Posts Tagged ‘DUNIA METAFISIKA’
TIP MENGHILANGKAN GANGGUAN JIN DAN SIHIR DENGAN RUKYAH MANDIRI
Oleh Fadhil ZA
Jika anda curiga bahwa anda mengalami gangguan jin dan sihir yang ditandai dengan sering melihat sesuatu yang orang lain tidak melihatnya, sering mendengar bisikan atau suara untuk melakukan sesuatu, terhalang jodoh, tertutup pintu rezeki, sakit yang tidak bisa ditelusuri secara medis, sering bermimpi buruk dan lain sebagainya. Lakukanlah test untuk memastikan apakah ada gangguan sihir atau tidak dengan mendengarkan ayat Rukyah seperti tersebut dibawah ini .
AYAT RUKYAH DAN TEST GANGGUAN SIHIR
Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.
Perhatikan reaksi yang muncul ketika mendengarkan ayat rukyah itu, jika muncul rasa mual, mau muntah, anggota tubuh bergerak sendiri, badan terasa panas, jantung berdebar keras, sendawa terus menerus dan lain sebagainya , berarti anda positip mengalami gangguan jin atau sihir.
Untuk menghilangkan pengaruh sihir itu lakukan Rukyah mandiri dengan cara mendengarkan ayat Rukyah tersebut sambil meletakan tangan kiri diatas dada dan tangan kanan diatas perut. Selanjuitnya putar tangan kanan yang diatas perut berlawanan arah jarum jam sambil membaca doa :
“Ya Allah ya Jabbar, ya Mutakabbir , ya Dzaljalaali wal ikraam…hamba mohon dengan kebesaran dan kemuliaanMu , keluarkan berbagai penyakit, kotoran dan jin fasik yang berdiam ditubuh hamba ini dengan izin dan kehendakMu. Jangan Kau izinkan mereka menetap ditubuh hamba untuk selama lamaNya”
Jika timbul rasa mual dan mau muntah , dorongkan tangan yang diatas perut kearah leher, kemudian muntahkan semua yang bisa dimuntahkan pada waktu itu. Lakukan semua itu berulang ulang sampai tidak terasa mual dan mau muntah lagi. Mudah2an semua penyakit , kotoran dan jin fasik itu keluar dari tubuh anda bersama muntah tersebut.
UNTUK PELAKSANAAN RUKYAH MANDIRI INI DAPAT DIPILIH BEBERAPA AYAT RUKYAH SEBAGAI BERIKUT
1. AYAT RUKYAH SEIKH FARES ABAD
Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.
2. AYAT RUKYAH SEIKH MAJED AL JAMIL
Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.
3. AYAT RUKYAH SEIKH SUDAIS
Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.
4. AYAT RUKYAH SEIKH AL GHOMIDY
Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.
Jika gangguan jin itu berasa dari leluhur anda karena pernah ada perjanjian antara leluhur anda dengan golongan jin sebaiknya perjanjian itu dibatalkan dahulu . Sebelum membaca doa diatas lakukan doa pembatal perjanjian dengan mengucapka n iktrar sebagai berikut:
“Ya Allah ya Jabbar ya Mutakabbir….Demi kebesaran dan kemuliaanMu ya Allah mulai hari ini kami batalkan perjanjian yang pernah dibuat oleh leluhur kami dengan golongan Jin yang tidak pernah kami ketahui sebelumnya, jangan Kau izinkan mereka mendekati kami mulai hari ini ya Allah”
Perhatikan juga jika ada jimat, benda pusaka yang bisa menjadi sumber sihir dirumah, siongkirkan semua benda itu dari diri dan rumah anda.
Semoga bermanfaat bagi anda semua.
Popularity: 2% [?]
PANDUAN PELAKSANAAN TADABBUR QUR’AN
Oleh Fadhil ZA
Al Qur’an adalah obat bagi berbagai penyakit yang ada didalam hati dan fikiran manusia. Al-Qur’an merupakan rahmat bagi orang ber-Iman. Allah menyatakan ini dalam surat Al Israak ayat 82 :
Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang lalim selain kerugian. (Al Israak 82)
Dewasa ini banyak orang yang membaca Al-Qur’an namun belum merasakan manfaat Al-Qur’an sebagai obat, rahmat, cahaya yang menerangi, dan memberi kemuliaan kepada para pembacanya. Al-Qur’an yang dibaca hanya sekedar suara yang keluar dari tenggorokan, terdengar indah ditelinga dan berlalu begitu saja tanpa meninggalkan bekas dihati dan fikiran. Hal ini terjadi karena mereka tidak mengerti bahasa Al-Qur’an (Arab) yang mereka dengarkan, sehingga mereka tidak mampu menangkap pesan yang terkandung dan dibawakan oleh ayat Qur’an tersebut.
Ada ribuan bahasa didunia ini , setiap suku, kaum dan bangsa mempunyai bahasa sendiri. Allah telah memilih bahasa Arab dari ribuan bahasa yang ada di dunia ini untuk menyampaikan pesan-Nya kepada umat manusia . Al-Qur’an boleh saja diturunkan dalam bahasa Arab’namun isi pesan yang terkandung di dalamnya bisa diterjemahkan kedalam berbagai bahasa didunia ini, sehingga umat manusia bisa menerima dan memahami pesan yang terkandung di dalam Al-Qur’an tersebut. Al Qur’an tidak ditujukan khusus bagi bangsa Arab, tapi ditujukan untuk seluruh umat manusia di dunia ini, yang memiliki bahasa bermacam ragam. Agar dapat dimengerti oleh suku, kaum dan bangsa lain selain bangsa Arab, Al Qur’an harus diterjemahkan kedalam bahasa kaum tersebut. Hal ini diingatkan Allah dalam surat Ibrahim ayat 4.:
Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. (Ibrahim 4)
Tadabbur Qur’an adalah salah satu cara atau metode yang dilakukan untuk menangkap isi pesan yang terkandung didalam Al-Qur’an bagi orang atau bangsa yang tidak mengerti bahasa Arab. Pada pelaksanaan tadabbur Qur’an yang diutamakan adalah pengertian dan pemahaman setiap ayat yang dibaca dan didengar secara mendalam, bukan banyaknya jumlah ayat yang dibaca. Setiap ayat harus dibaca dengan tartil,syahdu, perlahan dan jelas, kemudian diterjemahkan kedalam bahasa kaum yang mendengar dengan intonasi dan tekanan suara khusuk dan khidmat sesuai kaidah bahasa kaum yang bersangkutan. Setiap bahasa mempunyai nilai seni, dan keindahan sendiri. Sampaikanlah kandungan Al Qur’an sesuai dengan seni dan keindahan bahasa kaum yang bersangkutan.
Selanjutnya ayat tersebut ditadabburi dengan menganti kata Allah dan Dia sebagai sebutan bagi Allah dengan Engkau . Sebutan kamu dan engkau yang ditujukan kepada kita diganti dengan kami atau hamba. Sehingga terjalin hubungan yang sangat dekat antara peserta tadabbur dengan Tuhannya (Allah). Sebagai contoh surat Al-A’raaf ayat 10 :
Sesungguhnya KAMI telah menempatkan KAMU sekalian di muka bumi dan KAMI adakan BAGIMU di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah KAMU bersyukur. (Al-A’raaf 10)
Popularity: 2% [?]
LATIHAN RUKYAH, SHALAT KHUSUK DAN TADABBUR QUR’AN GRATIS
Bersama ini kami mengundang para pembaca blog yang berdiam di Pulau Batam dan sekitarnya untuk mengikuti pelatihan Rukyah Syar’iyyah , Shalat Khusuk dan Tadabbur Qur’an yang akan diadakan di Asrama haji batam pada tanggal 1&2 Juni 2013.
Popularity: 1% [?]
RITUAL SYIRIK , KAWIN DENGAN JIN DI GUNUNG SALAK
rumahruqyahindonesia.blogspot.com
Menurut kabar yang didengar, di sana kerap dilakukan ritual perkawinan manusia dengan jin. Perkawinan ini dilakukan oleh orang-orang yang kepepet atau terdesak kebutuhan ekonomi. Namun menurut kabar yang lain, perkawinan manusia dengan jin ini juga kerap dilakukan untuk mendongkrak bisnis atau usaha seseorang agar lebih maju.
Menjelang Maghrib, beberapa oarang baru tiba di rumah sang spiritualis yang sering mengawinkan manusia dengan jin ini. Jauh dari keramaian dan hingar bingar, rumah spiritualis itu berada di kaki gunung Salak, Cidahu, Sukabumi.
Meski jauh dari keramaian kota besar, rumah-rumah di kampung ini nampak permanen, tertata rapih dan terkesan megah untuk ukuran orang kampung. Tak hanya itu, hampir di setiap rumah terparkir sebuah mobil dan motor baru yang mensiratkan status sosial penduduk kampung ini. Sesuatu yang tak terbayangkan sebelumnya.
Tak lama berselang, seorang Ustad, spiritualis yang didatangi muncul dari balik ruang keluarga rumahnya. Seperti layaknya orang kampung, ustad menyambut kedatangan dengan hangat. Sejumlah kalimat dan kata-kata sambutan pun keluar dari mulut ustad tersebut.
Ternyata ustad yang kerap mengawinkan manusia dengan jin ini masih cukup muda, usianya diperkirakan belum genap 40 tahun. Meski begitu dari gaya bicara dan auranya nampak jelas bahwa ustad muda ini memiliki ilmu kedigjayaan yang cukup.
Setelah cukup basa-basi, beberapa orang tersebut langsung mengutarakan maksud kedatangan kali ini. Nampak ustadz seperti berpikir sejenak, entah apa yang ada di kepalanya. Namun sesaat kemudian dia pun berkomentar.
“Saya memang sering mengawinkan orang dengan Jin Islam, tapi saya tidak sependapat jika ini dikatakan musyrik. Perkawinan ini hanya sebatas usaha manusia untuk memperbaiki kehidupannya,” tutur sang ustad.
Untuk melihat lebih jelas ritual perkawinan manusia dengan Jin ini, ustad mengajak rombongan ke lokasi dimana dia sering melakukan ritual. Kebetulan malam itu ada 3 orang yang minta dikawinkan dengan jin.
Ternyata untuk menuju lokasi tempat perkawinan manusia dengan jin ini cukup jauh, sekitar 2 atau 3 kilometer di belakang rumah ustad. Melintasi perkampungan menuju sebuah lembah di perbatasan kampung dengan hutan gunung Salak, tibalah kami pada sebuah rumah di pinggir kali.
Aura mistik kontan menyengat seketika tiba di rumah itu. Jelas sekali aura rumah dengan 8 ruang besar ini penuh dengan kekuatan gaib yang menyelimutinya. Tanda-tanda kekuatan gaib dan aura mistik itu dapat dirasa dan dilihat dengan kasat mata.
Popularity: 5% [?]
DUKUN DAN CIRI – CIRINYA
(ditulis oleh: Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc.)
Perdukunan, ramalan nasib, dan sejenisnya telah tegas diharamkan oleh Islam dengan larangan yang keras. Sisi keharamannya terkait dengan banyak hal, di antaranya:
1. Apa yang akan terjadi itu hanya diketahui oleh Allah l. Maka seseorang yang meramal berarti ia telah menyejajarkan dirinya dengan Allah l dalam hal ini. Ini merupakan kesyirikan, membuat sekutu (tandingan) bagi Allah l. Atau;
2. Meminta bantuan kepada jin atau setan. Ini banyak terkait dengan praktik perdukunan dan sihir semacam santet atau sejenisnya.
Praktik sihir, ramal, dan perdukunan sendiri telah dikenal di masyarakat Arab dengan beberapa istilah. Para dukun dan peramal itu terkadang disebut:
1. Kahin
Al-Baghawi t mengatakan bahwa Al-Kahin adalah seseorang yang mengabarkan sesuatu yang akan terjadi di masa yang akan datang. Ada pula yang mengatakan, al-kahin adalah yang mengabarkan apa yang tersembunyi dalam qalbu.
2. ‘Arraf
Al-Baghawi t mengatakan bahwa ia adalah orang yang mengaku-ngaku mengetahui urusan-urusan tertentu melalui cara-cara tertentu, yang darinya ia mengaku mengetahui tempat barang yang dicuri atau hilang.
3. Rammal
Raml dalam bahasa Arab berarti pasir yang lembut. Rammal adalah seorang tukang ramal yang menggaris-garis di pasir untuk meramal sesuatu. Ilmu ini telah dikenal di masyarakat Arab dengan sebutan ilmu raml.
4. Munajjim, ahli ilmu nujum
Nujum artinya bintang-bintang. Akhir-akhir ini populer dengan nama astrologi (ilmu perbintangan) yang dipakai untuk meramal nasib.
5. Sahir, tukang sihir
Ini lebih jahat dari yang sebelumnya, karena dia tidak hanya terkait dengan ramalan bahkan dengan ilmu sihir yang identik dengan kejahatan.
Dan masih ada lagi tentunya istilah lain. Namun hakikatnya semuanya bermuara pada satu titik kesamaan yaitu meramal, mengaku mengetahui perkara ghaib (sesuatu yang belum diketahui) yang akan datang, baik itu terkait dengan nasib seseorang, suatu peristiwa, mujur dan celaka, atau sejenisnya. Perbedaannya hanyalah dalam penggunaan alat yang dipakai untuk meramal. Ada yang memakai kerikil, bintang, atau yang lain. Oleh karenanya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah t mengatakan: “Al-‘Arraf, adalah sebutan bagi kahin, munajjim, dan rammaal, serta yang sejenis dengan mereka, yang berbicara dalam hal mengetahui perkara-perkara semacam itu dengan cara-cara semacam ini.” (dinukil dari Kitabut Tauhid)
Popularity: 3% [?]
BERANTAS PERDUKUNAN
Di zaman yang (katanya) kian maju ini, banyak orang yang justru kian mudah dibodohi. Laris manisnya praktik perdukunan, adalah contoh nyata yang terpapar di depan kita. Karir sukses, gampang jodoh, lancar usaha, harmonis dalam rumah tangga, kaya mendadak hingga popularitas adalah segelintir jualan dukun yang mampu membenamkan akal sehat masyarakat.
Kasus penipuan yang melibatkan para dukun baik berupa “penggandaan” uang, pencabulan berkedok ritual pengobatan, pembunuhan pasien melalui “ramuan” mematikan, dan lain sebagainya, senyatanya tak membuat masyarakat jera. Dukun berikut produk-produknya masih demikian diminati masyarakat hingga kini.
Bahkan, demam perdukunan tak hanya menimpa masyarakat kelas bawah. Namun juga diderita masyarakat strata atas yang konon katanya mengenyam pendidikan tinggi. Tak sedikit dari selebritas, elite politik, para pesohor dan kalangan atas lainnya, yang lekat dengan praktik serta produk perdukunan. Yang masih hangat, budaya klenik pun turut meramaikan bursa pencalegan.
Demi meraup ambisinya, para elite ini biasanya siap melakoni apapun titah sang dukun. Berendam di pemandian “wingit”, laku tirakat pada malam tertentu, bahkan jika perlu mengorbankan anggota keluarganya sebagai tumbal. Tak heran jika “ilmu” dan produk supranatural seperti “ilmu” hikmah, terawangan, asmak, pengasih, pesugihan, perisai ghaib, tanaga dalam, keris bertuah, dan jimat lainnya, yang dijual para dukun dengan mahar (baca: harga) ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah laris-manis diserbu orang-orang yang telah kehilangan akal sehatnya ini.
Ironisnya, berjejal pembenaran terhadap praktik tersebut tak henti diembuskan ke tengah masyarakat. Dari yang klasik, “bahwa ini adalah ikhtiar”, hingga mengaburkan makna dukun dan kesyirikan, kuat diresap oleh masyarakat yang memang akidahnya masih perlu diluruskan. Masih banyak masyarakat yang tertipu dengan “kostum” yang dipakai para dukun. Juga silau dengan julukan kyai, ustadz, gus, habib, bahkan syaikh sekalipun. Demikian juga istilah paranormal, supranaturalis, ahli metafisika, spiritualis, pakar bioenergi, penghusada, atau yang semacamnya.
Agar kian samar dan tidak terkesan primitif, upaya pembodohan yang dilakukan para dukun ini pun menggunakan peranti teknologi. Hanya dengan mengetik SMS, orang bisa minta diramal. Hanya dengan telepon, orang bisa melakukan “pengobatan” jarak jauh. Juga apa yang mereka istilahkan “ilmu metafisika modern” seperti hipnotis, telepati, astral, quantum, dan lain sebagainya. Serta beragam istilah yang terlihat ilmiah seperti aura, ion-ion tubuh, daya medan magnetis, energi supranatural, bioenergi, kosmik, prana, dan sebagainya.
Popularity: 2% [?]
SENSASI DUKUN DAN PERDUKUNAN
(Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf)
Sebenarnya dukun dan perdukunan bukanlah sesuatu yang baru atau asing dalam sejarah kehidupan manusia. Keberadaannya sudah sangat lama, bahkan sebelum datangnya Islam dan diutusnya Nabi kita Muhammad.
Allah l berfirman:
“Apakah kamu tidak memerhatikan orang-orang yang diberi bagian dari Al-Kitab? Mereka percaya kepada jibt dan thaghut, serta mengatakan kepada orang-orang kafir (musyrik Makkah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’: 51)
Ath-Thabari t menyebutkan dalam Tafsirnya (2/7726), dengan sanadnya sendiri dari Sa’id bin Jubair, bahwa –berkenaan dengan ayat ini– ia mengatakan, yang dinamakan jibt dalam bahasa Habasyah adalah sahir (tukang sihir) sedangkan yang dimaksud dengan thaghut adalah kahin (dukun).
Kala itu, perdukunan benar-benar mendapat tempat di hati banyak orang. Karena mereka meyakini, para dukun mempunyai pengetahuan tentang ilmu ghaib. Orang-orang pun berduyun-duyun mendatanginya, mengadukan segala permasalahan yang dihadapinya untuk kemudian menjalankan petuah-petuahnya.
Al-Imam Muslim t di dalam kitab Shahihnya, bab Tahrimul Kahanah wa Ityanul Kahin, meriwayatkan dari Mu’awiyah bin Al-Hakam As-Sulami z, bahwa ia menceritakan: Aku sampaikan kepada Rasulullah n beberapa hal yang pernah kami lakukan di masa jahiliah, yaitu bahwa kami biasa mendatangi para dukun. Beliau kemudian bersabda:
فَلَا تَأْتُوا الْكُهَّانَ. قَالَ: قُلْتُ: كُنَّا نَتَطَيَّرُ. قَالَ: ذَاكَ شَيْءٌ يَجِدُهُ أَحَدُكُمْ فِي نَفْسِهِ فَلَا يَصُدَّنَّكُمْ
“Jangan sekali-kali kalian mendatangi dukun-dukun itu.” Aku ceritakan lagi kepada beliau, “Kami biasa ber-tathayyur.” Beliau bersabda: “Itu hanyalah sesuatu yang dirasakan oleh seseorang di dalam dirinya. Maka, janganlah sampai hal itu menghalangi kalian.”
Yang diistilahkan dukun itu sendiri adalah orang-orang yang mengabarkan hal-hal yang akan terjadi di kemudian hari, melalui bantuan setan yang mencuri-curi dengan berita dari langit. Maka, dukun adalah orang-orang yang mengaku dirinya mengetahui ilmu ghaib, sesuatu yang tidak tersingkap dalam pengetahuan banyak manusia.
Padahal, di dalam Al-Qur’an disebutkan dengan jelas dan pasti, bahwa hanya Allah l yang mengetahui yang ghaib, adapun selain-Nya tidak.
Allah l berfirman:
Katakanlah: “Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan. (An-Naml: 65)
“(Dia adalah Rabb) Yang mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorang pun tentang yang ghaib itu.” (Al-Jin: 26)
“Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya. Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar.” (Ali ‘Imran: 179)
Popularity: 3% [?]
RUQIYYAH AKTIF DAN TEHNIK MELUMPUHKAN JIN
“Ketika merukyah orang yang terkena gangguan jin , diantara jin itu ada yang bisa dikeluarkan dengan mudah , namun tidak sedikit yang bandel dan sulit dikeluarkan . Apalagi jin yang punya komunitas , kelompok atau tergabung dalam kerajaan jin. Dibutuhkan keuletan dan teknik merukyah aktif. Berikut ini kami sampaikan pengalaman sdr Nurudin Indunissy dalam menangani jin yang bandel ini. “
Oleh: Nuruddin Al Indunissy
Bismillahirahmanirrahiim. Semoga tehnik-tehnik yang dikembangkan dalam team Komunitas Quranic Healing ini menjadi jalan untuk menggapai keridho’an Allah dan menjadi solusi sehat untuk ummat dalam satu visi memerangi konfirasi musuh-musuh Allah yang dzalim terhadap manusia
Allahuakbar! Saya bersaksi tiada sembahan yang wajib di ibadahi selain ALLAH dan Muhammad adalah Rasull-Nya. Tentu kemudahan ini adalah dari Allah Azza wa Jalla.
Ruqiyyah Aktif adalah metode mutakhir dengan optimalisasi gerakan atau kinestetik sebagai salah satu bentuk “ikhtiar” yang dikombinasikan dengan do’a, pelantunan ayat-ayat khusus dan keterlibatan indra tubuh dalam memusnahkan sihir dengan mengembangkan tehnik yang pernah dicontohkan Rasulullah Sholallahu Alaiyhi wa Sallam.
Banyak praktisi ruqiyyah yang gagal dalam mengatasi sihir karena lemahnya atau keterbatasan pengetahuan tentang musuh dan hadits-hadits yang mereka ketahui. Selain itu, mereka membatasi dirinya untuk berjalan dalam satu hal yang “baku”. Padahal tuntunan Rasulullah Sholallahu Alaiyhi wa Sallam dalam ruqiyyah adalah isyarat yang perlu kita pelajari lebih lanjut.
Misalnya ketika Aisyah Radiyallahu Anha mengisahkan metode penyembuhan yang dilakukan Rasulullah SAW dengan menempelkan telapak tangan (seperti diriwayatkan Utsman ibn Abi al-‘Ash ats-Tsaqafi) bukan berarti itu adalah cara baku dan semua diluar itu adalah bid’ah. Tangan beliau adalah isyarat bahwasannya kita bisa mengoptimalkan berbagai gerakan untuk melumpuhkan musuh-musuh Allah yang mendzalimi manusia. Ini terbukti dengan ditemukan tehnik lain yang diriwayatkan hadits lain semisal tehnik pijatan yang diriwayatkan Sufyan bin ‘Uyainah, tehnik usapan atau sapuan yang diriwayatkan Ibnu Abbas, tehnik hembusan yang diriwayatkan jabir bin Abdullah dan Ali Bin Abi Thalib Ra, tehnik Pukulan/Ketukan/Tepukan yang dikisahkan Mathar bin Abdur Rahman, dan berbagai tehnik yang kemudian dikembangkan dengan menggunakan alat bantu seperti sapu lidi, pena besi dll.
Dan Alhamdulillah, berbagai tehnik yang kami kembangkan dengan experimen dan keyakinan itu menjadikan buah yang bermanfaat untuk ummat. Selengkapnya tentang berbagai tehnik tingkat lanjut ini bisa di ikuti dalam berbagai Sinergi Pelatihan Rehab Hati & Quranic Healing yang tengah kami gelar diberbagai kota di Indonesia.
Dan, semoga kisah berikut ini akan menjadi ibrah bagi para praktisi ruqiyyah dan calon praktisi yang ingin ikut serta dalam peperangan melawan kedzaliman Jin terhadap manusia.
Read the rest of this entry »
Popularity: 3% [?]
TADABBUR QUR’AN UNTUK MELENYAPKAN GANGGUAN SIHIR DAN JIN
Oleh Fadhil ZA
Gangguan sihir dan jin sudah ada sejak zaman dahulu hingga sekarang bahkan akan tetap ada sampai akhir zaman. Gangguan sihir bukanlah tahayul, atau dongeng tapi suatu kenyataan yang tidak bisa dipungkiri. Allah telah menyatakan hal ini dalam surat Al Baqarah ayat 102 dan memerintahkan kita untuk berlindung pada Allah dari gangguan sihir tersebut pada surat Al falaq ayat 4.
Menurut Abdur Rauf bin Halima seorang pakar rukyah international ada 4 gejala bahwa seseorang diganggu sihir dan jin.
- Pertama, terhalangnya kehidupan seseorang dengan cara yang tidak wajar. Antara lain selalu gagal dalam bisnis, sulit mendapat jodoh, Tidak bisa mendapat pekerjaan, Tidak bisa belajar , dan lain sebagainya. Seolah olah ada sesuatu yang menghalangi kehidupannya. Semua kejadian itu selalu berulang dalam kehidupannya , sehingga ia merasa itu bukan suatu kebetulan dan ia bisa menduga bahwa setiap ia mulai usahanya kejadian itu selalu berulang kembali. Itulah kekuatan sihir yang menghalangi kehidupan seseorang.
- Kedua , seseorang merasakan satu penyakit yang menganggu seperti lumpuh, rasa sakit yang berpindah pindah , atau menetap pada salah satu anggota tubuh, perut membesar dan lain sebagainya. Namun ketika diperiksa secara medis dokter tidak menemukan adanya kelainan, sehingga sulit bagi dokter menentukan obat yang tepat.
- Ketiga , adanya gangguan mental yang tidak wajar,seperti mudah marah, rasa takut dan cemas yang berlebihan, pelupa sering bingung, tidak bisa konsentrasi menghadapi pekerjaan, Merasa melihat atau mendengar sesuatu yang membuat nya hampir gila, tiba tiba menjadi benci pada suami atau istri tanpa sebab yang jelas, sering bicara sendiri, dan lain sebagainya.
- Keempat , sering mengalami gangguan dalam mimpi seperti jatuh dari tempat yang tinggi, tenggelam dan hanyut disungai atau lautan, berada dikuburan atau tempat yang menyeramkan, Mendaki tempat yang tinggi, berada ditempat yang kotor dan meyeramkan, Dikerjar ular, atau binatang buas, dikejar dan akan dibunuh seseorang, tersesat dan berputar putar dihutan belantara. Mimpi mimpi tersebut selalu berulang hampir tiap hari hingga merasa seperti diteror dan hidup selalu dalam ketakutan.
Jika anda mengalami gangguan seperti tersebut diatas patut dicurigai adanya kekuatan sihir atau jin yang mengganggu anda. Untuk mengetahui ada atau tidaknya gangguan sihir atau jin pada diri anda bisa dilakukan dengan test mendengarkan ayat rukyah surat Al Baqarah 1-5 dan surat Al Baqarah ayat 102 sebagai berikut dibawah ini:
Jika anda mengalami rasa mual, mau muntah, pusing, anggota tubuh bergerak sendiri, jantung berdebar keras, keluar keringat dingin, terasa ada yang bergerak didalam tubuh dan lain sebagainya , berarti anda positip mengalami gangguan sihir atau jin.
Popularity: 9% [?]
KULTUM 16 – KAJIAN SURAT AT TAUBAH 51
Oleh Fadhil ZA
Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.” (At Taubah 51)
Orang orang munafik dizaman Rasulullah tidak senang jika orang mukmin mendapat kemenangan dalam peperangan melawan kaum musyrikin, dan mereka merasa gembira jika melihat orang mukmin ditimpa kekalahan atau kesusahan. Allah menurunkan surat at taubah ayat 51 ini sebagai pernyataan sikap bagi orang mukmin menghadapi ejekan atau teror orang orang munafik.
Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.”
Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa pada dasarnya tidak akan menimpa seseorang sesuatu melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi dirinya. Atau dengan kata lain tidak akan menimpa seseorang suatu bencana atau musibah pada diri seseorang melainkan dengan izin dan kehendakNya. Berbagai nikmat dan musibah atau bencana yang menimpa seseorang semuanya adalah dengan izin dan kehendak Allah. Semua itu mustahil terjadi tanpa izin dan kehendak Allah.
Kejadian baik dan buruk yang menimpa orang mukmin merupakan ujian dan cobaan dari sisi Allah, sebagaimana Allah telah menjelaskannya dalam surat Al Anbiya ayat 35
“….. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. (Al Anbiaya 35)
Orang mukmin apabila diuji dengan kejadian yang baik ia akan bersyukur, sebaliknya jika diuji dengan kejadian buruk dan tidak menyenangkan ia akan menghadapinya dengan sabar. Ia yakin bahwa kejadian buruk yang menimpanya adalah atas izin dan kehendak Allah. Ia yakin bahwa semua itu merupakan ujian keimanan bagi dirinya.
Popularity: 4% [?]







