Archive for July, 2010
JANGAN PISAHKAN UMAT DARI AL-QUR’AN
Oleh Fadhil ZA
Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang lalim selain kerugian.
(Al Israak 82)
Al-Qur’an merup
akan pedoman hidup bagi umat Islam, baik di dunia maupun akhirat. Al-Qur’an merupakan kekuatan yang dahsyat bagi umat Islam. Musuh Islam menyadari betul hal tersebut . Salah satu strategi musuh Islam untuk menghancurkan Islam adalah memisahkan umat Islam dari Al-Qur’an. Belanda menggunakan strategi ini untuk melemahkan perjuangan para pejuang Islam di Nusantara yang berjuang untuk membebaskan Indonesia dari belenggu penjajahan Belanda. Mereka mendatangkan dua orang orientalis Van der Vlas dan Snoughougrogne yang menguasai bahasa Arab dan ilmu keIslaman untuk mempengaruhi tokoh dan umat Islam di Indonesia.
Mereka berhasil menyebarkan ajaran yang memisahkan umat Islam dari Qur’an tanpa disadari oleh tokoh Islam di Indonesia. Al-Qur’an digambarkan sebagai kitab suci yang agung, sakral, tidak sembarang orang bisa menyentuhnya. Qur’an harus dihormati, dimuliakan ditaruh ditempat yang tinggi (diatas lemari) sehingga sampai lupa menaruhnya dan tidak pernah dibaca. Untuk mempelajari Qur’an harus memahami betul tatabahasa Arab, dan belajar dari ulama yang memiliki silsilah yang jelas sampai ke Rasulullah. Jika belum memenuhi persyaratan tersebut dilarang dan haram menyampaikan terjemahan Qur’an didepan umum. Kutbah Jum’at harus disampaikan seperti yang disampaikan Rasulullah yaitu dalam bahasa Arab, tidak syah jika disampaikan dalam bahasa daerah yang bersangkutan. Dan banyak lagi tabu-tabu yang lain yang menyebabkan umat jadi takut dan menjauh dari Qur’an. Mereka cukup mendapat penjelasan tentang Qur’an dari orang tertentu yang telah dianggap memenuhi syarat pada masa itu. Celakanya ajaran yang disampaikan orang tertentu tersebut sering saling bertentangan, sehingga menimbulkan perpecahan dikalangan pengikutnya.
Popularity: unranked [?]
SILUNGKANG NEGERI PENGHAPAL QUR’AN
Oleh Fadhil ZA
Pada akhir abad ke XIX Silungkang dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di Sumatra Barat . Masyarakat disekeliling Silungkang yang berasal Kotobaru, Palangki, Talowi, Toruang toruang, Indudu, Koto Anau, Lunto dan sebagainya berdatangan ke Silungkang untuk menimba Ilmu Agama. Mereka belajar dari Syekh Barau seorang ulama besar di Silungkang pada masa itu yang dibantu oleh 9 orang Syekh murid beliau. Orang yang datang belajar agama Islam dari sekitar Silungkang ketika itu menjuluki Silungkang dengan sebutan serambi Mekah.
Namun sayang sekar
ang sebutan serambi Mekah itu hanya tinggal kenangan. Sejak penjajahan Jepang dan berlanjutkan dengan revolusi fisik tahun 1948 dan pemberontakan PRRI tahun 1958 masyarakat Silungkang terus didera berbagai kesulitan Ekonomi, sehingga banyak orang Silungkang yang mengadu untung di Rantau. Perhatian masyarakat pada Agama semakin berkurang, jumlah surau yang semula sekitar 40 buah terus meyusut, sampai akhir 2006 tinggal 14 buah, kader ulama sebagai pengganti ulama yang telah wafat juga tidak ada .
Awal tahun 2007 ketika LAZ-PKS (Lembaga Amil Zakat –Persatuan Keluarga Silungkang) Jakarta mengadakan survey di Silungkang surau yang aktif hanya 14 buah itupun hanya digunakan untuk pengajian anak TPA, sholat berjamah kadang ada kadang tidak. Guru yang mengajar di TPA sebagian besar guru sukarela dengan kemampuan ala kadarnya. Jumlah murid TPA ditiap surau cukup banyak antara 20 – 40 orang , namun sayang TPA tersebut tidak ditangani secara profesional. Sebagian besar pengajar merupakan tenaga sukarela dengan latar belakang pendidikan ber-macam macam dari tamatan SD sampai S1. Honor mereka pun tidak jelas kadang ada kadang tidak , bahkan ada yang mengajar dengan biaya dari kantong sendiri.
Popularity: unranked [?]
PERTUMBUHAN MUSLIM EROPA DAN AMERIKA
Oleh Nidia Zuraya
Islam merupakan agama yang paling cepat perkembangannya di Eropa dan Amerika. Ibarat sebuah ladang, agama Islam kini makin mendapat tempat di hati masyarakat Eropa dan Amerika. Sejak menyebarnya Islam ke Eropa pada abad ke-7 Masehi melalui Andalusia (Spanyol) oleh pasukan Thariq bin Ziyad, panglima tentara dari Dinasti Bani Umayyah, benua putih dan biru itu seakan menjadi lahan subur penyebaran dakwah dan syiar Islam.
Dalam 30 tahun terakhir, jumlah kaum Muslim di seluruh dunia telah meningkat pesat. Data statistik yang dikeluarkan Pew Research Center, menunjukkan, pada 1973 penduduk Muslim dunia sekitar 500 juta jiwa. Namun, saat ini jumlahnya naik sekitar 300 persen menjadi 1,57 miliar jiwa. Tercatat, satu dari empat penduduk dunia beragama Islam.
Dalam studinya yang berjudul “Memetakan Populasi Muslim Global: Sebuah Laporan Tentang Jumlah dan Distribusi Populasi Muslim Dunia”, Pew Research Center ini mengindikasikan bahwa seperlima kaum Muslim (300 juta) tinggal di negara-negara non-Muslim. Populasi Muslim minoritas di sana sering kali cukup besar.
Hasil studi yang dirilis awal Oktober 2009 ini juga menemukan bahwa Eropa memiliki sedikitnya 38 juta Muslim yang membentuk lima persen dari total populasi benua tersebut. Sebagian besar terkonsentrasi di Eropa Tengah dan Timur. Rusia memiliki lebih dari 20 juta Muslim, dan terbesar di Eropa. Menurut studi tersebut, Jerman memiliki pemeluk Muslim sebanyak 4,5 juta, Prancis sebesar 3,5 juta jiwa, Inggris sekitar dua juta orang, dan Italia sebanyak 1,3 juta jiwa. Sisanya tersebar di beberapa negara Eropa lainnya seperti Portugal, Swedia, Belanda, dan Swiss.
Namun demikian, jumlah ini diperkirakan bertambah lagi. Sebab, sebuah hasil studi di Rusia menyebutkan, jumlah pemeluk Islam di negara Beruang Merah tersebut mencapai 25 juta jiwa, atau sekitar 18 persen dari total populasi yang mencapai 145 juta jiwa. Studi tersebut mengatakan bahwa hampir 4,6 juta Muslim berada di Benua Amerika. Di negara super power, Amerika Serikat, agama Islam dipeluk oleh sekitar 2,5 juta orang. Bahkan, di lokasi sekitar reruntuhan World Trade Center (WTC) itu akan di bangun sebuah Masjid.
Popularity: unranked [?]
RAHASIA 90/10 UNTUK ATASI STRESS DAN UBAH HIDUP ANDA
<
Oleh Syarif Hidayat
Suatu hasil penelitian di AS menyimpulkan bahwa Rahasia 90/10 luar biasa manfaatnya untuk mengurangi atau mengatasi stress dan mengubah hidup anda untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan.
Sangat sedikit yang mengetahui dan melaksanakan Rahasia 90/10 atau Prinsip 90/10 yang ternyata sesuai dengan ajaran Islam. Sebagai akibatnya? Jutaan orang di dunia yang menderita stress, sakit jatung, sakit kepala akut dan problem kesehatan lainnya serta mengalami berbagai kesulitan dalam hidup.
Mereka nampaknya tidak pernah mencapai suatu kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup karena tidak mengetahui bahwa: sebanyak10 persen dari hidup kita terdiri dari kejadian-kejadian yang di luar konrol (kekuasaan) kita dan 90 persennya lagi ditentukan oleh bagaimana kita BEREAKSI terhadap kejadian yang 10 persen tersebut.
Apa artinya ini semua? Kita benar-benar tidak mempunyai kekuatan untuk mengendalikan 10 persen dari apa yang terjadi terhadap diri kita. Sebagai contoh dalam perjalanan ke Bandara, kita tidak dapat mencegah mobil kita yang tiba-tiba tertabrak dari belakang oleh pengendara lain.
Pesawat terbang yang kita tumpangi terlambat sampai di tujuan, yang mengacaukan semua jadwal kegiatan dinas atau bisnis kita. Contoh lainnya, seorang pengendara lain tiba-tiba memotong jalur mobil kita di jalan raya. Kita tidak bisa mengkontrol kejadian-kejadian yang termasuk di dalam 10 persen kejadian yang di luar kekuasaan kita tersebut.
Kejadian yang 90 persennya lagi berbeda. Kita bisa mengatur kejadian yang 90 persen! Bagaimana caranya? Dengan cara bagaimana sebaiknya kita harus bereaksi. Kita tidak bisa mengkontrol pergantian lampu yang menyala: merah, kuning atau hijau pada Lampu Lalu Lintas, tetapi kita bisa mengkontrol reaksi kita. Jangan biarkan orang lain membodohi kita. KITA dapat mengkontrol bagaimana kita bereaksi!
Rahasia 90/10 atau Prinsip 90/10 ini ternyata juga intinya sesuai dengan ajaran Islam yang dijelaskan dalam firman-firman Allah SWT dan hadits-hadits Nabi Muhammad SAW yakni bahwa kita harus selalu ”BERSABAR” dalam menghadapi segala musibah, cobaan ataupun kejadian yang menimpa diri kita.
Popularity: unranked [?]


