Posts Tagged ‘jantung’
PENDARAHAN LAMBUNG AKIBAT EFEK SAMPING OBAT
Februari 2005 saya mengalami gangguan penyempitan pembuluh koroner pada bilik kiri jantung saya. Untuk memperbaiki saluran koroner tersebut pada jantung saya dipasang dua buah stent. Selanjutnya secara rutin saya harus mengkonsumsi obat anti platelet, untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah. Ada dua macam obat anti platelet yang harus saya konsumsi yaitu Plavix dan Cardio aspirin. Saya harus mengkonsumsi obat tersebut selama setahun, setelah itu cukup salah satu saja setiap hari.
Salah satu obat tersebut, cardio aspirin ternyata mempunyai efek buruk bagi lambung saya. Sesudah puasa satu bulan diakhir tahun 2005 saya merasa perut saya tidak nyaman, penyakit magh saya kumat. Ketika buang air besar warnanya hitam, saya tidak mengerti kalau lambung saya sudah mengalami pendarahan. Saya terus mengkonsumsi Plavix dan cardio aspirin setiap hari. Dengan kondisi darah yang encer dan luka dilambung, pendarahan semakin banyak, badan saya semakin lemah. Saya dibawa ke Rumah sakit Harapan Kita. Diputuskan saya harus dirawat inap disana. HB saya turun jauh sekali sampai 5,9 gr/dl padahal dalam keadaan normal HB saya sekitar 13 dan 14 gr/dl. Read the rest of this entry »
Popularity: 11% [?]
PENYAKIT JANTUNG KORONER
Pertengahan tahun 2000 dikantor saya diadakan general check up bagi kesehatanpara pejabat di PLN Distribusi Jaya & Tangerang. Dari situ diketahui ada kelainan pada jantung saya, dan dianjurkan agar saya berkonsultasi dengan dokter ahli jantung. Ketika itu saya tidak merasakan adanya kelainan pada diri saya, rasanya biasa saja tidak ada rasa sakit atau sesak didada yang biasa dialami oleh orang yang mengalami gangguan jantung.
Saya tidak begitu mempedulikan saran dari hasil general check up tersebut, bahkan saya sampai lupa pada saran tersebut. Hingga pada satu ketika di akhir tahun 2000 sekitar bulan november saya mengikuti acara pulang bersama ke kampung halaman di Silungkang Sumatra Barat dengan membawa mobil sendiri, saya mulai merasakan adanya kelainan didada saya.Ketika sedang antri kendaran untuk naik kekapal fery yang akan membawa kami dari pelabuhan Merak ke Bakauheni, saya merasakan dada kiri saya sakit seperti ditusuk dan ada perasaan seperti ditindih benda berat. Saya kaget dan teringat kembali pada hasil general check up yang menyarankan saya untuk berkonsuiltasi ke ahli jantung.
Rasa sakit terus bertahan agak lama , saya beritahu istri dan anak-anak bahwa dada saya sakit mungkinterkena serangan jantung. Istri saya kaget dan cemas. Saya minta putra saya yang baru bisa membawa mobil untuk menggantikan saya membawa kendaraan naik kapal. Saya katakan kalau rasa sakit bertambah parah nanti kita terpaksa pulang kembali ke Jakarta. Sampai di Bakauheni rasa tertekan didada tetap ada namun tidak sekeras waktu di Merak. Putra saya terus membawa kendaraan melanjutkan perjalanan menuju Sumatra barat . Sampai siang hari perasaan tertekan berangsur angsur hilang hingga sore hari sampai di Lahat rasa sakit sudah tidak ada. Kami menginap di Lahat untuk selanjutnya kami melanjutkan perjalanan besok pagi jam 6.30.Sore hari menjelang isya kami sampai di Silungkang , rasa sakit didada hanya muncul sewaktu waktu. Saya berniat sekembalinya ke Jakarta nanti akan terus memeriksakan diri ke dokter ahli jantung di RS Harapan Kita.Kami berada di Silungkang merayakan hari lebaran bersama di kampunghalaman selama satu minggu, dan kembali ke Jakarta dengan selamat. Saya membawa mobil bergantian dengan putra saya. Rasa sakit didada hanya muncul sekali sekali dan tidak terlalu keras.
Sampai di Jakarta saya terus ke RS Harapan Kita untuk mengkonsultasikan rasa nyeri didada yang saya alami. Saya disarankan untuk melakukantest treadmill. Dari hasil pemeriksaan dengan alat treadmill dinyatakan jantung saya masih baik, namun kolesterol saya cukup tinggi dan berisiko untuk mengalami penyempitan pembuluh darah di jantung. Saya disarankan melakukan diet untuk menekan koleterol dan dianjurkanagar berkonsultasi dengan ahli gizi. Saya enggan untuk konsul ke ahli gizi , saya mencoba mengendalikan kolesterol dengan cara olah raga saja.
Dikantor saya ada fasilitas fitnes, setiap hari saya olah raga fitnes mulai dari sepeda statis, angkat beban dan senam. Setiap 3 bulan saya periksa darah untuk kontrol kolesterol. Menurut dokter kolesterol total saya masih tinggi antara 250 mg/dl sampai 300mg/dl.Tahun 2003 saya dipindahkan tugas ke kantor unit . Saya tidak bisa olah raga lagi karena dikantor unit tidak ada fasilitas untuk itu. Saya juga lupa untuk memeriksa darah mengontrol kadar kolesterol dan gula darah. Read the rest of this entry »
Popularity: 12% [?]

