Archive for the ‘KEKUATAN SHOLAT’ Category

HYPNOSIS ADALAH KEJADIAN ALAMI

Sunday, November 2nd, 2008


Dewasa ini masih banyak orang yang berpandangan sinis terhadap Hypnotis, karena hypnotis saat ini masih akrab dengan kejahatan yang dilakukan segelintir orang. Mereka juga terpengaruh tayangan. televis yang memperlihatkan seseorang dibawah pengaruh hypnosis bisa melakukan apa saja yang disarankan ahli hypnotis. Dalam keadaan sadar tentu mereka tidak akan mau melakukan perbuatan tersebut. Dizaman dahulu kegiatan seperti hypnotis ini bisa dimasukan kedalam kekuatan sihir. Tidak aneh, ayat Qur’an yang dibacakan Rasulullah dizaman dahulu juga dianggap sebagai sihir, karena orang yang mendengar Qur’an sangat terkesan dan terpengaruh oleh ayat tersebut.

 

Kondisi hypnosis sebenarnya adalah kejadian sehari hari yang selalu kita alami setiap saat. Kondisi hypnosis adalah saat dimana seseorang fokus kedalam dirinya, dan sangat kurang perhatiannya kepada keadaan diluar  dirinya. (keadaan sekitarnya). Setiap waktu perhatian kita selalu berpindah pindah dari luar kedalam diri kita dan sebaliknya. Saat kita memperhatikan keadaan diluar diri kita maka yang aktif adalah fikiran sadar kita. Disaat kita fokus kedalam diri kita maka yang aktif adalah fikiran bawah sadar kita, disaat kita fokus kedalam diri kita itulah  kita masuk kedalam kondisi hypnosis. Saudara Asep Herul Gani salah seorang kontributor Portal NLP menulis tentang hypnosis itu seperti berikut dibawah ini. Mari kita simak dan perhatikan:

 

 

Mengenal fenomena Hypnosis dan pemanfaatannya

Oleh: Asep Haerul Gani

PERINGATAN !
Jangan sangka tulisan ini mengandung daya HYPNOSIS.
Bila anda tidak ingin tahu fenomena Hypnosis jangan baca tulisan ini.
Bila anda tidak mau kena pengaruh hypnosis, tak perlu baca artikel ini. Semakin anda membaca tulisan ini, membuat anda semakin fokus , dan Anda semakin memahami informasi apapun yang disajikan dalam artikel ini.

HYPNOSIS #1 .
Mengenal fenomena Hypnosis dan pemanfaatannya

PERSEPSI TENTANG HYPNOSIS
Saat anda membaca kata “Hypnosis” , pikiran apa yang segera muncul di benak Anda ?
Manakah di antara pilihan ini yang menggambarkan pikiran Anda ?
• Hypnosis adalah keterampilan yang mampu membuat orang seperti Boneka, dapat diperintah sesuka hati
• Hypnosis bagian dari kuasa kegelapan, bagian dari sihir dan magic
• Hypnosis hanya dimanfaatkan untuk kejahatan
• Hypnosis diperoleh dengan jalan tapabrata
• Hypnosis memerlukan bakat khusus
• Lainnya, sebutkan ……………………………………………

Anda tidak sendirian bila Anda memiliki pandangan negatif terhadap HYPNOSIS. Dari pengalaman saya membuka kajian HYPNOSIS dan HYPNOTERAPI baik di kalangan awam ataupun kalangan akademik, respon paling umum dari peserta adalah berjaga-jaga dan SKEPTIK. Perilaku skeptik ini pun menggiring orang tersebut ke dua titik. Pertama, hadir untuk membuktikan apakah HYPNOSIS seperti yang dipikirkannya. Kedua, langsung ambil kesimpulan bahwa HYPNOSIS persis seperti anggapannya, jadi tak perlu datang , percuma tak berguna.
Pandangan negatif terhadap HYPNOSIS ini diperbesar oleh media cetak da elektronik yang menayangkan Hypnosis Panggung (Stage Hypnosis) . Sebagai bentuk hiburan, Anda melihat bahwa sang Hypnotist bisa menentukan subyek persis seperti yang diinginkannya, seakan tidak memiliki kehendak bebas. Di Hypnotis untuk hiburan ini, Anda melihat betapa bodoh, konyol dan memalukannya perilaku manusia.
Pandangan miring terhadap HYPNOSIS ini diperparah lagi dengan adanya tayangan televisi yang menampilkan seseorang paranormal menggunakan pakaian hitam-hitam yang menjalankan aksi-aksi panggungnya . Anda melihat bagaimana seseorang hanyalah menjadi permainan dari sang Dukun.
(more…)

Popularity: 67% [?]

The Magic of Prayer and Forgiveness

Sunday, October 19th, 2008


Berikut ini saya sampaikan tulisan dari Mas Adi W Gunawan tentang kekuatan dari do’a dan rasa syukur, yang saya temukan diblog beliau “www.adiwgunawan.com” Mudah mudahan tulisan ini bisa menambah wawasan kita dalam berdo’a atau menjawab pertanyaan “Mengapa do’a kita belum terkabul?”


Oleh Adi W Gunawan 

“If the only prayer you say in your whole life is ?Thank You?, that would suffice.”
Meister Eckhart
Sabtu pagi minggu lalu saya dijemput oleh kawan saya, salah satu pimpinan bank nasional papan atas, untuk bersama-sama menuju tempat pelatihan di luar kota Surabaya. Kawan saya ini meminta saya mengajarkan materi Manage Your Mind for Success untuk stafnya. Namun bukan materi pelatihan yang ingin saya ceritakan di artikel ini. Ada satu topik menarik yang sempat kami diskusikan, selama perjalanan, yaitu mengenai doa. Kawan saya ini bercerita bahwa ia telah beberapa kali berhasil mencapai goal-nya tanpa harus berdoa seperti orang pada umumnya. Saya lalu menggali lebih lanjut dan bertanya, Kalau tidak berdoa, seperti kebanyakan orang, lalu apa yang Bapak lakukan ?

Ya itu… saya juga bingung. Saya hanya punya keinginan atau harapan saja. Nggak pernah berdoa sampai minta-minta sama Tuhan. Misalnya saat saya ingin pindah dari Jakarta ke Semarang. Saya lalu menyampaikan hal ini ke pimpinan saya. Permintaan saya disetujui. Namun setelah saya pikir-pikir lagi, akan jauh lebih baik, melihat peluang pasar yang ada, kalau saya pindah ke Surabaya. Nah, pas hari H saya mau pindah, eh.. pimpinan saya malah memindahkan saya ke Surabaya. Padahal saya nggak pernah ngomong kalau mau ke Surabaya karena saya merasa sungkan. Lha, permintaan saya kan ke Semarang? jelas kawan saya ini.

Kawan saya lalu menceritakan beberapa kejadian lain yang ia alami yang tampaknya bersifat kebetulan saja. Apa yang ia harapkan ternyata benar-benar terjadi. Dan ini ia dapatkan dengan mudah.

Nah, pembaca, sebelum saya bercerita lebih jauh saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan pada anda, ?Apakah anda rajin berdoa? Apakah doa yang anda panjatkan kepada Sang Hidup, Tuhan, atau Sang Maha Pencipta, sering, jarang, atau malah nggak pernah terkabul? Pernahkah anda bertemu dengan kawan anda yang jarang ?berdoa? namun kualitas hidupnya jauh lebih baik dari Anda? Tuhan ini benar-benar adil atau nggak, sih??

Saya percaya 1.000% bahwa Sang Hidup, Tuhan, atau Sang Maha Pencipta bersifat adil seadil-adilnya. Hal ini saya imani dan saya amini dengan sepenuh hati. Sama sekali tidak ada keraguan dalam hati saya mengenai hal ini. Bagaimana dengan Anda?

Namun, mengapa ada banyak doa yang tidak mendapat jawaban? Mengapa ada orang yang tampaknya nggak ?spiritual? tapi kok ya hidupnya jauh lebih baik dari orang yang mengaku ?spiritual??

Dulu, pertanyaan yang sama sangat mengganggu pikiran saya. Saya berusaha mencari jawabannya. Dan, setelah mencari cukup lama saya akhirnya sampai pada satu kesimpulan, yang menurut saya pribadi, merupakan kunci bagi doa yang cespleng.
Saya berangkat dengan satu keyakinan bahwa Tuhan bersifat adil dan akan selalu menjawab setiap doa kita, seperti yang tertulis di kitab-kitab suci, ?Ketuklah maka pintu akan dibukakan?, ?Mintalah kepadaKU niscaya akan Aku berikan.?

Pertanyaannya adalah ?pintu? mana yang harus kita ketuk dan bagaimana kita meminta (baca: berdoa) dengan benar? (more…)

Popularity: 29% [?]

SHOLAT MALAM DAN TADABBUR QUR’AN

Monday, October 6th, 2008

Oleh : Fadhil ZA

Dalam Al Qur’an banyak ditemui ayat yang menganjurkan kita untuk bangun malam hari mengerjakan sholat tahajjud atau sholat malam. Antara lain pada surat Al Muzzamil ayat 1 sampai 6 :

 

1-      Hai orang yang berselimut (Muhammad),

2-      bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya),

3-      (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit,

4-      atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan.

5-      Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat.

6-      Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.

7-      Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak).

8-      Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan.

 

 

bintang

 


Dalam surat Al Muzzammil diatas disebutkan, disamping mengerjakan shalat malam dianjurkan juga untuk membaca Qur’an dengan tartil. Karena bacaan Qur’an pada malam hari yang sunyi akan dirasakan  lebih khusuk dan menghunjam ke dalam hati. Anjuran untuk mengerjakan shalat malam dan tahajjud juga dapat ditemui pada surat Al Israak ayat 78 dan 79:

 

78-           Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula salat) subuh. Sesungguhnya salat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

79-         Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.

 

 

Rasulullah selama hidupnya tidak pernah meninggalkan shalat malam. Sebagian besar waktu beliau dimalam hari beliau habiskan untuk mengerjakan shalat malam. Apakah rahasia kekuatan yang terkandung dalam  shalat  malam ini ? sehingga Rasulullah tidak pernah meninggalkan shalat malam selama hidup beliau. Sudah banyak buku yang membahas tentang hikmah dan kekuatan yang terkandung dalam  shalat malam.

 

Dalam kesempatan ini saya ingin sharing dengan pembaca tentang pengalaman mengerjakan shalat malam ini. Salat malam sebaiknya dilakukan pada sepertiga malam terakhir, kira kira dimulai jam 3.00 pagi, satu setengah jam sebelum waktu subuh. Pada waktu itu sebagian besar manusia sedang lelap tidur. Orang yang hoby begadang pun, saat itu mulai mengantuk berat dan tertidur pulas. Itulah saat yang paling nikmat untuk tidur. Ketika itu langit sepi dari lalulintas gelombang fikiran, sehingga komunikasi anda dengan Allah diharapkan bisa mulus tanpa banyak mengalami gangguan dari gelombang fikiran lainnya.

 

Sesaat setelah bangun tidur dan anda masih duduk ditempat tidur, pujilah Allah atau baca do’a setelah bangun tidur. Pusatkan hati dan fikiran pada kebesaran Allah, niatkan dihati bahwa anda bangun pada malam itu untuk beribadah, mengerjakan shalat malam menghadap Allah SWT. Setelah berwudhu dan siap ditempat shalat, lakukan senam ringan dan   peregangan untuk melancarkan jalan darah serta menghilangkan rasa kantuk. Berdiri tegak, baca takbiratul ihram, konsentrasikan fikiran pada ayat yang dibaca dalam shalat, sebagaimana telah dijelaskan dalam tulisan tentang mencapai shalat khusuk, jangan biarkan fikiran anda melantur kemana mana tidak tentu arah.

 

Baca do’a iftitah dan dilanjutkan dengan surat AlFatiha serta ayat atau surah pilihan dengan  tartil, pahami maknanya. Usahakan fikiran hanya tertuju pada ayat yang dibaca, tidak melantur kemana mana. Rasakan  bahwa anda sedang berdialog dengan Allah menggunakan media ayat Qur’an yang anda baca. Sebaiknya anda membaca dengan jahar dan tartil ( bersuara  lembut sekedar terdengar oleh anda sendiri ).  Sebagai contoh misalnya  pada rakaat pertama anda baca  surat Al Muzammil ayat 1-11. Pada rakaat kedua anda baca surat An Nahl ayat 96 – 101. Lakukan rukuk, sujud dan semua gerakan shalat dengan tu’maninah, atur nafas, jangan tergesa gesa ingin selesai. Nikmati shalat anda dengan relaks, tentram dan nyaman. Rasakan kenikmatan disekujur tubuh anda. Shalat adalah kenikmatan yang sempurna. (more…)

Popularity: 31% [?]

MENGAPA DO’A BELUM TERKABUL ??

Friday, September 19th, 2008