Archive for the ‘TADABBUR QUR’AN’ Category
27 PENYIMPANGAN ESQ ARY GINANJAR VERSI NAHIMUNKAR.COM
KRISIS multi dimensi yang menimpa bangsa tercinta, bangsa Indonesia yang belum kunjung reda, dan bahkan makin melilit kuat menjerat rakyat kecil tanpa ada rasa belas kasih, serta membuat angka kemiskinan anak bangsa makin membesar, adalah akibat ulah tangan para pengelola yang tidak bertanggung-jawab. Keseimbangan yang merupakan ciri khas hukum penciptaan Allah diobrak-abrik oleh para pengelola bangsa yang buta mata hatinya.
Berbagai upaya dilakukan oleh berbagai komponen bangsa, baik secara kolektif, krusial dan rumit.
Di antara sekian upaya yang dilakukan itu adalah apa yang dilakukan oleh Ary Ginanjar Agustian dengan ESQ Model-nya yang fenomenal. ESQ Model ini sudah tidak asing bagi masyarakat kita, bahkan buku monumental Ary yang berjudul “Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual” sudah terjual lebih dari 150.000 eksemplar dan sudah dicetak lebih dari 20 kali!
…Di balik berbagai kebaikan yang terdapat pada ESQ Model, terdapat pula sisi negatifnya…
Ada sisi kebaikan yang terdapat di dalam ESQ Model ini, di antaranya adalah:
1. Menumbuhkan kesadaran akan eksistensi para peserta di muka bumi ini sebagai Khalifah (wakil Allah).
2. ESQ mampu menggugah nurani para peserta training dan mengenalkan wujud Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada mereka, kebesaran, keagungan, keperkasaan dan kemahapemurahan-Nya.
ESQ DIDAKWA SESAT ??
Oleh Fadhil ZA
Di Indonesia ESQ berkembang dengan pesat, banyak Lembaga , Perusahaan swasta maupun instansi Pemerintah yang mengirim pegawainya untuk mengikuti training ESQ. Per-orangan dan keluarga juga banyak yang mengikutinya dengan biaya yang lumayan besar bagi mereka yang kantongnya pas-pasan. Saya sekeluarga juga sudah mengikuti training ESQ . Bermula ketika 2 orang putri saya ikut program training bagi Mahasiswa pada tahun 2006. Saya heran ketika menjemput anak saya sore hari saya lihat mata mereka sembab karena menangis. Keluar dari tempat training mereka memeluk ibunya dengan air mata bercucuran minta maaf pada kami berdua. Perilaku mereka kontan berubah sangat hormat pada orang tuanya.
Saya heran , kok putri saya bisa berubah begitu cepat, saya ingin tahu metode apa yang digunakan ESQ. Saya ikut mendaftar program Reguler. Setelah mengikuti training saya betul betul merasakan manfaatnya, hati jadi terbuka dan merasakan kebesaran Allah. Namun sayang perasaan hati yang lembut dan kagum padas Allah dan RasululNya itu hanya bertahan beberapa hari. Setelah seminggu kkita kembali lupa dengan pelajaran yang telah disampaikan pada training tersebut. Saya coba ikut program alumni beberap kali , tapi lama lama kok terasa bosan.
Dari pembicaraan dengan sesama alumni , mereka juga merasakan hal yang sama. ESQ berhasil membuka mata hati kita akan kebesaran Allah dan membangkitkan rasa cinta pada Rasulullah. Namun untuk menjaga agar perasaan itu tetap tertanam didalam dada diperlukan kiat dan usaha yang lain. Memang ESQ sudah berusaha untuk itu dengan mengadakan kegiatan alumni days pada hari hari tertentu di gedung Menara 165.
Lama saya tidak mengikuti program ESQ, saya berusaha merawat suasana hati dengan membaca dan mentadabburi Qur’an setiap hari. Ketika mentadabburi Qur’an saya kembali merasakan suasana lembut seperti ketika mengikuti training ESQ untuk pertama kali. Dengan tadabbur Qur’an hati kita selalu terbuka untuk menerima kelembutan Ilahi. Namun beberapa waktu yang lalu saya terkejut membaca berita bahwa ESQ diharamkan oleh salah seorang Mufti Malaysia. Saya heran, apanya yang salah?. Saya coba browsing di internet akhirnya saya temukan fatwa haram tersebut sebagai berikut dibawah ini.
ANAK-ANAK AJAIB GAZA
Oleh: EH Ismail
Dari Jalur Gaza , Palestina
Delapan remaja berusia 15-18 tahun D sedang duduk melingkar saat saya berkunjung ke Masjid Al Abror di Rafah, wilayah Gaza, Palestina.
Tangan mereka memegang kitab suci Alquran. Ada Alquran yang berukuran kecil, sedang, dan ada pula yang besar.
Sepandangan mata, mereka membaca Alquran yang ada di tangan. Sekejap kemudian, Alquran ditutup dan mulutnya mengulangi ayat-ayat yang baru saja dibaca dengan mata terpejam. Gerakan itu dilakukan berulangulang. Di samping mereka, ada lingkaran anak-anak lain yang melakukan hal sama. Di hadapan para remaja ini, duduk Hasan Ali Al Azajy (47 tahun). Di depan Hasan, ada Alquran besar terbuka. Alquran dalam posisi setengah berdiri di atas meja kecil.
Di sisi lain masjid, sejumlah anak duduk berbaris memanjang berjarak satu meter, seperti antrean. Di hadapan mereka, ada seorang ustaz yang meletakkan Alquran sama seperti yang dilakukan Hasan. Hasan dan juga ustaz lainnya memanggil satu per satu anak itu ke hadapan mereka. Anak-anak pun maju tanpa Alquran lagi di tangan. Di hadapan para ustaz, mulailah mereka membaca ayat-ayat Alquran yang baru saja dihapalnya.
Pemandangan seperti di Masjid Al Abror, saya jumpai setiap hari di sejumlah masjid di Rafah. Kebetulan, saat ini adalah musim liburan sekolah. Kebanyakan anak dan remaja Gaza berkumpul di masjid selepas shalat Subuh sampai waktu Zuhur untuk mengikuti sekolah menghapal Alquran yang diadakan para pengurus masjid. Saya sudah mendengar berita tentang sekolah ini sebelum bertugas ke Gaza.
KEUTAMAAN MENGHAFAL DAN MEMBACA QUR’AN
Oleh Fadhil ZA
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, (Fathir 29)
Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat Islam. Al-Qur’an adalah ummul kitab, induk dari seluruh kitab yang ada dibumi ini. Al-Qur’an penuh dengan ilmu hikmah yang menuntun pembacanya untuk meraih kemenangan dan keberuntungan hidup didunia dan akhirat. Orang yang selalu membaca dan mengamalkan Qur’an akan mendapat kemuliaan hidup didunia dan ahirat. Ia tidak akan disentuh kehinaan dan penderitaan berkepanjangan didunia maupun akhirat. Itulah janji Allah bagi para pembaca dan penghafal Qur’an.
Keutamaan menghafal Qur’an
Rasulullah adalah seorang yang ummi (tidak bisa membaca) demikian pula sebagian besar bangsa arab dizaman Rasulullah adalah kaum yang ummi pula. Pada awal turunnya, ayat Qur’an disampaikan dari mulut kemulut dihafalkan oleh para pengikut Rasulullah. Mereka yang bisa membaca dan menulis , menuliskan ayat- ayat Qur’an tersebut dipelepah kurma, dan kulit kambing. Namun sebagian besar umat Islam ketika itu menghafal ayat Qur’an tersebut dan selalu membacanya dalam kehidupan sehari-hari secara rutin.
Selama 23 tahun Al-Qur’an turun secara berangsur-angsur dan dihafalkan oleh para pengikut Rasulullah saat itu. Dimasa hidup Rasulullah Al-Qur’an berada dikepala para penghafal Qur’an. Banyak diantara para sahabat yang hafal Al-Qur’an secara keseluruhan, 30 juz 114 surat. Sampai sekarangpun banyak umat Islam yang hafal Al Qur’an secara keseluruhan 30 juz, 114 surat 6636 ayat tersebut.
Salah satu keajaiban Qur’an adalah mudah dihafal dan diingat. Sampai saat ini tidak ada satupun pendeta atau pastur yang hafal seluruh kitab injil tanpa salah walaupun hanya satu huruf . Demikian pula tidak ada pendeta Hindu yang hafal kitab Weda tanpa salah satu hurufpun demikian juga hal nya dengan agama lain seperti Budha, Shinto atau Khonghucu .Adakah pendeta yang hafal kitab agamanya masing-masing seperti umat Islam menghafal Qur’an?. Al Qur’an adalah kitab suci yang indah dan mudah dihafal, sehingga banyak orang yang mampu menghafalnya tanpa salah satu hurufpun. Allah menegaskan ini dalam surat Al Qomar ayat 17 :
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (Al Qomar 17)
JANGAN PISAHKAN UMAT DARI AL-QUR’AN
Oleh Fadhil ZA
Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang lalim selain kerugian.
(Al Israak 82)
Al-Qur’an merup
akan pedoman hidup bagi umat Islam, baik di dunia maupun akhirat. Al-Qur’an merupakan kekuatan yang dahsyat bagi umat Islam. Musuh Islam menyadari betul hal tersebut . Salah satu strategi musuh Islam untuk menghancurkan Islam adalah memisahkan umat Islam dari Al-Qur’an. Belanda menggunakan strategi ini untuk melemahkan perjuangan para pejuang Islam di Nusantara yang berjuang untuk membebaskan Indonesia dari belenggu penjajahan Belanda. Mereka mendatangkan dua orang orientalis Van der Vlas dan Snoughougrogne yang menguasai bahasa Arab dan ilmu keIslaman untuk mempengaruhi tokoh dan umat Islam di Indonesia.
Mereka berhasil menyebarkan ajaran yang memisahkan umat Islam dari Qur’an tanpa disadari oleh tokoh Islam di Indonesia. Al-Qur’an digambarkan sebagai kitab suci yang agung, sakral, tidak sembarang orang bisa menyentuhnya. Qur’an harus dihormati, dimuliakan ditaruh ditempat yang tinggi (diatas lemari) sehingga sampai lupa menaruhnya dan tidak pernah dibaca. Untuk mempelajari Qur’an harus memahami betul tatabahasa Arab, dan belajar dari ulama yang memiliki silsilah yang jelas sampai ke Rasulullah. Jika belum memenuhi persyaratan tersebut dilarang dan haram menyampaikan terjemahan Qur’an didepan umum. Kutbah Jum’at harus disampaikan seperti yang disampaikan Rasulullah yaitu dalam bahasa Arab, tidak syah jika disampaikan dalam bahasa daerah yang bersangkutan. Dan banyak lagi tabu-tabu yang lain yang menyebabkan umat jadi takut dan menjauh dari Qur’an. Mereka cukup mendapat penjelasan tentang Qur’an dari orang tertentu yang telah dianggap memenuhi syarat pada masa itu. Celakanya ajaran yang disampaikan orang tertentu tersebut sering saling bertentangan, sehingga menimbulkan perpecahan dikalangan pengikutnya.
SILUNGKANG NEGERI PENGHAPAL QUR’AN
Oleh Fadhil ZA
Pada akhir abad ke XIX Silungkang dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di Sumatra Barat . Masyarakat disekeliling Silungkang yang berasal Kotobaru, Palangki, Talowi, Toruang toruang, Indudu, Koto Anau, Lunto dan sebagainya berdatangan ke Silungkang untuk menimba Ilmu Agama. Mereka belajar dari Syekh Barau seorang ulama besar di Silungkang pada masa itu yang dibantu oleh 9 orang Syekh murid beliau. Orang yang datang belajar agama Islam dari sekitar Silungkang ketika itu menjuluki Silungkang dengan sebutan serambi Mekah.
Namun sayang sekar
ang sebutan serambi Mekah itu hanya tinggal kenangan. Sejak penjajahan Jepang dan berlanjutkan dengan revolusi fisik tahun 1948 dan pemberontakan PRRI tahun 1958 masyarakat Silungkang terus didera berbagai kesulitan Ekonomi, sehingga banyak orang Silungkang yang mengadu untung di Rantau. Perhatian masyarakat pada Agama semakin berkurang, jumlah surau yang semula sekitar 40 buah terus meyusut, sampai akhir 2006 tinggal 14 buah, kader ulama sebagai pengganti ulama yang telah wafat juga tidak ada .
Awal tahun 2007 ketika LAZ-PKS (Lembaga Amil Zakat –Persatuan Keluarga Silungkang) Jakarta mengadakan survey di Silungkang surau yang aktif hanya 14 buah itupun hanya digunakan untuk pengajian anak TPA, sholat berjamah kadang ada kadang tidak. Guru yang mengajar di TPA sebagian besar guru sukarela dengan kemampuan ala kadarnya. Jumlah murid TPA ditiap surau cukup banyak antara 20 – 40 orang , namun sayang TPA tersebut tidak ditangani secara profesional. Sebagian besar pengajar merupakan tenaga sukarela dengan latar belakang pendidikan ber-macam macam dari tamatan SD sampai S1. Honor mereka pun tidak jelas kadang ada kadang tidak , bahkan ada yang mengajar dengan biaya dari kantong sendiri.
DZIKIR PERNAPASAN TADABBUR QUR’AN UNTUK MEMBUKA PINTU REZEKI, KELAPANGAN DAN KEMULIAAN HIDUP
Oleh : Fadhil ZA
Untuk membuka pintu rezeki , kemuliaan dan kelapangan hidup lakukanlah dzikir pernapasan tadabbur Qur’an sebagai berikut dibawah ini. Waktunya bisa dipilih sesudah sholat, pagi hari , sore hari atau menjelang tidur. Usahakan memakai pakaian yang longgar , sehingga tidak mengganggu ketika melakukan kegiatan olah napas.
Ketika menarik napas baca kalimat hasbalah : “Hasbiayallahu wani’mal wakiil, ni’mal maula wa ni’man nashir. Wakafa billahi waliyya , wakafa billahi syahida, wakafa billahi wakiila, wakafa billahi nashiroo ( Cukup Allah bagiku Dia sebaik baik pelindung, sebaik baik pemimpin dan sebaiki baik penolong. Cukup Allah sebagai pemimpin, cukup Allah sebagai saksi, cukup Allah sebagai pelindung, cukup Allah sebagai penolong). “
Bisa juga dibaca dua kalimah sahadat dan sholawat seperti pada saat duduk tahiyat akhir.
1. Ketika menahan napas baca salah satu dari ayat Qur’an sebagai berikut didalam hati :
AL – ISRAAK AYAT 30

Inna robbaka yabsuthu rizqo limayyasyaa’u wa yaqdir Innahuu kaana bi ibadihi khobiirom bashiiro
Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Al Israak 30)
AL ANKABUT 62
Allahu yabsuthu rizqo limayyasyaa’u wa yaqdir Innallaha bikulli syai’in aliim
Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.(Al Ankabut 62)
AS SYURA 12

Lahuu maqooliidus samaawaati wal ardhi . Yabsuthur rizqo limayyasyaa’u wayaqdir. Innahuu bikulli syai’in alimm
Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (As-Syuraa 12)
Ketika menghembuskan napas baca Do’a tadabbur :
Ya Allah kepunyaan Engkaulah perbendaharaan kekayaan dilangit dan bumi , Engkaulah yang melapangkan dan menyempitkan rezeki bagi siapa yang Engkau kehendaki hamba mohon padaMu, lapangkan rezeki hamba (kami) selapang lapangnya, jangan Kau sempitkan rezeki hamba (kami), jangan Kau sempitkan hidup hamba (kami), Engkau maha mengetahui dan maha melihat keadaan kami, perkenankanlah permohonan kami ini ya Allah.
Manfaat nya:
- Membuka jalan dan pintu rezeki bagi orang yang dalam kesempitan hidup
- Melindungi diri dari kefakiran dan kemiskinan
- Hidup berkecukupan dan selalu terpenuhi hajat dan kebutuhannya
JALAN MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH
Oleh Fadhil ZA

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan. (Al Maidah 35)
Ada tiga perintah yang disampaikan Allah kepada orang yang ber-Iman didalam surat Al Maidah ayat 35 tersebut diatas , yaitu :
1. Agar bertakwa kepada Allah
2. Carilah jalan (wasilah) yang mendekatkan diri pada Allah
3. Berjihad dijalan Allah
Allah menjelaskan pada bagian terakhir ayat tersebut bahwa bagi orang yang melaksanakan perintah tersebut insya Allah akan mendapat keberuntungan. Janji Allah adalah benar, Ia tidak pernah mengingkari janji-Nya.
1. Bertakwa pada Allah
Orang yang bertakwa pada Allah adalah orang yang selalu berusaha menjaga batas –batas perintah dan larangan yang telah ditetapkan Allah. Ia selalu berusaha sekuat tenaga untuk menjalankan semua perintah dan anjuran Allah , serta berusaha untuk tetap istiqomah berada pada jalan-Nya yang lurus . Ia juga berusaha sekuat tenaga untuk tidak melanggar batas-batas larangan yang telah ditetapkan Allah.
Orang yang bertakwa adalah orang yang selalu waspada dan awas untuk menempatkan dirinya pada jalan yang diridhoi Allah. Ia selalu memperhatikan apa yang diperintahkan , dianjurkan dan dibolehkan Allah dan apa perbuatan yang dilarang dan diharamkan Allah. Iapun selalu berusaha untuk menjalankan semua perintah atau anjuran Allah, dan berusaha untuk menjaga agar tidak melanggar batas –batas yang telah ditetapkan Allah.
2. Jalan (wasilah) mendekatkan diri pada Allah
Allah memerintahkan kepada orang beriman agar mencari wasilah atau jalan untuk mendekatkan diri pada-Nya. Allah telah menunjuki beberapa jalan yang bisa ditempuh untuk mendekatkan diri padaNya , antara lain dengan berdzikir mengingatNya, mentadabburi Qur’an, mengerjakan sholat, bersedekah, bersyukur, bertaubat, jihad fiisabilillah, berpuasa, ibadah haji dan umrah, berkorban dan lain sebagainya.
Itulah jalan yang telah ditunjukan Allah untuk mendekatkan diri pada-Nya. Dari beberapa jalan yang disebutkan diatas ada tiga jalan utama yang sangat dianjurkan untuk melaksanakannya, insya Allah dengan melalui tiga jalan utama tersebut , jalan lainnya akan terbawa ikut.
Tiga jalan utama tersebut adalah :
a. Dzikir mengingat Allah
Perintah untuk mengingat Allah sangat banyak ditemui dalam Qur’an, dzikir mengingat Allah bisa dilakukan ketika berdiri, duduk dan berbaring, pada waktu pagi ,petang dan malam hari, secara lisan maupun didalam hati, berjamaah maupun seorang diri.
b. Tadabbur Qur’an
Tadabbur Qur’an adalah suatu usaha untuk menanamkan Qur’an kedalan fikiran bawah sadar dan hati. Al-Qur’an dibaca dengan tartil kemudian dibacakan terjemaahannya secara puitis, dan ditadabburi kandungan ayatnya dengan nada dan tekanan suara tertentu, hinga menyentuh jauh kedalam qolbu setiap pendengarnya. Tadabbur Qur’an sangat penting dilakukan bagi uamat islam yang bahasa ibunya bukan bahasa Arab.
Allah telah menurunkan Al- Qur’an dalam bahasa Arab, bagi orang yang bahasa ibunya adalah bahasa Arab tentu tidak sulit untuk memahami kandungan Al-Qur’an. Namun bagi umat Islam yang bahasa ibunya bukan Arab, seperti bangsa Indonesia, China, India, Amerika , Jepang dan lain lain hal tersebut tidak mudah. Bagi orang ajam (non Arab) Al-Qur’an perlu ditadabburi dengan bahasa ibu masing masing.
Dengan tadabbur Qur’an insya Allah Qur’an akan menghunjam kedalam fikiran bawah sadar (alam bawah sadar) dan hati pendengarnya, insya Allah ini akan membentuk manusia yang berjiwa dan berahlak Qur’aani. Tadabbur Qur’an adalah jalan utama atau jalan tol untuk mendekatkan diri pada Allah.
c. Sholat khusuk
Sholat khusuk tidak sama dengan sholat yang biasa dikerjakan kebanyakan orang awam. Kebanyakan orang ketika mengerjakan sholat lisan, fikiran dan hatinya tidak fokus pada apa yang dibaca atu diucapkan dalam sholat. Mulutnya membaca A, fikirannya memikirkan B dan hatinya merasakan C. dalam sholat fikirannya melayang kemana-mana. Orang yang khusuk dalam sholatnya , hati dan fikirannya fokus pada apa yang dibaca dalam sholat. Mulutnya membaca A, fikirannya membayangkan A, hatinya merasakan A. seluruh fikiran dan hatinya fokus mengikuti apa yang dibaca atau didengar (ketika menjadi makmum) dalam sholat.
Kondisi khusuk seperti tersebut diatas umum dialami orang diluar sholat, misalnya ketika seseorang sedang asyik berbicara dengan temannya melalui handphone. Apa yang diucapkan , difikirkan dan dirasakan ketika sedang berbicara pasti sama (khusuk). Sayang ketika mengerjakan sholat kondisi khusuk ini tidak didapat, karena kebanyakan orang yang mengerjakan sholat tidak mengerti dan paham ayat ( bacaan) yang diucapkan nya didalam sholat. Untuk mendapatkan sholat khusuk mutlak kita harus mengerti apa yang kita baca dalam sholat. Jika kita tidak mengerti dan paham ayat yang kita baca tentu saja fikiran dan perasaan akan melantur kemana mana.
3. Jihad fiisabilillah
Perintah ketiga setelah bertakwa dan mencari jalan (wasilah) pada-Nya adalah berjihad dijalan Allah dengan harta dan diri, sebagaimana ditegaskan Allah dalam surat As shaf ayat 10-11

10- Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? 11-(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya, 12- niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah keberuntungan yang besar. (As shaf 10-11)
Jihad fiisabilillah mempunyai pengertian yang luas, ada sebagian umat Islam yang mengaitkan jihad ini dengan berperang dijalan Allah. Berperang membela kebenaran adalah salah satu dari cabang Jihad fiisabilillah. Jihad fiisabilillah artinya bersungguh-sungguh berjuang untuk menegakkan kebenaran dijalan-Nya. Dalam ayat tersebut daiatas Allah menjelaskan bahwa jihad fiisabilillah itu ada dua macam, yaitu berjihad dengan harta dan berjihad dengan badan diri.
Bagi mereka yang memiliki harta namun tidak mempunyai ilmu , kemampuan atau waktu yang cukup untuk berjuang dengan badannya silahkan berjuang dengan memanfaatkan harta yang diberikan Allah padanya. Bagi mereka yang tidak punya harta cukup namun memiliki ilmu, kemampuan dan waktu cukup , silahkan berjuang dengan badan dirinya. Jika dua kelompok orang tersebut diatas yakni orang yang hanya memiliki harta, dan orang yang hanya memilki ilmu, kemampuan dan waktu cukup ini bersinerji tentu akan menghasilkan kekuatan yang dahsyat dalam menegakan kebenaran dijalan Allah.
Bagi orang yang memiliki semua kemampuan diatas yaitu harta, ilmu, kemampuan dan waktu yang cukup silahkan berjuang dengan semua kemampuan yang telah diberikan Allah padanya. Bagi orang ber-man yang tidak mau menjalankan perintah jihad seperti tersebut diatas , Allah mengancam mereka dengan azab yang pedih. Bagi siapa yang mau menjalankan perintah tersebut diatas Allah menjanjikan baginya keberuntungan yang besar, mengampuni semua dosanya dan memasukan mereka kedalam syurga yang mengalir sungai –sungai dibawahnya.
DZIKIR PERNAPASAN TADABBUR QUR’AN
Oleh Fadhil ZA
Al-Qur’an penuh dengan kalimat hikmah yang dapat digunakan untuk menterapi diri hingga memiliki ahlak sempurna sebagaimana ahlak Rasulullah. Ketika Aisah ditanya tentang ahlak Rasulullah ia menjawab bahwa ahlak Rasulullah adalah Al-Qur’an. Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam bukan sekedar untuk dibaca dan dilagukan dengan irama yang indah menarik, tapi untuk ditanamkan didalam hati dan dijadikan sikap hidup.
Dzikir pernapasan tadabbur Qur’an adalah salah satu cara untuk menghunjamkan Qur’an kedalam fikiran bawah sadar dan hati hingga mampu membentuk pola fikir dan kepribadian sesuai dengan Al-Qur’an. Bacaan Qur’an dan do’a semua dibaca didalam hati tidak dijaharkan dan dilakukan dengan tehnik olah napas, sehingga didapat konsentrasi yang maksimal dan peningkatan kadar oxigen dan energi didalam tubuh.
Dzikir pernapasan tadabbur Qur’an caranya sama dengan dzikir pernapasan asmaulhusna. Ketika menarik napas baca kalimat hasbalah : “Hasbiayallahu wani’mal wakiil, ni’mal maula wa ni’man nashir. Wakafa billahi waliyya , wakafa billahi syahida, wakafa billahi wakiila, wakafa billahi nashiroo ( Cukup Allah bagiku Dia sebaik baik pelindung, sebaik baik pemimpin dan sebaiki baik penolong. Cukup Allah sebagai pemimpin, cukup Allah sebagai saksi, cukup Allah sebagai pelindung, cukup Allah sebagai penolong). “
Kalimat hasbalah diatas bisa juga diganti dengan dua kalimah syahadat dan sholawat Nabi seperti yang dibaca ketika duduk tahiyat akhir.
Ketika menahan napas baca ayat ayat pilihan yang akan ditadabburi , misalnya Al Baqarah 157
Allahu waliyulladzii amanu yukhrijuhum minadzulumaati ilannuur , walladziina kafaru auliyaa uhumutthoghutu yukhrijuunahum minannuuri iladzuulumaati. Ulaaika ashabunnari hum fiiha khooliduun
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (Al Baqarah 257)
Ketika menghembuskan napas , baca do’a sebagai berikut :
“ Ya Allah Engkaulah pemimpin kami yang mengeluarkan kami dari kegelapan kepada cahaya terang benderang. Keluarkan kami dari kegelapan kepada cahaya-Mu , keluarkan kami dari kesempitan kepada kelapangan, dari kehinaan kepada kemuliaan, dari kesulitan kepada kemudahan. Jangan Kau masukan kami kedalam golongan orang kafir, yang Kau jerumuskan kedalam neraka jahanam-Mu. Perkenankan permohonan kami ini ya Allah. “
Ayat yang dibaca ketika menahan nafas dipilih ayat yang bisa ditadabburi seperti surat An Nur 35, 55, Fathir 2, Al A’raaf 179. Bisa juga surat pendek seperti Al-Falaq, An Nas, An Nashr, Al Qori’ah, Al Zalzalah, Al Insyirah dan seterusnya. Do’a yang dibaca disesuaikan dengan maksud ayat yang dibaca seperti pada contoh diatas.
Dzikir tadabbur Qur’an dengan surat Al Falaq bermanfaat untuk melindungi diri dan keluarga dari berbagai kejahatan mahluk ciptaan Allah:
MENGAPA SHOLAT TIDAK BISA KHUSUK ?
oleh : Fadhil ZA
“ Saya sudah sholat selama bertahun tahun , namun sampai sekarang saya belum bisa khusuk. Ketika sholat fikiran saya selalu melayang kemana-mana, saya tidak bisa fokus “
“Saya merasa sholat hanya sebagai kewajiban rutin yang harus saya lakukan setiap hari, kadang kala saya merasa sholat hanya sebagai beban yang mengganggu kegiatan saya saja ”
“ ketika sholat saya tidak bisa fokus, saya merasa sholat hanya sebagai kegiatan yang membosankan , saya ingin segera cepat selesai , saya sholat hanya sekedar menunaikan kewajiban saja “
Demikian beberapa komentar yang saya dengar dari beberapa orang tentang kegiatan sholat yang mereka lakukan setiap hari. Banyak orang yang belum bisa khusuk dalam sholatnya sehingga sholat dirasakan hanya sebagai beban dan kegiatan yang membosankan, mereka ingin cepat berlalu dari sholatnya. Kadang kala sholat dirasakan hanya mengganggu kegiatan atau kesibukan mereka sehari hari.
Jika anda bisa sholat dengan khusuk , semua kondisi yang disebutkan dalam komentar diatas tidak akan terjadi. Sholat merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan, sholat bukan lagi sebagai beban atau kewajiban, tapi sholat dirasakan sebagai suatu kebutuhan. Kondisi khusuk dalam sholat bisa dicapai jika ucapan (bacaan sholat) , fikiran , perasaan hati sudah bisa sama. Artinya apa yang dibaca , dibayangkan oleh fikiran dan dirasakan oleh hati sudah sama mengikuti apa yang dimaksud oleh bacaan yang dibaca didalam sholat tersebut. Kondisi ini hanya bisa didapat kalau kita mengerti apa yang kita ucapkan atau baca dalam sholat tersebut. Jika kita tidak mengerti apa yang kita baca dalam sholat maka kondisi khusuk tidak akan terjadi dan kita akan mengalami kondisi seperti yang dikeluhkan oleh beberapa orang seperti disebutkan diatas.
Sejak kecil kita sudah diajarkan sholat, kita hanya diajarkan rukun dan menghafal bacaan yang harus dibaca dalam sholat tanpa mengerti maksudnya. Ada juga yang diajarkan bacaan berikut terjemahannya , namun tidak begitu paham maksud bacaan tersebut. Sebagian besar kita tidak pernah diajarkan bagaimana cara memusatkan fikiran pada saat sholat. Kita sholat sekedar memenuhi kewajiban dan syarat syah sholat sesuai rukun yang kita pelajari. Sungguh rugi jika puluhan tahun kita sholat , namun tidak ada peningkatan mutu sholat yang kita lakukan. Kita melakukan sholat hanya sebagai rutinitas sekedar memenuhi kewajiban. Dalam sholat fikiran melayang tak tentu arah, sholat terasa sebagai kegiatan yang membosankan dan membebani.
Kondisi Khusuk
Khusuk adalah suatu kondisi dimana antara ucapan, fikiran dan suasana hati berada dalam keadaan sama. Jika mulut mengucapkan A maka fikiran juga membayangkan A dan hati juga merasakan A. Suasana khusuk tidak akan tercapai jika ucapan, fikiran dan hati tidak sama, misalnya mulut mengucapkan A fikiran membayangkan B dan hati merasakan C.
Kondisi khusuk ini ternyata lebih sering dialami seseorang justru diluar sholat. Ketika seseorang sedang berbicara serius dengan orang lain baik secara langsung maupun melalui handphone pasti apa yang diucapkan, difikirkan dan dirasakan oleh hatinya sama. Jika ada orang yang berbicara dengan seseorang namun antara ucapan, fikiran dan perasaan hatinya tidak sama dapat dipastikan orang itu tidak normal. Mulutnya mengatakan A fikirannya membayangkan B dan perasaannya merasakan C, dapat dipastikan pembicaraan antara mereka berdua akan menjadi kacau, dan mereka tidak akan sanggup bicara berlama-lama.


