PERBEDAAAN ISLAM, IMAN, KAFIR , MUNAFIK DAN MUSYRIK

You may also like...

8 Responses

  1. Ahmad Jauhari says:

    Terimakasih Ustad

  2. Assalamualaikum, ustd yang ada di atas benar-benar bermanfaat untuk yang beragama islam,, jadi bisa lebih tau lagi…
    kalau boleh saya ijinn copas untuk di blog saya ustd, terimakasih…

  3. Fadhil ZA says:

    Wa alaikum salam. Silahkan disebar luaskan , mudah mudahan jadi pencerahan bagi kita semua.

    • الملك|ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ|كالا says:

      cuma prinsip keimanan nasrani janganlah ditafsirkan menurut tafsir islam, tapi tafsirkanlah prinsip keimanan nasrani dari tafsir dan sudut pandang keimanan nasrani, salam damai.

  4. ina says:

    Assalamualaikum pak ustadz sya ingin bertanya. sya mnelfon dgn teman sya, saat itu ada jeda bberpa saat tidak berbicara jd sya sempat berdoa kepda allah kemudian saat itu sya ingin memanggil nama teman sya, tapi yg keluar dri mulut saya adalah ya allah. Apakah sya berdosa? Sya sama sekali tdk ada niat sperti itu. Mohon jawabanx ustadz. Terima kasih

  5. Ina says:

    Assalamualaikum, tanya lagi ustadz
    Sya 1 bulan ini kena was was jd di hati sya selalu berkata kotor sampai menghina allah dan rasulx, kdang sya sperti dibisiki keraguan tapi sya tepis scepatx saya sendiri benci klo kata2 itu muncul sya rasax hampir gila, saya takut jadi munafik dan murtad. Sya baca di internet ada org yg bertahun tahun menderita was was tidak sembuh. Kata orang lintasan seperti itu tidak usah di gubris, sya sudah mencoba kdang berhasil tp kadang lintasanx datang dengan kata yang lebih parah. Apakah klo sya berusaha tidak menggubris terus sya bisa cepat sembuh? Saya tidak mau menderita was was menahun seperti org lain. Mohon nasehatx ustadz. Makasih

  6. الملك|ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ|كالا says:

    Bαpαk ustαdz Fαdhil ZA sαys: “Pemeluk agama kristen atau nasrani yang menyatakan Yesus dan ruhul qudus sebagai satu kesatuan dengan Allah (trinitas ) dengan tegas dinyatakan dalam Qur’an sebagai orang yang kafir.”

    Qs 5:72. Sesungguhnyα, TELAH kαƒirlαh orαng-orαng yαng berkαtα: Sesungguhnyα Allαh IALAH λɭ-Ϻαsiɧ puterα Mαryαm, pαdαhαl λɭ-Ϻαsiɧ (sendiri) berkαtα: Hαi Bαni Isrαil, sembαhlαh Allαh Rαbb-ku dαn Rαbb-mu. Sesungguhnyα orαng yαng mempersekutukαn (sesuαtu dengαn) Allαh, mαkα pαsti Allαh menghαrαmkαn KEPADANYA syurgα, dαn tempαtnyα IALAH nerαkα, TIDAKLAH ADA BAGI orαng-orαng dzαlim itu seorαng penolongpun.

    ups…elu salah memahami konsep keimanan kami pak ustadz, trinitas = tritunggal adalah 3 yg Esa, sama dengan 99 yg Esa dalam islam.

    Allah dalam nama Bapa.
    Allah dalam nama Yesus Kristus.
    Allah dalam nama Roh Kudus sebagai wujud Allah yg adalah Roh.

    Demi saling harga menghargai, hormat menghormati terhadap konsep keimanan masing-masing, saran gue berhentilah menafsirkan keimanan orang lain dari tafsir islam okay, salam damai.

Leave a Reply to Ahmad Jauhari Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>