Archive for April, 2010
PELATIHAN DZIKIR PERNAPASAN ASMAULHUSNA DAN SHOLAT KHUSUK
Oleh : Fadhil ZA
Dzikir mengingat Allah adalah kegiatan ibadah yang sangat dianjurkan dalam Al-Qur’an setelah kegiatan sholat . Namun demikian sedikit sekali diantara umat Islam yang rutin melaksanakan kegiatan ini , walaupun dalam Al-Qur’an Allah telah mengingatkan agar sesudah selesai mengerjakan sholat kita selalu ingat pada-Nya ketika berdiri, duduk dan berbaring.
Maka apabila kamu telah menyelesaikan salat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring.( An Nisa 103).
Dalam surat Al Baqarah ayat 152 Allah juga mengingat pada kita bahwa Dia akan selalu ingat dan memperhatikan hamba2Nya yang selalu ingat pada-Nya :
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat) -Ku. (Al Baqarah 152)
Dzikir mengingat Allah bisa dilakukan dimana saja ketika berdiri, duduk dan berbaring diwaktu pagi, sore atau malam hari baik secara lisan maupun didalam hati seorang diri maupun dengan berjamaah. Cara berdzikir yang utama adalah yang dilakukan seorang diri, lepas dari perhatian dan pengamatan orang lain sehingga terhindar dari ria dan ujub. Allah menganjurkan agar kita berdzikir mengingatnya didalam hati sebagaimana disebutkan dalam surat Al A’raaf 205 :
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (Al A’raaf 205)
Kendala utama dalam melakukan kegiatan dzikir seorang diri adalah rasa kantuk, bosan dan kaki semutan atau kram ketika duduk berlama-lama menyebut nama Allah, atau berdoa pada-Nya.
Pada kesempatan ini kami bermaksud mengadakan pelatihan agar anda dapat melaksanakan dzikir mengingat Allah dengan nyaman dalam waktu lama tanpa merasa lelah, mengantuk atau bosan. Dengan tehnik pengolahan napas yang tepat dan benar serta mengatur posisi duduk sedemikian rupa , insya Allah anda bisa melakukan dzikir mengingat Allah dan berdo’a padaNya dalam waktu yang lama tanpa merasa letih, mengantuk, bosan atau kaki semutan. Ikutilah pelatihan sehari dzikir pernapasan asmaulhusna dan tadabbur Qur’an yang kami adakan sesuai dengan jadwal dan tempat yang kami sampaikan di blog ini.
Pelatihan sholat khusuk
Dalam melaksakan perintah sholat masih banyak umat Islam yang mengerjakan sholat sekedar memenuhi kewajiban. Mereka menganggap kegiatan sholat hanya sebagai kegiatan rutin yang membebani hidupnya. Mereka mengerjakan sholat sekedar memenuhi kewajiban. Sholat belum dirasakan sebagai kebutuhan atau kegiatan menyenangkan yang dapat memberi kebahagiaan hidup dan mendekatkan diri mereka pada Allah pencipta alam semesta.
Popularity: unranked [?]
TEHNIK PENGOLAHAN NAPAS DZIKRULLAH
Oleh Fadhil ZA
Bernapas adalah kebutuhan utama setiap mahluk hidup. Manusia bisa bertahan tidak makan dan minum sampai beberapa hari, namun tidak demikian halnya dengan bernapas. Umumnya manusia hanya mampu menahan napas paling lama selama satu menit. Orang – orang tertentu seperti penyelam, penyanyi atau Qori’ mampu bertahan lebih lama lagi hingga 2 s/d 5 menit. Tentu saja mereka bisa menahan napas sedemikian lama setelah melalui pelatihan dalam waktu yang cukup lama. Otak dan otot jantung manusia akan mengalami kerusakan jika tidak mendapat oxigen lebih dari 5 menit.
Tehnik pengendalian napas diperlukan untuk meningkatkan konsentrasi dan stamina. Perenang, pelari cepat, pelari marathon, petinju, pesilat, penyanyi semuanya mempunyai tehnik pengendalian napas sendiri dibidangnya. Tehnik pernapasan perenang tentu tidak sama dengan penyanyi demikian pula tehnik pernapasan pelari cepat tentu tidak sama dengan tehnik pernapasan pelari marathon. Tehnik pengolahan napas untuk membangkitkan tenaga dalam tentu tidak sama dengan tehnik pengolahan napas seorang penyanyi. Meditasi, yoga, thaici, pelatihan tenaga dalam, penyanyi semua mempunyai tehnik pernapasan sendiri dibidangnya.
Bagaimana tehnik pengolahan napas dapat meningkatkan konsentrasi dan stamina dapat kita lihat dalam contoh kehidupan sehari hari. Seorang ibu yang harus memasukan benang kelubang jarum akan lebih mudah memasukan benang tersebut jika dilakukan sambil menahan napas. Demikian pula seorang penembak atau pemanah, ia akan lebih berkonsentrasi jika saat membidik dilakukan sambil menahan napas. Kalau anda naik ayunan atau kora-kora di Ancol , pada saat ayunan turun anda disarankan untuk berteriak atau menahan napas, jika anda tidak menahan napas atau berteriak niscaya dalam waktu singkat anda akan muntah dan mabuk. Olah ragawan angkat berat juga dianjurkan untuk menahan napas ketika sedang mengangkat beban, jika ia tidak melakukan hal tersebut bisa berakibat serius bagi tubuhnya.
Pengolahan napas dzikrullah
Dzikir mengingat Allah dan berdo’a pada-Nya adalah kegiatan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Allah sangat mencintai orang yang banyak berdo’a dan selalu berdzikir mengingat-Nya. Kendala utama dalam melakukan kegiatan dzikir dan do’a adalah rasa mengantuk, tidak bisa konsentrasi, perasaan bosan dan kaki semutan atau kram, sehingga jarang orang yang sanggup melakukan kegiatan dzikir secara rutin dalam waktu yang lama. Dengan tehnik pengaturan napas yang tepat dan benar semua kendala tersebut bisa diatasi sehingga anda bisa melakukan kegiatan dzikir dan do’a dalam waktu yang cukup lama tanpa merasa mengatuk, bosan atau kaki semutan. Kegiatan dzikir dan do’a terasa mengasyikan dan menyenangkan , sehingga anda sanggup melakukan kegiatan tersebut secara rutin setiap hari.
Dzikir bisa dilakukan dengan menyebut Asmaulhusna, kalimat hasballah , syahadat atau sholawat Nabi diiringi dengan do’a yang diambil dari ayat Qur’an , hadist atau do’a dalam bahasa ibu masing masing. Selama melakukan dzikir dan do’a napas diatur sedemikian rupa sehingga ketika menarik napas paru paru terisi penuh sempurna dan ketika menghembuskan napas paru paru kosong sempurna pula. Ketika menghirup udara kita menghirup oxigen dari udara memenuhi paru-paru selanjutnya oxigen tersebut diangkut oleh darah keseluruh tubuh memenuhi kebutuhan seluruh sel ditubuh kita. Disamping oxigen kita juga menghirup energi kehidupan atau energi hayati yang biasa juga disebut energi Prana, Ki, atau Chi. Energi hayati diserap oleh otak besar kemudian dialirkan melalui saluran saraf ditulang belakang keseluruh tubuh.
Popularity: unranked [?]
DZIKIR PERNAPASAN TADABBUR QUR’AN
Oleh Fadhil ZA
Al-Qur’an penuh dengan kalimat hikmah yang dapat digunakan untuk menterapi diri hingga memiliki ahlak sempurna sebagaimana ahlak Rasulullah. Ketika Aisah ditanya tentang ahlak Rasulullah ia menjawab bahwa ahlak Rasulullah adalah Al-Qur’an. Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam bukan sekedar untuk dibaca dan dilagukan dengan irama yang indah menarik, tapi untuk ditanamkan didalam hati dan dijadikan sikap hidup.
Dzikir pernapasan tadabbur Qur’an adalah salah satu cara untuk menghunjamkan Qur’an kedalam fikiran bawah sadar dan hati hingga mampu membentuk pola fikir dan kepribadian sesuai dengan Al-Qur’an. Bacaan Qur’an dan do’a semua dibaca didalam hati tidak dijaharkan dan dilakukan dengan tehnik olah napas, sehingga didapat konsentrasi yang maksimal dan peningkatan kadar oxigen dan energi didalam tubuh.
Dzikir pernapasan tadabbur Qur’an caranya sama dengan dzikir pernapasan asmaulhusna. Ketika menarik napas baca kalimat hasbalah : “Hasbiayallahu wani’mal wakiil, ni’mal maula wa ni’man nashir. Wakafa billahi waliyya , wakafa billahi syahida, wakafa billahi wakiila, wakafa billahi nashiroo ( Cukup Allah bagiku Dia sebaik baik pelindung, sebaik baik pemimpin dan sebaiki baik penolong. Cukup Allah sebagai pemimpin, cukup Allah sebagai saksi, cukup Allah sebagai pelindung, cukup Allah sebagai penolong). “
Kalimat hasbalah diatas bisa juga diganti dengan dua kalimah syahadat dan sholawat Nabi seperti yang dibaca ketika duduk tahiyat akhir.
Ketika menahan napas baca ayat ayat pilihan yang akan ditadabburi , misalnya Al Baqarah 157
Allahu waliyulladzii amanu yukhrijuhum minadzulumaati ilannuur , walladziina kafaru auliyaa uhumutthoghutu yukhrijuunahum minannuuri iladzuulumaati. Ulaaika ashabunnari hum fiiha khooliduun
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (Al Baqarah 257)
Ketika menghembuskan napas , baca do’a sebagai berikut :
“ Ya Allah Engkaulah pemimpin kami yang mengeluarkan kami dari kegelapan kepada cahaya terang benderang. Keluarkan kami dari kegelapan kepada cahaya-Mu , keluarkan kami dari kesempitan kepada kelapangan, dari kehinaan kepada kemuliaan, dari kesulitan kepada kemudahan. Jangan Kau masukan kami kedalam golongan orang kafir, yang Kau jerumuskan kedalam neraka jahanam-Mu. Perkenankan permohonan kami ini ya Allah. “
Ayat yang dibaca ketika menahan nafas dipilih ayat yang bisa ditadabburi seperti surat An Nur 35, 55, Fathir 2, Al A’raaf 179. Bisa juga surat pendek seperti Al-Falaq, An Nas, An Nashr, Al Qori’ah, Al Zalzalah, Al Insyirah dan seterusnya. Do’a yang dibaca disesuaikan dengan maksud ayat yang dibaca seperti pada contoh diatas.
Dzikir tadabbur Qur’an dengan surat Al Falaq bermanfaat untuk melindungi diri dan keluarga dari berbagai kejahatan mahluk ciptaan Allah:
Popularity: unranked [?]
MATERI PELATIHAN SATU HARI
<
Untuk dapat melaksanakan dzikir pernapasan Asmaulhusna dan sholat khusuk dengan tepat dan benar diperlukan latihan dasar yang harus diikuti dengan latihan secara rutin oleh masing masing peserta secara berkelompok atau seorang diri. Latihan dasar diberikan selama satu hari untuk selanjutnya peserta bisa melanjutkan pelatihan seorang diri atu secara berkelompok.
Materi pelatihan satu hari
Pelatihan diberikan selama satu hari dimulai jam 9.00 s/d 17.00 , materi yang diberikan antara lain :
1. Mengenal prinsip kerja fikiran sadar, bawah sadar dan hati (qolbu). Fikiran bawah sadar atau disebut juga alam bawah sadar merupakan blue print kehidupan manusia yang dibentuk dan dipengaruhi oleh faktor eksternal dan faktor internal yang berasal dari hati (qolbu). Dzikir dan sholat khusuk adalah usaha untuk membentuk dan memprogram fikiran bawah sadar hingga sesuai dengan Al-Qur’an dan menuntun seseorang untuk mencapai kehidupan yang baik didunia dan akhirat.
2. Tehnik pengolahan dan pengendalian nafas ketika melakukan dzikir dan sholat. Pengendalian dan pengolahan napas yang tepat dan benar dalam berdzikir dan melakukan sholat akan membantu meningkatkan daya konsentrasi dan meningkatkan kadar oxygen dan energi yang masuk kedalam tubuh. Kepada peserta akan diberikan tehnik pengolahan napas selama berdzikir dan melakukan gerakan sholat. Efek dari pengolahan dan pengendalian napas ini akan langsung dirasakan oleh para peserta selama latihan ini.
3. Praktek dzikir pernapasan asmaulhusna
Kepada peserta diberikan latihan cara menarik, menahan dan menghembuskan napas dalam berdzikir. Ketika menarik dan menahan napas kalimat dzikir yang dibaca diambil dari kalimat asmaulhusna, ketika menghembuskan napas membaca do’a sesuai dengan asmaulhusna yang dibaca baik dalam bahasa arab maupun bahasa ibu masing masing. Kepada peserta juga diberikan beberapa perubahan sikap duduk untuk menghindarkan kram atau semutan ketika berdzikir.
4. Latihan menyamakan lisan, fikiran dan perasaan hati
Difinisi kondisi khusuk adalah samanya antara ucapan, fikiran dan yang dirasakan hati. Kebanyakan orang dalam sholat antara ucapan , fikiran dan yang dirasakan hatinya tidak sama. Mulutnya mengucapkan A, fikirannya membayangkan B dan hatinya merasakan C. Anehnya kondisi khusuk itu justru bisa didapat diluar sholat misalnya ketika berbicara melalui hand phone , membaca novel, main video game dan lain sebagainya. Pada tahap awal peserta akan dilatih bagaimana caranya agar yang diucapkan dan dibaca dalam sholat bisa diikuti oleh fikiran dan dirasakan oleh hati, sehingga antara ucapan , fikiran dan hatinya didalam sholat menjadi sama .
5. Tadabbur Qur’an
Tadabbur Qur’an diberikan untuk melatih fikiran dan hati fokus pada bacaan yang dibaca dalam sholat. Tadabbur Qur’an dilakukan dengan membaca Qur’an secara tartil, kemudian ayat yang dibaca diterjemahkan dan dibaca secara puitis dengan intonasi dan tekanan suara tertentu. Selanjutnya ayat tersebut ditadabburi dengan bahasa yang dimengerti oleh pendengarnya (bahasa ibu) dengan intonasi dan tekanan suara tertentu hingga pesan yang disampaikan Qur’an menghunjam masuk kedalam hati dan fikiran . Biasanya tadabbur ini akan menimbulkan getaran yang kuat pada perasaan sehingga kadangkala yang membaca tadabbur dan pendengarnya tidak kuat menahan tangis.
6. Praktek sholat khusuk
Kepada peserta akan diberikan bimbingan bagaimana melakukan gerakan sholat sambil mengendalikan napas sehingga sholat bisa dilakukan dengan tenang dan tidak tergesa gesa. Fikiran dan perasaan ditujukan pada bacaan yang diucapkan dalam sholat sehingga dicapai nkondisi khusuk. Pengaturan dan pengendalian napas akan membantu konsentrasi selama sholat dan meningkatkan kadar oxygen dan energi yang mengalir didalam darah sehingga badan terasa lebih segar ketika mengerjakan sholat.
Latihan satu hari ini merupakan latihan dasar yang harus ditindak lanjuti dengan pelatihan rutin setiap hari. Latihan rutin tiap hari bukanlah masalah bagi umat Islam , mengingat sholat dan dzikir memang merupakan kegiatan rutin yang harus dilaksanakan umat Islam setiap hari. Masalah yang cukup berat adalah untuk menyamakan lisan, fikiran dan hati terlebih dahulu kita harus mengerti ayat atau bacaan yang dibaca dalam sholat. Sebagaimana kita ketahui sebagian besar umat Islam dewasa ini banyak yang tidak mengerti ayat atau bacaan yang mereka baca didalam sholat , sehingga selama sholat fikirannya melayang kemana mana melamunkan hal yang tidak ada hubungannya dengan sholat. Inilah yang menyebabkan mereka tidak khusuk dalam sholatnya. Untuk dapat menghapal dan mengerti setiap ayat yang dibaca dalam sholat , agaknya dibutuhkan seorang guru atau penuntun, untuk itu bisa diadakan sistim belajar kelompok. Bagi yang mampu belajar sendiri hal ini tidak menjadi masalah.
Jadwal Pelatihan
Latihan dzikir pernapasan Asmaulhusna dan sholat khusuk Kelas Dasar dilaksanakan selama satu hari jam 9.00 s/d jam 17.00 dengan jadwal sebagai berikut:
Jam 8.30 - 9.00 pendaftaran peserta
Jam 9.00 – 10.30 Mengenal prinsip kerja fikiran sadar, bawah sadar dan Qolbu
Jam 10.30 – 12.00 Tehnik olah napas dan praktek dzikir asmaulhusna
Jam 12.00 – 13.00 Istirahat sholat dan makan siang
Jam 13.00 – 14.00 Latihan menyatukan lisan, fikiran dan perasaan (hati)
Jam 14.00 – 15.30 Praktek sholat khusuk
Jam 15.30 – 16.00 Penutup – sholat Ashar
Latihan ini merupakan dasar untuk dilanjutkan secara rutin dirumah masing masing. Kegiatan sholat dan dzikir adalah kegiatan rutin yang harus dilakukan setiap hari oleh seorang muslim. Hasil yang didapat tergantung kesungguhan masing masing dalam melaksakan latihan ini setiap hari. Masalah utama yang harus diperhatikan setelah latihan ini adalah berusaha untuk mengerti setiap bacaan yang diucapkan dalam sholat, tentunya ini membutuhkan waktu untuk menghapalnya. Selanjutnya berusaha untuk menyatukan lisan, fikiiran dan hati mengikuti bacaan yang dibaca dalam sholat. Semua itu tergantung kesungguhan masing masing peserta, pelatihan ini tidak menjamin bahwa dengan mengikuti pelatihan sehari ini peserta langsung bisa sholat dengan khusuk. Kami hanya memberikan cara atau metode untuk dapat mencapai sholat khusuk dan mendapatkan manfaat yang banyak dari sholat tersebut. Keberhasilan mencapai sholat khusuk dikembalikan kepada kesungguhan anda untuk berlatih.
Popularity: unranked [?]

