INILAH ZAMAN YANG DITAKUTI NABI MUHAMMAD SAW

You may also like...

2 Responses

  1. Andi Suharta says:

    Assalammu’alaikum ustadz, ana izin copas / share ya artikel ini

  2. elfan says:

    TIGA MASALAH BESAR DI DALAM TUBUH UMAT MUSLIM DALAM UPAYA MEWUJUDKAN TERBENTUKNYA SUATU PERADABAN UMAT MUSLIM DALAM RANGKA SYIAR ISLAM SE DUNIA

    1. Menganggap adanya paham ‘pengagungan’ dinasti keturunan baik yang ngaku keturunan ahlul bait, keturunan nabi atau keturunan rasul padahal di dalam Al Quran ketiga istilah ini tidak dikenalnya.

    Jangankan ketiga istilah tersebut istilah KETURUNAN MUHAMMAD saja tidak diabadikan sama dengan tidak adanya istilah KETURUNAN NUH di dalam Al Quran (QS. 19:58). Lalu kenapa dalam tubuh umat Muslim masih ada dan meyakini akan pengagungan kepada pewaris KETURUNAN MUHAMMAD ya sama dengan umat Yahudi yang mengagungkan adanya KETURUNAN DAUD.

    Sampai-sampai Allah SWT menganugerahkan mukjizat-Nya atau membuat suatu peristiwa besar di masa itu yakni lahirnya Isa Al Masih ibnu Maryam lahir tanpa bapak (QS. 19:34). Kelahiran Isa Al Masih bukannya sekedar mukjizat tetapi upaya untuk menumbuhkan kesadaran pada Bani Israel untuk tidak mengkultuskan DINASTI KETURUNAN DAUD. Akibat besarnya ya tetap saja keberadaan Isa Al Masih sebagai nabi dan rasul tidak dapat diterima oleh umat Israel atau umat Yahudi sampai saat ini dan bahkan peristiwa ini dijadikan oleh mereka menimbulkan paham ANAK TUHAN.

    Anehnya, umat Islam mengikuti jejak dan paham semacam pengkultusan akan adanya DINASTI KETURUNAN MUHAMMAD walaupuhn di dalam Al Quran tidak ada peng-ABADI-an KETURUNAN MUHAMMAD (QS. 19:58).

    2. Di dalam Al Quran tidak dikenal istilah AKHIR ZAMAN yang dijadikan suatu keyakinan yakni masa transisi menjelang terjadinya HARI KIAMAT karena istilah Akhir Zaman bahkan hasil comotan dari Alkitab seperti termuat a.l. dalam Yud 1:18, Mat 28:20 dan Yoh 6:44 suatu kepercayaan kaum Yahudi dan Nasrani. Sementara di dalam Al Quran yang dikenal adalah HARI KIAMAT dengan berbagai nama lainnya a.l. QS. 7:187.

    Yoh 6:44 Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada AKHIR ZAMAN.

    Bagian-bagian Alkitab yang banyak menyinggung tentang Akhir Zaman adalah kitab-kitab apokaliptik yakni kitab-kitab yang bersikap menyingkap akhir zaman seperti kitab Daniel dan kitab Wahyu. Akhir zaman menurut orang Kristen adalah masa akhir dalam sejarah dunia, hingga tibanya kehidupan kekal di soerga atau penghukuman kekal di neraka.

    3. Akibat adanya kepercayaan dengan akhir zaman maka muncul paham mitos MESIANIK yang juga merupakan hasil contekan dari paham Yahudi dan Nasrani, a.l. paham akan datang kembali Isa Al Masih yang konon sedang di langit untuk turun ke bumi. Tidak ini saja, tetapi Isa Al Masih yang sudah ‘purnawirawan’ dari jabatan nabi dan rasul itu akan berduet dengan Imam Mahdi yang namanya sama sekali tidak dikenal di dalam Al Quran tokoh yang bukan nabi dan rasul mereka mempunyai misi besar untuk membunuh DAJJAL tokoh BERMATA SATU dan akan membunuh babi-babi yang hidup di dunia ini dan lain lain misinya.

    Anehnya, kedua tokoh hebat itu hanyalah manusia biasa yang bukan nabi apa lagi rasul, apakah ada di dalam Hadits Nabi Muhammad SAW tentang RUKUN IMAN, umat Muslim harus percaya kepada manusia biasa seperti Isa Al Masih, purnawirawan nabi dan rasul dan Imam Mahdi yang sama sekali tak pernah memegang jabatan nabi dan rasul?

    Itulah ketiga masalah besar yang harus dijawab oleh para ulama, ustadz dan cerdik pandai Muslim di era NOW sekarang sampai HARI KIAMAT nanti. Sekarang saja, banyak para ulama, ustadz, kiyai viral di YouTube menyanjikan masalah seputar Akhir Zaman dan ditakut-takuti dengan sudah bebas dan akan datangnya Dajjal memusuhi umat Muslim.

    Tragis sekali, nasib Nabi Muhammad SAW datang membawa ajaran dan pemahaman atas ISLAM (QS. 5:3) yang murni wahyu dari Allah SWT tidak terkena oleh virus-virus peradaban paham agama-agama lain lalu umat Muslimnya itu sendiri yang sampai keliru di dalam pemahamannya. Wajar berakibat sampai saat ini umat Muslim belum dan tidak mampu mereka mewujudkan pembentukan dengan suatu teladan sebagai umat yang mempunyai Peradaban Umat Muslim dan Islam sendiri.

    Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. [SQS. Al-'Imran, 3:110]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>