Posts Tagged ‘ISLAM’
LATIHAN SINKRONISASI LISAN, FIKIRAN DAN HATI DALAM SHOLAT
Oleh Fadhil ZA
Banyak orang tidak bisa khusuk dalam sholatnya, ketika mulutnya mengucapkan A, fikirannya membayangkan B dan hatinya merasakan C. Namun anehnya ketika bicara melalui telepon atau Handphone dengan seseorang yang berada jauh disana semua orang bisa khusuk. Ketika mulutnya mengucapkan A, fikirannya membayangkan A dan hatinya juga merasakan A. Kebanyakan orang bisa khusuk ketika berbicara dengan seseorang melalui telepon namun ketika bicara dengan Allah dalam sholat kebanyakan orang sulit untuk khusuk.
Agar tetap bisa khusuk ketika berbicara dengan Allah didalam sholat diperlukan latihan sinkronisasi antara ucapan , fikiran dan hati (perasaan). Selama ini sejak kecil kita diajarkan cara sholat sesuai dengan rukun sholat . Bagaimana gerakan sholat ketika berdiri rukuk, sujud. Apa kalimat yang dibaca dalam setiap gerakan sholat, apa saja yang membatalkan sholat dan lain sebagainya. Namun sedikit sekali diantara kita yang belajar dan berlatih untuk khusuk didalam sholat, bahkan kita merasa aneh jika ada orang yang mengadakan latihan sholat khusuk.
Berikut ini kami mencoba menyampaikan cara untuk melatih agar lisan, fikiran dan hati bisa sinkron dalam mengerjakan sholat hingga bisa dicapai kondisi sholat yang khusuk. Silahkan coba ikuti latihan berikut ini:
Latihan sinkronisasi fikiran dan hati
Tahap pertama anda harus melatih agar fikiran dan hati anda bisa sinkron, artinya apa yang anda fikirkan bisa dirasakan oleh hati atau perasaan anda. Perhatikan gambar berikut dibawah ini, bagaimana fikiran dan perasaan anda ketika melihat gambar tersebut.


Apa yang terbayang dalam fikiran anda ketika melihat gambar disebelah kiri, dan apa yang terbayang dalam fikiran anda ketika melihat gambar disebelah kanan. Bagaimana perasaan anda ? samakah perasaan anda ketika melihat gambar disebelah kanan dengan gambar yang ada disebelah kiri?.
Perhatikan juga gambar -gambar berikut dibawah ini
DASAR SHOLAT KHUSUK
Oleh Fadhil ZA
Sholat adalah ibadah yang diwajibkan Allah bagi umat Islam , minimal dilakukan 5 kali sehari semalam. Sholat yang dilakukan dengan tepat, benar dan khusuk memberikan efek positip bagi jasmani dan rohani seseorang. Sebaliknya sholat yang dilakukan tidak dengan tepat dan benar , tidak akan memberikan efek yang berarti bagi jasmani maupun rohani yang bersangkutan.
Rasulullah mengingatkan dalam salah satu hadist dari Amar bin Yasir ra ia mendengar Rasulullah saw bersabda: ”Sesungguhnya seseorang yang selesai dari sholatnyaia tidak mendapatkan pahala kecuali hanya sepersepuluh, sepersembilan, seperdelapan,sepertujuh, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga dan seperdua shalatnya itu” ((Abu Dawud).
Hadist diatas menggambarkan kondisi sholat kebanyakan orang, mereka mengerjakan sholat tapi tidak mendapat manfaat dari sholatnya itu selain hanya sepersepuluh atau lebih dan kurang dari itu. Hal itu terjadi karena tingkat kekhusukan yang berbeda. Allah menilai sholat seseorang dari kekhusukannya, banyak orang yang mengerjakan sholat namun dilakukan hanya sekedar memenuhi kewajiban dan dilaksanakan tidak dengan khusuk. Allah mengingatkan dalam salah satu hadist Qudsi
. Allah ‘Azza wajalla berfirman (hadits Qudsi): “Tidak semua orang yang shalat itu bershalat. Aku hanya menerima shalatnya orang yang merendahkan diri kepada keagunganKu, menahan syahwatnya dari perbuatan haram laranganKu dan tidak terus-menerus (ngotot) bermaksiat terhadapKu, memberi makan kepada yang lapar dan memberi pakaian orang yang telanjang, mengasihi orang yang terkena musibah dan menampung orang asing. Semua itu dilakukan karena Aku.” “Demi keagungan dan kebesaranKu, sesungguhnya bagiKu cahaya wajahnya lebih bersinar dari matahari dan Aku menjadikan kejahilannya kesabaran (kebijaksanaan) dan menjadikan kegelapan terang, dia berdoa kepada-Ku dan Aku mengabulkannya, dia mohon dan Aku memberikannya dan dia mengikat janji dengan-Ku dan Aku tepati (perkokoh) janjinya. Aku lindungi dia dengan pendekatan kepadanya dan Aku menyuruh para Malaikat menjaganya. BagiKu dia sebagai surga Firdaus yang belum tersentuh buahnya dan tidak berobah keadaannya.” (HR. Ad-Dailami)
Dalam hadist lainya Rasulullah juga mengingatkan :
. Yang pertama-tama diangkat dari umat ini ialah khusyu’ sehingga tidak terlihat seorangpun yang khusyu’. (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)
Sholat yang dilakukan dengan Khusuk dan benar akan memberikan efek positip pada jasmani, rohani dan kehidupan sehari hari yang segera bisa dirasakan didalam sholat maupun setelah selesai sholat antara lain:
KEHIDUPAN DUNIA YANG GELAP
Oleh Fadhil ZA
Mengapa dunia tidak pernah damai?
Selalu terjadi peperangan, pembunuhan, perampokan,
penindasan, kecurangan Dimana mana?
35. Dan Kami berfirman: “Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim. 36. Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.” 37. Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. 38. Kami berfirman: “Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih. 39. Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat ayat kami, mereka itu penghuni neraka, mereka kekal didalamnya. (Al Baqarah 35-39)
Dalam Surat Al Baqarah ayat 35 s/d 39 diatas dikisahkan bagaimana Nabi Adam yang hidup bersenang senang ditaman syurga bersama istrinya Hawa diperdaya oleh syetan hingga melanggar larangan Allah. Akibat pelanggaran yang dilakukan Adam dan Hawa itu Allah murka dan mengusir Adam beserta istrinya dari taman Syurga. Allah memerintahkan Adam dan Hawa turun kebumi dan Allah mengingatkan bahwa bagi Adam beserta istri dan anak cucunya ada tempat kediaman dibumi dan kesenangan sementara sampai datang saat ajal yang ditetapkan. Allah mengingatkan bahwa sebagian dari anak cucu Adam kelak akan menjadi musuh bagi sebagain yang lainnya.
Allah juga mengingatkan bahwa bagi anak cucu Adam kelak akan datang bimbingan dan petunjuk (Al-Qur’an) sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan didunia ini. Siapa yang mengikuti pedoman dan petunjuk itu niscaya akan hidup sejahtera tidak ditimpa kekhawatiran dan kesedihan. Siapa yang engkar dan tidak mau mengikuti petujuk itu akan ditimpa azab didunia dan diakhirat mereka kekal didalam Neraka jahanan.
Dewasa ini anak cucu Adam dan Hawa telah berkembang biak dimuka bumi hingga hampir mencapai 7 milyar jiwa. Tersebar menjadi ribuan suku, bangsa dan negara dengan aneka ragam bahasa, budaya dan warna kulit. Sebagaimana yang telah diingatkan Allah , bahwa sebagian anak cucu Adam akan menjadi musuh bagi yang lainnya. Kenyataannya memang demikian sejak peritiwa pembunuhan Habil oleh Qabil sampai saat ini pembunuhan dan pertumpahan darah tidak pernah berhenti didunia ini, dan ini akan terus berlanjut sampai hari kiamat.
Peperangan antara kelompok dan bangsa hadir nyata pada kehidupan kita dewasa ini. Perang dunia ke satu dan kedua, perang Vietnam, Pembantaian rezim Polpot di Kamboja, Perang Israel dengan negara Arab , Perang Irak dengan Kuwait, Irak dengan Iran, peyerbuan Amerika ke Afganistan, penyerbuan Amerika ke Irak , teror bom dan lain sebagainya terus mewarnai kehidupan kita sehari hari. Berbagai Masalah duniawi menjadi pemicu semua peperangan tersebut. Kondisi peperangan ini akan terus terjadi sampai datang akhir zaman.
SERI TADABBUR QUR’AN (1)
Oleh Fadhil ZA
ROMBONGAN ORANG-ORANG
YANG DIBAWA KEDALAM NERAKA JAHANAM
Dalam surat Az Zumar ayat 71-72 Allah telah mengingatkan bahwa kelak orang yang kafir akan dibawa kedalam Neraka jahanam rombongan demi rombongan. Hingga tatkala pintu neraka telah dibuka para penjaga Neraka berkata kepada mereka:” Apakah belum sampai Rasul-Rasul diantara kalian yang mengingatkan akan perstiwa hari ini”?. Mereka menjawab :” betul telah sampai kepada kami, namun kami telah mengingkarinya”. Dikatakan kepada mereka:”Masukilah pintu-pintu jahanam dan berdiam kekalah kalian selamanya disana”.
Itulah ilustrasi yang digambarkan didalam surat Az zumar ayat 71-72 tentang rombongan orang kafir yang dihalau kedalam neraka jahanam. Rasulullah ketika membaca Al Qur’an jika menemui ayat yang berkisah tentang azab yang menimpa orang orang durhaka, maka beliau berlindung pada Allah dari azab tersebut . Mari kita renungkan surat Az Zumar ayat 71-72 berikut ini dan kita mohon pada Allah agar kita tidak termasuk rombongan yang dihalau keneraka jahanam seperti yang diceritakan dalam ayat tersebut.
Dengarkan ayat dan bacaan tadabbur yang disampaikan dengan sungguh sunguh, perhatikan gambar yang ditampilkan, mudah2an bisa membantu konsentrasi anda. Ikuti do’a yang dibacakan dengan sunguh sungguh , mudah mudahan Allah mengabulkan do’a tersebut bagi anda .Silahkan di down load rekaman tadabbur ini, saksikan berulang ulang mudah2an Allah mengabulkan do’a yang terkandung didalamnya bagi anda, dan anda tidak termasuk kedalam rombongan yang dihalau kedalam neraka jahanam dihari berbangkit kelak…amin

71- Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahanam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: “Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?” Mereka menjawab: “Benar (telah datang)”. Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir. 72- Dikatakan (kepada mereka): “Masukilah pintu-pintu neraka Jahanam itu, sedang kamu kekal di dalamnya”. Maka neraka Jahanam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri. (AZ-ZUMAR 71-72)
[youtube wzCeIKSQm2E]
ALLAH MURKA PADA ORANG YANG MENGATAKAN ALLAH PUNYA ANAK
Oleh Fadhil. ZA
Penganut Kristen atau Nashrani yakin bahwa Yesus adalah anak Allah . Keyakinan orang Nashrani yang menyatakan Yesus sebagai anak Allah, bahkan lebih ekstrim lagi menyatakan bahwa Yesus, Ruhul Quddus dan Allah merupakan satu kesatuan . Keyakinan tersebut saat ini terus berkembang dan menyebar diseluruh dunia. Agama Nasrani yang meyakini Yesus sebagai anak Allah bahkan saat ini merupakan agama terbesar didunia. Allah sangat murka kepada orang yang mengatakan bahwa Allah mengambil seorang manusia sebagai anak, seperti ditegaskan dalam surat Maryam ayat 88-92 :
88- Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak .89- Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, 90- hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, 91- karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. 92- Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak. (Maryam 88-92)
Kemurkaan Allah terhadap keyakinan yang keliru ini digambarkan seolah olah langit hampir pecah, dan bumi belah serta gunung runtuh karena mendengar ucapan tersebut. Namun demikian pengikut Nashrani tetap saja tidak peduli, bahkan mereka dengan bangga mengatakan bahwa mereka adalah juga sebagai anak-anak Allah.
Al-Qur’an diturunkan untuk mengkoreksi keyakinan yang keliru ini, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, yaitu Tuhan yang Esa, tidak beranak dan tidak pula diberanakan. Isa (Yesus) juga sebenarnya tidak pernah mengatakan bahwa ia adalah Tuhan atau anak Allah. Orang Yahudi dan pendeta ahli kitab telah menyelewengkan ajaran nabi Isya , dan mengangkat Isya sebagai anak Allah.
Walaupun Agama Nasrani saat ini merupakan agama dengan pengikut terbesar didunia, umat Islam tidak perlu berkecil hati. Kebesaran dan kekuatan mereka bukan berarti karena mereka berada pada jalan yang benar. Mereka boleh berjaya didunia , karena memang itulah yang mereka inginkan , namun diakhirat mereka akan dibenamkan kedalam neraka karena keyakinan mereka yang keliru itu.
PUASA DAN DZIKIR PERNAPASAN ASMAULHUSNA
Oleh Fadhil ZA
Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan rahmat, seluruh amal ibadah yang dilakukan pada bulan Ramadhan pahalanya dilipat gandakan oleh Allah dibandingkan hari biasa. Puasa memberi kesempatan pada organ tubuh untuk beristirahat dan merangsang pertumbuhan sel baru untuk menggantikan sel atau komponen tubuh yang rusak. Pada saat puasa emosi dan tuntutan syawat menurun, hati dan perasaan terasa lebih nyaman dan damai. Pada orang tertentu (khawasul khawas) Puasa Ramadhan merupakan sarana untuk mendekatkan diri pada Allah. Seluruh aktifitas dibulan Ramadhan ditujukan untuk lebih mendekatkan diri pada Allah, dengan memperbanyak amalan sunah seperti dzikir, tadarus Qur’an, sholat malam, itikaf dan lain sebagainya.
Bulan Ramadhan adalah saat paling tepat untuk melakukan latihan dzikir pernapasan asmaulhusna. Latihan olah napas sebaiknya memang dilakukan dalam keadaan perut kosong, siang hari disaat puncak rasa lapar adalah saat paling tepat untuk melakukan latihan. Bacaan dzikir asmaulhusna yang dibaca didalam hati ,terasa lebih khusuk dilakukan pada bulan Ramadhan ini.
Dzikir pernapasan Istighfar
Setiap saat kita selalu berbuat dosa, sekecil apapun dosa itu pasti dicatat oleh para Malaikat yang bertugas mengawasi manusia. Catatan itu kelak akan diberikan kepada kita pada hari berbangkit , sebagaimana disebutkan dalam surat Al Insyiqaq ayat 7-12 :
7- Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, 8- maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, 9- dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. 10- Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang, 11- maka dia akan berteriak: “Celakalah aku”.12- Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
PUASA MENINGKATKAN KEKUATAN DAN DAYA TAHAN TUBUH
Orang yang berpuasa menurut pemikiran awam tentu tubuhnya akan menjadi lemah , tidak bertenaga. Namun pada kenyataannya penelitian para ahli menunjukan hasil yang sebaliknya , ternyata puasa justru meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit. Puasa juga meningkatkan kewaspadaan dan kecerdasan fikiran . Dalam perang Badar terbukti kaum muslimin yang jumlahnya hanya 315 orang ternyata dapat mengalahkan kaum Kafir Quraisy yang berjumlah 950 orang pada bulan Ramadhan, dimana ketika itu kaum Muslimin sedang mengerjakan ibadah puasa.
Orang zaman dahulu juga banyak yang mengerjakan puasa untuk mendapatkan kesaktian dan kekuatan tubuh. Berikut ini kami sampaikan beberapa artikel yang kami kutip dari Republika.co.id tentang pengaruh puasa terhadap kekuatan dan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit..
Puasa Justru Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Ramadhan telah tiba, umat Islam menyambutnya dengan gembira. Pada bulan Ramadhan umat Islam melaksanakan ibadah puasa satu bulan penuh, sebagai salah satu rukun yang wajib di jalani.
Dibalik kewajiban menahan haus dan lapar serta nafsu mulai dari setelah waktu sahur sampai waktu maghrib, puasa juga menyimpan banyak maslahat bagi manusia. Selain meningkatkan aspek rohani, shaum juga meningkatkan daya tahan tubuh serta meremajakan tubuh dari sel-sel yang telah mati.
PENGARUH PUASA PADA KESEHATAN
Puasa diyakini dapat memberikan dampak positip bagi kesehatan jasmani. Banyak penelitian yang dilakukan para pakar kesehatan membuktikan hal tersebut. Berikut ini kami sampaikan beberapa artikel yang berkaitan dengan pengaruh puasa terhadap kesehatan tubuh manusia.
<!-
1. Selain Hindari 50 Penyakit, Puasa Juga Usir Radikal Bebas
REPUBLIKA.CO.ID, SOLO—Orang yang berpuasa bisa menghindari sedikitnya 50 jenis penyakit. Hal ini lantaran ketika berpuasa, produksi oksidan atau radikal bebas berkurang sementara tubuh memproduksi antioksidan.
“Pada saat puasa, hormon dalam tubuh berubah salah satunya menghasilkan antioksidan. Pada hari ke 7-14 kadar antioksidan akan meningkat,“ ujar dokter konsultan gizi, Sri Rusmanti, dalam diskusi Tinjauan Manfaat Puasa dari Sisi Medis di Rumah Sakit Umum Islam Kustati Solo, Sabtu (8/8).
Rusmanti menjelaskan metabolisme akan menghasilkan sisa yang jika menumpuk akan berbahaya bagi tubuh. Metabolisme karbohidrat akan menghasilkan sisa oksidan atau radikal bebas.
Zat kimia ini sangat reaktif dan mampu bereaksi dengan protein, lemak, karbohidrat, atau inti sel tubuh. “Reaksi antara radikal bebas dan molekul itu mengakibatkan rusaknya beberapa sel jaringan dalam tubuh sehingga timbullah penyakit, “ ujarnya.
Penyakit yang timbul dari radikal bebas, ujarnya, umumnya adalah penyakit degeneratif atau penuaan dini dan peradangan. Radikal bebas juga dapat menyerang inti sel sehat yang kemudian dapat bermutasi menjadi sel tumor atau kanker. Pada dinding pembuluh darah, radikal bebas dapat menyebabkan peradangan yang mengakibatkan penyakit jantung koroner. Radikal bebas dalam pembuluh darah dapat menyebabkan penyakit hipertensi dan stroke.
Dalam jumlah yang sedikit, radikal bebas bermanfaat untuk membunuh kuman atau virus. Tetapi jika berlebih, radikal bebas disejajarkan dengan racun. Selain berasal dari metabolisme tubuh, radikal bebas tersebut juga dapat berasal dari lingkungan luar, seperti zat polutan, makanan berpengawet, atau makanan tinggi kadar gula dan garam.
PUASA RAMADHAN MEMBERSIHKAN JIWA DAN JASMANI
Oleh Fadhil ZA

183- Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,(Al Baqarah 183)
Bulan Ramadhan telah tiba, inilah saatnya bagi umat Islam untuk membersihkan jiwa dan jasmaninya dari berbagai kotoran dan penyakit. Ibadah shaum atau puasa memberikan dampak positip bagi kesehatan jiwa maupun jasmani manusia. Allah memerintahkan orang beriman melakukan ibadah puasa sebulan penuh selama bulan Ramadhan dengan menahan lapar , haus, dan keinginan syahwat sejak terbit fajar sampai matahari terbenam, untuk meningkatkan derajat ketakwaannya.
Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an , puasa juga biasa dikerjakan oleh umat –umat terdahulu. Orang Mesir dan Yunani kuno, pemeluk paham Zoroaster, Shinto, Budha, Hindu , Yahudi dan Kristen memiliki tradisi berpuasa menurut keyakinan mereka. Mereka berpuasa untuk mendapatkan berkah dari para dewa dan sembahan mereka. Ada juga kelompok orang tertentu yang berpuasa dalam rangka olah batin untuk meningkatkan kesaktian atau memenuhi hajat tertentu.
Umat Islam diwajibkan berpuasa selama bulan Ramadhan. Puasa sebulan penuh selama bulan Ramadhan jika dilakukan dengan tepat dan benar dapat memberikan dampak positip bagi kesehatan jiwa maupun jasmani. Namun sayang banyak orang yang melakukan puasa asal berpuasa saja, sehingga Rasulullah mengatakan: “Berapa banyak orang yang berpuasa namun mereka tidak mendapatkan selain lapar dan haus saja”. Berkaitan dengan hal ini Rasulullah menegaskan bahwa sesungguhnya puasa itu ada tiga tingkatan. Yakni puasa orang awam, puasa khawas dan puasa khawasul khawas.
PENDAPAT USTADZ FARID OKBAH TENTANG ESQ
(Voa-islam.com)
Farid Okbah: ‘Mereka Bertanggung Jawab kepada Allah Atas Setiap Kesalahan ESQ’
Kontroversi Training Leadership ESQ Ary Ginanjar menghebohkan publik setelah difatwa sesat oleh Mufti Malaysia, 10 Juni 2010 lalu.
Berita kontroversi ESQ ini sebenarnya terlambat panas. Karena sejak lima tahun silam, kritik tajam dan penilaian negatif terhadap ESQ telah disuarakan secara lantang oleh ulama Bekasi, Al-Ustadz Farid Achmad Okbah.
Setelah mengikuti training ESQ tahun 2006 dan membaca buku-buku ESQ, pengasuh pesantren dai di kawasan Pondok Gede Bekasi ini menyampaikan nasihat dan koreksi tertulis kepada Ary Ginanjar. Karena dinilai tidak ada respon maupun perbaikan ESQ, ustadz yang fasih berbahasa Arab dan Inggris inipun bersuara lantang menjawab berbagai pertanyaan umat seputar ESQ.
Ditemui voa-islam.com di Masjid Jami’ Al-Azhar Kalimalang Bekasi, (16/7/2010) pengurus Dewan Dakwah DKI Jakarta ini berbagi pengalaman dan ilmunya mengenai ESQ. Berikut petikannya:
Pelatihan ESQ Ary Ginanjar yang difatwa sesat oleh Mufti Malaysia. Bagaimana pendapat Ustadz?
Menurut saya, fatwa itu agak terlambat. Saya telah membuat beberapa catatan kritik terhadap ESQ tahun 2006 yang lalu.
Pada acara ESQ yang diadakan di hotel Melia Mega Kuningan tahun 2006, saya tercatat sebagai peserta gelombang ke-46 selama 4 hari. Setelah saya mengikuti secara keseluruhan saya membuat catatan-catatan kepada saudara Ary Ginanjar sebagai nasihat. Saya berharap akan adanya perbaikan-perbaikan, sehingga saya sampaikan secara objektif, mengenai kelebihan dan kekurangan yang ada dalam ESQ, serta hal-hal yang bertentangan dengan Syariat Islam.
Nasihat saya sampaikan secara tertulis kepada Pak Ary Ginanjar melalui sekretarisnya, yaitu Pak Hasan. Akan tetapi sejak tahun 2006 sampai sekarang sepertinya belum ada perubahan-perubahan yang terjadi dalam ESQ ini. Maka saya tidak kaget kalau kemudian ada fatwa dari Mufti Malaysia yang menyatakan kesesatan ESQ itu, karena saya juga menemukan hal-hal yang seperti itu.


