Posts Tagged ‘ISLAM’
KETAATAN PADA ALLAH DAN RASUL
Diposkan oleh Admin
JULAIBIB. “la Bagian Dariku…dan Aku Bagian Darinya…”
JULAIBIB. Namanya singkat. Tubuhnya pendek. Wajahnya jelek. Begitu sejarah mengabarkannya. Bukan orang penting. Kehadirannya maupun kealpaannya di tengah-tengah majelis para sahabat tidak terlalu berarti. Sama saja. Bila dirinya hadir di sebuah tempat, maka tak ada yang membutuhkannya. Dan bila alpa, maka tak ada seorangpun yang menanyakan tentangnya. Tidak banyak juga kitab-kitab Tarikh (sejarah) yang mengukir namanya di atas setiap lembarannya.
Namun ia adalah sahabat Rasulullah n dari golongan Anshar. Karena itulah di belakang namanya ada tambahan al-Anshari. “Apakah kamu mau menikah?” tanya Rasulullah SAW kepadanya suatu saat. “Aku tidak punya apa-apa wahai Rasulullah. Bagaimana mungkin bisa menikah ?” jawabnya dengan penuh santun dan ta’dzim kepada nabi.
Tiba-tiba lewat salah seorang sahabat Anshar yang lainnya. Rasulullah pun segera memanggilnya dan bertanya kepadanya, “Apakah kamu hendak menikahkan putrimu?” “Siapakah yang tidak mau menikahkan putrinya dengan orang semulia engkau wahai Rasulullah?” jawabnya dengan senang hati. “Bukan untukku. Tapi untuk Julaibib.”
Lelaki Anshar itu terkejut. Wajah bungah dan sumringah tiba-tiba berubah padam. Nampak raut kekecewaan. “Sebentar Rasulullah, aku akan membica-rakannya dulu dengan istriku.”
“Julaibib, orang biasa itu?! Bagaimana mungkin kita menikahkan putri kita dengan orang seperti itu, padahal kita sudah beberapa kali menolak lamaran orang-orang yang memiliki harta dan nasab lebih mulia darinya!” tanggap istrinya. Ternyata anak perempuannya yang dimaksud itu sedang mendengarkan pembicaraan kedua orang tuanya, bahwasanya Rasulullah telah melamarnya untuk Julaibib. Melihat reaksi kedua orang tuanya yang tidak setuju, tiba-tiba ia keluar menemui mereka, lalu membaca firman Allah ;
RAHASIAN ALAM JIN DAN HAKEKAT JIN MENURUT AGAMA ISLAM
Berinteraksi dengan Jin
Penulis : Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf
Sumber : www.asysyariah.com
Jin memang diakui keberadaannya dalam syariat. Sayangnya, banyak masyarakat yang menyikapinya dengan dibumbui klenik mistis. Bahkan belakangan, tema jin dan alam ghaib menjadi salah satu komoditi yang menyesaki tayangan berbagai media.
Fenomena alam jin akhir-akhir ini menjadi topik yang ramai diperbincangkan dan hangat di bursa obrolan. Menggugah keinginan banyak orang untuk mengetahui lebih jauh dan menyingkap tabir rahasianya, terlebih ketika mereka banyak disuguhi tayangan-tayangan televisi yang sok berbau alam ghaib. Lebih parah lagi, pembahasan seputar itu tak lepas dari pemahaman mistik yang menyesatkan dan membahayakan aqidah. Padahal alam ghaib, jin, dan sebagainya merupakan perkara yang harus diimani keberadaannya dengan benar.
Membahas topik seputar jin sendiri sejatinya sangatlah panjang. Sampai-sampai guru kami Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullahu mengatakan: “Bila ada seseorang yang menulisnya, tentu akan keluar menjadi sebuah buku seperti Bulughul Maram atau Riyadhus Shalihin, dilihat dari sisi klasifikasinya, yang muslim dan yang kafir, penguasaan jin dan setan, serta godaan-godaannya terhadap Bani Adam.”
Keagamaan Kaum Jin
Jin tak jauh berbeda dengan Bani Adam. Di antara mereka ada yang shalih dan ada pula yang rusak lagi jahat. Seperti firman Allah Subhanahu wa Ta’ala menghikayatkan mereka:
وَأَنَّا مِنَّا الصَّالِحُوْنَ وَمِنَّا دُوْنَ ذَلِكَ كُنَّا طَرَائِقَ قِدَدًا
“Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang shalih dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.” (Al-Jin: 11)
GELIAT EKONOMI NAGARI SILUNGKANG
Oleh Fadhil ZA
Lima tahun sudah Lembaga Amil Zakat Persatuan Keluarga Silungkang ( LAZ-PKS) Jakarta melakukan pembinaan dan pengembangan terhadap Pendidikan al Qur’an di Negeri Silungkang Sumatra Barat. Kami memulai kegiatan tersebut dengan keyakinan bahwa jika suasana religius sudah terbentuk di Silungkang Allah akan membukakan rahmat dan berkahnya dari langit dan bumi sebagaimana dijanjikan Allah dalam surat Al A’raaf ayat 96.
Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (Al A’raaf 96)
Alhamdulillah suasana religius dewasa ini sudah mulai terbentuk di negeri Silungkang. Kegiatan belajar dan mengajar Al _Qur’an di surau surau sudah ramai dan semarak. Anak anak yang menghafal Qur’an jumlahnya semakin banyak, bahkan sekarang sudah ada 13 anak yang mulai menghafal 3 Juz dari Al Qur’an.
Surau surau juga sudah mulai diperbaiki dan di rehab menjadi baru antara lain Surau Lubuak lawa lawa, Surau bawah juai . surau Lubuak Andai. Bahkan surau sungai Cocang yang dahulu sangat meprihatinkan kini sudah berubah menjadi masjid dan digunakan untuk shalat jum’at.


TASJILAT DIANDA – Hard Disk Islami
Anda Berminat…???
Spesial untuk anda… !!
Kenapa kami memilih Tasjilat Dianda…??
( Insya Allah…Terlengkap…dan Terpercaya… )
Ø Dengan Harga 1,6 Jt, anda dapat memiliki Hard disk 1 TB ( 1000 GB ) setara dengan membeli 1200 CD seharga 12 Jt – 18 Jt atau membeli 180 DVD 5,4 Jt – 10,8 Jt.
Ø Dengan Harga 1,1 jt, anda dapat memiliki Hard disk 500 GB setara dengan membeli 600 CD seharga 6 Jt atau membeli 90 DVD seharga 2,6 Jt – 5,4 Jt.
UNDANGAN PELATIHAN SHALAT KHUSUK DAN TADABBUR QUR’AN
UNDANGAN SILATURAHMI
LATIHAN SHALAT KHUSUK DAN TADABBUR QUR’AN BERSAMA
Bersama ini kami mengundang para pembaca blog fadhilza.com untuk mengadakan silaturahmi serta Latihan SHALAT KHUSUK & TADABBUR QUR’AN bersama yang akan kami adakan pada :
HARI : AHAD
TANGGAL : 25 DESEMBER 2011
JAM : 08.00 S/D 12.00
TEMPAT
PERUMAHAN TAMAN FIRDAUS-CARINGIN BOGOR
Bagi pembaca blog yang berminat mengikuti pelatihan Shalat khusuk & Tadabbur Qur’an kami silahkan untuk datang sambil bersilaturahmi . Bagi anda yang belum bisa membaca Qur’an dengan baik tersedia buku panduan dan vcd yang dapat membantu anda menikmati dan melatih diri melakukan tadabbur Quran. Insya Allah kegiatan ini akan kami adakan secara rutin sekali sebulan di perumahan taman Firdaus –Caringin Bogor. Kepada peserta tidak dipungut biaya, kedatangan anda kami tunggu. Silahkan ajak teman karib dan kerabat anda.
Metode tadabbur dan contoh video tadabburnya dapat anda pelajari pada Artikel : “TADABBUR QUR’AN SARANA BERDIALOG DENGAN ALLAH” di blog ini
SKET LOKASI LATIHAN
ANCAMAN DARI LANGIT
Oleh Fadhil ZA
Dewasa ini kemungkinan munculnya ancaman dari meteor dan asteroid yang mengelilingi bumi semakin dirasakan keberadaannya. Untuk menghadapi ancaman dari luar angkasa itu negara Amerika , Uni Eropa dan Jepang mempelopori proyek internasional yang di sebut NEO (Near –Earth Obyect) . Proyek ini menyelidiki dan memetakan obyek –obyek luar angkasa yang diklasifikasikan sebagai NEO. Near-Earth Obyect adalah benda benda angkasa yang bergerak dan memiliki diameter minimum 1 km dan bergerak mendekati orbit bumi. Umumnya NEO terdiri atas Asteroid dengan diameter lebih dari 50 m , meterorid dan komet.
Gambaran kemungkinan terjadinya gempuran benda angkasa kebumi tersebut sudah digambarkan dalam Al Qur’an surat Al Infitar ayat 1-3.

1- Apabila langit terbelah2- dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,3- dan apabila lautan dijadikan meluap,
Apabila langit terbelah, yaitu disaat lapisan atsmosfer dan medan magnit yang melindungi bumi menjadi lemah. Ketika itu benda langit seperti asteroid dan meteor yang selama ini berada disekitar orbit bumi akan menghunjam memasuki atsmosfer bumi berjatuhan didarat dan lautan. Asteroid yang jatuh didarat akan menimbulkan ledakan puluhan kali lebih dahsyat dari bom atom Hirosima menghancurkan dan memusnahkan kehidupan dikota yang dihantamnya. Asteroid yang jatuh dilautan akan menimbulkan gelombang tsunami setinggi ratusan meter, air laut melimpah kedaratan sejauh puluhan kilometer, menghancurkan semua kehidupan dan kota ditepi pantai seperti New York, Los Angeles, Sidney, Hongkong, Tokyo dan lain sebagainya.
Para ahli antariksa di Negara maju seperti Amerika, Eropa dan jepang berusaha meng-antisipasi kemungkinan kejadian ini dengan mendirikan Proyek NEO. Namun demikian jika datang saatnya nanti jika Allah menghendaki pada peristiwa kiamat yang digambarkan dalam surat al Infitar diatas , tidak akan ada satu teknologi manusiapun yang dapat mencegah kejadian tersebut.
Peristiwa tersebut pasti terjadi dengan izin dan kehendak Allah. Berikut ini kami sampaikan beberapa tulisan yang kami kutip dari beberapa sumber di internet tentang ancaman dari langit yang belakangan ini semakin nyata kemungkinannya.
PERISTIWA KIAMAT MENURUT AL-QUR’AN
Oleh Fadhil ZA
Semua orang percaya bahwa satu ketika bumi ini beserta seluruh isinya akan hancur dan musnah. Banyak cara dan hal yang memungkinkan hancurnya semua kehidupan dibumi ini. Mulai dari hantaman meteor dan asteroid , gelombang tsunami yang menggunung, badai dan topan yang berhembus dahsyat, petir dan guntur, letusan gunung berapi yang memuntahkan lahar panas, gempa bumi dan lain sebagainya. Dewasa ini sudah banyak film yang dibuat menggambarkan tentang semua peristiwa tersebut seperti film Deep Impact, Armagedon, The day after tomorow, Knowing, 2012, Earth quake dan lain lain.
Sejak dahulu orang selalu bertanya – tanya tentang peristiwa kiamat. Al Qur’an mengatakan saat kiamat itu sudah dekat dan tidak seorangpun yang tahu kapan terjadinya selain Allah. Rasulullah mengatakan bahwa antara kedatangannya sebagai Rasul dan saat kiamat sudah dekat perumpamaannya seperti saat asar dengan maghrib atau seperti kedudukan ibu jari dengan telunjuk. Pada kesempatan yang lain Rasulullah mengambil sepotong kain , kemudian merobeknya hingga tinggal sedikit ujung kain yang masih menyatu kemudian Rasulullah bersabda:” Antara kedatanganku dengan saat kiamat adalah seperti ujung kain yang masih menyatu ini”.
Walaupun sebagian besar manusia percaya bahwa pada satu ketika semua kehidupan dibumi ini akan Hancur dan musnah namun tidak semua orang percaya bahwa sesudah itu akan ada lagi kehidupan yang baru diakhirat nanti. Semua orang percaya bahwa semua kita akan mati, semua orang percaya bahwa kehidupan dibumi ini akan musnah pada hari kiamat, namun tidak semua orang percaya akan adanya kehidupan akhirat. Al Qur’an selalu mengingatkan agar kita selalu mempersiapkan diri untuk kehidupan yang abadi diakhirat kelak.
Terjadinya peristiwa kiamat digambarkan dalam surat Al Infitar ayat 1-3 sebagai berikut ini:
1- Apabila langit terbelah2- dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,3- dan apabila lautan dijadikan meluap,
LATIHAN BERDIALOG DENGAN ALLAH
Oleh Fadhil ZA
Rasulullah mengatakan :” Assholatu mi’rojul mumkminiin…shalat adalah mi’rajnya orang mukmin” Shalat diumpamakan sebagaimana halnya Nabi mi’raj. Seorang hamba diperjalankan untuk datang, mendekat, menemui Tuhannya. Dalam mi’raj itu, Nabi berdialog dengan Allah dan menerima perintah shalat.
Shalat secara bahasa berarti do’a. Doa pada hakikatnya merupakan bentuk dialog antara manusia dengan Allah Swt. Ketika seseorang shalat, hakekatnya ia sedang bertemu dan berdialog dengan Allah Swt.. Oleh karena itu secara hakiki fungsi shalat dan mi’raj sama yaitu bertemu dan berdialog dengan Allah Swt.
Ketika kita bertakbir dan memuji Allah, sesungguhnya Allah menjawab pujian itu. Ketika kita membawa surat Al Fatihah, sesungguhnya Allah meresponnya, sebagaimana dinyatakan dalam satu hadits qudsi dari hadits riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra bahwa ,Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Aku membagi shalat (yakni surat Al-Fatihah) menjadi dua bagian, separuh untuk-Ku dan separuh untuk hamba-Ku. Apabila ia membaca: ‘Segala puji bagi Allah’. Maka Allah menjawab : ‘Hamba-Ku telah memuji-Ku’. Apabila ia membaca : ‘Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang’. Maka Allah menjawab: ‘Hamba-Ku telah menyanjung-Ku’. Apabila ia membaca : ‘Penguasa hari pembalasan’. Maka Allah menjawab: ‘Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku’. Apabila ia membaca: ‘Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan’. Maka Allah menjawab : ‘Ini separoh untuk-Ku dan separoh untuk hamba-Ku’. Apabila ia membaca : ‘Tunjukilah kami kepada jalan yang lurus’. Maka Allah menjawab : ‘Ini untuk hamba-Ku, akan Aku kabulkan apa yang ia minta.’”
Didalam shalat sebenarnya telah terjadi dialog antara seorang hamba dengan Tuhannya, namun kebanyakan orang tidak merasakan hal ini. Kebanyakan orang shalat dengan tergesa gesa dan tidak mengerti bacaan yang diucapkan dalam shalat, sehingga suasana dialog yang seharusnya terjadi tidak terlaksana.
Dalam dialog antara kita dengan seseorang terjadi komunikasi dua arah kita menyampaikan hajat dan maksud kita kepada lawan bicara dengan sungguh sungguh . Seluruh fikiran , perasaan dan sel tubuh kita fokus pada apa yang kita sampaikan dengan ucapan kita. Semua ini bisa dirasakan oleh fikiran, perasaan dan getaran tubuh kita.
Selanjutnya kita menerima reaksi, atau tanggapan dari lawan bicara kita yang bisa kita terima dan rasakan dengan fikiran, perasaan maupun getaran tubuh kita. Reaksi yang kita terima bisa berupa hal yang menyenangkan (senyuman, ungkapan kasih, persetujuan dll) atau bisa juga hal yang tidak menyenangkan( makian, umpatan, penolakan,kemarahan dll). Semua raksi itu bisa dirasakan oleh fikiran perasaan dan setiap sel tubuh kita.
Dalam berdialog dengan Allah seharusnya proses seperti diatas juga terjadi , walaupun kita tidak bisa melihat Allah secara fisik. Karena pada kenyataannya dalam pembicaraan dengan seseorang yang tidak bisa kita lihat secara fisik dan dipisahkan oleh jarak yang amat jauh (misalnya di Eropa) melalui telepon (HP) proses seperti diatas tetap bisa juga terjadi.
Apakah anda sudah pernah merasakan berdialog dengan Allah, dan mendapatkan suasana yang akrab dan mesra seperti yang digambarkan diatas??. Jika belum ….latihlah diri anda untuk mendapatkan suasana dialog yang begitu akrab dengan Allah penguasa alam semesta yang maha tinggi. Setiap orang yang punya kemauan insya Allah bisa mendapatkannya.
KULTUM 14 – PERINTAH AGAR BERDO’A PADA ALLAH
Oleh Fadhil ZA

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”. (Al Mukmin 60)

Dalam keadaan sehari hari banyak manusia yang lupa pada kelemahan dirinya, mereka terlalu bangga dengan kemampuan dan kecerdasan dirinya . Mereka merasa bahwa berbagai kenikmatan, kekayaan, pangkat , kemuliaan yang mereka peroleh adalah dari hasil jerih payah, kecerdasan dan kemampuan yang mereka miliki. Berbagai kenikmatan , kesenangan, pangkat dan derajat yang mereka miliki menimbulkan kesombongan dan kepongahan pada diri mereka, sehingga mereka lupa pada Allah yang telah memberikan semua karunia itu padanya.
Manusia baru terkejut dan terperangah ketika diuji oleh Allah dengan berbagai bencana dan musibah. Tatkala kapal yang mereka tumpangi diayun gelombang lautan yang tinggi dan ganas, tatkala pesawat yang mereka tumpangi dihantam badai dan topan, tatkala gedung dan rumah mereka digocang oleh gempa yang dahsyat, tatkala banjir bandang dan longsor datang menerjang. Ketika itu manusia baru menyadari kelemahannya, mereka baru ingat kepada Allah yang selama ini telah mereka lupakan, lenyap sudah kepongahan dan kesombongan diri mereka selama ini …..….mereka berseru, berdo’a pada Allah dengan sepenuh hati , mohon untuk diselamatkan dari bencana dan bahaya yang mengancam mereka itu.
Naudzubillahi mindzalik….mari kita jauhkan sifat dan perilaku seperti yang diceritakan diatas. Jauhkan diri dari sifat sombong, bangga, ta’ajub dengan kemampuan diri, bertawadhulah pada Allah. Ingatlah pada Allah terus menerus dalam shalat maupun diluar shalat, ketika berdiri , duduk dan berbaring. Jangan biarkan waktu berlalu walaupun hanya sebentar , tanpa berdzikir mengingat Allah.
KEUTAMAAN DZIKIR DAN ANJURAN MENGERJAKANNYA
Dzikir mengingat Allah adalah kegiatan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan dimana saja ketika berdiri , duduk dan berbaring . Bagi anda yang ingin memotivasi diri agar giat berdzikir mengingat Allah setiap saat , berikut ini kami sampaikan beberapa ayat Qur’an dan Hadist tentang keutamaan dzikir mengingat Allah yang kami kutip dari http://opi.110mb.com Mudah mudahan dapat memotivasi anda untuk giat berdzikir mengingat Allah setiap waktu sepanjang tarikan napas.
Berdzikirlah pada Allah sampai tarikan nafas yang terkahir.


Allah Ta’ala berfirman: “Dan sesungguhnya berdzikir kepada Allah itu adalah lebih besar -keutamaannya-.” (al-’Ankabut: 45)
Allah Ta’ala juga berfirman: “Maka berdzikirlah engkau semua kepadaKu, tentu Aku akan ingat padamu semua.” (al-Baqarah: 152)
Allah Ta’ala berfirman pula: “Dan berdzikirlah kepada Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan takut dan bukan dengan suara keras, di waktu pagi dan petang dan janganlah engkau termasuk orang-orang yang lalai” (al-A’raf: 205)
Allah Ta’ala berfirman lagi: “Dan berdzikirlah engkau semua kepada Allah dengan sebanyak-banyaknya, supaya engkau semua berbahagia.” (al-Jumu’ah: 10)
Allah Ta’ala juga berfirman: “Sesungguhnya orang-orang Islam, lelaki dan perempuan,” sampai kepada firman Allah Ta’ala: “Dan orang-orang’yang berdzikir kepada Allah, lelaki dan perempuan dengan sebanyak-banyaknya, maka Allah menyediakan kepada mereka itu pengampunan serta pahala yang besar.” (al-Ahzab: 35)


