kenabiannya mereka meminta kepada nabi Muhammad (saw) untuk membelah bulan. Kata mereka, “ Ya Muhammad seandainya engkau benar2 seorang nabi, maka belahlah bulan itu menjadi dua.”
Rasulullah (saw) berkata kepada mereka, “Apakah kalian akan masuk Islam jika aku sanggup melakukannya?” Mereka menjawab, “Ya.” Lalu Rasulullah (saw) berdoa kepada Allah agar bulan terbelah menjadi dua. Rasulullah (saw) memberi isyarat dengan jarinya, maka bulanpun terbelah menjadi dua. Selanjutnya sambil menyebut nama setiap orang kafir yang hadir, Rasulullah (saw) berkata, “Hai Fulan, bersaksilah kamu. Hai Fulan, bersaksilah kamu.”
Demikian jauh jarak belahan bulan itu sehingga gunung Hira nampak berada diantara keduanya. Akan tetapi orang2 kafir yang hadir berkata, “Ini sihir!, ya Muhammad engkau benar benar telah menyihir kami ” padahal semua orang yang hadir menyaksikan pembelahan bulan tersebut dengan seksama. Diantara mereka ada yang berpendapat bahwa sihir, bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada di tempat itu. Lalu mereka pun menunggu orang2 yang akan pulang dari perjalanan.
Ketika ada romboingan kafilah yang baru pulang dari perjalanan orang2 Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti rombongan kafilah tersebut. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, orang2 musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?” Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing2-nya kemudian bersatu kembali…”
APA KATA ORANG NANTI ?
Oleh Fadhil ZA
Joha dan anaknya mempunyai sifat yang bertolak belakang. Setiap bapaknya menyuruh mengerjakan sesuatu, anaknya pasti menolak sambil berkata:”Apa kata orang nanti kalau aku melakukan hal itu”. Karena kesal Joha berencana untuk memberikan pelajaran kepada anaknya. Ia ingin memberi pelajaran pada anaknya yang selalu memperhatikan tanggapan orang terhadap dirinya dalam mengerjakan segala sesuatu, ia takut tindakannya tidak akan disukai orang lain. Ia selalu berusaha mengikuti kehendak dan saran orang lain, padahal keinginan masyarakat dan orang lain adalah sesuatu yang tidak diketahui batasnya.
Untuk itu pada suatu hari ia mengajak anaknya untuk bepergian. Ia pun mengendarai keledai, sementara anaknya disuruh untuk berjalan disampingnya. Selang beberapa lama keduanya bertemu dengan sekelompok wanita yang langsung berteriak demi melihat Joha dan anaknya itu. Mereka berkata:” Bapak macam apakau, enak enaknya kau menaiki keledai, sementara anakmu yang masih kecil kau suruh berjalan kaki mengikuti keledaimu”.
Mendengar itu kemudian Joha turun dari keledainya dan menyuruh anaknya untuk ganti menaiki keledai tersebut. Selang berapa lama kemudian keduanya melewati beberapa orang tua yang sedang duduk duduk dipinggir jalan. Mereka memperhatikan Joha dengan keledainya, salah seorang mereka berkata:”Hai Joha, bagaimana engkau mengajar etika dan sopan santun pada anakmu, masakan engkau yang sudah tua dan lemah harus berjalan sementara anakmu yang masih muda dan kuat enak-enak duduk diatas keledainya”.
PERHITUNGAN MATEMATIS DALAM AL QUR’AN
Oleh : Admin
Akhir akhir ini muncul sekelompok orang yang menggugat ke otentikan Al-Qur’an, mereka menyalahkan Khalifah Ustman ra yang membakar mushaf lain diluar Mushaf Ustman yang telah dihimpun dari berbagai mushaf ketika itu. Khalifah Ustman memerintahkan membakar Mushaf lainnya agar tidak ada kerancuan pada kitab Al-Qur’an yang ada. Mushaf yang diakui ketika itu adalah Mushaf Ustman dan ini terus berlaku sampai sekarang.
Mushaf Al-Qur’an tidak disusun berdasarkan kronologis waktu turunnya , tapi berdasarkan urutan dan pengelompokan ayat dan surat yang disampaikan Jibril kepada Nabi Muhammad saw. Allah langsung menyusun pengelompokan ayat dan surat Qur’an serta memberi nama surat seperti yang kita ketahui sekarang ini . Allah telah menyusun ayat dan surat Qur’an dengan perhitungan yang teliti , yang sangat sulit dilakukan oleh manusia pada zaman sekarang apalagi oleh manusia pada zaman Rasulullah.
Allah telah menjadikan alam semesta dan semua yang ada didalamnya dengan perhitungan yang rumit dan teliti sebagaimana disebutkan dalam surat Al Qomar 49 :
49- Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. (Al Qomar 49)
Demikian pula Allah telah menjadikan Al-Qur’an dan menempatkan ayat dan surat didalamnya dengan perhitungan yang teliti pula. Berikut ini kami sampaikan tentang perhitungan matematis yang rumit dalam penempatan ayat dan surat Qur’an yang ditulis bapak Arifin Mufti di Facebook “Kajian Al-Qur’an-Alkitab & Iptek”
KITAB MULIA AL-QUR’AN BERPASANGAN SEMPURNA. (BAG I)
Oleh : Arifin Mufti
“ Susunan (mushaf) Kitab Mulia tidak mengikuti urutan wahyu. Mengapa demikian? Karena ia disusun dengan cara yang unik, diluar imaginasi manusia. Kitab Mulia, berpasangan sempurna, terdiri dari 57 surat Homogen dan 57 surat Heterogen, disusun sedemikian rupa berdasarkan kombinasi nomor surat dan jumlah ayat.”
Sulit kita mencari satu kitabpun didunia yang disusun serupa ini, dalam bahasa apapun, maupun cerita apapun. Mungkin tidak ada. Ia unik, diluar imaginasi manusia.
Minggu, 24 Januari 2010.
Klasifikasi: Sedang.
Mari kita mulai dengan sesuatu yang lain. Pertama-tama jika kita bertanya kepada Muslim, berapa jumlah surat (surah) dalam Kitab Mulia – The Koran, maka jawabannya semua sepakat, yaitu 114 surat. Surat pertama adalah The Opening (Al Fatihah), kemudian diikuti The Cow (Al Baqaraah), terus The Familiy of ‘Imran (Ali ‘Imran) hingga surat terakhir, The Men (An Naas). Selesai klarifikasi pertama.
Namun jika kita bertanya berapa jumlah ayat dalam Kitab Mulia, maka jawabannya beragam! Umumnya, mayoritas yang menjawab baik disekolah maupun di majelis di masjid, baik yang dibaca pada buku-buku Islam yang ditulis oleh non Muslim maupun pengarang Muslim – termasuk di Barat, menjawab 6666 ayat. Angka cantik mudah dihapal. Tambahan, jika kita membaca buku agama di tingkat SD di Indonesia, yang disyahkan oleh Departemen Agama tertulis 6666 ayat. Tidak ada yang mempermasalahkan. Tetapi ada yang menjawab lain, misalnya 6242, dan ada lagi yang menjawab – walaupun hanya sejumlah orang, 6236 ayat.
NIKMATNYA BERJUANG DIJALAN ALLAH
Oleh : Fadhil ZA
Berjuang dijalan Allah, dalam bahasa Al Qur’annya Jihad fiisabilillah adalah suatu kegiatan atau aktifitas mulia yang sangat dianjurkan dalam Al-Qur’an. Sayang pengertian Jihad akhir2 ini sering diselewengkan dengan pengertian yang negatif. Ada istilah laskar Jihad, Komando Jihad dan lain sebagainya yang dikaitkan dengan kegiatan teroris, sehingga ada sekelompok orang yang alergi dengan istilah Jihad fiisabililah. Dasar dan perintah untuk melaksanakan Jihad fiisabilillah dapat kita temui dalam surat As Shaf 10-12 :

10- Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?
11- (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya,
12- niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
(As Shaff 10-12)
Allah memerintahkan orang yang ber-Iman untuk berjihad (berjuang) dijalan Allah dengan harta dan diri mereka. Jika tidak mampu dengan harta dan diri, berjuanglah dengan harta saja atau dengan diri (badan) saja. Orang yang mempunyai harta namun tidak punya waktu silahkan berjuang dengan hartanya. Orang yang tidak punya harta namun mempunyai banyak waktu dan keahlian silahkan berjuang dengan badannya sendiri. Orang yang punya harta akan membiayai orang yang tidak punya harta, sementara para ahli dan orang yang memiliki waktu banyak akan menerima pembiayaan dari para hartawan tersebut, itulah sinergi antara orang yang mempunyai harta dengan orang yang tidak memiliki harta dalam jihad fiisabilillah.
Jihad fiisabilillah bukan hanya berperang melawan musuh atau orang yang kafir, jihad fiisabilillah memiliki pengertian yang lebih luas dari itu. Dalam salah satu peperangan para sahabat mengatakan : “Kita baru saja menyelesaikan Jihad yang besar”. Rasulullah membantah: “Tidak, kita baru saja menyelesaikan jihad yang kecil untuk menghadapi Jihad yang lebih besar, yaitu jihadun nafsi (perjuangan menghadapi hawa nafsu)”.
Pada dasarnya semua aktifitas dan usaha yang dilaksanakan dalam rangka mencari Ridho Allah, mensiarkan Agama Allah, menegakan kalimat tauhid, memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah, bisa dimasukan kedalam kegiatan jihad fiisabilillah. Semua usaha yang dilakukan seseorang dalam rangka jihad fiisabilillah adalah untuk kemaslahatan diri mereka sendiri, bukan untuk Allah. Allah maha kaya, dia tidak butuh kepada manusia. Ia tetap sebagai penguasa alam semesta walaupun manusia tidak menyembahNya, ini dinyatakan Allah dalam firmanNya pada surat Al Ankabut ayat 6 :

6- Dan barang siapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. (Al Ankabut 6)
Allah akan membebaskan orang yang melakukan jihad dijalan-Nya dari azab yang pedih dan berbagai kesulitan, mengampuni dosa dosanya dan memasukan mereka kedalam taman syurga yang mengalir sungai sungai dibawanya sebagaimana disebutkan dalam surat As-Shaf diatas. Para sahabat dizaman Rasululah sangat mencintai kegiatan Jihad fiisabilillah ini, mereka bersungguh sunguh berjuang dijalan Allah dengan harta dan diri mereka.
Di Negra Indonesia tercinta yang saat ini tidak terlibat peperangan dengan musuh ataupun orang kafir, banyak hal yang bisa kita kerjakan dalam rangka Jihad fiisabilillah. Di mulai dari diri dan keluarga kita masing masing. Usaha untuk membebaskan diri dan keluarga dari jerat kemiskinan, kebodohan, ketakutan, kegelisahan, yang dilakukan karena Allah sudah merupakan jihad fiisabilillah. Bekerja, berniaga, untuk membebaskan diri dari jerat kemiskinan, menuntut ilmu atau mengajar yang dilakukan untuk membebaskan diri dan lingkungan dari kebodohan serta berusaha meraih jabatan atau kekuasaan dalam rangka mengamankan diri dan lingkungan jika dilakukan karena Iman dan mencari ridho Allah juga sudah termasuk dalam kegiatan jihad fiisabilillah. Semua aktifitas sehari hari yang dilakukan dalam rangka mencari karunia dan ridho Allah, yang dilakukan dengan harta saja, badan saja atau dengan harta dan badan merupakan kegiatan jihad fiisabilillah, yang insya Allah akan mendapatkan balasan sesuai dengan janji-Nya dalam surat As Shaf diatas.
Read the rest of this entry »
2012, KIAMAT, DAN KITAB SUCI
Oleh Arifin Mufti
Tahun 2012 tiba-tiba saja menjadi populer.
Plot diawali tahun 2009, diperlihatkan planet-planet beredar mengelilingi Matahari. Kemudian, close up, permukaan Matahari dengan ledakan solar flare-nya. Terlihat kegiatan yang luar biasa. Setting..pindah ke India tahun 2010, salah satu tambang, diberitakan temperatur didalam terowongan tambang naik hingga 120 derajat Fahreinheit. Pindah lagi kelokasi kegiatan laboratorium Astrofisika di New Delhi. Didiskusikan oleh para ahli, kegiatan ledakan di permukaan Matahari meningkat - mengancam Bumi.

Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Coronal Mass Ejection atau CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik, disebut partikel Neutrinos, yang mampu meningkatkan panas di Inti Bumi, hingga Bumi makin panas – menyebabkan retakan pada lempengan tektonis, gempa bumi, Tsunami, badai dsbnya.
Informasi tersebut dibawa hingga ke gedung putih, Washington DC. Selanjutnya, singkat kata, Presiden Amerika Serikat, Wilson, menyimpulkan bahwa “ Dunia kita akan berakhir”.
Selanjutnya mudah ditebak, misi penyelamatan, untuk evakuasi sebagian kecil manusia “terpilih” dan sejumlah binatang. Bahtera Noah, 7 buah dibuat oleh gabungan 46 negara, diprakarsai Negara G8, dibuat di China dengan dana yang besar.
Tahun 2011, lukisan Monalisa yang ada di museum Louvre di Parispun diganti dengan yang palsu, untuk menyelamatkan karya seni dari bencana alam yang akan datang……21 Desember 2012. Plot terakhir, diperlihatkan, bahwa sesudah tanggal 21 Desember 2012. Manusia Bumi meriset kalendarnya, mulai lagi tanggal 1 Tahun 01. Itulah cuplikan film “2012” yang dibintangi oleh John Cussack. Kini diputar serentak di kota-kota besar di Indonesia.
Prediksi ini diawali karena, salah satunya, perhitungan kalender Bangsa Maya di dekat Mexico menyebutkan bahwa tepatnya tanggal 21 Desember 2012, merupakan “End of Times” - yang kemudian ditafsirkan oleh pembaca ahli sebagai akhir zaman. Kalender Bangsa Maya hingga saat ini termasuk kalender yang paling akurat yang pernah ada di bumi. Sudah banyak kejadian dan fenomena mereka kumpukan dan diterangkan dalam sebuah simbol-simbol dan karakter untuk meramal kehidupan budaya dan akhir jaman.
Pada manuskrip peninggalan suku yang dikenal menguasai ilmu falak dan sistem penanggalan ini, disebutkan pada tanggal di atas akan muncul gelombang galaksi yang besar sehingga mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini. Ditafsirkan dalam ilustrasi, pusat Galaksi Bima Sakti, Matahari dan planet-planet terletak pada satu garis lurus, in – line. Itulah tanggal 21 Desember 2012.
RENUNGAN 009 - BUMI TERASA SEMAKIN KECIL
Oleh : Fadhil ZA
Pada abad ke 15 Colombus dan Magelhaes, telah melakukan perjalanan keliling dunia berangkat dari daratan Eropa kearah timur sampai ke benua Amerika, kepulauan Indonesia, India, Afrika dan kembali ke Eropa dalam perjalanan yang lamanya lebih dari satu tahun. Perjalan yang begitu jauh ditempuh dengan kapal layar dalam waktu yang demikian lama. Sekarang perjalan yang serupa bisa ditempuh manusia hanya dalam tempo 1 atau 2 hari dengan menggunakan pesawat terbang. Berkat kemajuan teknologi transportasi, bumi yang dahulu terasa luas dan besar sekarang terasa semakin kecil.
Dengan kemajuan teknologi manusia bisa berjalan dari satu tempat ketempat lain yang jaraknya ribuan kilometer dalam waktu yang singkat, hanya beberapa jam atau beberapa hari saja. Jarak yang sama ratusan atau ribuan tahun yang lalu hanya bisa ditempuh oleh manusia menggunakan kapal layar dalam tempo ber bulan bulan atau beberapa tahun. Allah mengangkut manusia dilautan dengan kapal layar, dan Allah hendak menciptakan pula kendaraan yang serupa itu, untuk mengangkut manusia ketempat yang jauh, sebagaimana fiirman -Nya dalam surat Yasin ayat 41-42 :
41- Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan,
42- dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu.
(Yasin 41-42)

Apa yang dijanjikan Allah dalam surat Yasin ayat 41-42, 1400 tahun yang lalu itu sekarang telah menjadi kenyataan. Allah telah menggantikan kapal layar dengan kapal laut yang besar dan kuat, yang berlayar mengandalkan kekuatan mesin, bukan dengan tenaga angin seperti dahulu. Disamping itu Allah juga telah menciptakan pesawat terbang, yang mampu mengangkut penumpang dan barang seperti layaknya kapal layar tersebut, namun mempunyai kecepatan ratusan kali kecepatan kapal layar.
Kapal yang berlayar dilautan mampu mengangkut penumpang dalam jumlah ribuan orang, kapal tersebut berlayar bagaikan hotel yang terapung, berlayar dari satu kota ke kota yang lain didunia ini. Bermacam jenis kapal yang berlayar dilaut telah diciptakan Allah untuk memenuhi kebutuhan manusia, ada kapal penumpang khusus mengangkut manusia, ada kapal tanker khusus mengangkut BBM, kapal induk mengangkut alat perang, ada kapal kontainer yang khusus mengangkut barang dan lain sebagainya.
MENGHADAPI HARI TUA
Oleh : Fadhil ZA

54- Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. ( Ar Ruum 54)


Ketika rambut telah memutih, langkah telah gontai, penglihatan telah kabur, pendengaran sayup sayup sampai, kulit mulai keriput, kecantikan dan ketampanan wajah telah memudar, berbagai penyakit mulai datang menyapa itulah saat datangnya hari tua. Allah menjadikan manusia dalam keadaan lemah kemudian tumbuh menjadi kuat, gagah, tampan dan cantik. Diantaranya ada yang wafat ketika kanak kanak, ada yang wafat ketika masih muda dan ada yang diwafatkan setelah usia lanjut. Bagi mereka yang diwafatkan ketika usia sudah lanjut akan mengalami kondisi lemah kembali seperti pada masa kanak kanak, bahkan diantaranya ada yang pikun dan kelakuannya sama seperti anak kecil. Itulah keadaan lemah dihari tua. Allah menyatakan hal itu dalam surat yasin ayat 68 :

68- Dan barang siapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian (nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan? (yasin 68) Read the rest of this entry »
KAUM SABA DAN BANJIR ‘ARIM

Prasasti yang ditulis menggunakan bahasa kaum Saba.
Saba yang dibangun di selatan jazirah Arab pada abad ke-11 sebelum masehi, adalah sebuah peradaban besar. Al Qur’an memaparkan kisah Ratu Saba dan Nabi Sulaiman secara amat rinci. Namun, terdapat kisah lain dalam Al Qur’an tentang kaum ini, yakni perihal kehancuran dahsyat mereka.
Naskah tertua yang menyatakan keberadaan Kaum Saba adalah catatan tahunan peperangan dari zaman raja Assyria, Sargon II. Menurut prasasti ini, Sargon menyebut Saba sebagai salah satu negeri yang membayar upeti padanya. Ini adalah catatan tertua yang secara pasti memberitakan adanya negeri Saba. Catatan kuno yang memberitakan kaum Saba menyatakan bahwa, sama halnya dengan bangsa Phunisia, mereka adalah negeri yang melakukan kegiatan perniagaan, dan sejumlah jalur perdagangan terpenting di utara Arab ada dalam kekuasaan mereka. Penduduk Saba terkenal dalam sejarah sebagai bangsa berperadaban. Prasasti dari para penguasa Saba seringkali berbicara tentang “perbaikan”, “pembiayaan”, “pembangunan”.
Bendungan Ma’rib, yang reruntuhannya masih tersisa hingga kini, adalah bukti penting kemajuan teknologi kaum Saba. Berkat bendungan ini, sebuah negeri hijau terhampar di tengah gurun pasir. Ibukotanya, Ma’rib, diuntungkan oleh bendungan ini, dan menjadi makmur karena berbagai keuntungan geografisnya. Kota ini terletak dekat sungai Adhanah. Kaum Saba memanfaatkan letak ini dengan mendirikan bendungan seiring dengan pembangunan peradaban mereka, dan mulai mengairi wilayah tersebut. Pertanian menjadi makmur dan mereka pun menikmati kesejahteraan hidup yang tinggi. Read the rest of this entry »
RENUNGAN 007 - MUSIBAH DAN KECELAKAAN
Oleh : Fadhil ZA
Satu keluarga penganten yang baru saja merayakan hari pernikahannya di Surabaya dan berencana melanjutkan pesta pernikahannya di Menado, tidak pernah menyangka bahwa mereka tidak akan pernah sampai ke kota tujuannya. Mereka hilang bersama pesawat Adam Air yang membawa mereka, jatuh kedalam laut disekitar Sulawesi. Kecelakaan pesawat, kapal laut, kereta api, mobil, sepeda motor hampir tiap hari menghiasi halaman surat kabar, dan menjadi berita utama di stasiun televisi. Kecelakaan adalah peristiwa kematian secara mendadak yang tidak pernah diperkirakan dan diduga oleh orang yang mengalami. Orang yang mengalami secara mendadak dan tidak terduga pindah dari alam dunia kealam barzakh, dengan perbekalan seadanya. Sanak famili yang ditinggal mengalami trauma dan rasa sedih serta duka yang mendalam, yang sulit dihilangkan dalam waktu yang singkat.


Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat di raih, demikian pepatah mengatakan. Kecelakaan adalah kejadian mendadak yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun, namun jika Allah menghendaki, tidak seorangpun dapat menolaknya. Kecelakaan bisa terjadi akibat kelalaian manusia dan bisa juga terjadi akibat kegagalan mesin dan peralatan atau oleh sebab lain diluar jangkauan manusia seperti cuaca buruk, angin dan badai. Namun pada dasarnya sebagian besar orang yang mengalami tidak mengerti kenapa hal itu terjadi dan menimpa dirinya. Terhadap semua itu Allah menjelaskan dalam surat Al hadit ayat 22-23: Read the rest of this entry »
PERHITUNGAN KECEPATAN CAHAYA
Oleh : Fadhil ZA
Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar(Al Hadit 21)
Dalam
Untuk mengukur luas langit para ahli astronomi menggunakan satuan cahaya. Kecepatan cahaya dalam 1 detik adalah 300.000 km. Jarak dari bumi ke bulan 450.000 km ditempuh cahaya dalam waktu 1,5 detik. Jarak dari bumi ke matahari 149.juta km di tempuh cahaya dalam waktu 8 menit. Perhitungan kecepatan cahaya yang digunakan untuk mengukur luas langit atau alam semesta kita ini adalah seperti pada slide dibawah ini.
Konon menurut para ahli astronomi jarak bintang terjauh yang dapat dilihat dengan peneropong bintang Huble dewasa ini adalah 14 milyar tahun cahaya. Sulit bagi kita untuk membayangkannya. Cahaya yang memiliki kecepatan 300.000 km /detik jika dipancarkan dari bumi ini diperkirakan baru sampai ketepian alam semesta setelah 14 milyar tahun.



