NIKMATNYA BERJUANG DIJALAN ALLAH
Oleh : Fadhil ZA
Berjuang dijalan Allah, dalam bahasa Al Qur’annya Jihad fiisabilillah adalah suatu kegiatan atau aktifitas mulia yang sangat dianjurkan dalam Al-Qur’an. Sayang pengertian Jihad akhir2 ini sering diselewengkan dengan pengertian yang negatif. Ada istilah laskar Jihad, Komando Jihad dan lain sebagainya yang dikaitkan dengan kegiatan teroris, sehingga ada sekelompok orang yang alergi dengan istilah Jihad fiisabililah. Dasar dan perintah untuk melaksanakan Jihad fiisabilillah dapat kita temui dalam surat As Shaf 10-12 :

10- Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?
11- (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya,
12- niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
(As Shaff 10-12)
Allah memerintahkan orang yang ber-Iman untuk berjihad (berjuang) dijalan Allah dengan harta dan diri mereka. Jika tidak mampu dengan harta dan diri, berjuanglah dengan harta saja atau dengan diri (badan) saja. Orang yang mempunyai harta namun tidak punya waktu silahkan berjuang dengan hartanya. Orang yang tidak punya harta namun mempunyai banyak waktu dan keahlian silahkan berjuang dengan badannya sendiri. Orang yang punya harta akan membiayai orang yang tidak punya harta, sementara para ahli dan orang yang memiliki waktu banyak akan menerima pembiayaan dari para hartawan tersebut, itulah sinergi antara orang yang mempunyai harta dengan orang yang tidak memiliki harta dalam jihad fiisabilillah.
Jihad fiisabilillah bukan hanya berperang melawan musuh atau orang yang kafir, jihad fiisabilillah memiliki pengertian yang lebih luas dari itu. Dalam salah satu peperangan para sahabat mengatakan : “Kita baru saja menyelesaikan Jihad yang besar”. Rasulullah membantah: “Tidak, kita baru saja menyelesaikan jihad yang kecil untuk menghadapi Jihad yang lebih besar, yaitu jihadun nafsi (perjuangan menghadapi hawa nafsu)”.
Pada dasarnya semua aktifitas dan usaha yang dilaksanakan dalam rangka mencari Ridho Allah, mensiarkan Agama Allah, menegakan kalimat tauhid, memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah, bisa dimasukan kedalam kegiatan jihad fiisabilillah. Semua usaha yang dilakukan seseorang dalam rangka jihad fiisabilillah adalah untuk kemaslahatan diri mereka sendiri, bukan untuk Allah. Allah maha kaya, dia tidak butuh kepada manusia. Ia tetap sebagai penguasa alam semesta walaupun manusia tidak menyembahNya, ini dinyatakan Allah dalam firmanNya pada surat Al Ankabut ayat 6 :

6- Dan barang siapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. (Al Ankabut 6)
Allah akan membebaskan orang yang melakukan jihad dijalan-Nya dari azab yang pedih dan berbagai kesulitan, mengampuni dosa dosanya dan memasukan mereka kedalam taman syurga yang mengalir sungai sungai dibawanya sebagaimana disebutkan dalam surat As-Shaf diatas. Para sahabat dizaman Rasululah sangat mencintai kegiatan Jihad fiisabilillah ini, mereka bersungguh sunguh berjuang dijalan Allah dengan harta dan diri mereka.
Di Negra Indonesia tercinta yang saat ini tidak terlibat peperangan dengan musuh ataupun orang kafir, banyak hal yang bisa kita kerjakan dalam rangka Jihad fiisabilillah. Di mulai dari diri dan keluarga kita masing masing. Usaha untuk membebaskan diri dan keluarga dari jerat kemiskinan, kebodohan, ketakutan, kegelisahan, yang dilakukan karena Allah sudah merupakan jihad fiisabilillah. Bekerja, berniaga, untuk membebaskan diri dari jerat kemiskinan, menuntut ilmu atau mengajar yang dilakukan untuk membebaskan diri dan lingkungan dari kebodohan serta berusaha meraih jabatan atau kekuasaan dalam rangka mengamankan diri dan lingkungan jika dilakukan karena Iman dan mencari ridho Allah juga sudah termasuk dalam kegiatan jihad fiisabilillah. Semua aktifitas sehari hari yang dilakukan dalam rangka mencari karunia dan ridho Allah, yang dilakukan dengan harta saja, badan saja atau dengan harta dan badan merupakan kegiatan jihad fiisabilillah, yang insya Allah akan mendapatkan balasan sesuai dengan janji-Nya dalam surat As Shaf diatas.
Read the rest of this entry »
MENCARI TUHAN YANG HILANG
Oleh : Fadhil ZA
Secara naluri manusia menyadari bahwa mereka lemah dan mempunyai kemampuan yang serba terbatas. Banyak hal yang tidak mampu mereka lakukan sendiri, tanpa bantuan dari kekuatan yang lain. Manusia membutuhkan suatu kekuatan yang lebih dahsyat diluar diri mereka sendiri untuk mendapatkan apa saja yang mereka inginkan, atau melindungi diri mereka dari bahaya yang mengancam. Itulah naluri ketuhanan yang ada didalam diri manusia.
Naluri ketuhanan yang muncul didalam diri setiap orang berasal dari sumpah atau janji yang telah diikrarkan manusia ketika masih berada dialam roh. Sebagaimana disebutkan dalam surat Al A’raaf 172:

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”, (Al A’raaf 172)
Ketika masa kanak-kanak setiap orang sudah merasa bahwa diluar diri mereka ada suatu kekuatan yang dahsyat, yang dapat memenuhi keinginan mereka atau menyelamatkan mereka dari bahaya yang mengancam mereka. Nabi Ibrahim ketika masih kanak kanak juga sudah mulai mencari Tuhan yang diyakini sebagai suatu kekuatan maha dahsyat diluar dirinya yang dapat melindungi dan menyelamatkannya dari berbagai bahaya. Semula ia menduga bintang yang bercahaya terang dipagi hari sebagai Tuhan, namun tatkala cahaya bintang itu kalah oleh bulan ia menduga bulanlah sebagai Tuhan. Ketika datang siang hari ternyata cahaya bulan dikalahkan oleh matahari, kemudian ia menduga matahari sebagai Tuhan. Namun ketika sore hari cahaya matahari lenyap ditelan malam. Akhirnya ia menyimpulkan bahwa Tuhan yang patut disembah adalah Tuhan zat yang kekal abadi, maha kuasa, tidak terjangkau oleh panca indra, dan tidak ada suatu apapun yang menyerupainya.
Sampai saat ini masih banyak manusia yang mencari-cari sesuatu diluar dirinya yang diyakini sebagai Tuhan yang dapat melindungi dan memenuhi semua keinginan mereka. Naluri ketuhanan yang ada didalam diri mereka mendorong mereka untuk mencari, siapakah Tuhan yang dapat melindungi dan memenuhi hajat kebutuhan mereka itu?

PENISTAAN AL-QUR’AN ALA DOKTOR UIN YOGYA
Oleh: Dr. Adian Husaini

Pada 5 November 2009, saya mendapat undangan untuk berbicara dalam sebuah seminar di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seminar bertema ”Islam dan Tantangan Pemikiran Global” itu diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Pesantren Modern Gontor cabang Lombok. Seminar dibuka oleh Gubernur NTB, Tuan Guru Zainul Majdi. Turut memberikan sambutan adalah pimpinan Pondok Pesantren Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi dan Tuan Guru Sofwan Hakim, ketua Forum Kerjasama Pesantren se-NTB. Seminar dihadiri sekitar 300 pimpinan dan guru-guru pesantren se- NTB. Tim pembicara dari INSISTS dipimpin oleh Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi.
Tampaknya, bagi para ulama dan tokoh Islam di NTB, isu liberalisasi Islam sudah cukup akrab dengan mereka. Mereka mengakui, sejumlah masalah yang dibahas dalam seminar sudah terjadi juga di daerah mereka, meskipun dalam skala yang belum masif seperti di sejumlah kota di Pulau Jawa. Salah satu masalah yang sudah mulai dilontarkan kaum liberal di NTB adalah soal ”Desakralisasi Al-Quran.” Ada seorang tokoh yang mengaku sempat berdiskusi dengan seorang mahasiswa IAIN Mataram, yang bertanya kepadanya: ”Apakah Al-Quran itu benar-benar suci atau dianggap suci?”
Mendengar pertanyaan itu saya menjawab dengan agak bercanda, ”Tanyakan pada si mahasiswa, apakah dia benar-benar manusia atau dianggap manusia?”
Dalam seminar di NTB, isu ”desakralisasi Al-Quran” memang disinggung juga oleh KH Abdullah Syukri Zarkasyi. Gubernur NTB yang juga kandidat doktor ilmu Tafsir di Universitas al-Azhar Kairo, bahkan menguraikan cukup panjang sejarah serangan kaum orientalis terhadap Islam, termasuk terhadap Al-Quran. Ia menunjukkan sejumlah contoh kesungguhan dan kesabaran para orientalis dalam menyerang Islam. ”Sehingga dalam pertarungan ini, siapa yang lebih sabar yang akan menang,” ujarnya seraya mengajak para peserta seminar untuk meningkatkan kesabaran dalam berjuang.
Proyek ”desakralisasi Al-Quran” memang termasuk salah satu tema pokok dalam liberalisasi Islam. Mengikuti tradisi kajian Al-Quran model orientalis, sejumlah pemikir liberal tampak berusaha keras meyakinkan kaum Muslim, bahwa Al-Quran bukanlah sebuah kitab suci, tetapi kitab yang dianggap suci. Ada yang berusaha keras menulis artikel untuk membuat kaum Muslimin ragu-ragu terhadap kebenaran dan keotentikan Al-Quran. Dia mencoba meyakinkan, bahwa Al-Quran adalah kitab biasa-biasa saja, yang juga mengandung kesalahan secara tata bahasa. Tentu saja, pekerjaan semacam ini akan sia-sia saja. Meskipun si penulis mendapatkan imbalan tertentu di dunia.
Pikiran semacam ini tampaknya cukup luas merasuki pemikiran kalangan akademisi di lingkungan Perguruan Tinggi Islam saat ini. Tentu kita masih ingat, bagaimana seorang dosen IAIN Surabaya yang pada 5 Mei 2006, menerangkan posisi Al-Quran sebagai hasil budaya manusia. Dia katakan, “Sebagai budaya, posisi Al-Quran tidak berbeda dengan rumput. Sebagai budaya, Al-Quran tidak sakral. Yang sakral adalah kalamullah secara substantif.”
Sebuah jurnal yang diterbitkan di IAIN Semarang edisi 23 Th. XI/2003, menulis di sampul belakangnya: ”ADAKAH SEBUAH OBJEK KESUCIAN DAN KEBENARAN YANG BERLAKU UNIVERSAL? TIDAK ADA! SEKALI LAGI, TIDAK ADA! TUHAN SEKALIPUN!” Di pengantar redaksinya juga ditegaskan: ”Dan hanya orang yang mensakralkan Qur’anlah yang berhasil terperangkap siasat bangsa Quraisy tersebut.”
Mengapa kaum liberal giat dalam mengkampanyekan tema ”desakralisasi Al-Quran”, bahwa Al-Quran bukanlah kitab suci? Ternyata, jika kita cermati, tujuan mereka adalah ingin memberikan legitimasi terhadap masuknya berbagai metode penafsiran Al-Quran, di luar ilmu Tafsir Al-Quran. Dengan meletakkan posisi Al-Quran sebagai teks biasa, teks sastra, teks budaya, atau teks sejarah, yang sama dengan teks-teks lain, maka dimungkinkan masuknya model pemahaman Al-Quran yang baru, seperti hermeneutika.
Di NTB itulah, saya lebih berkesempatan membaca sebuah buku berjudul Arah Baru Studi Ulum Al-Quran: Memburu Pesan Tuhan di Balik Fenomena Budaya karya seorang dosen STAIN di Jawa Timur, yang juga doktor lulusan UIN Yogyakarta. Sebut saja inisialnya ”AW”. Tesis master dosen ini juga sudah diterbitkan menjadi sebuah buku dengan judul Menggugat Otentisitas Wahyu Tuhan, yang juga menolak kesucian Al-Quran. Buku Arah Baru Studi Ulum Al-Qur’an, semakin menegaskan, adanya kecenderungan dan gerakan penghancuran ulumul-Quran para ulama Islam, digantikan dengan teori-teori ilmu sosial para ilmuwan Barat. AW sangat getol dalam mempromosikan penggunaan hermeneutika untuk – katanya – memahami pesan Tuhan yang terperangkap dalam Mushaf Utsmani. Seperti biasa, para pengguna hermeneutika biasanya melakukan proses desekralisasi teks Al-Quran. Itu pula yang dilakukan dosen STAIN ini. Simaklah pandangan penulis tentang Al-Quran berikut ini:
”Dalam karya ini, saya membedakan antara wahyu, al-Qur’an, dan Mushaf Usmani. Ketiganya adalah tiga nama yang kendati mengacu pada satu substansi, tetapi kadar muatan ketiganya berbeda. Wahyu sebagai pesan otentiks Tuhan masih memuat keseluruhan pesan Tuhan; al-Qur’an sebagai wujud konkret pesan Tuhan dalam bentuk bahasa Arab oral memuat kira-kira sekitar 50 persen pesan Tuhan; dan Mushaf Usmani sebagai wujud konkret pesan Tuhan dalam bentuk bahasa Arab tulis hanya memuat kira-kira tiga puluh persen pesan Tuhan. Jika selama menjadi wahyu masih memuat keseluruhan pesan Tuhan, tidak demikian halnya ketika telah menjadi Al-Quran dan Mushaf Usmani. Hal itu terjadi, bukan karena Tuhan tidak mampu menjamin keabadian pesan-Nya, melainkan karena keterbatasan Bahasa Arab yang dijadikan wadah pesan Tuhan yang tak terbatas itu.” (hal.vii).
RAHASIA KEKUATAN SEL DAN ENERGI NUR ILAHI
Allah menciptakan manusia bermula dari sebutir sel, kemudian sel itu membelah diri menjadi dua, empat, delapan, enam belas, tigapuluh dua…… dan terus hingga jumlahnya menjadi milyaran. Allah memciptakan tubuh manusia dari kumpulan milyaran sel yang hidup. Setiap saat ada sel yang rusak dan mati kemudian digantikan dengan sel baru yang sehat dan segar. Sepanjang kehidupan kita akan terus menerus terjadi proses penggatian sel yang rusak dengan sel baru yang segar. Jika proses pergantian sel yang rusak dan mati ini terganggu maka tubuh kita akan menjadi sakit, tubuh akan dipenuhi dengan sel yang rusak dan mati. Apabila proses ini terus berlanjut dan proses penggantian sel yang rusak dengan sel baru terhalang atau berhenti sama sekali, maka tubuh akan menjadi rusak dan berlanjut dengan datangnya kematian.

Sel tubuh yang sehat dan kuat akan membentuk tubuh yang sehat dan kuat demikian pula sel tubuh yang sakit, lemah dan rusak akan membentuk tubuh yang lemah dan berpenyakitan. Untuk menjamin tubuh tetap sehat dan bugar kita harus menjamin bahwa proses penggantian sel yang lemah dan rusak atau mati didalam tubuh kita dengan sel baru yang sehat dan segar tetap berjalan dengan baik sepanjang masa. Sel yang sehat dan kuat mampu mengalahkan berbagai penyakit yang datang menyerang tubuh, dan menjaga agar organ tubuh tetap berfungsi dengan baik.
Tubuh yang memiliki sel lemah sangat rentan terhadap serangan berbagai penyakit degeneratif seperti darah tinggi, kolesterol, diabetes, gagal jantung, gagal ginjal, gangguan lambung, rematik, asam urat dan lain sebagainya. Tubuh juga sangat rentan terhadap serangan penyakit tumor, kanker, HIV dan penyakit harian seperti migrain, flu, batuk, letih, lesuh, tidak bergairah, dan cepat capek. Sel tubuh yang sehat dan kuat mampu mengatasi serangan berbagai penyakit seperti tersebut diatas.
Setiap sel hidup yang ada didalam tubuh kita memiliki energi yang disebut energi sel. Kuat tidaknya energi sel yang tersimpan didalam setiap sel menjadi tolok ukur bagi sehat atau tidaknya sel tubuh kita. Energi sel bisa dibangkitkan dan dipelihara dengan latihan tertentu. Guru Mufid seorang pakar Energi sel yang membuka sekolah informal pelatihan energi sel di Jogyakarta menjelaskan bahwa ada tiga cara untuk membangkitkan dan merawat energi sel didalam tubuh kita yaitu dengan latihan olah nafas (Daya Prana), menyerap energi alam (Reiki) dan melakukan amalan ilmu hikmah seperti puasa, wirid dan lain sebagainya. Dengan menggabungkan ketiga metode tersebut kita bisa membangkitkan dan merawat energi sel yang tersimpan dalam setiap sel tubuh kita dan mempercepat proses penggatian sel yang rusak atau mati dengan sel baru yang kuat, sehat dan segar.
Berbagai penyakit yang diderita manusia umumnya terjadi karena kekagagalan tubuh dalam mengatisipasi berbagai penyakit dan virus yang datang menyerang. Penyakit juga bisa muncul akibat kekacauan metabolisme tubuh, kegagalan fungsi organ tubuh seperti jantung, liver, ginjal, lambung, pankreas dan munculnya sel liar seperti kanker dan tumor. Jika tubuh terlanjur mendapat serangan berbagai penyakit diatas efek penyakit tersebut bisa dikurangi bahkan disembuhkan dengan menggunakan energi sel yang dibangkitkan didalam tubuh setiap orang.
Ada beberapa faktor yang amat berpengaruh terhadap energi sel didalam tubuh manusia antara lain fikiran dan perasaan, pola isirahat, pola makan, dan olah raga yang teratur. Berfikir dan merasa positip akan membangkitkan energi positip pada sel, berfikir dan merasa negatip akan menimbulkan kerusakan, kelemahan dan berakhir dengan matinya sel tersebut hal ini disebut juga sebagai munculnya energi negatif pada sel. Fikiran dan perasaan negatif antara lain merasa sedih, kecewa, dengki, jengkel, menderita, tertekan, terhina, dikucilkan. Fikiran dan perasaan positif antara lain, gembira, puas, ridho, ikhlas, bahagia, mulia dan dihargai, dihormati, dan lain sebagainya. Perhatikan apa fikiran dan perasaan yang menguasai fikiran dan hati anda semua itu akan berpengaruh pada energi yang muncul didalam sel tubuh anda.
HATI YANG BENING, HATI YANG BERSINAR DENGAN NUR ILAHI
Oleh Fadhil ZA
Hati manusia diibaratkan bagaikan cermin yang mampu memantulkan cahaya yang jatuh diatasnya. Cermin yang dihadapkan pada sumber cahaya seperti matahari akan memantulkan kembali cahaya matahari tersebut, hingga ia akan bersinar terang bagaikan matahari pula. Namun jika cermin itu dipenuhi debu, kotoran dan berbagai noda hitam yang tidak pernah dibersihkan, cermin itu akan menjadi gelap pekat hingga tidak mampu memantulkan cahaya matahari yang jatuh diatasnya. Demikian pula jika cermin itu dipalingkan menyamping atau membelakangi matahari, maka cermin tersebut juga tidak akan mampu memantulkan sinar matahari yang jatuh diatasnya.

Demikian pula halnya dengan hati manusia, setiap saat Allah menyinari hati manusia dengan Nur (Cahaya) Nya. Ada hati yang mampu memantulkan cahaya Ilahi itu dan bersinar terang menerangi diri dan lingkungannya, namun banyak pula hati yang tidak mampu memantulkan Nur Ilahi yang datang padanya. Hati tersebut gelap pekat, membawa kegelapan bagi diri dan lingkungannya. Allah telah mengunci mati hati yang gelap pekat tersebut sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Baqarah ayat 7 :

Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (Al Baqarah 7)
Ada dua hal yang menyebabkan hati manusia gelap pekat tidak mampu memantulkan cahaya Ilahi yang menyinari hatinya. Pertama hati itu dipenuhi debu, kotoran dan noda hitam akibat dosa dan perbuatan maksiat yang dilakukannya, sehingga hati tersebut menjadi hitam legam dan tidak mampu memantulkan cahaya yang datang padanya. Kedua, hati tersebut tidak mendapat cahaya dari Ilahi karena hati tersebut berpaling tidak menghadap pada sumber cahaya Ilahi yang datang padanya. Hati tersebut mungkin menyerong, menyamping atau bahkan membelakangi sumber cahaya Ilahi yang mendatanginya, sehingga cahaya Ilahi tidak mengenai permukaan hati tersebut. Walaupun hati tersebut bersih dari perbuatan dosa dan maksiat, namun ia tetap gelap tidak mampu memberi cahaya bagi diri dan lingkungannya karena memang tidak ada cahaya yang bisa dipantulkan kembali oleh hati tersebut.
Allah sumber cahaya yang menerangi
Allah adalah sumber cahaya yang menerangi alam semesta, menerangi langit dan bumi, menerangi kehidupan manusia, menerangi hati yang dalam kegelapan. Allah menjelaskan hal tersebut dalam surat An Nur ayat 35 :

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (An Nur 35)
Orang yang selalu menghadapkan hati dan fikirannya kepada Allah yang maha Tinggi dan terus menerus berusaha membersihkan hatinya dari berbagai kotoran yang datang setiap saat, niscaya hatinya akan bersinar cemerlang dengan cahaya Ilahi. Hatinya memantulkan serta memancarkan Nur (cahaya) Ilahi yang diterimanya menerangi kehidupan serta lingkungan tempat dia berada. Namun orang yang memalingkan hati dan fikirannya dari menghadap Allah, dan membiarkan berbagai kotoran bertumpuk menutupi hatinya, tidak akan pernah mendapat cahaya Ilahi. Hatinya gelap pekat demikian pula hidupnya berada dalam kegelapan dan ketidak pastian, ia tidak mampu menerangi dirinya sendiri apalagi menerangi lingkungan hidupnya.
KIAMAT MENURUT AL QUR`AN JAUH LEBIH DAHSYAT DARIPADA FILM 2012
Film 2012 yang menghebohkan dan menyebabkan MUI dibeberapa daerah mengharamkan film tersebut , sebenarnya tidak jauh berbeda dengan film sebelumnya seperti The day after tomorrow, Armagedon, Deep Impact, Earth Quake dan lain lainnya. Film ini hanya mengkisahkan tentang kehancuran suatu negeri, kota atau daerah akibat bencana gempa dan tsunami kemudian usaha sekelompok orang menyelamatkan diri dari bencana tersebut.

Untuk menarik minat penonton Hollywood membuat judul yang seru yaitu 2012 berdasarkan kalender suku Maya yang berakhir pada tahun 2012, kemudian mereka mentafsirkan berakhirnya kalender itu sebagai akhir peradaban manusia atau kiamat. Ternyata judul tersebut cukup komersil dan menarik minat banyak penonton. Pada pemutaran perdana di Jakarta penonton terpaksa antri cukup lama untuk medapatkan tiket masuk. Dibeberapa daerah di Indonesia penonton sempat kecewa karena MUI melarang peredaran film tersebut, kuatir umat Islam percaya bahwa akan terjadi kiamat pada tahun 2012.
Umat Islam yang teguh Iman dan keyakinannya sebenarnya tidak akan terpengaruh oleh prediksi kiamat th 2012 ini, saat datangnya kiamat tidak bisa diramalkan, hanya Allah yang tahu kapa terjadinya. Bagi umat Islam yang teguh Imannya bahkan ada baiknya menonton film ini, kita bisa mendapat gambaran kira-kira seperti apa kejadian kiamat yagn banyak digambarkan didalam Al-Qur’an seperti pada surat Al - Qori’ah, Al- Zalzalah, Al - Infithar, At - Takwir dan lain sebagainya. Kiamat yang digambarkan Al-Qur’an jauh lebih dahsyat dari apa yang digambarkan pada film 2012.

Pada film 2012 ini dikisahkan masih ada sekelompok orang yang berhasil selamat dari gempa yang memporak porandakan jalan dan gedung bertingkat serta gelombang tsunami setinggi gunung yangmenyapu kota ditepi pantai, dengan naik pesawat terbang dan kapal raksasa. Pada peristiwa kiamat yang dikisahkan dalam Al Qur`an tidak seorangpun yang bisa selamat dari bencana dihari itu. Bumi terbelah dan memuntahkan semua isinya, gunung-gunung hancur beterbangan diangkasa bagaikan kapas yang dihamburkan, gedung bertingkat dan seluruh bangunan dibumi hancur porak poranda, Laut mendidih dan melimpah kedaratan dengan gelombang setinggi gunung, Angkasa dipenuhi dengan hujan meteor, badai, topan dan batu berapi yang dimuntahkan dari gunung yang meletus. Dalam kondisi seperti itu mana ada pesawat yang bisa terbang di udara, atau kapal yang mampu berlayar dilautan.
2012, KIAMAT, DAN KITAB SUCI
Oleh Arifin Mufti
Tahun 2012 tiba-tiba saja menjadi populer.
Plot diawali tahun 2009, diperlihatkan planet-planet beredar mengelilingi Matahari. Kemudian, close up, permukaan Matahari dengan ledakan solar flare-nya. Terlihat kegiatan yang luar biasa. Setting..pindah ke India tahun 2010, salah satu tambang, diberitakan temperatur didalam terowongan tambang naik hingga 120 derajat Fahreinheit. Pindah lagi kelokasi kegiatan laboratorium Astrofisika di New Delhi. Didiskusikan oleh para ahli, kegiatan ledakan di permukaan Matahari meningkat - mengancam Bumi.

Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Coronal Mass Ejection atau CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik, disebut partikel Neutrinos, yang mampu meningkatkan panas di Inti Bumi, hingga Bumi makin panas – menyebabkan retakan pada lempengan tektonis, gempa bumi, Tsunami, badai dsbnya.
Informasi tersebut dibawa hingga ke gedung putih, Washington DC. Selanjutnya, singkat kata, Presiden Amerika Serikat, Wilson, menyimpulkan bahwa “ Dunia kita akan berakhir”.
Selanjutnya mudah ditebak, misi penyelamatan, untuk evakuasi sebagian kecil manusia “terpilih” dan sejumlah binatang. Bahtera Noah, 7 buah dibuat oleh gabungan 46 negara, diprakarsai Negara G8, dibuat di China dengan dana yang besar.
Tahun 2011, lukisan Monalisa yang ada di museum Louvre di Parispun diganti dengan yang palsu, untuk menyelamatkan karya seni dari bencana alam yang akan datang……21 Desember 2012. Plot terakhir, diperlihatkan, bahwa sesudah tanggal 21 Desember 2012. Manusia Bumi meriset kalendarnya, mulai lagi tanggal 1 Tahun 01. Itulah cuplikan film “2012” yang dibintangi oleh John Cussack. Kini diputar serentak di kota-kota besar di Indonesia.
Prediksi ini diawali karena, salah satunya, perhitungan kalender Bangsa Maya di dekat Mexico menyebutkan bahwa tepatnya tanggal 21 Desember 2012, merupakan “End of Times” - yang kemudian ditafsirkan oleh pembaca ahli sebagai akhir zaman. Kalender Bangsa Maya hingga saat ini termasuk kalender yang paling akurat yang pernah ada di bumi. Sudah banyak kejadian dan fenomena mereka kumpukan dan diterangkan dalam sebuah simbol-simbol dan karakter untuk meramal kehidupan budaya dan akhir jaman.
Pada manuskrip peninggalan suku yang dikenal menguasai ilmu falak dan sistem penanggalan ini, disebutkan pada tanggal di atas akan muncul gelombang galaksi yang besar sehingga mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini. Ditafsirkan dalam ilustrasi, pusat Galaksi Bima Sakti, Matahari dan planet-planet terletak pada satu garis lurus, in – line. Itulah tanggal 21 Desember 2012.
RENUNGAN 009 - BUMI TERASA SEMAKIN KECIL
Oleh : Fadhil ZA
Pada abad ke 15 Colombus dan Magelhaes, telah melakukan perjalanan keliling dunia berangkat dari daratan Eropa kearah timur sampai ke benua Amerika, kepulauan Indonesia, India, Afrika dan kembali ke Eropa dalam perjalanan yang lamanya lebih dari satu tahun. Perjalan yang begitu jauh ditempuh dengan kapal layar dalam waktu yang demikian lama. Sekarang perjalan yang serupa bisa ditempuh manusia hanya dalam tempo 1 atau 2 hari dengan menggunakan pesawat terbang. Berkat kemajuan teknologi transportasi, bumi yang dahulu terasa luas dan besar sekarang terasa semakin kecil.
Dengan kemajuan teknologi manusia bisa berjalan dari satu tempat ketempat lain yang jaraknya ribuan kilometer dalam waktu yang singkat, hanya beberapa jam atau beberapa hari saja. Jarak yang sama ratusan atau ribuan tahun yang lalu hanya bisa ditempuh oleh manusia menggunakan kapal layar dalam tempo ber bulan bulan atau beberapa tahun. Allah mengangkut manusia dilautan dengan kapal layar, dan Allah hendak menciptakan pula kendaraan yang serupa itu, untuk mengangkut manusia ketempat yang jauh, sebagaimana fiirman -Nya dalam surat Yasin ayat 41-42 :
41- Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan,
42- dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu.
(Yasin 41-42)

Apa yang dijanjikan Allah dalam surat Yasin ayat 41-42, 1400 tahun yang lalu itu sekarang telah menjadi kenyataan. Allah telah menggantikan kapal layar dengan kapal laut yang besar dan kuat, yang berlayar mengandalkan kekuatan mesin, bukan dengan tenaga angin seperti dahulu. Disamping itu Allah juga telah menciptakan pesawat terbang, yang mampu mengangkut penumpang dan barang seperti layaknya kapal layar tersebut, namun mempunyai kecepatan ratusan kali kecepatan kapal layar.
Kapal yang berlayar dilautan mampu mengangkut penumpang dalam jumlah ribuan orang, kapal tersebut berlayar bagaikan hotel yang terapung, berlayar dari satu kota ke kota yang lain didunia ini. Bermacam jenis kapal yang berlayar dilaut telah diciptakan Allah untuk memenuhi kebutuhan manusia, ada kapal penumpang khusus mengangkut manusia, ada kapal tanker khusus mengangkut BBM, kapal induk mengangkut alat perang, ada kapal kontainer yang khusus mengangkut barang dan lain sebagainya.
KULTUM 11-AWAS..! TIPU DAYA SYETAN YG MENYESATKAN
Oleh : Fadhil ZA

21- Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (An Nur 21)

Ada 5 pesan bagi orang ber-iman yang terkandung dalam surat An Nur ayat 21 ini yaitu:
-
Selalu waspada dan tidak mengikuti bisikan serta bujuk rayu syetan.
-
Syetan selalu membujuk dan menganjurkan manusia untuk melakukan perbuatan keji dan mungkar.
-
Tanpa pertolongan dan rahmat Allah tidak ada satu orangpun yg bisa selamat dari bujuk rayu dan tipu daya syetan itu.
-
Namun demikian Allah menyelamatkan siapa yang dikehendaki dari tipu daya dan bujuk rayu syetan.
-
Allah Maha mendengar dan maha melihat segala sesuatu.
Syetan adalah musuh utama manusia yang selalu mengikuti manusia kemanapun dia pergi. Syetan selalu membisikan fikiran buruk dan membujuk manusia untuk melakukan perbuatan maksiat, keji dan mungkar, setiap detik. Syetan tidak pernah letih dan lelah dalam usahanya menyesatkan manusia. Tidak ada satu orangpun yang bisa lolos dari usaha bujukan, rayuan dan tipu daya syetan ini.
Manusia memang berada pada pihak yang lemah. Syetan bisa melihat manusia dari tempat yang manusia tidak mampu melihatnya dan syetan mampu berjalan keluar masuk aliran darah manusia dengan bebasnya. Itulah sebuah pertarungan yang tidak seimbang. Banyak sudah manusia yang menjadi korban, termakan bujuk rayu syetan sehingga terjerumus kejurang yang dalam dan hancur seluruh kehidupannya.
Tipu daya syetan ini masuk kedalam hati dan fikiran manusia dari yang berpendidikan rendah sampai yang berpendidikan tinggi. Ilmu pengetahuan syetan tumbuh dan berkembang mengikuti ilmu orang yang diikutinya, syetan juga ikut belajar, kuliah, diskusi bersama orang yang diikuti. Jika orang yang diikuti mendapat gelar sarjana, doktor, profesor, kyai, ulama, mentri, presiden, maka syetan yang mengikutinyapun mendapat gelar dan ilmu yang sama dengan orang yang diikuti. Ia membujuk orang yang diikuti untuk melakukan kecurangan, perbuatan maksiat sesuai dengan ilmu yang mereka miliki. Maka munculah koruptor kelas kakap, jendral dan kepala negara yang memicu timbulnya peperangan. Bankir yang khianat membawa lari uang nasabah. Kontraktor yang membabat hutan semaunya dan menimbulkan bencana alam dimana mana. Ulama, ustadz atau kyai yang memperalat agama untuk kepentingan pribadinya, dan lain sebagainya.
TERAPI TADABBUR QUR’AN UNTUK MERAIH SUKSES DAN KEMENANGAN
Oleh :Fadhil ZA
Sandy Mc Gregor dalam bukunya Peace of Mind menyatakan bahwa tindakan dan perbuatan manusia sebagian besar dipengaruhi oleh fikiran bawah sadarnya. Fikiran bawah sadar berperan 88% sedang fikiran sadarnya hanya 12 %. Nyaris kehidupan seseorang dibentuk oleh apa yang tertanam didalam fikiran bawah sadarnya. Fikiran sadar yang bersifat kritis tidak mampu menghadapi Fikiran bawah sadar yang mempunyai kekuatan jauh lebih besar dari padanya. Dalam kehidupan sehari hari banyak logika kita yang dikalahkan oleh fikiran bawah sadar. Walaupun anda belum pernah melihat hantu, namun ketika anda melalui pekuburan yang diisukan sangat angker ditengah malam, pasti anda akan merasa takut dan ingin segera berlalu dari tempat itu. Fikiran sadar anda dikalahkan oleh fikiran bawah sadar yang menginginkan anda segera berlalu dari tempat itu. Fikiran bawah sadar anda terlanjur meyakini bahwa hantu itu ada, dan dapat mencelakakan anda, walaupun kenyataannya anda belum pernah bertemu atau melihat hantu.
Fikiran bawah sadar yang sangat berpengaruh pada kehidupan seseorang tersebut ternyata tidak mampu membedakan antara baik dan buruk, salah dan benar. Apa saja informasi, atau saran yang masuk kedalam fikiran bawah sadar akan diterima sebagai suatu kebenaran mutlak yang harus dilaksanakan. Tidak peduli informasi atau saran itu baik atau buruk, salah atau benar. Pertimbangan baik, buruk, salah atau benar terdapat pada fikiran sadar. Fikiran sadarlah yang berfungsi sebagai filter bagi sesuatu informasi atau saran yang boleh masuk kedalam fikiran bawah sadar. Jika karena sesuatu dan lain hal fikiran bawah sadar dalam keadaan lemah, atau sibuk maka informasi atau saran yang didengar dan dilihat akan nyelonong masuk kedalam fikiran bawah sadar, tanpa difilter oleh fikiran sadar. Saran atau informasi itu diyakini oleh fikiran bawah sadar sebagai kebenaran mutlak yang harus dilaksanakan, mekanisme tubuhpun akan bekerja melaksanakan saran atau informasi tersebut. Inilah kondisi yang terjadi pada orang yang berada dalam pengaruh hypnotis.
Dibawah pengaruh hypnotis seseorang akan melaksanakan semua saran atau perintah yang diberikan oleh orang yang mempengaruhinya. Ia akan tertawa terpingkal pingkal, berperilaku seperti kera, menangis, atau menari tanpa bisa dikendalikan oleh fikiran sadarnya. Jika fikiran sadarnya bekerja dengan baik pasti ia tidak akan mau melakukan tindakan itu, ia pasti akan merasa malu ketika melihat rekaman apa yang dilakukannya dibawah pengaruh hypnotis tersebut. Ada juga pertunjukan lain dimana dibawa pengaruh hypnotis badan seseorang bisa menjadi kaku seperti sebilah papan. Ketika badan yang telah kaku tersebut diletakan diatas dua buah kursi dan diberi beban sungguh aneh badan tersebut tidak jadi melengkung karenanya, betul betul kaku bagai sebilah papan.
Mekanisme kerja otak Manusia
Otak manusia terbagi atas dua bagian yaitu otak belahan kiri dan otak belahan kanan. Otak belahan kiri berfungsi untuk menganalisa, menghitung, mengevaluasi dan memutuskan apa yang boleh diterima atau tidak dan apa yang harus dilakukan oleh seseorang. Fikiran sadar atau Consious Mind yang berfungsi sebagai filter bagi perbuatan seseorang berada pada otak belahan kiri ini. Otak belahan kanan berfungsi untuk menyimpan memori jangka panjang, menggerakan saraf motorik yang mengendalikan gerak jantung, kedipan mata, mengatur mekanisme tubuh, citra diri, dan lain sebagainya. Fikiran bawah sadar atau Unconsious Mind yang mengedalikan kehidupan seseorang terdapat pada otak belahan kanan ini.
Perilaku manusia dibentuk oleh apa yang dominan berpengaruh pada fikiran bawah sadarnya. Fikiran bawah sadar tersebut dibentuk oleh apa yang dilihat oleh mata dan apa yang didengar oleh telinga. Apa yang dilihat dan didengar diolah oleh fikiran sadar, setelah diberi penilaian baik atau buruk selanjutnya disimpan dalam memory fikiran bawah sadar. Dalam keadaan tertentu adakalanya pengaruh dari yang dilihat dan didengar tersebut masuk kedalam fikiran bawah sadar tanpa sempat diberi penilaian baik atau buruk. Ia akan tertanam kuat dan dianggap sebagai kebenaran mutlak, tidak perduli apakah pengaruh itu benar atau salah, baik atau buruk. Pengaruh yang telah tertanam kuat itu akan menjadi sikap hidup orang yang bersangkutan.
Jika pengaruh yang tertanam adalah pengaruh buruk, fikiran sadarpun sulit untuk mengatasinya. Banyak orang yang tahu bahwa merokok tidak baik untuk kesehatan, namun mereka tidak bisa menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Para pecandu Narkoba, judi, zina, pencuri tahu bahwa perbuatan mereka tidak baik, namun mereka telah terbelenggu oleh pengaruh yang tertanam didalam fikiran bawah sadarnya. Fikiran sadarnya tidak berdaya melarang semua keinginan yang muncul dari fikiran bawah sadar, karena fikiran sadar memang hanya punya kekuatan 12 % dibandingkan dengan fikiran bawah sadar.
Mengubah suatu pengaruh yang sudah tertanam didalam fikiran bawah sadar bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan usaha yang tekun dan ulet. Fikiran bawah sadar harus diformat ulang (Reprograming), hapuskan program yang lama, tanamkan program yang baru. Tindakan ini kadangkala disebut juga tindakan cuci otak (Brain washing) Ini membutuhkan tehnik dan seni tersendiri. Hypnoterapi adalah salah satu cara yang banyak digunakan orang untuk memprogram ulang fikiran bawah sadar ini.
Seni mempengaruhi fikiran bawah sadar
Fikiran bawah sadar tidak pernah mampu membedakan antara baik dan buruk ,salah atau benarnya suatu informasi atau saran yang masuk kedalam dirinya. Baginya saran atau informasi yang datang adalah suatu kebenaran mutlak yang harus dilaksanakan. Pertimbangan baik buruk atau salah benarnya suatu informasi atau saran yang masuk kedalam fikiran bawah sadar berada pada fikiran sadar. Namun karena keterbatasannya, kadangkala fikiran sadar bisa dikecoh atau dibuat lemah sehingga tidak bisa berfungsi memfilter informasi atau saran yang datang.
Gerbang masuk Fikiran bawah sadar menyempit dan tertutup ketika Otak manusia berada pada kondisi Beta ( Frekwensi 14-100 Hz ), sementara pada waktu itu Fikiran sadar sedang aktif dan memiliki kekuatan maksimal untuk melaksanakan tugas dan fungsinya. Ketika otak manusia berada pada kondisi Alfa (Frekwensi 8-14 Hz) , Fikiran bawah sadar mulai melemah, sementara gerbang Fikiran bawah sadar terbuka lebar dan siap menerima semua informasi dan saran yang masuk. Inilah saatnya pengaruh dan informasi dapat masuk dan tertanam didalam fikiran bawah sadar tanpa bisa difilter oleh fikiran sadar. Kondisi inilah yang banyak digunakan oleh para Terapis dalam menterapi clientnya atau oleh para ahli hypnotis dalam membuat pertunjukan atau tontonan yang menarik.
Read the rest of this entry »


