AWAS BAHAYA GERAKAN ZAMAN BARU (NEW AGE MOVEMENT)

You may also like...

24 Responses

  1. kursus islam says:

    era awal muhammad juga diwarnai hal yg sama. muhammad dianggap sesat oleh orang2 pada jamannya. jadi biasa sajalah. baik lia eden, mirza ghulam, muhammad, yesus, musa dll….awalnya juga mengalami pertentangan. dihujat sana sini.

  2. bocah mencari says:

    kenapa sih kita harus skeptis? saya tidak mengerti apa yang buruk dengan GZB? smua yg dibawa/diajarkan oleh GZB so far adalah sesuatu yang sangat baik. Dan saya melihat banyak skali kesamaan dgn Islam, Kristen dsb. Hanya saja GZB lebih “murni” sedangkan agama2 lain sudah kotor dgn pemaksaan keyakinan, politik, bunuh2an, saling benci, debat dsb. Mungkin itu sebabnya agama GZB berkembang dgn pesat dan TANPA paksaan atau hujat2an/sesuatu yg ekstrim2. Smua ikhlas menerima dan mempelajarinya. Mengenai pengajarannya ya menurut saya sih tidak bisa juga saya terima 100%, tapi sebagian terus terang saya setuju dengan pemikiran GZB. Saya melihatnya dari perspektif saya sebagai seorang muslim, yg berusaha memegang inti dari Islam sendiri, dan menerima sebagian pengajaran GZB karena menurut saya ada kemiripan, hanya saja anda perlu merubah cara pandang anda tentang ritual dalam Islam melalui kacamata baru dan lebih kreatif. Lepaskan baju “keras kepala” anda, dan lihat baik2 mana yang baik untuk anda dan mana yang tidak. Dogma, ancaman, fanatisme, tidak akan membuat anda tampak damai sama sekali, apalagi membuat orang tertarik dengan kepercayaan anda.

  3. orang udik says:

    Pendapat anda ada benarnya juga tapi tidak terlalu tepat juga. Kalau kita melihat dari kaca mata aqidah, ajaran new age memang tidak sesuai dengan ajaran agama agama samawi terutatama islam. tetapi dalam “konteks-konteks” tertentu ajaran tersebut ada benarnya juga. seperti misalnya mereka mengajarkan keseimbangan dan harmonisasi dengan alam semesta yg tujuannya agar manusia dapat hidup selaras dengan alam semesta dan menghindari tindakan2 perusakan alam yg dapat berakibat pada rusaknya keseimbangan tersebut. tujuan tersebut saya tangkap sejalan dengan ajaran islam yg melarang umat manusia dari tindakan yg berlebihan dan perusakan. menurut saya, ajaran new age merupakan bentuk universalisasi agama (kalau dalam bahasa anda “agama gado2).
    kalau melihat dari sejarah pembentukannya, adalah wajar kalau mereka menganggap bahwa energi alam semesta adalah energi terbesar (yg mungkin lebih extrimnya mereka anggap sebagai tuhan) yg menurut kita disinilah letak kesalahan fatalnya. segala apa yg ada di alam semesta ini (termasuk alam semestanya sendiri) adalah makhluk ciptaan Allah SWT. dan setiap makhluk pastilah memiliki energi bahkan secara ilmiah pun dibuktikan bahwa energi tersebut itu saling terhubung antara satu dengan yg lainnya. dasar inilah yg mereka jadikan dasar untuk kegiatan ritual mereka yg biasa mereka sebut sebagai proses penyatuan dg energi semesta. sebenarnya kitapun juga memanfaatkan melakukan proses penyatuan dengan energi semesta itu untuk kelangsungan hidup kita, hanya saja kadang kita kurang menyadarinya (umumnya dalam hal yg bersifat fisik). coba anda bayangkan kalau anda tidak memanfaatkan energi semesta (misalnya gravitasi) apakah anda dapat melompat-lompat? kalau tidak ada gravitasi, sekali anda melompat anda tidak akan pernah turun lagi.. repot kan? bentuk2 seperti energi prana atau aura memang benar adanya dan memang sudah terbukti. kalau Allah SWT mengizinkan adanya bentuk2 energi itu apakah anda meragukannya?
    Islam itu agama yg indah dan sangat universal. kalau anda hanya melihatnya dalam sudut pandang yg kaku dan skeptis maka anda tidak akan merasakan keindahannya dan universalitasnya.

  4. bitch_boy says:

    kenapa pada pusing sih mikirin agama? zzzzzz
    liat sekeliling dong! agama-agama jadul gak masuk akal. bullshit semua. kita sebagai manusia harus dinamis, kontemporer, atau apalah itu namanya, yg jelas ngikutin perkembangan zaman. sadar dong kalo agama itu lahir dari peradaban manusia! semakin lama semakin berkembang,jadi semua nya berbanding lurus! peradaban baru, agama juga harus diperbarui. jangan ngelawan kodrat alam makanya. gak bakal maju deh manusia-manusia yang masi melankolis fanatik sama agama-agama jadul!

  5. jeruk makan jeruk… (new age movement & islam, sama2 sesat)

  6. rosyid jamil says:

    pelajarilah agama dengan komprehensif, krn parsial adalah ketidakutuhan. Ajaran agama tidak diwakili olerh oknum. ia murni dr Allah lewat Nabinya dan seterusnya. yg terpenting, jangan parsial…….

  7. rosyid jamil says:

    agama itu di atas kerasionalan manusia.apakah kemajuan peradaban manusia adalah bentuk semakin maraknya tindakan asusila, kekerasan, pengkhianatan, ketidakberadaban dan seterusnya….?. lalu, sepintas apa bedanya manusia dengan hewan.

  8. rosyid jamil says:

    coba kita renungkan….setiap tindakan kita yg rasional, kdg membuahkan hasil yg tdk rasional. sama dengan agama, kdg ajarannya yg tdk rasional membuahkan hasil yg rasional.ingat bung….kita cuma manusia yg lemah dan tak berdaya tanpa Kuasa Alla SWT. skrg kita menjelma sebagai “Tuhan-tuhan kecil” krn kecerdasan, kekayaan, kegagahan dsrt. tp, kondisi ini apakah sama ketika kita sdh koma,atau bahkan diarak ke liang kubur.kesimpulannya, jgn menafikan agama….!!!!

  9. anggarifan says:

    Sebagai seorang muslim tulisan ini sangat bermanfaat bagi saya, dan saya yakin bermanfaat juga untuk muslim lainnya. sebaliknya tulisan ini juga akan buat kebakaran jenggot bagi yang memang ga kenal sama fitrahnya…jazakallah artikelnya moga banyak yang tercerahkan dengan tulisan ini.

  10. I was suggested this website by my cousin. I am not sure whether this post is written by him as no one else know such detailed about my difficulty. You are wonderful! Thanks!

  11. Imam Mehdi Reiki says:

    sbg muslim,semua yg mengajarkn kebaikan hrs diterima baik, krn Islam adlh utk keselamatan dan rhmat slruh alam. adapun GZB atw ajrn lain,bs dilruskn dan diprbaiki scr islam agr bs faham hkikat dirinya dn pencipta alam.bukan jadi penyembah kekuatan alam.

  12. Saya sangat tidak heran kalau agama2 samawi(terutama Islam dan Kristen) akan menjadi yang Pertama menolak ajaran ini! Sangat tidak heran! dan malah saya sudah mengira pasti akan begini jadinya!

    Agama2 saat ini(terutama samawi) terlalu banyak ego! Selalu menganggap diri paling benar hingga banyak terjadi konflik diantara agama2 baik antar samawi atau diluar dan yang jelas hal ini Tidak membuat dunia menjadi lebih baik! dan mungkin inilah hasil dari ego agama2 saat ini, NAM

    Saya melihat NAM sbg gerakan pencerahan batin dalam upaya lebih dekat dengan Tuhan dan menciptakan Kehidupan dunia yg lebih Positif dan Baik! dan jika ada gerakan spt itu alasan apa untuk kita tolak?? agamakah? saya kira prinsip utama dari agama juga adalah kebaikan Untuk semua manusia!!

  13. lee says:

    Berhati-hatilah sama tipu muslihat iblis yang mau menghujat Tuhan dan ‘menghapus’ Tuhan. Dia bisa pake 1001 macam cara agar manusia mengalihkan perhatiannya dari Tuhan bahkan dengan cara-cara yang kelihatannya begitu baik dan mulia,,, tapi intinya agar manusia beralih dari Tuhan.
    Tidak ada yang namanya area abu-abu, yang ada hanya hitam atau putih.. setan atau Tuhan.
    Hati-hati dengan cara-cara licik iblis atau setan, tujuan dia cuma satu sebenernya: membunuh manusia! Tuhan mengasihi manusia, tetapi setan membenci manusia. Cepat atau lambat semua akan terungkap.
    Semua pilihan ada ditanganmu kawan…

  14. edd says:

    ..so dark con of man..

  15. ang_lovis says:

    diambil yg positifnya aja tad….

  16. eki says:

    alhamdulillah, saya seperti di bimbing Allah Azza Wajalla agar selamat menuju jalan yang lurus.Tadinya saya masih bingung dimana letak kemusyrikan GZB… karena dulu jaman anang krisna saya sebenarnya tertarik untuk ikut bergabung untuk sekedar membantu mendapatkan ketenangan dan ikutan trend dengan jalan meditasi disana walopun saya seorang muslim dan meyakini adanya Allah SWT, untung selalu tidak sempat,dan ternyata ketahuan dia menuhankan dirinya sendiri. Buku the Secret yang menawarkan metode afirmasi diri sebenarnya sangat bagus tetapi ternyata kita hrs berhati2 jangan sampai terjebak kepada kemusyrikan. Dilihat2 sepertinya praktek GZB tersebut sangat bersahabat dengan cara menawarkan solusi permasalahan dengan menggali teknik afirmasi potensi diri yang ternyata ujung2nya bisa terseret mengingkari keberadaan sang pencipta, padahal semua terjadi karena kehendakNya bukan karena kemampuan kita sebagai manusia yang berhasil melalukan afirmasi terhadap diri sendiri dan mendapatkan feedback positif seperi yang diinginkan. Disitulah letak kemusyrikan GZB menafikan kekuasaan Allah Azza Wajalla, dan disitulah peranan iblis yang telah bersumpah untuk menyesatkan manusia dengan jalan yang sangat halus. Saya setuju dengan artikel di web ini, bahwa dajjal telah menebarkan fitnahnya, dengan memakai kedok “mencapai sukses dengan afirmasi” dan membuat pengikutnya berpikir ini jalan menuju surga padahal sebenarnya ke neraka…naudzubillah!!!
    Metode afirmasi positif kan sebenarnya sangat jelas di ajaran Islam, bahwa kita harus selalu bersukyur atas semua nikmat Allah, shalat, dzikir, membaca dan mentadabburi Alqur’an, berzakat, bersedekah, ikhlas, bertawakkal adalah sikap afirmasi diri yang positif kepada Allah SWT untuk mendapatkan feedback positif yang seperti diinginkan. Shalat dan berdzikir pada hakekatnya adalah melakukan meditasi untuk berkomunikasi dengan Allah, bila melakukannya dengan baik maka ketenangan dan kebaikan jiwa akan didapatkan,di blog pak Fadhilza ini terdapat tuntunannya.
    Ingatkah hadist Qudsi yang berbunyi: Aku sesuai dengan prasangka hambaKu, maka berprasangkalah padaKu apa yang hambaKu mau. Jadi ajaran2 GZB sebenarnya bukan pencerahan baru…, agama islam sudah mengajarkan untuk bersikap khusnuzdon dalam menjalani hidup.
    Teruslah berjuang untuk syi’ar di jalan Allah pak Fadhilza, semoga Allah Azza Wajalla selalu melindungi kita semua.

  17. yosafat says:

    is only one God in earth,and heaven, king of king… JESUS CHRIST.

  18. agit says:

    kenapa harus berebut benar?

    bukankah agamaku itu agamaku dan agamamu itu agamamu,,

    ?

    apakah kalimat ini hanya omong doang?

  19. azfa syah says:

    penulis blog ini apakah keyakinan anda sudah benar? yang anda uraikan tentang akidah islam dan tauhit yang berkenaan dengan uraian diatas tidak ada yang menyimpang kalau memang anda memahami tauhit secara mendalam, jangan terlalu bernafsu untuk memberi lebel sesat kepada keyakinan yang lain, tuhan tidak bersekutu dengan mahluknya apalagi anda, yang pintar menyalahkan orang lain…
    Nabi Muhammad s.a.w “Muutu Qobla An-Tamutu”, artinya :”Matilah kamu sebelum Kamu Mati”. renungilah hadist ini… man arafa nafsahu fakad arafa rabbahu…
    kenalilah dirimu ,maka kamu akan mengenal tuhanmu, jangan hanya menyembah huruf saja karena itu berhala bagimu…

  20. Amal says:

    Inti ajaran GZB itu adalah mengajarkan berpikir super positif…apapun yang anda inginkan bisa terwujud dengan berpikir super positif….Dalam Islam sebenarnya kita bisa mewujudkan apapun yang kita inginkan dengan super percaya pada Allah,SWT, kita harus meyakini dengan super bahwa Allah, SWT memiliki kekuatan maha super yang bisa mewujudkan impian kita. Jadi saya tidak menolak GZB, tapi juga tidak melupakan aqidah saya..justru saya semakin percaya kekuatan Allah, SWT lebih besar dari yang kita duga….apapun yang Anda inginkan mintalah kepada Allah, SWT dengan cara super yaitu berusaha memantaskan diri untuk memperoleh yang diinginkan. Bila anda ingin uang 100 Triliun Rupiah…tp anda malas bekerja..apakah pantas ?

  21. sudirman says:

    GZB ada positfnya ada juga negatifnya, kita ambil saja segi positifnya tks

  22. Taufik says:

    Yang penting tidak mengajarkan kekerasan

  23. Allah ada didalam diri makhluknya says:

    assalamualaikum. saya berpendapat kalau kita agama islam ya berpegang teguhlah dengan agama islam,menurut pandangan saya memang benar didalam tubuh kita, kita memiliki energi untuk terhubung langsung dgn Allah SWT, biar kan agama NAM itu kenapa kita urusin toh kalau kita menghujat mereka orang lain akan berfikir agama islam suka menjelek” agama lain, dan itu menimbulkan kebencian, sedangkan nabi muhammad tidak seperti itu, dalam artikel diatas anda jangan samakan pelatihan” tentang otak dan motivasi itu sebagai NAM, saya tanyakan ke anda apakah anda pernah mengikuti itu?? dalam selama pengamatan saya pelatihan” itu malah menyadarkan bahwa Allah SWT telah menciptakan manusia sempurna sebagai kalifah dimuka bumi ini, dan didalamnya kita mengakui itu dan dapat dirasakan, saya mau tanyak lagi kepada yg nulis artikel?? bukankah mengikuti islam perkembangan zaman?? islam juga mengikuti pengetahuan?? apakah islam tidak mengajarkan keilmiahan?? Ya pasti islam mengikuti itu semua, semua orang tahu itu,, kita sebagi agama islam yg pintar,, jangan banyak ngomong aja pandainya jangan pandai mengakatakan itu salah,kalau kita mau dianggap benar,, cari tahu dirimu dan kamu akan tahu tuhan mu

  24. akungibnu says:

    Ini tulisan yang ada kaitannya dengan Newage di Situs Akungibnu di http://www.akungibnu.wordpress.com

    Pertanyaan: Bagaimana pandangan Akungibnu terhadap filosofi Manunggaling Gusti lan kawula?

    Jawaban: Terlebih dulu akung analisa berdasar Rasa Bahasa Minimalis.

    1. manunggal: menjadi satu dalam arti bergabung (+) atau menyatu (*).

    2. gusti: yang dihormati, yang disembah, yang dipertuhan, yang memberi hidup: nyata, semu bahkan abadi.

    3. Kawula: yang menghormati, yang menyembah, yang mempertuhan, yang menerima hidup: nyata, semu bahkan abadi.

    Manusia berbeda dengan hewan atau binatang yang mengalami proses evolusi sesuai dengan Teori Evolusi Darwin (TED) . Manusia hasil revolusi Alam Semesta sesuai dengan Teori Revolusi Som Wyn (TRSW). Peradaban manusia berkembang sangat cepat sehingga ada 4 tahapan peradaban manusia yang berlangsung tumpang tindih, yaitu : NS. , RS., MS., dan RS.

    Pada tahapan RS: Filsafat itu telah tercetus, diantaranya lewat ajaran/pandangan Syeh Siti Jenar. Filsafat tersebut dipandang sesat, karena bertentangan dengan RS, khususnya agama Islam karena mempersekutkan Allah swt dengan manusia.

    Pada tahapan MS: tanpa disadari filsafat itu diaplikasikan dalam konsep materialisma yang mempertuhan materi. Tubuh manusia terdiri dari materi (kawula) , yang dipertuhan manusia juga materi (gusti) , jadi yang dipertuhan dan yang mempertuhan menyatu (manunggal). Filosofi manunggaling gusti lan kawula berlaku pada tahapan MS.

    Menurut Teori Som Wyn Tuhan YME (hasil akal budi manusia) menyediakan segalanya, termasuk materi, namun dia bukan materi melainkan yang menyediakan segalanya, termasuk materi. Tuhan YME memang konsep akal budi manusia, namun tujuannya untuk menyatukan ciptaan Nya, jadi bukan berarti Dia menyatu atau bergabung dengan manusia, sebab jika bergabung atau menyatu dengan individu manusia menjadi tidak mungkin mempersatukan seluruh ciptaan Nya, sebab tiap-tiap ciptaan Nya diberi kesadaran individual yang berbeda-beda

    Pada tahapan SS. diterapkan oleh Newage, yang beranggapan Tuhan ada pada tiap individu manusia. Menurut rasa bahasa akung kata ada berbeda dengan bergabung atau menyatu. Tuhan itu lebih dari sekedar semu, sehingga ada disegenap penjuru Alam Semesta bahkan Alam Abadi. Manussia hidup di dunia, bagian dari Alam Semesta, artinya Dia ada dalam tiap individu microcosmos, termasuk manusia. Jadi filosofi yang menyatakan Tuhan ada dalam tiap individu ciptaan Nya dapat diterima oleh logika fikir atau akal budi manusia. Namun akan menjadi berbeda jika Dia dianggap bergabung apalagi menyatu dengan tiap individu ciptaan Nya yang jelas berbeda-beda iman dan akal budinya.

    Lalu bagaimana caranya agar filosofi tersebut dapat diterima oleh akal budi manusia?

    Menurut akung yang dimaksud dengan gusti adalah yang mengendalikan manusia, yaitu soul atau spirit. Yang mengendalikan manusia disediakan oleh Tuhan Yang Maha Esa, jadi bukan Tuhan Tuhan Yang Maha Esa yang dimaksudkan untuk mempersatukan seluruh ciptaan Ny. Filosofi : manunggaling gusti lan kawula akan sesuai dengan akal budi manusia dengan penafsiran yang dimaksud gusti adalah yang mengendalikan manusia (the hand of God) , bukan yang menyediakan pengendali manusia (Tuhan Yang Maha Esa berdasar akal budi manusia).

    Bukti kebenaran filosofi manunggaling gusti lan kawula berdasar akal budi manusia, bukan dogma: Jika living organisme, termasuk manusia, ditinggalkan oleh pengendalinya (gusti) , baik soul maupun spirit, maka organsime tidak lagi bergabung atau menyatu (manunggal) dengan gusti yang mengendalikan organisme, organisme akan terdaur ulang.

    Terkait
    Bukti keseimbangan prima energi gaib dengan energi fikiran menghasilkan energi nyata
    In “Teori Minimalis”
    Teori Paralogika menginformastikan perihal living organisme.
    Intuisi
    Dengan 1 komentar

    Tentang Akung Ibnu
    Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
    Lihat semua tulisan dari Akung Ibnu →
    Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink. Sunting
    ← Ruang Rasa Bahasa dan Kedai Kata Minimalis
    Satu Balasan ke Manunggaling gusti lan kawula.
    Akung Ibnu berkata:
    November 21, 2014 pukul 11:10 pm (Sunting)

    Ini tulisan mengenai Newage.
    Zaman Baru
    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
    Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa
    Zaman Baru atau Gerakan Zaman Baru (Inggris: New Age) adalah suatu gerakan spiritual yang terbentuk di pertengahan abad ke-20. Merupakan gabungan dari spiritualitas Timur, dan Barat, serta tradisi – tradisi metafisika yang mengemukakan suatu filsafat yang berpusatkan kepada manusia.

    Gerakan ini mulai dikembangkan dengan munculnya latihan-latihan pengembangan diri, seminar pengembangan diri, yoga, waitankung, seminar kata-kata motivasi, dll.

    Tujuannya untuk menciptakan sebuah “spiritualitas yang tanpa batasan atau dogma-dogma yang mengikat”. Dengan menekankan bahwa Pikiran, Jiwa, dan Raga saling berhubungan, serta adanya bentuk Monisme dan kesatuan di dalam alam semesta. Lebih jauh gerakan ini mencoba menciptakan “suatu pandangan yang menggabungkan ilmu pengetahuan dan spiritualitas” dan oleh karenanya gerakan ini menganut berbagai bentuk ilmu pengetahuan dan ilmu semu.

    [sembunyikan] v t e
    Sistem kepercayaan
    Abrahamisme · Akosmisme · Agnostisisme · Animisme · Antiagama · Ateisme · Dharmisme · Deisme · Dualisme · Esoterikisme · Teologi feminis · Gnostisisme · Henoteisme · Humanisme · Immanenke · Monisme · Monoteisme · Mistisisme · Naturalisme · Nondualisme · Pandeisme · Panteisme · Politeisme · Teologi Proses · Samanisme · Taois · Teism · Transenden · Zaman Baru
    Balas
    Berikan Balasan

    Pos-pos Terakhir
    Manunggaling gusti lan kawula.
    Ruang Rasa Bahasa dan Kedai Kata Minimalis
    Teori Minimalis adalah penunjang Spiritual Ilmiah.
    Mana yang benar: Anak titipan Tuhan atau anugerah Tuhan?
    Benarkah nama ikut menentukan “nasib” seseorang atau “bangsa”
    Arsip
    November 2014
    Oktober 2014
    September 2014
    Agustus 2014
    Juli 2014
    Mei 2014
    April 2014
    Maret 2014
    Februari 2014
    Januari 2014
    Desember 2013
    November 2013
    Oktober 2013
    September 2013
    Agustus 2013
    Juli 2013
    Juni 2013
    Desember 2012
    November 2012
    Oktober 2012
    September 2012
    Agustus 2012
    Kategori
    Fiksi Ilmiah
    ibnu somowiyono
    Pengalaman Hidup
    Teori Minimalis
    Uncategorized
    Meta
    Pengurus Situs
    Keluar log
    RSS Entri
    RSS Komentar
    WordPress.com
    akungibnu The Twenty Ten Theme. Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>