Archive for the ‘AL QUR’AN’ Category

PERISTIWA KIAMAT MENURUT AL-QUR’AN

Oleh Fadhil ZA

dayaftertomorrow_160311 Semua orang percaya bahwa satu ketika bumi ini beserta seluruh isinya akan hancur dan musnah. Banyak cara dan hal yang memungkinkan hancurnya semua kehidupan dibumi ini. Mulai dari hantaman meteor dan asteroid , gelombang tsunami yang menggunung, badai dan topan yang berhembus dahsyat, petir dan guntur, letusan gunung berapi yang memuntahkan lahar panas, gempa bumi dan lain sebagainya. Dewasa ini sudah banyak film yang dibuat menggambarkan tentang semua peristiwa tersebut seperti film Deep Impact, Armagedon, The day after tomorow, Knowing, 2012, Earth quake dan lain lain.

Sejak dahulu orang selalu bertanya - tanya tentang peristiwa kiamat. Al Qur’an mengatakan saat kiamat itu sudah dekat dan tidak seorangpun yang tahu kapan terjadinya selain Allah. Rasulullah mengatakan bahwa antara kedatangannya sebagai Rasul dan saat kiamat sudah dekat perumpamaannya seperti saat asar dengan maghrib atau seperti kedudukan ibu jari dengan telunjuk. Pada kesempatan yang lain Rasulullah mengambil sepotong kain , kemudian merobeknya hingga tinggal sedikit ujung kain yang masih menyatu kemudian Rasulullah bersabda:” Antara kedatanganku dengan saat kiamat adalah seperti ujung kain yang masih menyatu ini”.

Walaupun sebagian besar manusia percaya bahwa pada satu ketika semua kehidupan dibumi ini akan Hancur dan musnah namun tidak semua orang percaya bahwa sesudah itu akan ada lagi kehidupan yang baru diakhirat nanti. Semua orang percaya bahwa semua kita akan mati, semua orang percaya bahwa kehidupan dibumi ini akan musnah pada hari kiamat, namun tidak semua orang percaya akan adanya kehidupan akhirat. Al Qur’an selalu mengingatkan agar kita selalu mempersiapkan diri untuk kehidupan yang abadi diakhirat kelak.

Terjadinya peristiwa kiamat digambarkan dalam surat Al Infitar ayat 1-3 sebagai berikut ini:

al-infithar-1-31- Apabila langit terbelah2- dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,3- dan apabila lautan dijadikan meluap,

Read the rest of this entry »

TADABBUR QURAN SARANA BERDIALOG DENGAN ALLAH

Oleh Faddhil ZA

quranTadabbur Qur’an yang dilakukan seorang diri maupun berjamaah adalah salah satu cara bagi kita untuk berdialog dan berkomunikasi dengan Allah. Dengan tadabbur Qur’an ayat yang dibaca akan menghunjam kuat kedalam hati tanpa banyak mengalami rintangan dari fikiran yang sering lengah kesana kemari. Selama melakukan tadabbur Qur’an komunikasi antara peserta tadabbur dengan Allah akan terbuka antara 0 sampai dengan 100 %. Mereka yang hatinya terbuka dibawah 10% umumnya tidak merasakan getaran atau efek dari bacaan tadabbur yang dilakukan. Mereka yang hatinya terbuka diatas 75 % dalam melakukan tadabbur ini akan merasakan efek getaran yang dahsyat, dan mereka tidak bisa menyembunyikan efek ini dari penglihatan orang banyak.

Dalam melaksanakan Tadabbur Qur’an secara berjamaah maupun seorang diri peserta tadabbur akan terbagi menjadi 4 kelompok atau level tadabbur.

Kelompok 1: Mereka yang hatinya terbuka dibawah 10 %

Mereka mendengar Qur’an dan bacaan tadabbur begitu saja dan tidak merasakan sesuatu yang berbekas didalam hati maupun fikiran mereka. Kadangkala mereka masih bisa tertawa dan bergurau dengan teman dikiri kanan mereka. Mereka inilah kelompok yang ditegur Allah dalam surat An Najm ayat 59-62:

an-najm-59-62

59- Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini? 60- Dan kamu menertawakan dan tidak menangis? 61- Sedang kamu melengahkan (nya)? 62- Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia). (An Njam 59-62)

Kelompok 2: Mereka yang hatinya terbuka diatas 25 %

Mereka mendengarkan bacaan Qur’an dan tadabbur dengan penuh perhatian, namun belum mampu menyentuh dan menggetarkan hati mereka. Al Qur’an dan bacaan tadabbur baru menyentuh fikiran mereka dan belum menghunjam kedalam hati. Mereka inilah yang diingatkan Allah dalam surat Al A’raaf 204 :

204-  Dan apabila dibacakan Al Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.

al-araaf-204

Read the rest of this entry »

LATIHAN BERDIALOG DENGAN ALLAH

Oleh Fadhil ZA

mari-berdoaRasulullah mengatakan :” Assholatu mi’rojul mumkminiin…shalat adalah mi’rajnya orang mukmin” Shalat diumpamakan sebagaimana halnya Nabi mi’raj. Seorang hamba diperjalankan untuk datang, mendekat, menemui Tuhannya. Dalam mi’raj itu, Nabi berdialog dengan Allah dan menerima perintah shalat.

Shalat secara bahasa berarti do’a. Doa pada hakikatnya merupakan bentuk dialog antara manusia dengan Allah Swt. Ketika seseorang shalat, hakekatnya ia sedang bertemu dan berdialog dengan Allah Swt.. Oleh karena itu secara hakiki fungsi shalat dan mi’raj sama yaitu bertemu dan berdialog dengan Allah Swt.
Ketika kita bertakbir dan memuji Allah, sesungguhnya Allah menjawab pujian itu. Ketika kita membawa surat Al Fatihah, sesungguhnya Allah meresponnya, sebagaimana dinyatakan dalam satu hadits qudsi dari hadits riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra bahwa ,Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Aku membagi shalat (yakni surat Al-Fatihah) menjadi dua bagian, separuh untuk-Ku dan separuh untuk hamba-Ku. Apabila ia membaca: ‘Segala puji bagi Allah’. Maka Allah menjawab : ‘Hamba-Ku telah memuji-Ku’. Apabila ia membaca : ‘Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang’. Maka Allah menjawab: ‘Hamba-Ku telah menyanjung-Ku’. Apabila ia membaca : ‘Penguasa hari pembalasan’. Maka Allah menjawab: ‘Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku’. Apabila ia membaca: ‘Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan’. Maka Allah menjawab : ‘Ini separoh untuk-Ku dan separoh untuk hamba-Ku’. Apabila ia membaca : ‘Tunjukilah kami kepada jalan yang lurus’. Maka Allah menjawab : ‘Ini untuk hamba-Ku, akan Aku kabulkan apa yang ia minta.’”

Didalam shalat sebenarnya telah terjadi dialog antara seorang hamba dengan Tuhannya, namun kebanyakan orang tidak merasakan hal ini. Kebanyakan orang shalat dengan tergesa gesa dan tidak mengerti bacaan yang diucapkan dalam shalat, sehingga suasana dialog yang seharusnya terjadi tidak terlaksana.

Dalam dialog antara kita dengan seseorang terjadi komunikasi dua arah kita menyampaikan hajat dan maksud kita kepada lawan bicara dengan sungguh sungguh . Seluruh fikiran , perasaan dan sel tubuh kita fokus pada apa yang kita sampaikan dengan ucapan kita. Semua ini bisa dirasakan oleh fikiran, perasaan dan getaran tubuh kita.

Selanjutnya kita menerima reaksi, atau tanggapan dari lawan bicara kita yang bisa kita terima dan rasakan dengan fikiran, perasaan maupun getaran tubuh kita. Reaksi yang kita terima bisa berupa hal yang menyenangkan (senyuman, ungkapan kasih, persetujuan dll) atau bisa juga hal yang tidak menyenangkan( makian, umpatan, penolakan,kemarahan dll). Semua raksi itu bisa dirasakan oleh fikiran perasaan dan setiap sel tubuh kita.

Dalam berdialog dengan Allah seharusnya proses seperti diatas juga terjadi , walaupun kita tidak bisa melihat Allah secara fisik. Karena pada kenyataannya dalam pembicaraan dengan seseorang yang tidak bisa kita lihat secara fisik dan dipisahkan oleh jarak yang amat jauh (misalnya di Eropa) melalui telepon (HP) proses seperti diatas tetap bisa juga terjadi.

Apakah anda sudah pernah merasakan berdialog dengan Allah, dan mendapatkan suasana yang akrab dan mesra seperti yang digambarkan diatas??. Jika belum ….latihlah diri anda untuk mendapatkan suasana dialog yang begitu akrab dengan Allah penguasa alam semesta yang maha tinggi. Setiap orang yang punya kemauan insya Allah bisa mendapatkannya.

Read the rest of this entry »

SHOLAT SEBAGAI SOLUSI BERBAGAI MASALAH

Oleh Fadhil  Z.A

kerja-keras-31Setiap saat manusia selalu dihadang berbagai masalah dalam hidupnya. Selesai satu masalah sudah menunggu masalah berikutnya. Banyak orang yang bingung, tertekan, stress, depresi dan menemui jalan buntu dalam menyelesaikan berbagai masalah tersebut. Mereka jadi putus asa , diantaranya ada yang mengakhiri hidupnya dengan melakukan tindakan bunuh diri.

Shalat yang benar dan khusuk adalah cara paling jitu untuk mengatasi berbagai masalah yang datang menghadang dalam hidup ini. Allah mengingatkan hal tersebut dalam surat Al Baqarah ayat 45 dan 153 :

45. Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (Al Baqarah 45)

153. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Al Baqarah 153)

Rasululllah jika ditimpa masalah yang sulit juga selalu memohon pertolongan pada Allah dengan mengerjakan shalat , sebagaimana diriwayatkan dari Huzaifah ra , ia berkata:”Apabila Rasulullah saw menemui suatu kesulitan maka beliau selalu mengerjakan shalat (Ahmad, Abu Dawud-Durul Mantsur).

Apakah anda saat ini sedang dirudung berbagai kesulitan?. Hutang menumpuk, belum mendapatkan pekerjaan, belum mendapat jodoh, bisnis selalu gagal, karir macet, terancam PHK, rumah tangga kalut dan kacau, didera berbagai penyakit dan lain sebagainya. Anda selalu bertanya , mengapa semua ini terjadi pada diri anda. Allah mengingatkan bahwa apa saja bencana dan musibah yang menimpa adalah karena ulah perbuatan tangan anda sendiri. Allah mengingatkan hal tersebut dalam surat Asy Syuura ayat 30.

30. Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu (Asy Syuura 30)


Anda ingin keluar dari semua kesulitan tersebut? Lakukanlah introspeksi diri, bertaubatlah pada-Nya atas segala kesalahan dan kekeliruan yang pernah anda lakukan. Periksalah sholat anda , apakah anda sudah melakukan shalat dengan khusuk dan benar. Dengan melakukan perubahan dan perbaikan Allah akan merubah semua kehidupan anda dari keadaan terpuruk menjadi aman sejahtera , dan selalu hidup berkecukupan. Allah menegaskan hal tersebut dalam surat Huud ayat 3.

Read the rest of this entry »

KULTUM 13-JALAN MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH

Oleh Fadhil ZA

untitled

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan. (Al Maidah 35)

Ada tiga perintah yang disampaikan Allah kepada orang yang ber-Iman didalam surat Al Maidah ayat 35 tersebut diatas , yaitu :

  • Agar bertakwa kepada Allah
  • Carilah jalan (wasilah) yang mendekatkan diri pada Allah
  • Berjihad dijalan Allah

Allah menjelaskan pada bagian terakhir ayat tersebut bahwa bagi orang yang melaksanakan perintah tersebut insya Allah akan mendapat keberuntungan. Janji Allah adalah benar, Ia tidak pernah mengingkari janji-Nya.

  • Pertama Bertakwa pada Allah

Orang yang bertakwa pada Allah adalah orang yang selalu berusaha menjaga batas –batas perintah dan larangan yang telah ditetapkan Allah. Ia selalu berusaha sekuat tenaga untuk menjalankan semua perintah dan anjuran Allah , serta berusaha untuk tetap istiqomah berada pada jalan-Nya yang lurus . Ia juga berusaha sekuat tenaga untuk tidak melanggar batas-batas larangan yang telah ditetapkan Allah.

Orang yang bertakwa adalah orang yang selalu waspada dan awas untuk menempatkan dirinya pada jalan yang diridhoi Allah. Ia selalu memperhatikan apa yang diperintahkan , dianjurkan dan dibolehkan Allah dan apa perbuatan yang dilarang dan diharamkan Allah. Iapun selalu berusaha untuk menjalankan semua perintah atau anjuran Allah, dan berusaha untuk menjaga agar tidak melanggar batas –batas yang telah ditetapkan Allah.

  • Kedua mencari Jalan (wasilah) mendekatkan diri pada Allah

Allah memerintahkan kepada orang beriman agar mencari wasilah atau jalan untuk mendekatkan diri pada-Nya. Allah telah menunjuki beberapa jalan yang bisa ditempuh untuk mendekatkan diri padaNya , antara lain dengan berdzikir mengingatNya, mentadabburi Qur’an, mengerjakan sholat, bersedekah, bersyukur, bertaubat, jihad fiisabilillah, berpuasa, ibadah haji dan umrah, berkorban dan lain sebagainya.

Itulah jalan yang telah ditunjukan Allah untuk mendekatkan diri pada-Nya. Dari beberapa jalan yang disebutkan diatas ada tiga jalan utama yang sangat dianjurkan untuk melaksanakannya, insya Allah dengan melalui tiga jalan utama tersebut , jalan lainnya akan terbawa ikut.

Tiga jalan utama mendekatkan diri pada Allah tersebut  antara lain  :

  • a. Dzikir mengingat Allah

Perintah untuk mengingat Allah sangat banyak ditemui dalam Qur’an, dzikir mengingat Allah bisa dilakukan ketika berdiri, duduk dan berbaring, pada waktu pagi ,petang dan malam hari, secara lisan maupun didalam hati, berjamaah maupun seorang diri.

  • b. Tadabbur Qur’an

Tadabbur Qur’an adalah suatu usaha untuk menanamkan Qur’an kedalan fikiran bawah sadar dan hati. Al-Qur’an dibaca dengan tartil kemudian dibacakan terjemaahannya secara puitis, dan ditadabburi kandungan ayatnya dengan nada dan tekanan suara tertentu, hinga menyentuh jauh kedalam qolbu setiap pendengarnya. Tadabbur Qur’an sangat penting dilakukan bagi uamat islam yang bahasa ibunya bukan bahasa Arab.

Allah telah menurunkan Al- Qur’an dalam bahasa Arab, bagi orang yang bahasa ibunya adalah bahasa Arab tentu tidak sulit untuk memahami kandungan Al-Qur’an. Namun bagi umat Islam yang bahasa ibunya bukan Arab, seperti bangsa Indonesia, China, India, Amerika , Jepang dan lain lain hal tersebut tidak mudah. Bagi orang ajam (non Arab) Al-Qur’an perlu ditadabburi dengan bahasa ibu masing masing.

Dengan tadabbur Qur’an insya Allah Qur’an akan menghunjam kedalam fikiran bawah sadar (alam bawah sadar) dan hati pendengarnya, insya Allah ini akan membentuk manusia yang berjiwa dan berahlak Qur’aani. Tadabbur Qur’an adalah jalan utama atau jalan tol untuk mendekatkan diri pada Allah.

  • c. Sholat khusuk

Sholat khusuk tidak sama dengan sholat yang biasa dikerjakan kebanyakan orang awam. Kebanyakan orang ketika mengerjakan sholat lisan, fikiran dan hatinya tidak fokus pada apa yang dibaca atu diucapkan dalam sholat. Mulutnya membaca A, fikirannya memikirkan B dan hatinya merasakan C. dalam sholat fikirannya melayang kemana-mana. Orang yang khusuk dalam sholatnya , hati dan fikirannya fokus pada apa yang dibaca dalam sholat. Mulutnya membaca A, fikirannya membayangkan A, hatinya merasakan A. seluruh fikiran dan hatinya fokus mengikuti apa yang dibaca atau didengar (ketika menjadi makmum) dalam sholat.

Kondisi khusuk seperti tersebut diatas umum dialami orang diluar sholat, misalnya ketika seseorang sedang asyik berbicara dengan temannya melalui handphone. Apa yang diucapkan , difikirkan dan dirasakan ketika sedang berbicara pasti sama (khusuk). Sayang ketika mengerjakan sholat kondisi khusuk ini tidak didapat, karena kebanyakan orang yang mengerjakan sholat tidak mengerti dan paham ayat ( bacaan) yang diucapkan nya didalam sholat. Untuk mendapatkan sholat khusuk mutlak kita harus mengerti apa yang kita baca dalam sholat. Jika kita tidak mengerti dan paham ayat yang kita baca tentu saja fikiran dan perasaan akan melantur kemana mana.

  • Ketiga adalah Jihad fiisabilillah

Perintah ketiga setelah bertakwa dan mencari jalan (wasilah) pada-Nya adalah berjihad dijalan Allah dengan harta dan diri, sebagaimana ditegaskan Allah dalam surat As shaf ayat 10-11

ashaf-10-11

10- Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? 11-(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya, 12- niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah keberuntungan yang besar. (As shaf 10-11)

Jihad fiisabilillah mempunyai pengertian yang luas, ada sebagian umat Islam yang mengaitkan jihad ini dengan berperang dijalan Allah. Berperang membela kebenaran adalah salah satu dari cabang Jihad fiisabilillah. Jihad fiisabilillah artinya bersungguh-sungguh berjuang untuk menegakkan kebenaran dijalan-Nya. Dalam ayat tersebut daiatas Allah menjelaskan bahwa jihad fiisabilillah itu ada dua macam, yaitu berjihad dengan harta dan berjihad dengan badan diri.

Bagi mereka yang memiliki harta namun tidak mempunyai ilmu , kemampuan atau waktu yang cukup untuk berjuang dengan badannya silahkan berjuang dengan memanfaatkan harta yang diberikan Allah padanya. Bagi mereka yang tidak punya harta cukup namun memiliki ilmu, kemampuan dan waktu cukup , silahkan berjuang dengan badan dirinya. Jika dua kelompok orang tersebut diatas yakni orang yang hanya memiliki harta, dan orang yang hanya memilki ilmu, kemampuan dan waktu cukup ini bersinerji tentu akan menghasilkan kekuatan yang dahsyat dalam menegakan kebenaran dijalan Allah.

Bagi orang yang memiliki semua kemampuan diatas yaitu harta, ilmu, kemampuan dan waktu yang cukup silahkan berjuang dengan semua kemampuan yang telah diberikan Allah padanya. Bagi orang ber-man yang tidak mau menjalankan perintah jihad seperti tersebut diatas , Allah mengancam mereka dengan azab yang pedih. Bagi siapa yang mau menjalankan perintah tersebut diatas Allah menjanjikan baginya keberuntungan yang besar, mengampuni semua dosanya dan memasukan mereka kedalam syurga yang mengalir sungai –sungai dibawahnya.

ORANG YANG DISESATKAN SYETAN

Oleh Fadhil ZA

Syetan adalah balatentara Iblis yang ditugaskan untuk menyesatkan manusia dari jalan yang lurus. Balatentara Iblis ini terdiri atas syetan dari golongan manusia dan syetan dari golongan Jin, sebagaimana disebutkan Allah dalam surat Al An aam 112

al-an-aam-112

112- Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (Al An Aam 112)

Syetan dari golongan manusia

Syetan dari golongan manusia bisa dilihat dengan kasat mata , karena dia adalah manusia yang sudah dipengaruhi oleh Iblis . Hidupnya hanya ditujukan pada kehidupan dunia mengabdi pada kepentingan syahwat dan memperturutkan hawa nafsu duniawi. Syetan dari golongan manusia ini banyak menimbulkan bencana dan kerusakan dimuka bumi ia aktif dan bergerak dibidang politik, ekonomi , pemerintahan, lingkungan hidup serta menimbulkan bencana dimana mana. Syetan dari golongan manusia ini karena berujud fisik harus dihadapi pula secara fisik. Dia bisa berujud sebagai seorang pejabat, pengusaha, politikus, pedagang, guru, profesor, teknisi , dokter dan lain sebagainya.

Dalam pergaulan sehari hari kita bisa menemui syetan dari golongan manusia ini dengan mudah, Ia dapat kita kenali dari ciri cirinya antara lain

  • Seluruh usaha dan kegiatannya hanya untuk mendapatkan harta dan kesenangan duniawi, tidak peduli halal dan haram untuk mendapatkannya
  • Mengukur keberhasilan dan sukses hanya dari ukuran duniawi
  • Tidak percaya pada Allah dan kehidupan akhirat
  • Menyebarkan perbuatan maksiat, judi, narkoba, perzinahan untuk mendapatkan kesenangan duniawi
  • Membenci dan berusaha menghalangi kegiataan keagamaan karena dianggap merintangi kegiatan dan usahanya
  • Melakukan pemujaaan terhadap syetan, berhala dan thoghut untuk mendapatkan harta , pangkat , kekuasaan dan lain sebagainya.

Read the rest of this entry »

MENCEGAH DAN MENGATASI GANGGUAN JIN PADA MANUSIA

Oleh Fadhil ZA

Akhir akhir ini sering kita lihat  di Televisi berita kesurupan masal yang menimpa puluhan siswa-siswi SMA , SMP dibeberapa daerah di Indonesia ini.  Fenomena ini cukup membuat pusing guru dan orang tua murid, mengapa hal ini sering terjadi pada akhir akhir ini. Dahulu kasus kesurupan hanya dialami oleh perorangan  yang tinggal dipedesaan , dan jarang terjadi di perkotaan. Namun akhir akhir ini justru kasus ini banyak terjadi didaerah perkotaan, dalam skala yang besar. Kesurupan bukan hanya dialami satu atau dua orang tapi sampai puluhan orang dalam waktu bersamaan, sehingga cukup merepotkan pawang atau paranormal yang berusaha mengatasi kasus tersebut.

Menurut  para pakar psikology kesurupan terjadi karena reaksi disosiasi atau reaksi yang mengakibatkan hilangnya kemampuan seseorang untuk menyadari realitas disekitarnya , akibat adanya tekanan fisik atau mental yang berlebihan. Umumnya kesurupan kerap menimpa orang yang jiwanya labil dan tidak mempunyai pegangan hidup yang kuat. Kebanyakan kasus kesurupan ini menimpa kaum wanita yang memang perasaannya lebih peka dan jiwanya labil.

BERBAGAI KASUS KESURUPAN MASAL DI NUSANTARA

Menurut pengetahuan yang berkembang dimasyarakat kesurupan terjadi karena adanya mahluk halus ruh atau jin yang merasuk kedalam tubuh seseorang. Kadangkala orang yang kesurupan berbicara dengan bahasa lain yang pada kenyataannya tidak dikuasai oleh orang yang kesurupan tersebut. Tekanan dan Nada suarapun berubah dari biasanya. Adakalanya orang yang kesurupan mengaku sebagai ruh nenek moyangnya , penunggu pohon , rumah atau tempat tertentu, atau salah seorang tokoh masyarakat dimasa lalu.

Banyak orang yang tertipu oleh ucapan orang yang kesurupan tersebut menyangka itu betul ruh nenek moyangnya,  semua itu adalah tipu daya golongan Jin yang merasuk  kedalam tubuh orang yang kesurupan. Dalam Qur’an dikatakan bahwa Ruh orang yang sudah meninggal tidak bisa berhubungan dengan orang yang masih hidup , karena antara mereka dengan kehidupan manusia dipisahkan oleh  dinding yang amat kuat  (barzakh) sebagaimana disebutkan dalam surat Al Mukminun ayat 99-100.

99- (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:  “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), 100- agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada  dinding sampai hari mereka dibangkitkan                                                 (Al Mukminun 99-100)

Read the rest of this entry »

ANAK-ANAK AJAIB GAZA

Oleh: EH Ismail

Dari Jalur Gaza , Palestina

anak-gaza-1Delapan remaja berusia 15-18 tahun D sedang duduk melingkar saat saya berkunjung ke Masjid Al Abror di Rafah, wilayah Gaza, Palestina.
Tangan mereka memegang kitab suci Alquran. Ada Alquran yang berukuran kecil, sedang, dan ada pula yang besar.

Sepandangan mata, mereka membaca Alquran yang ada di tangan. Sekejap kemudian, Alquran ditutup dan mulutnya mengulangi ayat-ayat yang baru saja dibaca dengan mata terpejam. Gerakan itu dilakukan berulangulang. Di samping mereka, ada lingkaran anak-anak lain yang melakukan hal sama. Di hadapan para remaja ini, duduk Hasan Ali Al Azajy (47 tahun). Di depan Hasan, ada Alquran besar terbuka. Alquran dalam posisi setengah berdiri di atas meja kecil.

Di sisi lain masjid, sejumlah anak duduk berbaris memanjang berjarak satu meter, seperti antrean. Di hadapan mereka, ada seorang ustaz yang meletakkan Alquran sama seperti yang dilakukan Hasan. Hasan dan juga ustaz lainnya memanggil satu per satu anak itu ke hadapan mereka. Anak-anak pun maju tanpa Alquran lagi di tangan. Di hadapan para ustaz, mulailah mereka membaca ayat-ayat Alquran yang baru saja dihapalnya.

Pemandangan seperti di Masjid Al Abror, saya jumpai setiap hari di sejumlah masjid di Rafah. Kebetulan, saat ini adalah musim liburan sekolah. Kebanyakan anak dan remaja Gaza berkumpul di masjid selepas shalat Subuh sampai waktu Zuhur untuk mengikuti sekolah menghapal Alquran yang diadakan para pengurus masjid. Saya sudah mendengar berita tentang sekolah ini sebelum bertugas ke Gaza.

Read the rest of this entry »

KEUTAMAAN MENGHAFAL DAN MEMBACA QUR’AN

Oleh Fadhil ZA

fathir-291Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,      (Fathir 29)

Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat Islam. Al-Qur’an adalah ummul kitab, induk dari seluruh kitab yang ada dibumi ini. Al-Qur’an penuh dengan ilmu hikmah yang menuntun pembacanya untuk meraih kemenangan dan keberuntungan hidup didunia dan akhirat. Orang yang selalu membaca dan mengamalkan Qur’an akan mendapat kemuliaan hidup didunia dan ahirat. Ia tidak akan disentuh kehinaan dan penderitaan berkepanjangan didunia maupun akhirat. Itulah janji Allah bagi para pembaca dan penghafal Qur’an.

Keutamaan menghafal Qur’an

quran3Rasulullah adalah seorang yang ummi (tidak bisa membaca) demikian pula sebagian besar bangsa arab dizaman Rasulullah adalah kaum yang ummi pula. Pada awal turunnya,  ayat  Qur’an disampaikan dari mulut kemulut dihafalkan oleh para pengikut Rasulullah. Mereka yang bisa membaca dan menulis ,  menuliskan ayat- ayat Qur’an tersebut dipelepah kurma, dan kulit kambing. Namun sebagian besar umat Islam ketika itu menghafal ayat Qur’an tersebut dan selalu membacanya dalam kehidupan sehari-hari secara rutin.

Selama 23 tahun Al-Qur’an turun secara berangsur-angsur dan dihafalkan oleh para pengikut Rasulullah saat itu. Dimasa hidup Rasulullah Al-Qur’an berada dikepala para penghafal Qur’an. Banyak diantara para sahabat yang hafal Al-Qur’an secara keseluruhan, 30 juz 114 surat. Sampai sekarangpun banyak umat Islam yang hafal Al Qur’an secara keseluruhan 30 juz, 114 surat 6636 ayat tersebut.

Salah satu keajaiban Qur’an adalah mudah dihafal dan diingat. Sampai saat ini   tidak ada satupun pendeta atau pastur yang hafal seluruh kitab injil tanpa salah walaupun hanya satu huruf . Demikian pula  tidak ada  pendeta Hindu yang hafal kitab Weda tanpa salah satu hurufpun demikian juga hal nya dengan  agama lain seperti Budha, Shinto atau Khonghucu .Adakah pendeta yang hafal kitab agamanya  masing-masing  seperti umat Islam menghafal Qur’an?. Al Qur’an adalah kitab suci yang indah dan mudah dihafal, sehingga banyak orang yang mampu menghafalnya tanpa salah satu hurufpun. Allah menegaskan ini dalam surat Al Qomar ayat 17 :

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (Al Qomar 17)

Read the rest of this entry »

JANGAN PISAHKAN UMAT DARI AL-QUR’AN

Oleh Fadhil ZA

al-israak-823Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang lalim selain kerugian.

(Al Israak 82)

Al-Qur’an merupal-quranakan pedoman hidup bagi umat Islam, baik di dunia maupun akhirat. Al-Qur’an merupakan kekuatan yang dahsyat bagi umat Islam. Musuh Islam menyadari betul hal tersebut . Salah satu strategi musuh Islam untuk menghancurkan Islam adalah memisahkan umat Islam dari Al-Qur’an. Belanda menggunakan strategi ini untuk melemahkan perjuangan para pejuang Islam di Nusantara yang berjuang untuk membebaskan Indonesia dari belenggu penjajahan Belanda. Mereka mendatangkan dua orang orientalis Van der Vlas dan Snoughougrogne yang menguasai bahasa Arab dan ilmu keIslaman untuk mempengaruhi tokoh dan umat Islam di Indonesia.

Mereka berhasil menyebarkan ajaran yang memisahkan umat Islam dari Qur’an tanpa disadari oleh tokoh Islam di Indonesia. Al-Qur’an digambarkan sebagai kitab suci yang agung, sakral, tidak sembarang orang bisa menyentuhnya. Qur’an harus dihormati, dimuliakan ditaruh ditempat yang tinggi (diatas lemari) sehingga sampai lupa menaruhnya dan tidak pernah dibaca. Untuk mempelajari Qur’an harus memahami betul tatabahasa Arab, dan belajar dari ulama yang memiliki silsilah yang jelas sampai ke Rasulullah. Jika belum memenuhi persyaratan tersebut dilarang dan haram menyampaikan terjemahan Qur’an didepan umum. Kutbah Jum’at harus disampaikan seperti yang disampaikan Rasulullah yaitu dalam bahasa Arab, tidak syah jika disampaikan dalam bahasa daerah yang bersangkutan. Dan banyak lagi tabu-tabu yang lain yang menyebabkan umat jadi takut dan menjauh dari Qur’an. Mereka cukup mendapat penjelasan tentang Qur’an dari orang tertentu yang telah dianggap memenuhi syarat pada masa itu. Celakanya ajaran yang disampaikan orang tertentu tersebut sering saling bertentangan, sehingga menimbulkan perpecahan dikalangan pengikutnya.

Read the rest of this entry »

Translate This Page
PELATIHAN

Pelatihan Shalat Khusuk , Tadabbur Qur'an dan Dzikir pernapasan Asmaulhusna

Klik disini

Pondok Tadabbur
Infak, Sodaqoh Anda untuk Pondok Tadabbur bisa disampaikan melalui :

Rek Bank Mandiri
123.0097166435
a/n Fadhil Zainal Abidin.
0811151412 - fadhil_za@yahoo.co.id
PELATIHAN

Jadwal Pelatihan Shalat Khusuk dan Tadabbur Qur'an wilayah Jabodetabek dan Sekitarnya.

Klik disini untuk keterangan lebih lanjut

HP : 0811151412

Sejak 20 Feb 2008
ShoutBox

ShoutMix chat widget
Live Feed