Archive for the ‘KISAH HIKMAH’ Category
HAKIM YANG DZOLIM DAN SEORANG NASRANI YANG DERMAWAN
by Admin
Dikisahkan dizaman kerajaan Bani Umayyah dimasa pemerintahan Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan , hiduplah seorang janda miskin bersama tiga orang anak perempuannya yang masih kecil dalam keadaan yang amat memprihatinkan. Pada suatu hari anak anak itu terus menangis tidak berhenti , karena tidak sanggup menahan lapar yang mendera sejak beberap hari ini. Sang ibu terus berusaha membujuk namun anak anak itu terus menangis tidak sanggup menahan rasa lapar.
Si ibu sudah hilang akal untuk membujuk anaknya yang belum mengerti tentang masalah kehidupan. Ia berkata pada anak anaknya :”Tunggulah sampai besok, nanti ibu akan pergi kepejabat Tuan Hakim negeri ini meminta sesuatu dari Baitul mal mudah mudahan ia berbelas kasihan pada kita.”
Keesokan hari si ibu dan anak anaknya yang masih kecil itu datang lebih awal kepejabat Tuan Hakim menunggu kedatangannya. Lama juga mereka menunggu baru Tuan Hakim datang. Melihat ibu dan anak anaknya itu , Tuan Hakim bertanya:” Ada apa kamu sekalian menunggu disini ?”
“Tuan Hakim “ kata ibu itu, “kami sudah beberap hari tidak makan, saya sendiri boleh tahan, namun anak anak saya yang masih kecil ini tidak sanggup bertahan menunggu sampai dapat makanan. Jadi kami datang kesini , semoga ada apa apa makanan yang dapat tuan berikan sedekah kepada kami dari Baitul Mal”
Si ibu sangat mengharap bantuan dari Tuan Hakim, sekurang kurangnya terhadap anank anak yang masih kecil dan belum mengerti masalah kehidupan. “ Baiklah !” Jawab tuan Hakim. “Hari ini kembalilah dahulu, mudah mudahan besok aku bisa memberimu sesuatu” tegasnya.
Wajah ibu itu sedikit cerah, merasa ada sesutu yang dapat diharap untuk melapangkan keadaannya besok hari. Namun demikian ia tetap mencoba memohon pada tuan Hakim agar bantuan itu bisa diberikan hari itu juga , karena ia tidak tahan melihat ananknya yang terus saja menangis.
DO’A PUNYA KEKUATAN SEMBUHKAN PENYAKIT ANDA - PENGALAMAN MEMBUKTIKAN
Oleh Syarif Hidayat
Do’a mempunyai kekuatan yang dapat menyembuhkan penyakit anda termasuk penyakit langka sekalipun! Ini bukan hanya hype (propaganda) atau harapan atau klise rohani. Ada bukti-bukti dan argumentasi ilmiah aktual yang mendukung hal ini dan hasil survey menunjukkan angka yang meyakinkan tentang kekuatan do’a untuk menyembuhkan suatu penyakit.
Do’a membantu seluruh organ tubuh Anda berfungsi sangat baik pada saat hidup Anda mengalami hal yang terburuk. Atau bahkan pada hari-hari baik, do’a dapat meningkatkan hubungan pikiran-tubuh-jiwa. Anda sedang berbicara dengan Tuhan (Allah SWT), Sang Pencipta yang tahu segalanya dan bisa melakukan apa saja.
Pengalaman banyak orang dan penulis sendiri yang menderita penyakit aneh (sakit syaraf mata) selama sekitar empat tahun lebih, membuktikan bahwa do’a yang dilakukan dengan penuh keyakinan dan iklas dapat menyembuhkan penyakit. Syariatnya memang berkat do’a tetapi pada hakikatnya adalah karena kekuasaan Allah SWT, dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Selama empat tahun lebih, saya menderita sakit mata yang aneh yakni syarafnya yang mengalami gangguan. Jadi kalau membuka mata/melihat cepat pegal. Baca satu kalimat saja terasa pegal dan sakit. Selama itu saya sukar membaca dan tidak bisa membawa mobil. Jadi kalau ke kantor diantar anak kalau kebetulan dia sedang libur kuliah atau kadang-kadang saya minta diantar oleh supir kantor.
Tingkat kepegalan mata saya setiap hari berubah rubah. Kadang kadang masih bisa dipaksakan menyetir mobil ke kantor dan bisa dipaksakan membaca. Tetapi kadang kadang pegalnya sangat parah sampai susah membuka mata dan kalau berkedip sering telat membuka mata sehinga kalau sedang menyetir sering hampir menabrak mobil yang yang ada di depan.
Karena sering memaksakan diri menyetir sendiri kekantor, saya pernah tiga kali menabrak mobil orang, pertama di Jalan Sahardjo menabrak bis kota (PPD), selang beberapa bulan kemudian kecelakaan kecil terjadi lagi menabrak Sedan Mazda di depan Pasar Rumput, Manggarai. Masih belum kapok, beberapa bulan kemudian menabrak lagi, sekarang korbannya adalah Bajaj yang sedang parkir di depan kantor Bimantara Grup, Kebon Sirih. Akhirnya saya dan juga atas nasehat istri berhenti total dari menyetir mobil.
APA KATA ORANG NANTI ?
Oleh Fadhil ZA
Joha dan anaknya mempunyai sifat yang bertolak belakang. Setiap bapaknya menyuruh mengerjakan sesuatu, anaknya pasti menolak sambil berkata:”Apa kata orang nanti kalau aku melakukan hal itu”. Karena kesal Joha berencana untuk memberikan pelajaran kepada anaknya. Ia ingin memberi pelajaran pada anaknya yang selalu memperhatikan tanggapan orang terhadap dirinya dalam mengerjakan segala sesuatu, ia takut tindakannya tidak akan disukai orang lain. Ia selalu berusaha mengikuti kehendak dan saran orang lain, padahal keinginan masyarakat dan orang lain adalah sesuatu yang tidak diketahui batasnya.
Untuk itu pada suatu hari ia mengajak anaknya untuk bepergian. Ia pun mengendarai keledai, sementara anaknya disuruh untuk berjalan disampingnya. Selang beberapa lama keduanya bertemu dengan sekelompok wanita yang langsung berteriak demi melihat Joha dan anaknya itu. Mereka berkata:” Bapak macam apakau, enak enaknya kau menaiki keledai, sementara anakmu yang masih kecil kau suruh berjalan kaki mengikuti keledaimu”.
Mendengar itu kemudian Joha turun dari keledainya dan menyuruh anaknya untuk ganti menaiki keledai tersebut. Selang berapa lama kemudian keduanya melewati beberapa orang tua yang sedang duduk duduk dipinggir jalan. Mereka memperhatikan Joha dengan keledainya, salah seorang mereka berkata:”Hai Joha, bagaimana engkau mengajar etika dan sopan santun pada anakmu, masakan engkau yang sudah tua dan lemah harus berjalan sementara anakmu yang masih muda dan kuat enak-enak duduk diatas keledainya”.
REIKI DAN ISLAM SEJALANKAH ?
Oleh Fadhil ZA
Kata REIKI terdiri dari dua kata, yaitu Rei yang berarti Alam Semesta, dan KI yang berarti Energi atau Chi atau Prana dalam bahasa sanskerta. Jadi Reiki berarti Energi alam semesta dan sering juga disebut Energi Ilahi. REIKI berasal dari tradisi Esoterik Kuno 8 abad sebelum masehi yang berkembang didaerah Asia terutama di TIBET . Energi ini dipergunakan manusia kuno pada jamannya untuk memproteksi tubuh jasmaninya dari serangan penyakit. Ilmu pengetahuan ini kemudian menghilang tanpa diketahui sebabnya, mungkin karena tidak disebarluaskan pengajaran nya, dan hanya diajarkan dikalangan biarawan saja
Pada abad ke 18, REIKI ditemukan kembali oleh seorang Tabib bangsa Jepang, Mikao Usui, lalu dikembangkan ke Hawai oleh cucu murid nya yang bernama Ny.Hawayo Takata, seorang Jepang yang tinggal di Hawai – Amerika Serikat, Nyonya ini telah berhasil disembuhkan dari penyakit Kanker dan komplikasi-nya yang telah di-ultimatum mati oleh dokter nya. Selanjutnya Reiki menyebar ke seluruh Amerika Serikat, Canada, Eropa dan Autralia serta kembali ke Asia.
Di Indonesia, REIKI baru dikenal sekitar pertengahan tahun 90an, dalam kalangan terbatas, yang kemudian dikembang luaskan oleh para Master yang berdedikasi kepada masyarakat di negeri tercinta ini melalui berbagai wadah yang legal maupun non-legal.
Saat ini Reiki terus berkembang luas di Indonesia, digunakan untuk menyembuhkan diri dan orang lain dari berbagai penyakit yang dideritanya. Reiki juga banyak dipelajari oleh umat Islam, karena Reiki diklaim sebagai ilmu universal yang bisa dipelajari oleh siapa saja tanpa memandang agama dan kepercayaannya. Hanya dengan menempelkan kedua telapak tangan kita ke bagian tubuh yang sakit bekerjalah REIKI. Ya, REIKI akhirnya mendunia penyebarannya dan sampai sekarang ini semakin banyak praktisi REIKI yang belajar dan mempraktekkan REIKI untuk mengatasi gangguan penyakit, baik fisik, mental dan emosional. Dengan prinsip santai, pasrah dan senyum kita mengalirkan REIKI ke bagian tubuh yang sakit.
MENGENAL KH ARIFIN ILHAM
Si Badung dari Banjarmasin
Begitu lahir, ia sudah bergigi. Ketika kecil, badungnya bukan alang kepalang. Ia nyaris membakar rumah, hanya karena
permintaannya tidak dituruti. Doa kedua orang tuanya di Tanah Suci mengubah perangai Arifin.
Suatu siang di tepi sungai kecil tak bernama di Jalan Sutoyo, Banjarmasin, seorang anak laki-laki berusia dua tahun sedang asyik bermain-main air menemani sang ibu yang sedang sibuk mencuci. Tiba-tiba bocah itu tergelincir dan sekejap kemudian air yang deras sudah menariknya ke tengah sungai.
Menyaksikan anaknya hanyut, tanpa berpikir panjang ibu yang tengah hamil delapan bulan itu langsung terjun ke sungai. Air sungai yang deras dan dalam tidak membuatnya ciut. Ia berenang semampunya agar bisa menggapai kaki anak lelaki satu-satunya itu. Bocah itu sudah tenggelam cukup jauh dan terus meluncur cepat sejalan dengan derasnya air sungai. Sekujur tubuhnya tak terlihat dan hanya sesekali kaki anak itu tampak menjulur ke atas. Sambil terus berenang, wanita muda itu berusaha sekuat tenaga menggapai kaki anak itu. Ia seakan sudah tidak menghiraukan lagi bahwa di perutnya tengah ada jabang bayi yang usianya sudah cukup tua.
Syukurlah, usahanya membuahkan hasil. Setelah berenang sekitar empat meter lebih, ia akhirnya berhasil menangkap kaki putranya. Bocah itu sudah pucat pasi dan tak sadarkan diri. Beruntung, ibu itu masih merasakan ada gerak kehidupan di jantungnya. Dengan sisa-sisa tenaga yang dimilikinya, ibu itu menggendong putranya ke pinggir kali. Setelah itu, sang ibu tak sadarkan diri dan tidak tahu lagi apa yang terjadi selanjutnya.
Perjuangan ibu itu tidak sia-sia. Bocah yang nyaris mati tenggelam itu, kini telah menjadi seorang dai (penceramah agama) yang sangat kondang. Sejak namanya mulai dikenal, hampir setiap hari K.H. Arifin Ilham muncul di layar TV atau media lain. Berbeda dengan dai sejuta umat, K.H. Zainuddin M.Z., dan dai manajemen kalbu, Aa Gym, Arifin Ilham tampil dengan gaya zikirnya yang menyejukkan. Seakan membawa jemaahnya terbang ke langit serta melupakan dunia yang fana.
BELI TIKET PESAWAT DENGAN SHOLAT TAHAJUD
oleh M. Arif As-Salman

Wajahnya tampakberseri, hatinya diliputi kebahagiaan. Apa yang selama ini ia harapkan kini telah tercapai. Tak terhingga rasa syukurnya pada Allah ta`ala, yang telah mengabulkan doa-doa yang ia panjatkan di keheningan malam, di saat manusia terlelap tidur.
Ia bertambah yakin pada janji-janji Allah. Ia semakin mantap dalam keimanannya. Amal solehnya bertambah giat dan doa-doanya semakin panjang dan khusyuk.
Sudah sekian tahun ia hidup di negeri para Nabi ini, dalam pengembaraannya mencari ilmu. Berbagai manis-asam garam kehidupan telah ia rasakan. Pahit dan getirnya telah ia lalui. Namun ia selalu tampak tabah dan gagah. Tak tergores kegundahan di wajahnya dan tak berbekas kegelisahan di sinar matanya.
Saya acap kali bertemu dengannya dalam beberapa kesempatan. Setiap kali berjumpa, wajahnya seakan tak pernah jemu tersenyum pada semua orang. Semangat hidupnya seolah tak pernah padam. Saya salut dengan Ust. Abu Anshar-nama samaran- yang telah dikarunia dua orang anak laki-laki ini.
PESONA DUNIA YANG MEMBINASAKAN
Dikisahkan pada suatu ketika nabi Isa mengembara dibumi dengan ditemani oleh seorang Yahudi . Ia membawa dua potong roti sedang nabi Isa hanya membawa sepotong roti. Nabi Isa bertanya pada orang Yahudi itu:”Apakah engkau akan mengajakku makan bersama?”. Orang Yahudi itu menjawab:”Tentu”. Namun ketika ia mengetahui bahwa nabi Isa hanya membawa sepotong roti, ia menyesal. Ketika nabi Isa pergi untuk menunaikan shalat, orang Yahudi itu segera memakan sepotong roti yang ada padanya. Setelah nabi Isa selesai mengerjakan shalat, mereka berdua mengeluarkan makanannya. Nabi Isa bertanya:” Mana roti yang sepotong lagi?”. Orang Yahudi itu menjawab: “Aku hanya membawa sepotong roti”. Lalu nabi Isa makan satu roti dan orang Yahudi itu satu roti pula. Setelah itu mereka berdua melanjutkan perjalanannya.

Setelah lama berjalan, pada suatu sore merekapun sampai pada sebuah pohon yang rindang. Nabi Isa mengajak Yahudi itu untuk beristirahat dan bermalam dibawah pohon itu. Mereka bermalam dibawah pohon itu hingga datang pagi hari. Setelah itu mereka meninggalkan tempat itu melanjutkan perjalalanan hingga bertemu dengan seorang yang buta. Nabi Isa bertanya pada orang buta itu: “Jika aku mengobatimu hingga Allah mengembalikan penglihatanmu, apakah engkau akan bersyukur pada-Nya?”. Orang buta itu menjawab: “Tentu saja”. Lalu nabi Isa mengusap mata orang buta itu seraya berdo’a kepada Allah,seketika itu juga ia dapat melihat kembali. Kemudian nabi Isa bertanya pada orang Yahudi yang bersamanya: “Demi Allah yang membuat engkau melihat orang buta dapat melihat kembali, dimanakah roti yang sepotong lagi?”. Yahudi itu menjawab:” Demi Allah aku hanya membawa sepotong roti”. Nabi Isa hanya diam mendengar jawaban Yahudi itu. Read the rest of this entry »
MAKANAN YANG DITURUNKAN DARI LANGIT
Oleh : Fadhil ZA
Dikisahkan pada suatu ketika pengikut setia Nabi Isa dari kalangan bani Israil yang dikenal dengan sebutan kaum Hawariyn memohon kepada nabi Isa agar Allah menurunkan makanan bagi mereka dari langit. Nabi Isa terkejut mendengar permintaan mereka dan mengingatkan agar mereka bertakwa pada Allah. Mereka menjawab bahwa mereka menginginkan hidangan itu untuk menambah keyakinan mereka bahwa apa yang disampaikan Isa pada mereka adalah benar. Nabi Isa mengingatkan bahwa ia akan berdo’a pada Allah, namun jika hidangan itu telah turun dan mereka mengingkarinya niscaya Allah akan mengazab mereka dengan azab yang belum pernah diberikan kepada siapapun.

Kisah tersebut disampaikan dalam surat Al-Maidah ayat 112-115 sebagai berikut :
112- (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa berkata: “Hai Isa putra Maryam, bersediakah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?” Isa menjawab: “Bertakwalah kepada Allah jika betul-betul kamu orang yang beriman”.
113- Mereka berkata; “kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu”.
114- Isa putra Maryam berdoa: “Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah Pemberi rezeki Yang Paling Utama”.
115- Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang siapa yang kafir di antaramu sesudah (turun hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia”. (Al-Maidah 112-115) Read the rest of this entry »
BINATANG BUASPUN TUNDUK PADA ORANG YANG BERTAKWA
Oleh Fadhil.Z.A
Singa dan Harimau adalah binatang buas yang sangat ditakuti oleh manusia. Dihutan belantara binatang ini dikenal sebagai si Raja rimba yang ditakuti oleh penghuni hutan lainnya. Rusa, menjangan, sapi, kerbau, kuda, jerapah, merupakan makanan utama bagi binatang buas ini. Singa dan Harimau merupakan pemburu hutan yang tangguh disamping binatang buas lain seperti macan tutul, phanter, srigala dan beruang.
Namun aneh ternyata binatang buas yang ganas dan menakutkan ini tunduk dan hormat pada orang yang bertakwa. Mereka juga memuliakan orang yang bertakwa sebagaimana yang difirmankan Allah dalam surat Al-Hujurat ayat 13:

Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang bertakwa

Berikut ini kami sampaikan beberapa kisah yang kami kutip dari berbagai sumber tentang bagaimana singa dan harimau yang ditakuti itu tunduk dan hormat pada orang yang bertakwa. Read the rest of this entry »
DO’A ORANG YANG DALAM KESULITAN
Krisis ekonomi global yang melanda dunia dewasa ini menyebabkan banyak orang yang menderita stress, namun sayang diantara mereka banyak yang mengambil jalan pintas, dengan bunuh diri untuk mengakhiri penderitaannya. Di Amerika Serikat belum lama ini seorang ayah melakukan tindakan bunuh diri setelah membunuh istri dan keempat anaknya karena tidak sanggup menahan beban akibat di PHK dari tempat kerjanya. Di Indonesia tidak sedikit orang yang melakukan bunuh diri untuk mengakhiri penderitaannya.
Itulah jalan yang ditempuh oleh orang yang kurang Iman dan keyakinannya pada Allah. Orang yang yakin pada Allah selalu mendapat jalan keluar dari kesulitan yang dihadapi, ia tidak pernah putus asa dari pertolongan Allah. Orang yang ber-Iman memohon pada Allah dengan sepenuh hati dan jiwanya, dan Allah yang maha kuat, selalu menolongnya hambanya dengan cara yang kadang kala tidak kita pahami. Dalam keadaan yang sangat ekstrim Allah dapat menolong hambanya dengan cara yang menakjubkan seperti kisah dibawah ini.
Abu Bakar Muhammad ibn Dawud ad-Dinawari yang berprofesi menyewakan Baghal (peranakan silang antara kuda dan keledai) untuk rute Damsyiq menuju Yubdani mengisahkan pengalamanya sebagai berikut ini :
Pada suatu ketika ada seorang lelaki yang menyewa baghalku. Kami berdua menaiki baghal itu melewati jalan yang tidak biasanya dilewati orang lain, aku ragu menempuh jalan itu, melihat kebimbanganku lelaki itu menyuruhku untuk terus berjalan. Lelaki itu berkata : “Lewat saja jalan ini, jalan ini merupakan jalan pintas kita akan lebih cepat sampai”. Kamipun menempuh jalan misterius itu, hingga sampai pada suatu tempat yang curam dengan jurang yang terjal. Ditempat itu banyak terdapat tengkorak manusia, agaknya mereka merupakan korban pembunuhan. Tiba tiba penyewa baghalku berkata: “Tolong pegang tali kekang ini agar aku dapat turun”. Begitu turun ia langsung mengumpulkan barang bawaannya dan tiba tiba menghunus sebilah pedang.
Ia berjalan kearahku dan aku berlari ketakutan, namun dia tetap saja mengejarku. Dalam keadaan demikian, aku mengingatkan dia agar takut pada Allah dan aku mempersilahkan dia untuk mengambil baghalku. Lelaki itu berkata : “Baghal itu sekarang memang telah menjadi milikku, namun aku belum puas jika belum melenyapkanmu dari muka bumi ini”.
Mendengar jawabannya itu aku segera mengingatkannya akan hukuman Allah kelak, namun dia tidak menghiraukannya. Dia terus berjalan menujuku dengan pedang terhunus. Tidak ada jalan bagiku untuk melarikan diri. Aku menyerah tidak berdaya. Aku berkata padanya : “Baiklah kalau begitu berilah aku kesempatan untuk mengerjakan sholat barang dua rakaat”.
“Baiklah” jawab lelaki penjahat itu.
Segera aku bertayamum untuk mengerjakan sholat, namun ketika berdiri akan sholat tidak satu ayatpun yang dapat ku ingat. Aku hanya berdiri kebingungan dengan badan gemetar karena takut. Lelaki itu terus megamatiku, karena ia melihat aku hanya berdiri kebingungan dan ketakutan, ia menghardikku: ” Cepat lakukan sholatnya !”
Aku terkejut dan terlompatlah dari lidahku firman Allah :

Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya (An Naml 62). Read the rest of this entry »


