Posts Tagged ‘Ginjal’
21 TAHUN HIDUP DENGAN SATU GINJAL
Pertengahan tahun 1987 saya sedang rapat dinas di PLN cabang Sukabumi, jam 10 saat istirahat saya merasa ingin buang air kecil. Ketika sedang buang air kecil di toilet saya terkejut, air seni saya berwarna merah. Tidak lama kemudian pinggang saya terasa sakit melilit. Semakin lama sakitnya semakin keras. Teman teman membawa saya ke Rumah sakit terdekat, wajah saya pucat menahan sakit.
Dokter menduga saya terkena batu ginjal, dokter menyarankan agar saya langsung dirawat dirumah sakit tersebut. Saya keberatan karena keluarga saya dirumah belum tahu keadaan saya. Setelah diberi obat dan rasa sakit dipinggang mulai berkurang saya diperbolehkan pulang. Keesokan harinya saya konsultasi ke dokter kantor, saya dirujuk ke RS Pelni untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan dengan foto rontgen diketahui ginjal saya hanya ada satu buah , dan disaluran ureter terdapat batu sebesar biji pepaya. Saya disarankan untuk operasi atau batu tersebut dihancurkan dengan getaran ultrasonic (ditembak). Saya memilih untuk tindakan kedua yaitu ditembak.
Setelah dirawat selama satu minggu dokter yang menangani saya menjelaskan bahwa ginjal saya yang berfungsi hanya satu buah saja yaitu ginjal sebelah kanan. Sedang ginjal lainnya yang disebelah kiri sudah tidak berfungsi. Dokter menyarankan agar ginjal kiri saya yang sudah tidak berfungsi tersebut segera diangkat, dikuatirkan jika ada penyakit bisa menular keginjal kanan dan menimbulkan kerusakan total. Saya masih takut untuk dioperasi. Saya minta izin untuk pulang dan diberi kesempatan untuk berfikir dahulu. Saya cemas sekali memikirkan keadaan ginjal saya, disamping itu saya sangat takut untuk dioperasi. Kembali dari rumah sakit kesehatan saya terus merosot, rasa cemas terlalu menggerogoti fikiran saya.
Dirumah saya tidak mau makan, sering mual. Hari demi hari badan saya tambah lemah. Kembali kerumah sakit saya takut. Akhirnya saya mencoba pengobatan alternatif ke salah seorang tabib di Palsi Gunung, saya diberi resep ramuan yang harus saya godog sendiri. Alhamdulillah kesehatan saya berangsur pulih kembali. Saya masih dihantui rasa cemas kalau ginjal kiri saya yang sudah rusak dan tidak berfungsi dapat merusak ginal lainnya yang masih sehat. Namun saya juga masih takut untuk dioperasi dan diangkat ginjal kiri yang tidak berfungsi itu.
Untuk menghilangkan rasa cemas yang berlarut larut tersebut saya mencoba konsultasi ke klinik spesialis ginjal Dr Sidabutar di Rawamangun. Setelah mempelajari hasil rontgen saya Dr Sidabutar menyatakan ginjal kiri saya tidak perlu diangkat. Dari hasil rontgen terlihat ukuran ginjal saya yang aktif (sebelah kanan) hampir duakali ginjal orang yang normal. Ini memperlihatkan bahwa ginjal saya yang sebelah kiri sudah tidak berfungsi sejak lama, mungkin sudah lebih dari 10 tahun sehingga ginjal kanan terpaksa bekerja lebih keras sehingga ukurannya membesar dari biasanya. Mengingat hal tersebut dr Sidabutar menyatakan ginjal kiri saya tidak perlu diangkat, kemungkinan ginjal tersebut menciut dan mengecil, biarkan saja ia tidak akan mengganggu pada ginjal lainnya. Read the rest of this entry »


