Archive for the ‘ISLAM’ Category
ALLAH MURKA PADA ORANG YANG MENGATAKAN ALLAH PUNYA ANAK
Oleh Fadhil. ZA
Penganut Kristen atau Nashrani yakin bahwa Yesus adalah anak Allah . Keyakinan orang Nashrani yang menyatakan Yesus sebagai anak Allah, bahkan lebih ekstrim lagi menyatakan bahwa Yesus, Ruhul Quddus dan Allah merupakan satu kesatuan . Keyakinan tersebut saat ini terus berkembang dan menyebar diseluruh dunia. Agama Nasrani yang meyakini Yesus sebagai anak Allah bahkan saat ini merupakan agama terbesar didunia. Allah sangat murka kepada orang yang mengatakan bahwa Allah mengambil seorang manusia sebagai anak, seperti ditegaskan dalam surat Maryam ayat 88-92 :
88- Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak .89- Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, 90- hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, 91- karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. 92- Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak. (Maryam 88-92)
Kemurkaan Allah terhadap keyakinan yang keliru ini digambarkan seolah olah langit hampir pecah, dan bumi belah serta gunung runtuh karena mendengar ucapan tersebut. Namun demikian pengikut Nashrani tetap saja tidak peduli, bahkan mereka dengan bangga mengatakan bahwa mereka adalah juga sebagai anak-anak Allah.
Al-Qur’an diturunkan untuk mengkoreksi keyakinan yang keliru ini, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, yaitu Tuhan yang Esa, tidak beranak dan tidak pula diberanakan. Isa (Yesus) juga sebenarnya tidak pernah mengatakan bahwa ia adalah Tuhan atau anak Allah. Orang Yahudi dan pendeta ahli kitab telah menyelewengkan ajaran nabi Isya , dan mengangkat Isya sebagai anak Allah.
Walaupun Agama Nasrani saat ini merupakan agama dengan pengikut terbesar didunia, umat Islam tidak perlu berkecil hati. Kebesaran dan kekuatan mereka bukan berarti karena mereka berada pada jalan yang benar. Mereka boleh berjaya didunia , karena memang itulah yang mereka inginkan , namun diakhirat mereka akan dibenamkan kedalam neraka karena keyakinan mereka yang keliru itu.
PUASA DAN DZIKIR PERNAPASAN ASMAULHUSNA
Oleh Fadhil ZA
Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan rahmat, seluruh amal ibadah yang dilakukan pada bulan Ramadhan pahalanya dilipat gandakan oleh Allah dibandingkan hari biasa. Puasa memberi kesempatan pada organ tubuh untuk beristirahat dan merangsang pertumbuhan sel baru untuk menggantikan sel atau komponen tubuh yang rusak. Pada saat puasa emosi dan tuntutan syawat menurun, hati dan perasaan terasa lebih nyaman dan damai. Pada orang tertentu (khawasul khawas) Puasa Ramadhan merupakan sarana untuk mendekatkan diri pada Allah. Seluruh aktifitas dibulan Ramadhan ditujukan untuk lebih mendekatkan diri pada Allah, dengan memperbanyak amalan sunah seperti dzikir, tadarus Qur’an, sholat malam, itikaf dan lain sebagainya.
Bulan Ramadhan adalah saat paling tepat untuk melakukan latihan dzikir pernapasan asmaulhusna. Latihan olah napas sebaiknya memang dilakukan dalam keadaan perut kosong, siang hari disaat puncak rasa lapar adalah saat paling tepat untuk melakukan latihan. Bacaan dzikir asmaulhusna yang dibaca didalam hati ,terasa lebih khusuk dilakukan pada bulan Ramadhan ini.
Dzikir pernapasan Istighfar
Setiap saat kita selalu berbuat dosa, sekecil apapun dosa itu pasti dicatat oleh para Malaikat yang bertugas mengawasi manusia. Catatan itu kelak akan diberikan kepada kita pada hari berbangkit , sebagaimana disebutkan dalam surat Al Insyiqaq ayat 7-12 :
7- Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, 8- maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, 9- dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. 10- Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang, 11- maka dia akan berteriak: “Celakalah aku”.12- Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
PUASA MENINGKATKAN KEKUATAN DAN DAYA TAHAN TUBUH
Orang yang berpuasa menurut pemikiran awam tentu tubuhnya akan menjadi lemah , tidak bertenaga. Namun pada kenyataannya penelitian para ahli menunjukan hasil yang sebaliknya , ternyata puasa justru meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit. Puasa juga meningkatkan kewaspadaan dan kecerdasan fikiran . Dalam perang Badar terbukti kaum muslimin yang jumlahnya hanya 315 orang ternyata dapat mengalahkan kaum Kafir Quraisy yang berjumlah 950 orang pada bulan Ramadhan, dimana ketika itu kaum Muslimin sedang mengerjakan ibadah puasa.
Orang zaman dahulu juga banyak yang mengerjakan puasa untuk mendapatkan kesaktian dan kekuatan tubuh. Berikut ini kami sampaikan beberapa artikel yang kami kutip dari Republika.co.id tentang pengaruh puasa terhadap kekuatan dan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit..
Puasa Justru Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Ramadhan telah tiba, umat Islam menyambutnya dengan gembira. Pada bulan Ramadhan umat Islam melaksanakan ibadah puasa satu bulan penuh, sebagai salah satu rukun yang wajib di jalani.
Dibalik kewajiban menahan haus dan lapar serta nafsu mulai dari setelah waktu sahur sampai waktu maghrib, puasa juga menyimpan banyak maslahat bagi manusia. Selain meningkatkan aspek rohani, shaum juga meningkatkan daya tahan tubuh serta meremajakan tubuh dari sel-sel yang telah mati.
PENGARUH PUASA PADA KESEHATAN
Puasa diyakini dapat memberikan dampak positip bagi kesehatan jasmani. Banyak penelitian yang dilakukan para pakar kesehatan membuktikan hal tersebut. Berikut ini kami sampaikan beberapa artikel yang berkaitan dengan pengaruh puasa terhadap kesehatan tubuh manusia.
<!-
1. Selain Hindari 50 Penyakit, Puasa Juga Usir Radikal Bebas
REPUBLIKA.CO.ID, SOLO—Orang yang berpuasa bisa menghindari sedikitnya 50 jenis penyakit. Hal ini lantaran ketika berpuasa, produksi oksidan atau radikal bebas berkurang sementara tubuh memproduksi antioksidan.
“Pada saat puasa, hormon dalam tubuh berubah salah satunya menghasilkan antioksidan. Pada hari ke 7-14 kadar antioksidan akan meningkat,“ ujar dokter konsultan gizi, Sri Rusmanti, dalam diskusi Tinjauan Manfaat Puasa dari Sisi Medis di Rumah Sakit Umum Islam Kustati Solo, Sabtu (8/8).
Rusmanti menjelaskan metabolisme akan menghasilkan sisa yang jika menumpuk akan berbahaya bagi tubuh. Metabolisme karbohidrat akan menghasilkan sisa oksidan atau radikal bebas.
Zat kimia ini sangat reaktif dan mampu bereaksi dengan protein, lemak, karbohidrat, atau inti sel tubuh. “Reaksi antara radikal bebas dan molekul itu mengakibatkan rusaknya beberapa sel jaringan dalam tubuh sehingga timbullah penyakit, “ ujarnya.
Penyakit yang timbul dari radikal bebas, ujarnya, umumnya adalah penyakit degeneratif atau penuaan dini dan peradangan. Radikal bebas juga dapat menyerang inti sel sehat yang kemudian dapat bermutasi menjadi sel tumor atau kanker. Pada dinding pembuluh darah, radikal bebas dapat menyebabkan peradangan yang mengakibatkan penyakit jantung koroner. Radikal bebas dalam pembuluh darah dapat menyebabkan penyakit hipertensi dan stroke.
Dalam jumlah yang sedikit, radikal bebas bermanfaat untuk membunuh kuman atau virus. Tetapi jika berlebih, radikal bebas disejajarkan dengan racun. Selain berasal dari metabolisme tubuh, radikal bebas tersebut juga dapat berasal dari lingkungan luar, seperti zat polutan, makanan berpengawet, atau makanan tinggi kadar gula dan garam.
PUASA RAMADHAN MEMBERSIHKAN JIWA DAN JASMANI
Oleh Fadhil ZA

183- Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,(Al Baqarah 183)
Bulan Ramadhan telah tiba, inilah saatnya bagi umat Islam untuk membersihkan jiwa dan jasmaninya dari berbagai kotoran dan penyakit. Ibadah shaum atau puasa memberikan dampak positip bagi kesehatan jiwa maupun jasmani manusia. Allah memerintahkan orang beriman melakukan ibadah puasa sebulan penuh selama bulan Ramadhan dengan menahan lapar , haus, dan keinginan syahwat sejak terbit fajar sampai matahari terbenam, untuk meningkatkan derajat ketakwaannya.
Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an , puasa juga biasa dikerjakan oleh umat –umat terdahulu. Orang Mesir dan Yunani kuno, pemeluk paham Zoroaster, Shinto, Budha, Hindu , Yahudi dan Kristen memiliki tradisi berpuasa menurut keyakinan mereka. Mereka berpuasa untuk mendapatkan berkah dari para dewa dan sembahan mereka. Ada juga kelompok orang tertentu yang berpuasa dalam rangka olah batin untuk meningkatkan kesaktian atau memenuhi hajat tertentu.
Umat Islam diwajibkan berpuasa selama bulan Ramadhan. Puasa sebulan penuh selama bulan Ramadhan jika dilakukan dengan tepat dan benar dapat memberikan dampak positip bagi kesehatan jiwa maupun jasmani. Namun sayang banyak orang yang melakukan puasa asal berpuasa saja, sehingga Rasulullah mengatakan: “Berapa banyak orang yang berpuasa namun mereka tidak mendapatkan selain lapar dan haus saja”. Berkaitan dengan hal ini Rasulullah menegaskan bahwa sesungguhnya puasa itu ada tiga tingkatan. Yakni puasa orang awam, puasa khawas dan puasa khawasul khawas.
PENDAPAT USTADZ FARID OKBAH TENTANG ESQ
(Voa-islam.com)
Farid Okbah: ‘Mereka Bertanggung Jawab kepada Allah Atas Setiap Kesalahan ESQ’
Kontroversi Training Leadership ESQ Ary Ginanjar menghebohkan publik setelah difatwa sesat oleh Mufti Malaysia, 10 Juni 2010 lalu.
Berita kontroversi ESQ ini sebenarnya terlambat panas. Karena sejak lima tahun silam, kritik tajam dan penilaian negatif terhadap ESQ telah disuarakan secara lantang oleh ulama Bekasi, Al-Ustadz Farid Achmad Okbah.
Setelah mengikuti training ESQ tahun 2006 dan membaca buku-buku ESQ, pengasuh pesantren dai di kawasan Pondok Gede Bekasi ini menyampaikan nasihat dan koreksi tertulis kepada Ary Ginanjar. Karena dinilai tidak ada respon maupun perbaikan ESQ, ustadz yang fasih berbahasa Arab dan Inggris inipun bersuara lantang menjawab berbagai pertanyaan umat seputar ESQ.
Ditemui voa-islam.com di Masjid Jami’ Al-Azhar Kalimalang Bekasi, (16/7/2010) pengurus Dewan Dakwah DKI Jakarta ini berbagi pengalaman dan ilmunya mengenai ESQ. Berikut petikannya:
Pelatihan ESQ Ary Ginanjar yang difatwa sesat oleh Mufti Malaysia. Bagaimana pendapat Ustadz?
Menurut saya, fatwa itu agak terlambat. Saya telah membuat beberapa catatan kritik terhadap ESQ tahun 2006 yang lalu.
Pada acara ESQ yang diadakan di hotel Melia Mega Kuningan tahun 2006, saya tercatat sebagai peserta gelombang ke-46 selama 4 hari. Setelah saya mengikuti secara keseluruhan saya membuat catatan-catatan kepada saudara Ary Ginanjar sebagai nasihat. Saya berharap akan adanya perbaikan-perbaikan, sehingga saya sampaikan secara objektif, mengenai kelebihan dan kekurangan yang ada dalam ESQ, serta hal-hal yang bertentangan dengan Syariat Islam.
Nasihat saya sampaikan secara tertulis kepada Pak Ary Ginanjar melalui sekretarisnya, yaitu Pak Hasan. Akan tetapi sejak tahun 2006 sampai sekarang sepertinya belum ada perubahan-perubahan yang terjadi dalam ESQ ini. Maka saya tidak kaget kalau kemudian ada fatwa dari Mufti Malaysia yang menyatakan kesesatan ESQ itu, karena saya juga menemukan hal-hal yang seperti itu.
27 PENYIMPANGAN ESQ ARY GINANJAR VERSI NAHIMUNKAR.COM
KRISIS multi dimensi yang menimpa bangsa tercinta, bangsa Indonesia yang belum kunjung reda, dan bahkan makin melilit kuat menjerat rakyat kecil tanpa ada rasa belas kasih, serta membuat angka kemiskinan anak bangsa makin membesar, adalah akibat ulah tangan para pengelola yang tidak bertanggung-jawab. Keseimbangan yang merupakan ciri khas hukum penciptaan Allah diobrak-abrik oleh para pengelola bangsa yang buta mata hatinya.
Berbagai upaya dilakukan oleh berbagai komponen bangsa, baik secara kolektif, krusial dan rumit.
Di antara sekian upaya yang dilakukan itu adalah apa yang dilakukan oleh Ary Ginanjar Agustian dengan ESQ Model-nya yang fenomenal. ESQ Model ini sudah tidak asing bagi masyarakat kita, bahkan buku monumental Ary yang berjudul “Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual” sudah terjual lebih dari 150.000 eksemplar dan sudah dicetak lebih dari 20 kali!
…Di balik berbagai kebaikan yang terdapat pada ESQ Model, terdapat pula sisi negatifnya…
Ada sisi kebaikan yang terdapat di dalam ESQ Model ini, di antaranya adalah:
1. Menumbuhkan kesadaran akan eksistensi para peserta di muka bumi ini sebagai Khalifah (wakil Allah).
2. ESQ mampu menggugah nurani para peserta training dan mengenalkan wujud Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada mereka, kebesaran, keagungan, keperkasaan dan kemahapemurahan-Nya.
ESQ DIDAKWA SESAT ??
Oleh Fadhil ZA
Di Indonesia ESQ berkembang dengan pesat, banyak Lembaga , Perusahaan swasta maupun instansi Pemerintah yang mengirim pegawainya untuk mengikuti training ESQ. Per-orangan dan keluarga juga banyak yang mengikutinya dengan biaya yang lumayan besar bagi mereka yang kantongnya pas-pasan. Saya sekeluarga juga sudah mengikuti training ESQ . Bermula ketika 2 orang putri saya ikut program training bagi Mahasiswa pada tahun 2006. Saya heran ketika menjemput anak saya sore hari saya lihat mata mereka sembab karena menangis. Keluar dari tempat training mereka memeluk ibunya dengan air mata bercucuran minta maaf pada kami berdua. Perilaku mereka kontan berubah sangat hormat pada orang tuanya.
Saya heran , kok putri saya bisa berubah begitu cepat, saya ingin tahu metode apa yang digunakan ESQ. Saya ikut mendaftar program Reguler. Setelah mengikuti training saya betul betul merasakan manfaatnya, hati jadi terbuka dan merasakan kebesaran Allah. Namun sayang perasaan hati yang lembut dan kagum padas Allah dan RasululNya itu hanya bertahan beberapa hari. Setelah seminggu kkita kembali lupa dengan pelajaran yang telah disampaikan pada training tersebut. Saya coba ikut program alumni beberap kali , tapi lama lama kok terasa bosan.
Dari pembicaraan dengan sesama alumni , mereka juga merasakan hal yang sama. ESQ berhasil membuka mata hati kita akan kebesaran Allah dan membangkitkan rasa cinta pada Rasulullah. Namun untuk menjaga agar perasaan itu tetap tertanam didalam dada diperlukan kiat dan usaha yang lain. Memang ESQ sudah berusaha untuk itu dengan mengadakan kegiatan alumni days pada hari hari tertentu di gedung Menara 165.
Lama saya tidak mengikuti program ESQ, saya berusaha merawat suasana hati dengan membaca dan mentadabburi Qur’an setiap hari. Ketika mentadabburi Qur’an saya kembali merasakan suasana lembut seperti ketika mengikuti training ESQ untuk pertama kali. Dengan tadabbur Qur’an hati kita selalu terbuka untuk menerima kelembutan Ilahi. Namun beberapa waktu yang lalu saya terkejut membaca berita bahwa ESQ diharamkan oleh salah seorang Mufti Malaysia. Saya heran, apanya yang salah?. Saya coba browsing di internet akhirnya saya temukan fatwa haram tersebut sebagai berikut dibawah ini.
ANAK-ANAK AJAIB GAZA
Oleh: EH Ismail
Dari Jalur Gaza , Palestina
Delapan remaja berusia 15-18 tahun D sedang duduk melingkar saat saya berkunjung ke Masjid Al Abror di Rafah, wilayah Gaza, Palestina.
Tangan mereka memegang kitab suci Alquran. Ada Alquran yang berukuran kecil, sedang, dan ada pula yang besar.
Sepandangan mata, mereka membaca Alquran yang ada di tangan. Sekejap kemudian, Alquran ditutup dan mulutnya mengulangi ayat-ayat yang baru saja dibaca dengan mata terpejam. Gerakan itu dilakukan berulangulang. Di samping mereka, ada lingkaran anak-anak lain yang melakukan hal sama. Di hadapan para remaja ini, duduk Hasan Ali Al Azajy (47 tahun). Di depan Hasan, ada Alquran besar terbuka. Alquran dalam posisi setengah berdiri di atas meja kecil.
Di sisi lain masjid, sejumlah anak duduk berbaris memanjang berjarak satu meter, seperti antrean. Di hadapan mereka, ada seorang ustaz yang meletakkan Alquran sama seperti yang dilakukan Hasan. Hasan dan juga ustaz lainnya memanggil satu per satu anak itu ke hadapan mereka. Anak-anak pun maju tanpa Alquran lagi di tangan. Di hadapan para ustaz, mulailah mereka membaca ayat-ayat Alquran yang baru saja dihapalnya.
Pemandangan seperti di Masjid Al Abror, saya jumpai setiap hari di sejumlah masjid di Rafah. Kebetulan, saat ini adalah musim liburan sekolah. Kebanyakan anak dan remaja Gaza berkumpul di masjid selepas shalat Subuh sampai waktu Zuhur untuk mengikuti sekolah menghapal Alquran yang diadakan para pengurus masjid. Saya sudah mendengar berita tentang sekolah ini sebelum bertugas ke Gaza.
KEUTAMAAN MENGHAFAL DAN MEMBACA QUR’AN
Oleh Fadhil ZA
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, (Fathir 29)
Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat Islam. Al-Qur’an adalah ummul kitab, induk dari seluruh kitab yang ada dibumi ini. Al-Qur’an penuh dengan ilmu hikmah yang menuntun pembacanya untuk meraih kemenangan dan keberuntungan hidup didunia dan akhirat. Orang yang selalu membaca dan mengamalkan Qur’an akan mendapat kemuliaan hidup didunia dan ahirat. Ia tidak akan disentuh kehinaan dan penderitaan berkepanjangan didunia maupun akhirat. Itulah janji Allah bagi para pembaca dan penghafal Qur’an.
Keutamaan menghafal Qur’an
Rasulullah adalah seorang yang ummi (tidak bisa membaca) demikian pula sebagian besar bangsa arab dizaman Rasulullah adalah kaum yang ummi pula. Pada awal turunnya, ayat Qur’an disampaikan dari mulut kemulut dihafalkan oleh para pengikut Rasulullah. Mereka yang bisa membaca dan menulis , menuliskan ayat- ayat Qur’an tersebut dipelepah kurma, dan kulit kambing. Namun sebagian besar umat Islam ketika itu menghafal ayat Qur’an tersebut dan selalu membacanya dalam kehidupan sehari-hari secara rutin.
Selama 23 tahun Al-Qur’an turun secara berangsur-angsur dan dihafalkan oleh para pengikut Rasulullah saat itu. Dimasa hidup Rasulullah Al-Qur’an berada dikepala para penghafal Qur’an. Banyak diantara para sahabat yang hafal Al-Qur’an secara keseluruhan, 30 juz 114 surat. Sampai sekarangpun banyak umat Islam yang hafal Al Qur’an secara keseluruhan 30 juz, 114 surat 6636 ayat tersebut.
Salah satu keajaiban Qur’an adalah mudah dihafal dan diingat. Sampai saat ini tidak ada satupun pendeta atau pastur yang hafal seluruh kitab injil tanpa salah walaupun hanya satu huruf . Demikian pula tidak ada pendeta Hindu yang hafal kitab Weda tanpa salah satu hurufpun demikian juga hal nya dengan agama lain seperti Budha, Shinto atau Khonghucu .Adakah pendeta yang hafal kitab agamanya masing-masing seperti umat Islam menghafal Qur’an?. Al Qur’an adalah kitab suci yang indah dan mudah dihafal, sehingga banyak orang yang mampu menghafalnya tanpa salah satu hurufpun. Allah menegaskan ini dalam surat Al Qomar ayat 17 :
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (Al Qomar 17)


