Archive for the ‘KISAH HIKMAH’ Category
KEKUATAN DAN KEAJAIBAN SEDEKAH
Diposkan Oleh Fadhil ZA
Dalam Al Qur’an banyak ditemukan firman Allah yang memerintahkan kita untuk bersedekah dan membelajakan sebagian harta kita dijalan kebaikan. Namun sayang kebanyakan kita tidak menghiraukan perintah tersebut. Kita kuatir kalau bersedekah akan mengurangi jumlah harta kita. Sifat kikir dan tamak mendorong kita untuk enggan membayar zakat , infak dan sedekah. Padahal manfaat sedekah itu sebenarnya akan kembali kepada diri kita juga.
Allah melipat gandakan pahala sedekah sampai 700 kali lipat, sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an surat al Baqarah ayat 261 :

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allahadalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Al Baqarah 261)
Dalam berbagai ceramahnya ustadz Yusuf Mansyur selalu mengingatkan tentang keutamaan sedekah ini. Beliau banyak menceritakan tentang pengalaman orang orang yang lolos dari berbagai bencana dan musibah dengan bersedekah. Ternyata sedekah dapat menyelamatkan seseorang dari kebangkrutan, tekanan ekonomi, berbagai penyakit dan penderitaan berkepanjangan.
Berikut ini kami sampaikan pengalaman beberapa orang yang selamat dari kecelakaan, dan kebangkrutan dengan membiasakan bersedekah setiap hari. Kisah ini kami kutip dari web Program Pembibitan Penghapal Qur’an binaan Ustadz Yusuf Mansyur pppa.or.id. di Tangerang. Anda yang ingin mengetahui lebih banyak tentang keajaiban dan kekuatan sedekah ini silahkan membuka situs tersebut .
TIKAR KEIKHLASAN
Oleh M Maksum
Lalu-lalang kendaraan melaju cepat. Suara percikan arang yang membentur biji-biji jagung terus mengusik teli ngaku. Pembeli kian beradu, sampai-sampai tikar pun penuh dengan orang-orang yang singgah sambil menunggu jagung bakar tersaji. Aku duduk manis di atas dingklik* panjang, sambil menunggu pembeli yang singgah di tempatku. Bukan di tempat jagung itu terpanggang.
“Mas numpang duduk ya?“ pinta salah satu pembeli jagung bakar.
“Oh, iya Mas, silakan,“ jawabku senang.
Ya, aku senang karena cuma dia yang mau singgah di angkringanku, yang sedari tadi sepi pembeli. Aku pun langsung menuju ke tempat duduknya.
“Mau pesan minum apa Mas?“ sapaku.
“Maaf Mas, tadi aku sudah pesan minum sama penjual jagung bakar sekalian.“
Jawaban yang menyobek dadaku. Harapanku hancur. Kesenangan yang aku ciptakan karena ada dua insan singgah di angkringanku, tepatnya duduk di atas tikarku. Aku mengumpat meskipun dalam hati. Aku merasa jengkel. Dari Maghrib sampai sekarang belum ada pembeli. Eh, ada tapi numpang duduk saja.
“Sialan, cuma numpang duduk saja. Aku kira mau pesan minum di sini. Eh, ternyata sudah pesan duluan sama penjual jagung tadi.“ Gumam hatiku yang terus memburu ke dalam prasangka buruk. Aku muak, aku cemberut. Aku bosan. Aku hanya bisa menatap daganganku yang kian membisu.
Satai usus, satai telur, satai ati, tempe goreng, bakwan dan tahu susur berdiam diri di pangkuan piring. Nasi kucing lebih mengunci diri di balik bungkusan kertas.
Wedang jahe yang kian dingin dengan sepinya gelas yang minta dialiri. Kaleng susu yang membeku, menunggu pembeli untuk merayu. Hanya kepulan asap yang timbul dari bibir hitamku, untuk menguras urat syaraf yang sedari tadi tersulut kecemburuan. Di otakku ramai pertengkaran dan perdebatan antara Si Tanduk Merah dan Jubah Putih.
KETAATAN PADA ALLAH DAN RASUL
Diposkan oleh Admin
JULAIBIB. “la Bagian Dariku…dan Aku Bagian Darinya…”
JULAIBIB. Namanya singkat. Tubuhnya pendek. Wajahnya jelek. Begitu sejarah mengabarkannya. Bukan orang penting. Kehadirannya maupun kealpaannya di tengah-tengah majelis para sahabat tidak terlalu berarti. Sama saja. Bila dirinya hadir di sebuah tempat, maka tak ada yang membutuhkannya. Dan bila alpa, maka tak ada seorangpun yang menanyakan tentangnya. Tidak banyak juga kitab-kitab Tarikh (sejarah) yang mengukir namanya di atas setiap lembarannya.
Namun ia adalah sahabat Rasulullah n dari golongan Anshar. Karena itulah di belakang namanya ada tambahan al-Anshari. “Apakah kamu mau menikah?” tanya Rasulullah SAW kepadanya suatu saat. “Aku tidak punya apa-apa wahai Rasulullah. Bagaimana mungkin bisa menikah ?” jawabnya dengan penuh santun dan ta’dzim kepada nabi.
Tiba-tiba lewat salah seorang sahabat Anshar yang lainnya. Rasulullah pun segera memanggilnya dan bertanya kepadanya, “Apakah kamu hendak menikahkan putrimu?” “Siapakah yang tidak mau menikahkan putrinya dengan orang semulia engkau wahai Rasulullah?” jawabnya dengan senang hati. “Bukan untukku. Tapi untuk Julaibib.”
Lelaki Anshar itu terkejut. Wajah bungah dan sumringah tiba-tiba berubah padam. Nampak raut kekecewaan. “Sebentar Rasulullah, aku akan membica-rakannya dulu dengan istriku.”
“Julaibib, orang biasa itu?! Bagaimana mungkin kita menikahkan putri kita dengan orang seperti itu, padahal kita sudah beberapa kali menolak lamaran orang-orang yang memiliki harta dan nasab lebih mulia darinya!” tanggap istrinya. Ternyata anak perempuannya yang dimaksud itu sedang mendengarkan pembicaraan kedua orang tuanya, bahwasanya Rasulullah telah melamarnya untuk Julaibib. Melihat reaksi kedua orang tuanya yang tidak setuju, tiba-tiba ia keluar menemui mereka, lalu membaca firman Allah ;
BAHAYA MENUNTUT ILMU KANURAGAN DAN KESAKTIAN
Oleh Fadhil ZA
Dalam kehidupan modern ini ternyata masih banyak orang yang gandrung menuntut ilmu kanuragan dan kesaktian. Mereka bangga dengan kemampuan luar biasa yang dimiliki seperti tidak mempan dibacok atau ditembak, tahan api dan siraman air keras, bisa memecahkan batu dengan tangan kosong, mampu menerawang membaca fikiran atau melihat tempat yang jauh. Mereka tidak segan berkorban dan bersusah payah untuk mendapatkan ilmu tersebut. Walaupun kadangkala bertentangan dengan ajaran agama.
Banyak anak remaja yang gandrung dengan ilmu ini , apalagi kalau yang mengajarkannya memakai jubah ustadz atau kyai. Perlu diwaspadai jika tidak hati hati kita bisa terjebak aliran tarekat bahkan kalangan pesantren yang mengajarkan ilmu kanuragan . Kita menyangka itu dari ajaran Rasulullah padahal sudah menyimpang dari jalan yang benar.
Iblis dan balatentara syetan amat pandai memperdaya manusia, ia menawarkan 99 kebaikan tanpa disadari menjerumuskan manusia dengan satu kesesatan. Orang yang tidak paham menyangka ia berada pada jalan yang benar, padahal ia sudah jauh melenceng dari akidah yang benar. Metode membungkus kesesatan dengan berbagai kebaikan adalah metode paling jitu dari syetan untuk menyesatkan manusia.
Metode ini sudah digunakan Iblis terhadap Adam ketika ia membujuk Adam dan hawa untuk memakan bua Khuldi sebagaimana dikisahkan dalam surat al A’raaf ayat 20-21:
20. Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga).” 21. Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua”, (Al A’Raaf 20-21)
Syekh Abdulqadir Jaelani juga pernah didatangi syetan yang mengaku sebagai malaikat utusan Allah. Ketika ia tertidur dalam keadaan puasa ia didatangi seorang yang berjubah putih. Ia betanya: “ Siapakah anda?”, Orang itu menjawab saya adalah utusan Tuhanmu:” Allah telah memuliakanmu dan menerima semua amal ibadahmu, karena itu mulai hari ini engkau tidak pellu lagi mengerjakan shalat, puasa dan haji , dan ia telah menghalalkan semua yang diharamkan bagimu” . Mendengar ucapan orang itu ia terkejut dan ia sadar bahwa itu adalah syetan yang datang untuk mempedayanya. Ia berseru :” Hai terlaknat, enyalah engkau dari sini. Aku tidak lebih mulia dari Rasulullah saw sehingga tidak mungkin Tuhan memberikan pesan seperti itu”.
Manusia mudah ditipu oleh syetan karena tergiur dengan janji dan iming iming kesenangan dan kemudahan yang dijanjikan syetan, padahal apa yang dijanjikan syetan itu hanyalah tipuan dan kepalsuan sebagaimana disebutkan dalam surat Al Israk ayat 64:”…dan tidak ada yang dijanjikan syetan kepada mereka melainkan tipuan belaka”. Berbagai keitimewaan dan kelebihan yang didapat dengan menuntut ilmu kanuragan dan kesaktian itu hanyalah kesenangan dan kenikmatan palsu, yang ujung ujungnya hanya membawa kesengsaraan dan penderitaan.
PERTOLONGAN ALLAH AMATLAH DEKAT
Oleh Fadhil ZA

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (Al Baqarah 214)
Dalam surat Al Ankabut ayat 2-3 Allah mengingatkan bahwa ia tidak akan membiarkan seseorang mengatakan bahwa dirinya telah beriman, sebelum ia mengujinya dengan berbagai ujian yang berupa penderitaan ,ketakutan , kegoncangan dan kepahitan hidup. Dalam surat Al Baqarah ayat 214 diatas Allah juga mengingatkan bahwa tidak mungkin bagi seseorang akan masuk syurga begitu saja sebelum datang padanya berbagai ujian dan cobaan yang berat sebagaimana yang pernah dialami orang orang dahulu.
Namun demikian betapapun beratnya ujian dan cobaan yang datang pada seorang Mukmin Allah pasti akan mendatangkan pertolongan padanya, asalkan ia tetap istiqomah , memohon padaNya dengan sabar dan shalat. Allah mengingatkan dalam surat Al Insyiriah :” Sesungguhnya disamping kesulitan ada kemudahan”. Dalam surat Al Baqarah ayat 45 dan 153 Allah juga mengingatkan kepada orang yang beriman agar selalu meminta tolonng pada Allah dengan mengerjakan shalat dan bersabar.
Dalam kehidupan sehari hari banyak fakta dan kejadian yang membuktikan kebenaran datangnya pertolongan Allah pada orang yang istiqomah dan selalu memohon pada-Nya. Mereka selalu lolos dari berbagai problem dan masalah yang dihadapi dengan pertolongan yang menakjubkan dari Allah swt. Berikut ini kami sampaikan beberapa kisah pengalaman orang orang yang mendapat pertolongan dari Allah secara menakjubkan, yang kami kutip dari beberapa sumber di internet. Mudah mudahan kisah dan pengalaman mereka bisa menjadi motivasi bagi kita dalam menghadapi berbagai problem dan masalah dalam hidup ini.
MALAIKAT PENOLONG DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
oleh Fadhil ZA
Dewasa ini kita sering mendengar orang yang mendatangi paranormal untuk mendapatkan khadam atau penolong (pembantu) dari golongan Jin. Pada beberapa media cetak juga kita dapatkan iklan yang menawarkan untuk mendapat khadam atau pelindung dari golongan Jin. Untuk mendapatkan khadam tersebut seseorang tidak segan mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar dan menjalankan ritual yang diminta oleh orang yang menawarkannya.
Usaha seperti ini sudah ada sejak zaman dahulu , bahkan Allah mengingatkannya dalam surat Jin ayat 6:
6. Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.
Orang yang berIman dan percaya pada Allah tidaklah memerlukan khadam dari golongan jin, karena Allah telah memberikan khadam baginya dari golongan Malaikat. Allah menyatakan hal tersebut dalam surat Fushilat ayat 30-31:
30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu. 31. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. (Fushilat 30-31)
Khadam dari golonga Malaikat ini jelas jauh lebih kuat dari pada khadam dari golongan Jin. Allah memberi kekuatan yang tak terbatas kepada tentara Malaikat yang ditugaskan menolong orang Mukmin.
HAKIM YANG DZOLIM DAN SEORANG NASRANI YANG DERMAWAN
by Admin
Dikisahkan dizaman kerajaan Bani Umayyah dimasa pemerintahan Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan , hiduplah seorang janda miskin bersama tiga orang anak perempuannya yang masih kecil dalam keadaan yang amat memprihatinkan. Pada suatu hari anak anak itu terus menangis tidak berhenti , karena tidak sanggup menahan lapar yang mendera sejak beberap hari ini. Sang ibu terus berusaha membujuk namun anak anak itu terus menangis tidak sanggup menahan rasa lapar.
Si ibu sudah hilang akal untuk membujuk anaknya yang belum mengerti tentang masalah kehidupan. Ia berkata pada anak anaknya :”Tunggulah sampai besok, nanti ibu akan pergi kepejabat Tuan Hakim negeri ini meminta sesuatu dari Baitul mal mudah mudahan ia berbelas kasihan pada kita.”
Keesokan hari si ibu dan anak anaknya yang masih kecil itu datang lebih awal kepejabat Tuan Hakim menunggu kedatangannya. Lama juga mereka menunggu baru Tuan Hakim datang. Melihat ibu dan anak anaknya itu , Tuan Hakim bertanya:” Ada apa kamu sekalian menunggu disini ?”
“Tuan Hakim “ kata ibu itu, “kami sudah beberap hari tidak makan, saya sendiri boleh tahan, namun anak anak saya yang masih kecil ini tidak sanggup bertahan menunggu sampai dapat makanan. Jadi kami datang kesini , semoga ada apa apa makanan yang dapat tuan berikan sedekah kepada kami dari Baitul Mal”
Si ibu sangat mengharap bantuan dari Tuan Hakim, sekurang kurangnya terhadap anank anak yang masih kecil dan belum mengerti masalah kehidupan. “ Baiklah !” Jawab tuan Hakim. “Hari ini kembalilah dahulu, mudah mudahan besok aku bisa memberimu sesuatu” tegasnya.
Wajah ibu itu sedikit cerah, merasa ada sesutu yang dapat diharap untuk melapangkan keadaannya besok hari. Namun demikian ia tetap mencoba memohon pada tuan Hakim agar bantuan itu bisa diberikan hari itu juga , karena ia tidak tahan melihat ananknya yang terus saja menangis.
DO’A PUNYA KEKUATAN SEMBUHKAN PENYAKIT ANDA – PENGALAMAN MEMBUKTIKAN
Oleh Syarif Hidayat
Do’a mempunyai kekuatan yang dapat menyembuhkan penyakit anda termasuk penyakit langka sekalipun! Ini bukan hanya hype (propaganda) atau harapan atau klise rohani. Ada bukti-bukti dan argumentasi ilmiah aktual yang mendukung hal ini dan hasil survey menunjukkan angka yang meyakinkan tentang kekuatan do’a untuk menyembuhkan suatu penyakit.
Do’a membantu seluruh organ tubuh Anda berfungsi sangat baik pada saat hidup Anda mengalami hal yang terburuk. Atau bahkan pada hari-hari baik, do’a dapat meningkatkan hubungan pikiran-tubuh-jiwa. Anda sedang berbicara dengan Tuhan (Allah SWT), Sang Pencipta yang tahu segalanya dan bisa melakukan apa saja.
Pengalaman banyak orang dan penulis sendiri yang menderita penyakit aneh (sakit syaraf mata) selama sekitar empat tahun lebih, membuktikan bahwa do’a yang dilakukan dengan penuh keyakinan dan iklas dapat menyembuhkan penyakit. Syariatnya memang berkat do’a tetapi pada hakikatnya adalah karena kekuasaan Allah SWT, dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Selama empat tahun lebih, saya menderita sakit mata yang aneh yakni syarafnya yang mengalami gangguan. Jadi kalau membuka mata/melihat cepat pegal. Baca satu kalimat saja terasa pegal dan sakit. Selama itu saya sukar membaca dan tidak bisa membawa mobil. Jadi kalau ke kantor diantar anak kalau kebetulan dia sedang libur kuliah atau kadang-kadang saya minta diantar oleh supir kantor.
Tingkat kepegalan mata saya setiap hari berubah rubah. Kadang kadang masih bisa dipaksakan menyetir mobil ke kantor dan bisa dipaksakan membaca. Tetapi kadang kadang pegalnya sangat parah sampai susah membuka mata dan kalau berkedip sering telat membuka mata sehinga kalau sedang menyetir sering hampir menabrak mobil yang yang ada di depan.
Karena sering memaksakan diri menyetir sendiri kekantor, saya pernah tiga kali menabrak mobil orang, pertama di Jalan Sahardjo menabrak bis kota (PPD), selang beberapa bulan kemudian kecelakaan kecil terjadi lagi menabrak Sedan Mazda di depan Pasar Rumput, Manggarai. Masih belum kapok, beberapa bulan kemudian menabrak lagi, sekarang korbannya adalah Bajaj yang sedang parkir di depan kantor Bimantara Grup, Kebon Sirih. Akhirnya saya dan juga atas nasehat istri berhenti total dari menyetir mobil.
APA KATA ORANG NANTI ?
Oleh Fadhil ZA
Joha dan anaknya mempunyai sifat yang bertolak belakang. Setiap bapaknya menyuruh mengerjakan sesuatu, anaknya pasti menolak sambil berkata:”Apa kata orang nanti kalau aku melakukan hal itu”. Karena kesal Joha berencana untuk memberikan pelajaran kepada anaknya. Ia ingin memberi pelajaran pada anaknya yang selalu memperhatikan tanggapan orang terhadap dirinya dalam mengerjakan segala sesuatu, ia takut tindakannya tidak akan disukai orang lain. Ia selalu berusaha mengikuti kehendak dan saran orang lain, padahal keinginan masyarakat dan orang lain adalah sesuatu yang tidak diketahui batasnya.
Untuk itu pada suatu hari ia mengajak anaknya untuk bepergian. Ia pun mengendarai keledai, sementara anaknya disuruh untuk berjalan disampingnya. Selang beberapa lama keduanya bertemu dengan sekelompok wanita yang langsung berteriak demi melihat Joha dan anaknya itu. Mereka berkata:” Bapak macam apakau, enak enaknya kau menaiki keledai, sementara anakmu yang masih kecil kau suruh berjalan kaki mengikuti keledaimu”.
Mendengar itu kemudian Joha turun dari keledainya dan menyuruh anaknya untuk ganti menaiki keledai tersebut. Selang berapa lama kemudian keduanya melewati beberapa orang tua yang sedang duduk duduk dipinggir jalan. Mereka memperhatikan Joha dengan keledainya, salah seorang mereka berkata:”Hai Joha, bagaimana engkau mengajar etika dan sopan santun pada anakmu, masakan engkau yang sudah tua dan lemah harus berjalan sementara anakmu yang masih muda dan kuat enak-enak duduk diatas keledainya”.
REIKI DAN ISLAM SEJALANKAH ?
Oleh Fadhil ZA
Kata REIKI terdiri dari dua kata, yaitu Rei yang berarti Alam Semesta, dan KI yang berarti Energi atau Chi atau Prana dalam bahasa sanskerta. Jadi Reiki berarti Energi alam semesta dan sering juga disebut Energi Ilahi. REIKI berasal dari tradisi Esoterik Kuno 8 abad sebelum masehi yang berkembang didaerah Asia terutama di TIBET . Energi ini dipergunakan manusia kuno pada jamannya untuk memproteksi tubuh jasmaninya dari serangan penyakit. Ilmu pengetahuan ini kemudian menghilang tanpa diketahui sebabnya, mungkin karena tidak disebarluaskan pengajaran nya, dan hanya diajarkan dikalangan biarawan saja
Pada abad ke 18, REIKI ditemukan kembali oleh seorang Tabib bangsa Jepang, Mikao Usui, lalu dikembangkan ke Hawai oleh cucu murid nya yang bernama Ny.Hawayo Takata, seorang Jepang yang tinggal di Hawai – Amerika Serikat, Nyonya ini telah berhasil disembuhkan dari penyakit Kanker dan komplikasi-nya yang telah di-ultimatum mati oleh dokter nya. Selanjutnya Reiki menyebar ke seluruh Amerika Serikat, Canada, Eropa dan Autralia serta kembali ke Asia.
Di Indonesia, REIKI baru dikenal sekitar pertengahan tahun 90an, dalam kalangan terbatas, yang kemudian dikembang luaskan oleh para Master yang berdedikasi kepada masyarakat di negeri tercinta ini melalui berbagai wadah yang legal maupun non-legal.
Saat ini Reiki terus berkembang luas di Indonesia, digunakan untuk menyembuhkan diri dan orang lain dari berbagai penyakit yang dideritanya. Reiki juga banyak dipelajari oleh umat Islam, karena Reiki diklaim sebagai ilmu universal yang bisa dipelajari oleh siapa saja tanpa memandang agama dan kepercayaannya. Hanya dengan menempelkan kedua telapak tangan kita ke bagian tubuh yang sakit bekerjalah REIKI. Ya, REIKI akhirnya mendunia penyebarannya dan sampai sekarang ini semakin banyak praktisi REIKI yang belajar dan mempraktekkan REIKI untuk mengatasi gangguan penyakit, baik fisik, mental dan emosional. Dengan prinsip santai, pasrah dan senyum kita mengalirkan REIKI ke bagian tubuh yang sakit.


