Posts Tagged ‘Perpecahan’
PERPECAHAN DIKALANGAN UMAT ISLAM
Perpecahan dalam tubuh umat Islam sudah mulai terjadi beberapa waktu setelah Rasulullah wafat, dimulai dengan terjadinya perang jamal antara pengikut Ali dan Siti Aisah istri Rasulullah, pembunuhan terhadap kalifah Umar bin Khatab, Ustman dan Ali. Perang Siifin antara Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Umayyah Gubernur Damaskus yang memberontak terhadap Ali dan terus sampai sekarang. Didalam lingkungan pemeluk Islam terus terjadi saling hujat, serang, bunuh demi mempertahankan atau memaksakan pendapat dan keyakinnya pada kelompok atau orang lain.
Kenapa semua ini terjadi, padahal kalau kita kembali kepada Al-Qur’an sungguh ajarannya sangat menyejukan hati dan memberi kedamaian, jauh dari kekerasan dan paksaan. Kurang legowonya sebagian umat Islam menerima perbedaan pendapat dan keyakinan, menyebabkan mereka jadi beringas dan mudah diprovokasi oleh pihak lain yang menginginkan perpecahan dikalangan umat Islam. Perpecahan Hanya menyebabkan umat Islam menjadi lemah, tidak mampu bersaing ditengah kehidupan dunia yang semakin maju dan modern.

Saat ini ekonomi dunia dan politik masih dikuasai oleh orang non muslim, Negara yang mayoritas muslim masih bergelut dengan kemiskinan dan berbagai perpecahan akibat perbedaan pendapat. Sebagai pemeluk Islam kita perlu introspeksi diri, apakah yang salah dengan kita. Berikut ini saya tampilkan tulisan yang menarik dari saudara Tasa Nugraza Barley yang saya copy dari blognya guebukanmonyet.com.
PERPECAHAN YANG TAK KUNJUNG SELESAI
Perbedaan pendapat adalah hal yang alami, tidak bisa dicegah. Setiap orang akan mempunyai pandangan dan pendapat yang berbeda terhadap satu masalah yang sama. Ketika melihat seekor tikus melintas dihadapannya, si A mungkin akan menjerit ketakutan, namun si B tersenyum dan merasa senang dengan tikus tersebut. Ini adalah hal yang wajar. Si A tidak bisa memaksa si B untuk ikut takut melihat tikus tersebut, demikian pula B tidak pula bisa memaksa si A agar tersenyum dan senang melihat tikus itu.
Saling hujat dan dan serang dengan sesama Muslim sampai sekarang masih mewarnai kehidupan kaum muslimin diseluruh dunia. Pertikaian antara pengikut Islam Sunni dan Syi’ah telah banyak meminta korban. Perang antara Irak dan Iran yang sesama Negara Muslim juga telah menelan korban nyawa dan harta yang tidak sedikit. Perbedaan pendapat diantara sesama umat Islam dalam menjalankan syariat juga cukup melelahkan. Sebagian besar umat Islam belum legowo untuk berbeda pendapat sehingga mengkafirkan atau menganggap mereka yang tidak sepaham dengannya sebagai murtad dan harus dibunuh.
Dipelosok daerah dinegara kita ini juga terjadi perpecahan diantara umat Islam dalam berbagai paham. Sholat subuh pakai Qunut atau tidak, shalat taraweh 11 atau 23 rakaat, yasinan, tahlilan, jum’atan dengan azan sekali atau dua kali, Islam yang liberal, sekuler, fundamentalis…. dan lain lain, semua ini cukup melelahkan, membuat umat Islam tidak sempat memikirkan masalah ekonomi, pendidikan, politik dan teknologi.
Dimasa lalu perbedaan pendapat yang diikuti dengan perasaan dengki, tamak, ingin berkuasa sendiri, telah mengoyak persatuan umat Islam, dan menimbulkan korban nyawa dan harta yang tidak sedikit dikalangan kaum muslimin. Tulisan saudara Mgs Armansyah S.Kom tentang perpecahan yang timbul diantara kaum Muslimin sepeninggal Rasulullah cukup menarik untuk kita simak. Mari kita ambil pelajaran dari kejadian tersebut, untuk membangun masyarakat Islam yang bersatu dan cukup legowo untuk menerima perbedaan pendapat diantara kita, karena perbedaan pendapat adalah suatu hal alami yang tidak bisa kita cegah. Read the rest of this entry »


