BERDZIKIR MENGINGAT ALLAH SETIAP SAAT

You may also like...

11 Responses

  1. aw says:

    Posting yg sangat bagus, tapi teknisnya bagaimana Pak Fadhil, apakah mengingat Allah sama dengan mengingat anak, istri, orang tua, barang2 yg kita sayangi dll….?

    Padahal Allah kan Dzat yg “”laisa kamitslihi syaiun”" /tidak serupa dengan apapun. DIA adalah dzat yang tak bisa dijangkau oleh alat indera kita. Termasuk juga hati & akal fikiran kita …?
    Lagipula apakah hati mampu & mempunyai fungsi untuk mengingat ..?

    • Fadhil ZA says:

      Dzikir mengingat Allah dilakukan dengan mengingat dan mengagungkan namaNya. Allah mempunyai nama nama yang indah seperti yang disebutkan dalam asmaulhusna. Kalau kita menyebut ya Rahman tentu yang terbayang sifat kasih sayangNya. kalau kita mengatakan ya Malik atau ya Aziz tentu yang terbayang kedahsyatan dan keperkasaannya. Bukan ujud dari Allah.

      Teknis pelaksanaannya bisa kamu pelajari pada artikel AKTIVITAS DZIKIR DALAM HATI dan LATIHAN DZIKIR QOLBU diblog ini

      Hati itu berfungsi untuk merasakan bukan untuk mengingat, kalau muka kamu diludahi orang apakah yang terasa dihati kamu, kalau kamu melihat sawah yang subur menghijau ditepi sungai yang jernih airnya apakah yang terasa dihati kamu, kalau kamu melihat mobil yang penuh penumpang terbakar apakah yang terasa dihati. Kalau disebut Allah yang maha agung, Allah yang maha kasih, Allah yang maha dahsyat dll apa yang terasa dihati ? seperti itulah dzikir qolbu. Merasakan bukan mengingat. Mengingat itu fungsi otak , dan fikiran. Sebut atau ingat namaNya kemudian rasakan dihati

  2. hendri says:

    pa ustad kalo ingin mempunyai mata batin gimana………

    • Fadhil ZA says:

      Wa alaikum salam

      kalau ingin memiliki mata bathin perbanyaklah mengerjakan amal yang sunah seperti shalat tahajud, puasa senin kamis, berdzikir setiap saat, membaca al qur’an setiap hari, mengerjakan berbagai amal kebaikan…….dst seperti disebutkan dalam hadist Qudsi:

      Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., beliau berkata, telah bersabda Rasulullah ﷺ, sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla berfirman, “Siapa yang memusuhi seorang kekasihku, maka Aku menyatakan perang kepadanya, dan tiada mendekat kepadaku seorang hambaku, dengan sesuatu yang lebih kusukai daripada melaksanakan kewajibannya, dan selalu hambaku mendekat kepadaku dengan melakukan sunah – sunah sehingga Aku sukai, maka apabila Aku telah kasih kepadanya, Akulah yang menjadi pendengarannya, dan penglihatannya, dan sebagai tangan yang digunakannya dan kaki yang dijalankannya, dan apabila ia memohon kepadaku pasti kukabulkan dan jika berlindung kepadaku pasti kulindungi”
      Hadits riwayat Bukhari

  3. Asmaini says:

    Assalamualaikum..
    Pak ustad, terimakasih, tulisannya sangat bermanfaat. mau nanya pak ustad. mengai ayat Al Qur’an surat Al_A’raaf : 205. tentang ajuran mengingat Allah.
    potongan artinya “… dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang…”
    Bagaimana maksudnya/penafsirannya, mungkin bisa dijelaskan pak ustad, Terima kasih saya ucapkan…
    Syukran… :)

  4. angga fajar says:

    assalamu’alaikum wr wb.
    sebelumnya mohon maaf pa ustad..
    bukan kah dzikir dalam qolbu itu harus ada guru nya..
    dan dzikir yg di qolbu itu adalah rahasia di balik rahasia allah..
    mohon tafsirannya pa ustad.

    • Fadhil ZA says:

      Wa alaikum salam

      Orang yang beriman itu gurunya adalah Allah, Dia adalah maha guru yang memberi petunjuk pada siapa saja yang dikehendakiNya. Manusia tidak bisa memberi hidayah dan petunjuk pada manusia lainya tapi Allahlah yang memberi petujuk dan bimbingan pada siapa yang dikehendakiNya sebagaimana disebutkan didalam surat Al Qoshos 56:

      56. Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.

      Bergurulah langsung pada Allah, Dia akan membimbing kamu mengetahui segala rahasiNya.

  5. angga fajar says:

    dan klw dzikir sprt subhanalllah walhamdulillah….apakah bisa di barengin pada saat kita sedang melaksanakan sholat.. dan sedang berdzikir jahar setelah sholat…
    mohon penjelasannya pa ustad..

    • Fadhil ZA says:

      Wa alaikum salam .

      Bacaan dzikir dalam shalat sudah ada ketetapannya harus dilakukan sesuai tuntunan Rasulullah. Misalnya membaca tasbih ketika rukuk dan sujud. Diluar itu lebih baik dibaca diluar shalat saja.

  6. fajar says:

    Dlm surah annisa ayat 103 dikatakan mengingat allah dalam kondisi berdiri duduk dan berbaring.saya mau tanya apakah jongkok termasuk duduk dan berlari termasuk berdiri?

    • Fadhil ZA says:

      Wa alaikum salam

      Posisi duduk itu bermacam macam, ada yang diatas kursi, diatas batu, bersila, termasuk jongkok demikian pula berdiri bisa tegak seperti patung, bersandar, berjalan, atau berlari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>