TADABBUR QURAN SARANA BERDIALOG DENGAN ALLAH
Oleh Faddhil ZA
Tadabbur Qur’an yang dilakukan seorang diri maupun berjamaah adalah salah satu cara bagi kita untuk berdialog dan berkomunikasi dengan Allah. Dengan tadabbur Qur’an ayat yang dibaca akan menghunjam kuat kedalam hati tanpa banyak mengalami rintangan dari fikiran yang sering lengah kesana kemari. Selama melakukan tadabbur Qur’an komunikasi antara peserta tadabbur dengan Allah akan terbuka antara 0 sampai dengan 100 %. Mereka yang hatinya terbuka dibawah 10% umumnya tidak merasakan getaran atau efek dari bacaan tadabbur yang dilakukan. Mereka yang hatinya terbuka diatas 75 % dalam melakukan tadabbur ini akan merasakan efek getaran yang dahsyat, dan mereka tidak bisa menyembunyikan efek ini dari penglihatan orang banyak.
Dalam melaksanakan Tadabbur Qur’an secara berjamaah maupun seorang diri peserta tadabbur akan terbagi menjadi 4 kelompok atau level tadabbur.
Kelompok 1: Mereka yang hatinya terbuka dibawah 10 %
Mereka mendengar Qur’an dan bacaan tadabbur begitu saja dan tidak merasakan sesuatu yang berbekas didalam hati maupun fikiran mereka. Kadangkala mereka masih bisa tertawa dan bergurau dengan teman dikiri kanan mereka. Mereka inilah kelompok yang ditegur Allah dalam surat An Najm ayat 59-62:

59- Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini? 60- Dan kamu menertawakan dan tidak menangis? 61- Sedang kamu melengahkan (nya)? 62- Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia). (An Njam 59-62)
Kelompok 2: Mereka yang hatinya terbuka diatas 25 %
Mereka mendengarkan bacaan Qur’an dan tadabbur dengan penuh perhatian, namun belum mampu menyentuh dan menggetarkan hati mereka. Al Qur’an dan bacaan tadabbur baru menyentuh fikiran mereka dan belum menghunjam kedalam hati. Mereka inilah yang diingatkan Allah dalam surat Al A’raaf 204 :
204- Dan apabila dibacakan Al Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.

MENGATASI GANGGUAN JIN , SIHIR , TENUNG DAN SANTET DENGAN TADABBUR QUR’AN
Oleh Fadhilza.
Gangguan Jin ,sihir , tenung dan santet dalam kehidupan manusia sudah ada jauh sebelum Al-Qur’an diturunkan. Para Nabi dalam berdakwah selalu mendapat perlawanan dan tantangan dari para ahli sihir dan syetan dari golongan Jin. Nabi Musa berhadapan dengan tukang sihir yang dikumpulkan oleh Firaun, namun Nabi Musa bisa mengalahkan kekuatan sihir tersebut dengan Mukjizat tongkat yang diberikan Allah padanya .
Rasulullah sendiri juga pernah mengalami gangguan dari kekuatan sihir yang dikirim orang Yahudi padanya. Aisyah ra menceritakan bahwa Rasulullah sering mengalami seperti mengerjakan sesuatu padahal ia tidak pernah mengerjakan suatu apapun . Ini akibat perbuatan sihir yang dikirimkan oleh seorang Yahudi padanya. Allah memusnahkan kekuatan sihir tersebut dengan menurunkan surat Al Falaq dan surat An Nass pada Rasululah. Pada zaman modern ini ternyata masih banyak orang yang menggunakan kekuatan sihir, dan meminta pertolongan Jin untuk mencelakakan orang yang tidak disukainya secara halus.
Tentang kejahatan dengan menggunakan kekuatan sihir dan tenung ini diceritakan Allah dalam surat Al Baqarah ayat 102.
JADWAL LATIHAN BULAN OKTOBER
PELATIHAN SHOLAT KHUSUK, TADABBUR QUR’AN
DAN DZIKIR PERNAPASAN ASMAULHUSNA
BERSAMA INI KAMI BERITAHUKAN BAHWA PELATIHAN SHALAT KHUSUK, TADABBUR QUR’AN DAN DZIKIR PERNAPASAN ASMAULHUSNA UNTUK BULAN OKTOBER AKAN KAMI ADAKAN PADA :
HARI : SABTU
TANGGAL : 15 OKTOBER 2011
JAM : 8.00 S/D 15.00
TEMPAT PELATIHAN
PERUMAHAN BINTARA III BLOK D19 RT03 RWO7 KEL BINTARA JAYA- BEKASI BARAT
BAGI YANG BERMINAT SILAHKAN MENDAFTAR PADA KAMI MELALUI HP 0811151412 ATAU EMAIL FADHIL_ZA@YAHOO.CO.ID. SAMPAIKAN NAMA, ALAMAT DAN HP YANG BISA DIHUBUNGI.
BIAYA PELATIHAN Rp 200.000/ORANG AGAR DITRANSFER KEREKENING KAMI NO 123.0097166435 BANK MANDIRI ATAS NAMA FADHIL ZAINAL ABIDIN .
KEPADA PESERTA DIBERIKAN :
I BUAH BUKU PANDUAN SHALAT KHUSUK DAN TADABBUR QUR’AN
1 BUAH BUKU PANDUAN DZIKIR PERNAPASAN ASMAULHUSNA
2 BUAH VCD PELATIHAN TADABBUR QUR’AN DAN SENAM PERNAPASAN DZIKRULLAH
BERIKUT MAKAN SIANG
MATERI PELATIHAN DAN SKET LOKASI SEPERTI BERIKUT DIBAWAH INI
LATIHAN BERDIALOG DENGAN ALLAH
Oleh Fadhil ZA
Rasulullah mengatakan :” Assholatu mi’rojul mumkminiin…shalat adalah mi’rajnya orang mukmin” Shalat diumpamakan sebagaimana halnya Nabi mi’raj. Seorang hamba diperjalankan untuk datang, mendekat, menemui Tuhannya. Dalam mi’raj itu, Nabi berdialog dengan Allah dan menerima perintah shalat.
Shalat secara bahasa berarti do’a. Doa pada hakikatnya merupakan bentuk dialog antara manusia dengan Allah Swt. Ketika seseorang shalat, hakekatnya ia sedang bertemu dan berdialog dengan Allah Swt.. Oleh karena itu secara hakiki fungsi shalat dan mi’raj sama yaitu bertemu dan berdialog dengan Allah Swt.
Ketika kita bertakbir dan memuji Allah, sesungguhnya Allah menjawab pujian itu. Ketika kita membawa surat Al Fatihah, sesungguhnya Allah meresponnya, sebagaimana dinyatakan dalam satu hadits qudsi dari hadits riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra bahwa ,Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Aku membagi shalat (yakni surat Al-Fatihah) menjadi dua bagian, separuh untuk-Ku dan separuh untuk hamba-Ku. Apabila ia membaca: ‘Segala puji bagi Allah’. Maka Allah menjawab : ‘Hamba-Ku telah memuji-Ku’. Apabila ia membaca : ‘Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang’. Maka Allah menjawab: ‘Hamba-Ku telah menyanjung-Ku’. Apabila ia membaca : ‘Penguasa hari pembalasan’. Maka Allah menjawab: ‘Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku’. Apabila ia membaca: ‘Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan’. Maka Allah menjawab : ‘Ini separoh untuk-Ku dan separoh untuk hamba-Ku’. Apabila ia membaca : ‘Tunjukilah kami kepada jalan yang lurus’. Maka Allah menjawab : ‘Ini untuk hamba-Ku, akan Aku kabulkan apa yang ia minta.’”
Didalam shalat sebenarnya telah terjadi dialog antara seorang hamba dengan Tuhannya, namun kebanyakan orang tidak merasakan hal ini. Kebanyakan orang shalat dengan tergesa gesa dan tidak mengerti bacaan yang diucapkan dalam shalat, sehingga suasana dialog yang seharusnya terjadi tidak terlaksana.
Dalam dialog antara kita dengan seseorang terjadi komunikasi dua arah kita menyampaikan hajat dan maksud kita kepada lawan bicara dengan sungguh sungguh . Seluruh fikiran , perasaan dan sel tubuh kita fokus pada apa yang kita sampaikan dengan ucapan kita. Semua ini bisa dirasakan oleh fikiran, perasaan dan getaran tubuh kita.
Selanjutnya kita menerima reaksi, atau tanggapan dari lawan bicara kita yang bisa kita terima dan rasakan dengan fikiran, perasaan maupun getaran tubuh kita. Reaksi yang kita terima bisa berupa hal yang menyenangkan (senyuman, ungkapan kasih, persetujuan dll) atau bisa juga hal yang tidak menyenangkan( makian, umpatan, penolakan,kemarahan dll). Semua raksi itu bisa dirasakan oleh fikiran perasaan dan setiap sel tubuh kita.
Dalam berdialog dengan Allah seharusnya proses seperti diatas juga terjadi , walaupun kita tidak bisa melihat Allah secara fisik. Karena pada kenyataannya dalam pembicaraan dengan seseorang yang tidak bisa kita lihat secara fisik dan dipisahkan oleh jarak yang amat jauh (misalnya di Eropa) melalui telepon (HP) proses seperti diatas tetap bisa juga terjadi.
Apakah anda sudah pernah merasakan berdialog dengan Allah, dan mendapatkan suasana yang akrab dan mesra seperti yang digambarkan diatas??. Jika belum ….latihlah diri anda untuk mendapatkan suasana dialog yang begitu akrab dengan Allah penguasa alam semesta yang maha tinggi. Setiap orang yang punya kemauan insya Allah bisa mendapatkannya.
DO’A PUNYA KEKUATAN SEMBUHKAN PENYAKIT ANDA - PENGALAMAN MEMBUKTIKAN
Oleh Syarif Hidayat
Do’a mempunyai kekuatan yang dapat menyembuhkan penyakit anda termasuk penyakit langka sekalipun! Ini bukan hanya hype (propaganda) atau harapan atau klise rohani. Ada bukti-bukti dan argumentasi ilmiah aktual yang mendukung hal ini dan hasil survey menunjukkan angka yang meyakinkan tentang kekuatan do’a untuk menyembuhkan suatu penyakit.
Do’a membantu seluruh organ tubuh Anda berfungsi sangat baik pada saat hidup Anda mengalami hal yang terburuk. Atau bahkan pada hari-hari baik, do’a dapat meningkatkan hubungan pikiran-tubuh-jiwa. Anda sedang berbicara dengan Tuhan (Allah SWT), Sang Pencipta yang tahu segalanya dan bisa melakukan apa saja.
Pengalaman banyak orang dan penulis sendiri yang menderita penyakit aneh (sakit syaraf mata) selama sekitar empat tahun lebih, membuktikan bahwa do’a yang dilakukan dengan penuh keyakinan dan iklas dapat menyembuhkan penyakit. Syariatnya memang berkat do’a tetapi pada hakikatnya adalah karena kekuasaan Allah SWT, dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Selama empat tahun lebih, saya menderita sakit mata yang aneh yakni syarafnya yang mengalami gangguan. Jadi kalau membuka mata/melihat cepat pegal. Baca satu kalimat saja terasa pegal dan sakit. Selama itu saya sukar membaca dan tidak bisa membawa mobil. Jadi kalau ke kantor diantar anak kalau kebetulan dia sedang libur kuliah atau kadang-kadang saya minta diantar oleh supir kantor.
Tingkat kepegalan mata saya setiap hari berubah rubah. Kadang kadang masih bisa dipaksakan menyetir mobil ke kantor dan bisa dipaksakan membaca. Tetapi kadang kadang pegalnya sangat parah sampai susah membuka mata dan kalau berkedip sering telat membuka mata sehinga kalau sedang menyetir sering hampir menabrak mobil yang yang ada di depan.
Karena sering memaksakan diri menyetir sendiri kekantor, saya pernah tiga kali menabrak mobil orang, pertama di Jalan Sahardjo menabrak bis kota (PPD), selang beberapa bulan kemudian kecelakaan kecil terjadi lagi menabrak Sedan Mazda di depan Pasar Rumput, Manggarai. Masih belum kapok, beberapa bulan kemudian menabrak lagi, sekarang korbannya adalah Bajaj yang sedang parkir di depan kantor Bimantara Grup, Kebon Sirih. Akhirnya saya dan juga atas nasehat istri berhenti total dari menyetir mobil.
KULTUM 14 - PERINTAH AGAR BERDO’A PADA ALLAH
Oleh Fadhil ZA

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”. (Al Mukmin 60)

Dalam keadaan sehari hari banyak manusia yang lupa pada kelemahan dirinya, mereka terlalu bangga dengan kemampuan dan kecerdasan dirinya . Mereka merasa bahwa berbagai kenikmatan, kekayaan, pangkat , kemuliaan yang mereka peroleh adalah dari hasil jerih payah, kecerdasan dan kemampuan yang mereka miliki. Berbagai kenikmatan , kesenangan, pangkat dan derajat yang mereka miliki menimbulkan kesombongan dan kepongahan pada diri mereka, sehingga mereka lupa pada Allah yang telah memberikan semua karunia itu padanya.
Manusia baru terkejut dan terperangah ketika diuji oleh Allah dengan berbagai bencana dan musibah. Tatkala kapal yang mereka tumpangi diayun gelombang lautan yang tinggi dan ganas, tatkala pesawat yang mereka tumpangi dihantam badai dan topan, tatkala gedung dan rumah mereka digocang oleh gempa yang dahsyat, tatkala banjir bandang dan longsor datang menerjang. Ketika itu manusia baru menyadari kelemahannya, mereka baru ingat kepada Allah yang selama ini telah mereka lupakan, lenyap sudah kepongahan dan kesombongan diri mereka selama ini …..….mereka berseru, berdo’a pada Allah dengan sepenuh hati , mohon untuk diselamatkan dari bencana dan bahaya yang mengancam mereka itu.
Naudzubillahi mindzalik….mari kita jauhkan sifat dan perilaku seperti yang diceritakan diatas. Jauhkan diri dari sifat sombong, bangga, ta’ajub dengan kemampuan diri, bertawadhulah pada Allah. Ingatlah pada Allah terus menerus dalam shalat maupun diluar shalat, ketika berdiri , duduk dan berbaring. Jangan biarkan waktu berlalu walaupun hanya sebentar , tanpa berdzikir mengingat Allah.
KEUTAMAAN DZIKIR DAN ANJURAN MENGERJAKANNYA
Dzikir mengingat Allah adalah kegiatan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan dimana saja ketika berdiri , duduk dan berbaring . Bagi anda yang ingin memotivasi diri agar giat berdzikir mengingat Allah setiap saat , berikut ini kami sampaikan beberapa ayat Qur’an dan Hadist tentang keutamaan dzikir mengingat Allah yang kami kutip dari http://opi.110mb.com Mudah mudahan dapat memotivasi anda untuk giat berdzikir mengingat Allah setiap waktu sepanjang tarikan napas.
Berdzikirlah pada Allah sampai tarikan nafas yang terkahir.


Allah Ta’ala berfirman: “Dan sesungguhnya berdzikir kepada Allah itu adalah lebih besar -keutamaannya-.” (al-’Ankabut: 45)
Allah Ta’ala juga berfirman: “Maka berdzikirlah engkau semua kepadaKu, tentu Aku akan ingat padamu semua.” (al-Baqarah: 152)
Allah Ta’ala berfirman pula: “Dan berdzikirlah kepada Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan takut dan bukan dengan suara keras, di waktu pagi dan petang dan janganlah engkau termasuk orang-orang yang lalai” (al-A’raf: 205)
Allah Ta’ala berfirman lagi: “Dan berdzikirlah engkau semua kepada Allah dengan sebanyak-banyaknya, supaya engkau semua berbahagia.” (al-Jumu’ah: 10)
Allah Ta’ala juga berfirman: “Sesungguhnya orang-orang Islam, lelaki dan perempuan,” sampai kepada firman Allah Ta’ala: “Dan orang-orang’yang berdzikir kepada Allah, lelaki dan perempuan dengan sebanyak-banyaknya, maka Allah menyediakan kepada mereka itu pengampunan serta pahala yang besar.” (al-Ahzab: 35)
DZIKIR PERNAPASAN ASMAULHUSNA
Banyak cara berdzikir yang diajarkan para guru, ustadz, kyai dan ulama baik secara berjama’ah maupun seorang diri. Kendala utama dalam melakukan kegiatan dzikir seorang diri adalah mengantuk, merasa bosan dan kaki kram atau semutan ketika terlalu lama duduk berdzikir. Salah satu kegiatan dzikir yang kami sampaikan disini dan dapat dikerjakan seorang diri adalah dzikir dengan membaca asmaulhusna sebagai dianjurkan Allah dalam surat al A’raaf 180

Hanya milik Allah asmaulhusna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaulhusna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (Al A’raaf 180)
Allah menganjurkan kita untuk berdo’a dan memohon padaNya dengan menyebut Asmaulhusna. Do’a dan dzikir dengan asmaulhusna ini sangat banyak menfaatnya dalam kehidupan sehari hari. Doa dan
dzikir asmaulhusna dapat digunakan untuk pembentukan karakter, menghilangkan berbagai sifat buruk dan tercela, membentuk pribadi yang taqwa, kuat dan tangguh menghadapi berbagai masalah kehidupan, membuka jalan untuk mendapat kemuliaan, kekuasaan, rezeki , kesuksesan, kesehatan, dan kemenangan .
Untuk mengatasi rasa kantuk , bosan dan kram pada kaki akibat terlalu lama duduk maka dzikir dilakukan didalam hati dengan tehnik tertentu. Rasa kantuk diatasi dengan tehnik pengolahan nafas, dan untuk mencegah kram atau semutan dilakukan dengan merubah posisi duduk beberapa kali selam melaksanakan dzikir. Teknik pengolahan nafas juga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi ketika berdzikir sehingga terhindar dari rasa kantuk dan bosan.
Contoh pelaksanaan dzikir Asmaulhusna dengan pengolahan nafas adalah sebagai berikut
BERDO’A DENGAN ASMAULHUSNA
Oleh fadhil ZA

180. Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (Al A’raaf 180)
Allah menganjurkan kita untuk berdoa padaNya dengan menyebut asmaulhusna sebagaimana disebutkan dalam surat Al A’raaf 180 diatas. Berdoa dilakukan dengan menyebut Asmaulhusna misalnya ya Rahman, ya Rohim , ya Malik dan seterusnya secara berulang ulang hingga hati dan fikiran betul betul fokus pada kalimat asmaulhusna tersebut. Kemudian ucapkan do’a yang sesuai dengan pengertian kalimat asmaulhusna yang diucapkan
Misalnya asmaulhusna ya Rozak…diikuti dengan do’a mohon rezeki, ya Ghoffar diikuti dengan istighfar, ya Aziz mohon kekuatan dan perlindungan dari Allah ….demikian seterusnya. Berikut ini kami berikan beberapa contoh berdo’a dengan menyebut kalimat Asamaulhusna.
1. Ya Rahman ( Wahai yang Maha Pengasih),
Baca kalimat ya Rahman berulang ulang hingga hati dan fikiran fokus pada sifat Allah yang Maha Pengasih. Selanjutnya baca do’a :” bi Rohmatika ya Ar Raharroohimiin irhamna…irhamna…irhamna …dengan rahmatMu wahai yang maha pengasih dan maha penyayang…kasihi kami (3x). Boleh dilanjutkan dengan do’a dari surat Al Israk ayat 80

Wa qur robbi adkhilni mudkhola shiddqi wa akhrijjni mukhrojashidqi waj alli milladunka shultoonan nashiiro
80. Dan katakanlah: “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.
Khasiat dan manfaat:
Insya Allah dengan membaca do’a ini secara rutin akan selalu mendapat rahmat dan kasih sayang Allah. Selalu mendapat keberuntungan dan berbagai kemudahan dalam menjalani kehidupan. Dimasukan ketempat yang mulia dan terhormat, keluar dari situ masuk ketempat yang lebih baik lagi. Selalu terhindar dari hal yang dapat mendatangkan berbagai kesulitan seperti orang yang keluar dari mulut singa , masuk mulut buaya selalu dirudung kesulitan dan kesengsaraan dimanapun berada.
LATIHAN DZIKIR PERNAPASAN KONSENTRASI
Oleh Fadhil ZA
Dzikir Pernapasan Konsentrasi lazimnya dilakukan sambil duduk bersila dilantai atau duduk diatas kursi. Pernapasan konsentrasi dilakukan dengan menarik napas perlahan hingga memenuhi ruang paru paru, kemudian menahan napas selama yang bisa dilakukan , selanjutnya menghembuskan napas perlahan hingga paru paru kosong, demikian seterusnya . Pernapasan konsentrasi digunakan untuk menyatukan atau mensinkronkan fikiran dan hati ketika berdo’a atau berdzikir .
Dzikir Pernapasan konsentrasi membuat fikiran dan hati (perasaan) lebih fokus pada kalimat yang dibaca didalam hati (selftalk). Banyak orang yang mengalami kegagalan dalam berdo’a karena fikiran dan hatinya tidak fokus pada kalimat yang dibaca atau diucapkan dalam berdo’a. Allah tidak menerima do’a yang dipanjatkan oleh orang yang hati dan fikirannya tidak fokus atau lalai.
Dzikir pernapasan konsentrasi dilakukan sambil membaca kalimat dzikir dan do’a ketika menarik, menahan dan menghembuskan napas. Ketika menarik napas umumnya dibaca kalimat tahlil, tasbih, tahmid, istighfar, asmaulhusna atau kalimat hasbalah. Ketika menahan napas dibaca kalimat dzikir atau do’a yang umum diajarkan Rasulullah, dari Qur’an atau do’a yang disusun sendiri sesuai kebutuhan. Ketika menghembuskan napas baca beberapa kalimat sebagai berikut :
1. “ Laa ilaaha illallahu wahdahu laasyariikalah lahuu mulku walahulhamdu , yuhyii wayumiitu wahuwa ala kulli syai’inkodir….Tidak ada Tuhan selain Allah yang Esa , tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan dan bagiNya pujian, Dia yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu”
2. “Laa haula wala kuwwata illa billahil aliyyil adziim……tiada daya dan kekuatanku melainkan dengan pertolongan Allah “
3. Taqobbal minna du’a aana ya arhamar rohiimin, kay nusabbihaka katsiro wanadzkuroka katsiro innaka kunta bina bashiro……perkenankan do’a kami wahai yang maha pengasih dan penyayang, agar kami tasbih dengan sebanyak banyaknya padaMu, dan agar kami ingat padaMu dengan sebanyak banyaknya, sesungguhnya Engkau maha melihat keadaan kami


