Archive for the ‘KEKUATAN FIKIRAN MANUSIA’ Category
MENGENAL HYPNOTIS
Akhir-akhir ini marak pemberitaan mengenai kejahatan dan penipuan menggunakan hypnotis. Seorang yang sedang berjalan dimall ditepuk pundaknya oleh seseorang, tiba tiba ia menurut saja semua perintah orang tersebut. Uang di ATM, perhiasan bahkan rekening tabungan semuanya raib berpindah tangan kepada orang yang menepuk pundaknya tersebut. Ia baru menyadari semua kejadian setelah orang tersebut pergi jauh.
Disamping berita kejahatan menggunakan hypnotis kita juga disuguhi tontonan di TV yang memperlihatkan bagaimana dalam pengaruh hypnotis seseorang mau saja melakukan hal yang secara sadar pasti dia tidak mau melakukannya. Kita melihat seseorang yang sedang makan dibawah pengaruh hypnotis ketika mendengar suara bel tiba tiba tertawa terpingkal pingkal.
Disamping untuk kejahatan dan hiburan banyak juga orang yang memanfaatkan hypnotis untuk menghilangkan watak buruk, seperti merokok, phobia terhadap sesuatu, takut ketinggian, takut berada ditempat gelap, takut naik pesawat, malas,rasa rendah diri, trauma kejadian buruk masa lalu dan lain sebagainya. Hypnotis digunakan juga untuk menanamkan sifat baik, membangkitkan motivasi, meningkatkan gairah kerja, .membangkitkan rasa percaya diri dan lain sebagainya.
Memperhatikan beberapa fenomena diatas saya jadi penasaran, ingin tahu apa sih hypnotis itu. Saya coba browsing di internet, keluar masuk beberapa situs yang membahas tentang hypnotis. Saya temukan beberapa blog seperti portal nlp, Hypnotis net, RonnyFR.com banyak membahas hal tersebut. Saya coba mencerna dan memahaminya. Lumayan sedikit bertambah wawasan saya tentang ilmu yang satu ini.
Berikut ini saya sampaikan beberapa tulisan tentang Hipnotis dari mas Yan Nurindra, Ronny FR dan Adi W Gunawan yang saya dapatkan dari blog beliau Hypnotis net, Portal Hypnosis dan Hypnotherapy. dan Portal NLP
MENGENAL NEURO LINGUISTIC PROGRAMING (NLP)
Oleh : Fadhil ZA
Beberapa kali seorang teman saya bercerita tentang NLP yang dewasa ini sedang berkembang disamping Law of Attraction (LOA). Dengan metode NLP kita bisa memprogram fikiran kita yang pada akhirnya juga bisa memprogram kehidupan kita. Saya jadi penasaran apa sih NLP itu?… saya mulai mencari artikel yang berkaitan dengan NLP di internet. Saya temukan beberapa blog yang banyak membahas tentang NLP antara lain blognya mas Ronnyfr, pembelajar.com, Ciptarasakarsa, Portal NLP dan lain lain.
Dari tulisan pada beberapa blog tersebut saya dapatkan beberapa penjelasan tentang apa itu NLP, siapa pencetus awal dan bagaimana perkembangan lebih lanjut dari NLP tersebut di seluruh dunia. Neuro merujuk pada otak / pikiran, bagaimana kita mengorganisir fikiran dan mental kita.. Linguistic adalah mengenai bahasa, bagaimana kita menggunakan bahasa tersebut untuk menciptakan makna dan pengaruh tertentu pada fikiran dan kehidupan manusia. Programming adalah urutan proses mental yang berpengaruh atas perilaku manusia dalam mencapai tujuan tertentu, dan bagaimana melakukan modifikasi atas proses mental tersebut.
Sejarah penemuan NLP dimulai ketika seorang ahli Mathematika / Computer Programming (Dr. Richard Bandler) dan seorang Profesor Linguistik (Dr. John Grinder) bertemu di University of California Santa Cruz sekitar pertengahan tahun 1970. Mereka tertarik mempelajari keahlian sejumlah pakar dan terapis yang teramat sukses di bidangnya. Metode yang dipergunakan untuk mempelajari keahlian ini disebut sebagai modelling (ilmu memodel). Tokoh-tokoh awal yang dimodel adalah : Fritz Perls (Gestalt Psychotherapist), Virginia Satir (Family Therapist), Gregory Bateson (Anthropologist, cybernetics) dan Milton Erickson (Hypnotherapist). Setelah bertahun-tahun memodel, mereka berdua berhasil mengembangkan seperangkat teknik mental yang yang sangat berguna dalam dunia terapi.
NLP lantas dipopulerkan oleh Anthony Robbins hingga meluas di
Pada tahun 1980 John Grinder dan Richar Blander berpisah haluan, mereka dihadang berbagai masalah hukum kekayaan intelektual. NLP mulai dikembangkan oleh beberapa orang dalam berbagai aliran. John Grinder dan koleganya DeLozier berkolaborasi menyusun pendekatan baru yang diberi nama New Code NLP dengan mengusung pendekatan sistemik antara fikiran dan tubuh yang diberi nama New Code NLP.
Richard Bandler juga menyusul dengan pemodelan terbaru mengenai submodalitas dan Ericksonian hypnosis melalui bukunya Using Your Brain:For A Change di tahun 1984. Anthoy Robbins yang mempelajari NLP pada akhir 1970 juga memulai produksi masal beberapa aspek yang dinamainya sebagai Neuro Associative Conditioning. Beberapa praktisi dan trainer lainpun tak ketinggalan dalam memodifikasi, memberi nama, dan mengembangkan variasi mereka sendiri.
Michael Hall menawarkan NLP yang fokus dengan apa yang disebutnya sebagai meta states (melangkah ke masa lalu secara mental dan melihat diri sendiri melalui perspektif yang lebih luas). Ted James mengembangkan teknik time line theraphy yang meminta klien untuk melakukan visualisasi dan menciptakan suatu time line dari hidup mereka dengan tujuan memperbaiki time line tersebut. NLP terus berkembang dengan munculnya banyak kotributor lain yang menjadikan NLP tidak memiliki suatu sistem yang terintegrasi.
Pada tahun 1996 Richard Blander melayangkan tuntutan hukum terhadap John Grinder dan koleganya tentang kepemilikan hak cipta NLP. Baru 5 tahun kemudian akhirnya NLP diputuskan sebagai milik banyak orang dengan penemu pertamanya Richard Blander dan John Grinder. Pada tahap selanjutnya NLP terus berkembang dengan banyak kontributor, sehingga tidak memiliki satu standard yang
LoA dan LoA dan LoA
Oleh : Ronny FR ( www.ronnyfr.com )
Catatan: Dalam rangka ber LOA ria, berikut ini saya sampaikan tulisan tentang LOA oleh Ronny F Ronodirdjo yang saya copy dari blog beliau “ Ronnyfr.com”. Apa yang dialami Ronny FR dengan LoAnya seperti yang dikisahkan berikut ini sebenarnya banyak juga dialami oleh rekan pembaca terutama yang sudah sepuh. Saya juga banyak mengalami kisah serupa selama hidup saya yang sudah 57 tahun ini. Mudah mudahan kita bisa mengambil pelajaran dari pengalaman mas Ronny dalam ber LOA RIA sebagaimana dikisahkan berikut ini.
Alhamdulillah!
Pada saat SMP/SMA, saya membeli peta dunia yang cukup besar, berukuran 1 X 1.5 meter. Kemudian saya laminating plastik dengan landasan triplek berbingkai, bukan yang pigura kaca). DI peta itu, berbagai negara saya ingin kunjungi maka saya “pines” (pin / paku payung kecil yang pangkalnya plastik warna-warni). Satu warna untuk menandai negara yang saya kepingin banget kesana, warna lain untuk negara yang saya agak kepingin. Saya tidak punya alasan yang jelas kenapa saya agak kepingin atau kepingin banget, cuma pakai perasaan aja.
Teman-teman banyak yang mengomentari dengan kalimat yang aneh-aneh, jika mereka melihat peta dunia saya itu. Ada yang mengejek, ada yang katanya kagum, ada yang geli, ada yang senyum-senyum. Hehehe…, saya biarkan saja keomentar mereka. Toh cuman komentar. Well, bahkan ketika saya pindah ke Jakarta di akhir tahun 1995, peta itu saya bawa naik kereta. Kemudian saya pasang lagi di tembok kost saya yang sempit di bilangan Setiabudi Jakarta. Kost itu cuman kamar berukuran 3 X 4 meter, ditambah dengan kamar mandi shower ukuran 1 meter2. Semua ada di kamar itu, mulai kasur di lantai, meja belajar, lemari baju, buku, rice cooker , dan rak sepatu. Tentunya juga peta dunia saya yang dengan manis nempel di tembok…, lagi-lagi banyak teman kost yang mengejek saya, karena kamar saya paling kosong mlompong dibandingkan mereka yang punya TV, Stereo Set, VCD, beberapa punya karaoke, kulkas, dll.
Nah, kilas balik saya renungkan di malam ini, bahwa ternyata keberangkatan saya ke Canada kali ini merupakan perjalanan yang bagi saya luar biasa sekali. Karena mengalami berbagai kejadian yang luar biasa dan unik serta penuh kelimpahan. Kejadian yang intisarinya mengalami berbagai kelimpahan, dibayarin, di diskon, dikasih gratis, ditolong orang, ditraktir makan, nemu duit di jalan, dll…
Dari keseluruhan saya ke luar negeri semenjak tahun 1993, lebih banyak saya dibayarin orang lain. Perjalanan pertama adalah dibayarin oleh JICA pada tahun 1993-an selama sekitar 40 hari ke Jepang. Itu sekaligus merupakan perjalanan pertama naik pesawat terbang, hahahaha… saya masih ingat betapa ndesonya saya waktu itu.
Perjalanan berikutnya adalah dibayarin oleh perusahaan saya berkerja pada tahun 1997-an ke Singapura, mengikuti seminar dan pameran internasional mengenai suatu industri. Tidak lama, sekitar 3 atau 4 hari aja.
Perjalanan-perjalanan keluar negeri berikutnya adalah terutama waktu saya bekerja dengan Presiden Abdurrahman Wakhid. Saya lupa berapa banyak negara yang sudah saya kunjungi waktu itu… Tidak semua perjalanan saya ikuti, karena kami bergantian mendampingi Ibu Negara dan Juru Bicara Presiden waktu itu. Read the rest of this entry »
Antara LAW Of Attraction & KUN FayaKUUN
Oleh : Wuryanano ( wuryanano.wordpress.com )
Dewasa ini, dampak promosi dari dunia barat mengenai the Law of Attraction (LOA) sangat luar biasa prima pengaruhnya terhadap kehidupan. Bisa jadi hal ini disebabkan oleh “Harapan & Optimisme di Tengah Permasalahan & Keinginan” yang selalu ada di dalam pemikiran setiap orang…dan pada saat yang tepat, muncullah promosi mengenai LOA ini. Sesuai namanya, Law of Attraction (LOA) atau Hukum Tarik-Menarik, mengartikan bahwa apa pun yang Anda inginkan bisa segera menjadi kenyataan. Inilah makna dari LOA.
LOA, menurut berbagai ulasan di sejumlah buku yang mengupasnya, mengatakan bahwa dengan pemahaman yang benar mengenai cara kerja LOA, maka Anda dapat memanfaatkan LOA untuk meraih keinginan Anda, dan bukan untuk menyusahkan hidup Anda. Bahkan, Anda sadari atau tidak, suka atau tidak, maka LOA tetap bekerja untuk kehidupan Anda.
Dari berbagai uraian buku-buku tentang LOA, bisa dikatakan bahwa LOA sebenarnya bekerja berdasarkan berbagai program pikiran, belief dan value di dalam pikiran bawah sadar kita. Oleh karena itu, jika berbagai program pikiran, belief dan value tersebut mendukung keinginan kita, maka LOA bisa membantu meraih keinginan kita itu.
Tetapi, karena istilah LOA ini berasal dari negeri Barat sana, maka kebiasaan penulis dari dunia Barat adalah terkesan tidak mau mengikutsertakan Tuhan yang Maha Esa, di dalamnya. Inilah yang bisa menyebabkan pro-kontra mengenai LOA. Bahkan ada yang sampai menganggap LOA sebagai aliran sesat…ya karena Tuhan tidak dikutsertakan di dalam penjabaran prosesnya.
Yaa, memang semestinya kita mengubah pandangan terhadap posisi Tuhan di dalam pikiran dan hati kita semua. Cobalah menyadari, bahwa kita memiliki Tuhan dengan kekuasaan-NYA yang tidak terbatas. Tanamkanlah di dalam pikiran dan hati kita dengan sebuah KEYAKINAN, bahwa Tuhan pasti akan selalu membantu memberikan jalan keluar di setiap kesulitan, dan Dia selalu bersedia memberikan kemudahan di setiap kesukaran.
Ingatlah, bahwa Allah sendiri berfirman kepada Rasul Muhammad SAW, yang ditulis dalam Hadits Riwayat Bukhari-Muslim, “Aku tergantung bagaimana cara hamba-KU memandang-KU.” Nah, Hadits ini menganjurkan kepada kita semua, agar selalu berbaik sangka kepada Tuhan Allah SWT…positive thinking, maka kehidupan kita pun akan selalu diwarnai dengan kebaikan dan kebahagiaan. Demikian juga sebaliknya, jika kita negative thinking kepada Allah, maka sisi itulah yang akan mewarnai kehidupan kita.
Nah, inilah yang saya tangkap berdasarkan pemahaman saya yang masih sangat terbatas, bahwa LOA itu pun tentu saja pasti ada peran Tuhan di dalamnya, meskipun dalam script aslinya dari negeri Barat sana, terkesan tidak mengikutsertakan Tuhan di dalamnya. Tetapi yang perlu dipahami di sini adalah, pasti ada peran KUN FAYAKUUN dari Allah SWT…untuk mewujudkan setiap keinginan manusia.
Keberhasilan sebuah usaha, dan tercapainya keinginan manusia, jika tanpa didasari hubungan vertikal dan rasa syukur kepada-NYA, maka itu kerapkali bisa menyebabkan kesombongan pada diri manusia. Terlebih lagi, jika menganggap bahwa LOA itu hanya butuh pemrograman pikiran, belief dan value saja…wah ini bisa menjebak Anda masuk ke dalam ranah kesombongan! Read the rest of this entry »
THE LAW OF ATTRACTION (3)
Oleh : Adi W Gunawan (www.adiwgunawan.com)
Giving thought, on the one hand, and expecting or believing, on the other hand, is the balance that brings to you that which you receive
Pada artikel pertama mengenai LOA saya telah menyinggung sekilas mengenai prinsip sukses yang saya tulis di buku Becoming a Money Magnet (BMM) dan yang menjadi intisari dari materi yang diajarkan di Supercamp (SC) Becoming a Money Magnet. Pada kesempatan ini saya akan menguraikan sedikit lebih mendalam mengenai prinsip sukses BMM, mengapa kami menyusunnya sedemikian rupa, dan hubungannya dengan LOA.
Rumus sukses yang kami ajarkan adalah 1) Tahu apa yang diinginkan/dream, 2) Yakin, 3) Syukur, 4) Pasrah, dan 5) Doa.
Langkah pertama “Tahu apa yang diinginkan”, atau mudahnya kita sebut saja dream, merupakan kunci untuk bisa merealisasikan hal-hal yang ingin dicapai dalam hidup. Bagaimana kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan kalau kita tidak jelas apa yang kita inginkan? Kejelasan (clarity) merupakan kunci dan tidak bisa ditawar. Dream merupakan buah pikir (thought) yang akan tampil di layar mental dan selanjutnya di-broadcast. Apakah hanya dream saja cukup? Tentu tidak. Dream yang kami maksudkan adalah dream yang mempunyai muatan emosi positif yang tinggi. Semakin tinggi akan semakin kuat efeknya.
Mengapa perlu dream? Alasan lainnya adalah dream merupakan wants bukan needs. Jika kita ditanya apa impian kita maka kita pasti akan menjawab sesuatu yang sangat kita inginkan di masa depan. Jika kita sudah punya mobil Kijang Inova maka dream kita bisa jadi Toyota Fortuner. Pasti sesuatu yang lebih tinggi. Nah, dengan pemahaman ini maka sudah jelas dream sangat penting.
Langkah kedua adalah yakin. Nah, ini yang susah. Yakin atau belief adalah urusan pikiran bawah sadar. Tidak mudah untuk bisa mengubah belief atau keyakinan kita. Itulah sebabnya mengapa banyak orang tahu apa yang mereka inginkan namun sangat sulit untuk mendapatkan impian mereka. Syarat pertama sudah terpenuhi. Mereka tahu apa yang mereka inginkan. Namun mereka tidak yakin. Terjadi konflik antara pikiran sadar dan bawah sadar. Pikiran sadar mau tapi pikiran sadar nggak yakin. Dan yang selalu menang adalah pikiran bawah sadar.
Saya mendapat banyak sekali respon positif dari para alumnus SC yang mengatakan bahwa, ”Miracle happens in my life” , ”Mengapa sekarang sukses kok sangat mudah dicapai?”, ”Saya bingung melihat perkembangan bisnis saya yang sedemikian pesat?”, ”Dulu saya susah payah mencari order, sekarang saya kepayahan dikejar-kejar order”. Dan masih banyak lagi komentar positif senada yang dikirim baik via sms maupun email ke saya.
Di SC di Trawas baru-baru ini kami melihat begitu banyak peserta yang mengalami transformasi diri. Kami menangis tangis bahagia bersama-sama. Sungguh satu kebahagiaan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata saat melihat para naga bangun dari mimpi yang selama ini membuat mereka bertindak hanya seperti layaknya cacing atau ular. Read the rest of this entry »
THE LAW OF ATTRACTION (2)
Oleh : Adi W Gunawan (www.adiwgunawan.com)
Your thoughts and your feelings create your life.
It will always be that way. Guaranteed!
~Lisa Nichols
Pada akhir artikel sebelumnya saya mengatakan bahwa kunci untuk memanfaatkan LOA demi kemajuan kita adalah dengan kesadaran diri. Kita harus selalu sadar untuk senantiasa mengarahkan pikiran kita untuk memikirkan hal-hal yang kita inginkan.
Apakah ini mudah? Oh, sudah tentu tidak mudah. Deepak Chopra pernah berkata bahwa dalam satu hari kita melakukan self-talk sebanyak 55.000 – 65.000 kali. Nah, self-talk ini termasuk bentuk pikiran. Pertanyaannya sekarang, ”Bagaimana caranya kita bisa menggunakan kesadaran untuk mengendalikan buah pikir sebanyak ini?” Jawabannya, ”Tidak mungkin bisa”.
Jawaban ini berlaku bagi orang awam. Ada segelintir orang yang mampu mengendalikan pikiran mereka sepenuhnya. Namun untuk bisa mencapai kemampuan ini dibutuhkan latihan dengan disiplin diri yang tinggi selama bertahun-tahun.
Sekarang kita hidup di jaman serba instan. Saya yakin tidak ada satupun di antara kita yang mau melakukan latihan mental semacam itu. Apakah ada cara yang lebih mudah dan nggak usah kerja keras? Ada. Mau tahu? Gunakan perasaan atau emosi sebagai Guiding System.
Beberapa waktu lalu saya sempat menulis artikel dengan judul ”Emosi: Kunci Rahasia Kebijaksanaan”. Saya sangat menyarankan anda untuk membaca artikel ini agar bisa lebih memahami apa yang saya uraikan di artikel ini.
Kembali ke laptop… eh salah… ke perasaan. Karena kita tidak mungkin mengawasi satu per satu pikiran yang muncul maka cara paling mudah adalah dengan selalu mengawasi perasaan kita. Bagaimana caranya? Mudah saja. Jika kita merasa senang, bahagia, gembira, atau gampangnya merasa ”enak” maka ini artinya baik. Jika perasaan yang kita rasakan bersifat negatif (tidak ”enak”) maka ini sebenarnya merupakan warning signal dari Guiding System kita bahwa ada bagian, di pikiran bawah sadar, yang kerjanya tidak in-line.
Saat emosi kita muncul terhadap sesuatu objek, objek apapun termasuk objek pikiran, maka pada saat itu kita mengaktifkan dan memberikan ”perintah” pada LOA untuk mulai bekerja dan menarik hal-hal yang membuat munculnya perasaan kita.
Contohnya begini. Ada seorang wanita yang baru putus cinta. Hatinya sakit bak disayat sembilu. Emosinya bergejolak. Saat itu ia memutuskan bahwa ia ingin mendapat pasangan yang jauh lebih baik daripada mantan kekasihnya yang brengsek, kurang ajar, nggak tahu diri, dan egois. Selang beberapa bulan apa yang terjadi? Read the rest of this entry »
THE LAW OF ATTRACTION (1)
Oleh : Adi W Gunawan
Melengkapi berbagai tulisan saya tentang kekuatan fikiran dan pengaruh nya terhadap kehidupan kita , berikut ini saya sampaikan tulisan mas Adi W Gunawan tentang “Law of attraction” yang saya copy dari blog beliau “ www. adiwgunawan.com”. Saya harap tulisan ini dapat membantu para pembaca untuk lebih memahami cara kerja LOA dalam kehidupan sehari hari. LOA juga ada hubungannya dengan tulisan saya tentang sholat khusuk dan Tadabbur Qur’an. Sholat khusuk dan Tadabbur Qur’an adalah metode paling efektif untuk mengendalikan fikiran sesuai dengan prinsip kerja LOA.
The vibrations of mental forces are the finest and
consequently the most powerful in existence
~Charles Haanel
Banyak orang yang bingung saat saya menjelaskan prinsip sukses yang kami ajarkan di Supercamp (SC) Becoming a Money Magnet. Berbeda dengan kebanyakan prinsip sukses yang telah mereka ketahui di SC kami mengajarkan 5 langkah sukses yang menjadi intisari dari teknik untuk menggunakan The Law of Attraction (LOA) dengan mudah dan optimal.
Melalui percakapan yang cukup intens selama hampir setengah jam saya menjelaskan prinsip kerja LOA. Salah satu hal yang saya sampaikan padanya adalah, “Do you want to be successful through the hard way or easy way?” Keberhasilan akan sangat sulit dicapai, atau membutuhkan upaya yang sangat keras (massive action), bila kita bekerja tidak sejalan dengan LOA.
Banyak orang yang kurang atau tidak mengerti mengenai cara kerja LOA. Akibatnya mereka menggunakan LOA secara tidak sadar (by default) dan membuat hidup mereka menderita.
Melalui artikel ini saya ingin menjelaskan lebih detil mengenai LOA dan bagaimana kita, dengan pemahaman yang benar mengenai LOA, akan dapat menggunakan LOA untuk kemajuan kita di berbagai aspek kehidupan.
Untuk bisa mengerti cara kerja LOA kita perlu mengetahui cara kerja pikiran. Pikiran mempunyai vibrasi. Dan apapun yang kita pikirkan akan dikirim ke semesta alam dalam bentuk sinyal yang akan menarik segala sesuatu yang sejalan dengan vibrasi pikiran kita. Likes attract likes. Dengan memahami hal ini maka apapun yang terjadi dalam hidup kita baik yang positif dan negatif adalah akibat dari hasil kerja LOA yang diaktifkan dan diarahkan oleh pikiran kita.
Hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah sifat LOA yang selalu ”on”. ”Selalu” artinya tiap detik selama kita hidup dan pikiran masih bekerja maka LOA akan aktif. Read the rest of this entry »
MENEMBUS MENTAL BLOCKING
Anda tahu Gajah…? Ya, Gajah adalah seekor binatang yang dikenal karena kekuatannya. Di India Gajah digunakan untuk mengangkut gelondongan kayu yang besar dari tengah hutan. Abrahah pernah menggunakan pasukan Gajah untuk menghacurkan Ka’bah. Namun disebuah tempat sirkus anda melihat pemandangan yang lain. Dipojok sana ada seekor Gajah besar yang kakinya terikat pada sebuah rantai, ujung rantai yang satunya terpaut pada sebuah patok kayu yang ditanamkan kedalam tanah.
Dilihat sepintas sebenarnya Gajah itu bisa mencabut patok kayu itu dengan mudah, mengapa ia tidak melakukannya? Ia dengan patuh tunduk pada rantai yang mengikat kakinya, ia tidak pernah berjalan jauh dari patok kayu tersebut. Ternyata ia telah terikat pada patok kayu itu sejak masih kecil. Ketika masih kecil dahulu ia pernah beberapa kali mencoba melepaskan rantainya dari patok kayu tersebut, namun ia tidak sanggup. Dibenaknya telah tertanam keyakinan bahwa patok kayu itu sangat kuat, ia tidak mungkin mencabutnya dari tanah. Ketika ia telah dewasa keyakinan itu tetap tertanam dalam dirinya. Selama Gajah itu cukup memperoleh rumput kering, air minum dan kadang kadang kacang, maka ia sudah puas menjalani hidupnya hanya dalam radius beberapa meter dari patok kayu tersebut.
Ternyata kebanyakan dari kita, manusia ini juga mengalami hal serupa seperti gajah tersebut. Gerakan kita dibatasi oleh kepercayaan kepercayan atau keyakinan yang keliru. Kita membiarkan kemampuan kita dibatasi oleh rantai rantai yang sebenarnya bisa kita putuskan dengan mudah. Kita terpenjara dalam fikiran dan keyakinan yang keliru. Kita akan berkata pada diri kita sendiri: ”Saya tidak mungkin mengerjakan hal itu”… ”Saya memang ditakdirkan untuk gagal… ya sudah sabar saja”… ”Saya tidak pantas mendapat kekayaan sebesar itu”… ”Saya terlahir dari keluarga miskin… tidak mungkin mendapatkan semua itu”… ”Saya tidak pantas mendapat penghargaan ini….” dan lain sebagainya. Inilah yang disebut dengan mental blocking atau hambatan mental yang merintangi seseorang untuk maju dan sukses dalam karirnya.
Saya pernah mengalami hambatan mental blocking ini ketika baru kembali dari pendidikan di LPPU ITB Bandung tahun 1982 yang lalu. Sebagai tanda terimakasih saya kepada PLN yang telah menyekolahkan saya keBandung saya harus betul betul mengabdi, saya harus puas menerima gajih tiap tanggal satu, tidak ada jalan lain bagi saya untuk mendapat penghasilan tambahan. Didalam fikiran saya tertanam kuat bahwa saya tidak mungkin mendapatkan penghasilan lain, kecuali hanya dari gaji yang saya terima tiap bulan. Saya harus puas dengan keadaan saya itu. Read the rest of this entry »
WAKING HYPNOSIS
Catatan : Untuk mendukung tulisan saya tentang ”Kekuatan ajaib kata kata“ , berikut saya tampilkan tulisan dari Mas Adi W Gunawan tentang “Waking Hypnosis” sebagai berikut
Oleh : Adi W Gunawan ( www.adiwgunawan.com)
Di salah satu weekend di bulan Mei 2008, dalam rangkaian pelatihan hipnoterapi 100 jam, saya sempat bertemu dengan beberapa kawan yang juga menyelenggarakan pelatihan di ruang berbeda di lantai 6 Hotel Ciputra Jakarta. Saya menggunakan kesempatan ini untuk berbincang sejenak sambil berfoto bersama.
Di sela-sela obrolan kami tiba-tiba ada yang nyeletuk, “Pak, main hipnosis dong”.
Sambil tersenyum saya menoleh ke seorang staff kawan saya, sebut saja Lani, dan berkata, “Coba satukan kedua jari anda. Letakkan di depan mata sekitar 20 cm dan sekarang kedua jari anda lengket tidak bisa dilepas”.
Apa yang terjadi kemudian?
Benar, jari Lani lengket. Tidak bisa dilepas. Semakin ia berusaha melepas kedua jarinya semakin lengket jadinya. Lani tampak mulai panik. Sambil terus berusaha melepas kedua jarinya, tapi tetap nggak berhasil, ia berkata, “Pak… pak.. ini kok bisa jadi begini? Kenapa nggak bisa dilepas?”
Sudah kepalang tanggung… saya teruskan main-main ini dengan membuat Lani nggak bisa jalan, kakinya lengket di lantai dan saya membuat punggung tangan kanannya mati rasa sehingga tidak terasa apapun saat dicubit dengan keras.
Setelah itu saya membuat semuanya kembali seperti sedia kala. Lani sudah bisa melepas jarinya, bisa jalan, dan kalo dicubit sudah bisa merasa sakit. Saya lalu minta ijin untuk ke toilet.
Saat balik dari toilet saya melihat rekan-rekan Lani bertanya-tanya mengenai hal yang baru dialami Lani. Banyak yang tidak percaya. Mereka pikir Lani hanya main-main saja. Padahal saya baru pertama kali bertemu Lani.
Sebenarnya saya sudah mau kembali ke kelas pelatihan saya tapi tiba-tiba ada dorongan untuk main-main sekali lagi. Saya lalu mendekati Lani dan berkata, “Lan, boleh nggak saya pinjam namamu?” “Boleh Pak” jawabnya. “Sungguh lho ya” tanya saya sekali lagi. “Ya pak.. boleh” jawabnya mantap.
Apa yang terjadi setelah itu? Read the rest of this entry »
KEKUATAN AJAIB KATA KATA
Kata kata lebih tajam dari sembilu, demikian pepatah menyebutkan. Betulkah demikian…? kenyataannya sih memang begitu. Kata yang menyakitkan menghunjam merobek hati, sakitnya dirasakan berbulan bulan bahkan sampai beberapa tahun. Tusukan pisau atau tamparan dipipi dirasakan hanya beberapa waktu. Luka ditangan akibat irisan pisau sakitnya hanya beberapa saat, setelah diobat atau dijahit rasa sakitpun hilang. Seminggu dua minggu sudah terlupakan. Namun tusukan kata kata yang tajam menghunjam hati…. waduuh, bertahun tahun sulit dilupakan.
Kata kata bisa menimbulkan perkelahian, perpecahan, tawuran antar kampung, peperangan antar suku dan bangsa, serta berbagai bencana lainnya didunia ini. Namun kata kata yang sejuk nyaman juga bisa menimbulkan rasa aman, nyaman dan tentram bagi yang mendengarkannya. Kata kata juga bisa memberi pencerahan dan kesejukan hati. Kata kata juga bisa memadamkan rasa amarah, perkelahian dan tawuran antar kampung, serta peperangan antar suku dan bangsa.
kata kata mengandung dua kekuatan, yaitu kekuatan negatif dan positip. Kata kata yang mengandung kekuatan negatif dapat menghancurkan kehidupan seseorang, memporak porandakan suatu organisasi dan menghancurkan suatu bangsa atau negara. Sebaliknya kata kata yang mengandung kekuatan positip dapat memberi kekuatan, semangat dan kemenangan pada seseorang, organisasi maupun bangsa.
Kata kata yang mengandung kekuatan ajaib itu masuk kedalam hati dan fikiran a melalui telinga. Untuk mencapai kemenangan dan keberhasilan dalam hidup, kita harus pandai memilih dan menyaring kata kata yang masuk kedalam hati dan fikiran. Jika dalam kehidupan sehari hari, kita lebih sering mendengarkan kata kata yang mengandung kekuatan negatif niscaya kita akan mengalami kehancuran. Sebaliknya jika kita banyak mendengarkan kata kata yang mengandung kekuatan positif, insya Allah kita akan mendapat kemenangan dan kesuksesan dalam hidup ini. Kata kata yang menghunjam kedalam hati dan fikiran kadang kala bisa menghipnotis seseorang untuk melakukan hal tertentu.
Kekuatan hipnotis
Pengaruh hipnotis pada seseorang biasanya disampaikan melalui kata kata. Dibawah pengaruh hipnotis seseorang bisa melakukan pekerjaan luar biasa sesuai saran dari orang yang menghipnotisnya. Dibawah pengaruh hipnotis seseorang juga bisa melakukan pekerjaan atau aktifitas diluar kemauannya sendiri, seperti menari, tertawa, menangis dan lain sebagainya. Kondisi inilah yang digunakan sementara orang untuk melakukan kejahatan dengan hipnotis, sehingga orang yang telah dipengaruhi tersebut mau menyerahkan semua hartanya tanpa disadarinya.
Seseorang juga bisa menghipnotis dirinya dengan mengucapkan kata kata tertentu. Kata kata yang diucapkan dapat mempengaruhi dirinya sendiri untuk melakukan sesuatu. James K Van Fleet salah seorang penulis buku motivasi di Amerika menceritakan pengalamannya, ketika masih berdinas di tentara, suatu hari ia melihat komandan batalyonnya berusaha menenangkan dirinya setelah mabuk akibat minum minum pada satu pesta resimen di klub perwira. Ia melihat Kolonel Fred.C komandan batalyon nya itu berjalan dengan terhuyung huyung menuju toilet, karena kuatir ia mengikuti komandannyan itu ke toilet. Ketika membuka pintu toilet ia melihat komandan nya itu sedang berdiri didepan cermin, kedua tangannya memegang tepi tempat cuci tangan. Ia melihat bayangan dirinya pada cermin sambil berbicara pada bayangannya itu: ” Fred..kau memang bodoh, jangan biarkan dirimu menjadi mabuk!!. Kamu akan membuat malu dirimu, dihadapan anggota resimen dan komandanmu… kamu tidak boleh mabuk… kamu tidak mabuk…. berdiri tegak… kendalikan dirimu…. jangan membuat malu dirimu sendiri!” . Demikian ia mengulang ulang kata katanya itu.




