MENGASAH KEMAMPUAN TELEPATI
Telepati berasal dari dua kata yaitu : “tele” berarti “jauh” dan “pathos” berarti “perasaan”. Telepati secara harfiah artinya adalah “merasakan dari jarak jauh”.
Telepati adalah gejala alamiyah yang sudah ada sejak kita masih bayi. Semua anak bayi memiliki kemampuan telepati secara alamiyah. Anak bayi belum mampu mengungkapkan perasaan dan keinginannya dengan kata kata. Ia menyampaikan dan mengungkapkan keinginannya melalui perasaan yang dipancarkan.
Ketika seorang ibu pergi berbelanja kepasar dan anak bayinya yang masih menyusu ditinggal sedang tidur dirumah, tiba tiba ia merasa gelisah dan ingat pada anak bayinya dirumah. Ia tidak bisa berkonsentrasi untuk belanja, fikirannya hanya tertuju pada bayinya. Air susunyapun mengalir dengan sendirinya, ia tidak bisa menahan keinginannya nuntuk segera pulang menemui bayinya. Ia segera kembali kerumah, dan didapatinya anak bayinya sedang menangis, ia segera menggendong dan menyusui bayinya. Hatinya menjadi tentram dan anak bayinya pun berhenti menangis. Itulah hubungan telepati yang dilakukan seorang bayi kepada ibunya.
Sejak bayi kita sudah mempunyai kemampuan telepati, karena pada anak bayi otak kanannya lebih dominan daripada otak kiri. Seiring dengan pertumbuhan usia, peranan otak kiri semakin dominan dan peranan otak kananpun berkurang, maka kemampuan berkomunikasi dengan telepatipun berkurang pula. Sebenarnya kemampuan telepati ini bisa diasah dan dirawat terus dengan melakukan latihan. Telepati adalah cara berkomunikasi menggunakan fikiran bawah sadar atau otak kanan. Setiap orang bisa melakukannya asal mau mencoba dan melatihnya, karena pada dasarnya ketika masih bayi semua orang pernah melakukan komunikasi dengan telepati. Kemampuan telepati jadi berkurang karena kita lebih banyak menggunakan otak kiri daripada otak kanan. Pancaran sinyal telepati dilakukan oleh fikiran bawah sadar melalui otak belahan kanan, dan diterima oleh penerima melalui otak belahan kanan pula.
Sinyal yang diterima umumnya berupa perasaan. Hubungan telepati biasanya lebih mudah dilakukan antara orang yang mempunyai hubungan emosi. Misalnya antara ibu/bapak dengan anaknya, abang dengan adik, dua orang yang sedang pacaran, karib kerabat, teman bisnis yang akrab, suami istri dan lain sebagainya. Saya pernah menerima sinyal telepati dari ayah saya yang sedang sakit. Satu waktu ketika saya baru sampai dikantor saya di PLN Gambir, tiba-tiba saya ingat ayah saya dan ingin sekali menemuinya dengan segera. Keinginan saya untuk bertemu beliau begitu kuat, saya tidak bisa konsentrasi kerja. Akhirnya saya minta staf saya menyiapkan kendaraan dan mengantar saya kerumah ayah di Ciputat. Sampai dirumah ayah, beliau keluar sambil memegang mulutnya yang tampak agak miring dan berkata: ”Bapak… sakit !” . Rupanya beliau terkena serangan stroke ringan, dan ingin sekali bertemu dengan saya, karena ketika itu belum ada fasilitas telepon sedang ia sangat butuh pada saya, tanpa sengaja fikiran yang kuat telah memancarkan sinyal telepati yang kuat dan dapat saya terima.
Saya juga pernah memanfaatkan kemampuan telepati ini untuk berkomunikasi dengan seorang teman. Tahun 1989 belum ada fasilitas HP seperti sekarang. Satu ketika saya sedang berada di Tangerang dan sangat butuh bertemu seorang teman yang tinggal di Bekasi. Saya mencoba berkomunikasi dengan kekuatan fikiran, saya bayangkan wajah teman saya itu, dan saya rasakan keberadaannya, saya sampaikan pesan bahwa satu jam lagi saya akan datang kerumahnya. Saya rasakan bahwa ia telah menerima pesan saya. Ketika saya sampai dirumahnya, ia sedang duduk diruang tamu, ketika ia melihat saya ia berkata: ” Eh..bener lu, datang ! ” . Rupanya ia sudah merasa bahwa saya akan datang kerumahnya. Saya tahu bahwa pesan saya sudah sampai padanya, dari ucapannya itu, saya tidak pernah mengatakan padannya bahwa saya telah mengirim sinyal telepati padanya.
Sebenarnya dalam kehidupan sehari hari kita sering menerima pesan telepati, hanya saja kita kurang begitu memperhatikan. Satu ketika kita ingat seorang teman yang sudah lama tidak jumpa, ketika kita sedang melamun tentang teman tersebut, tiba2 telepon berdering, ternyata telepon dari teman yang sedang kita ingat itu. Ketika anda ingin mengatakan sesuatu, tiba tiba teman yang didepan anda sudah mengucapkannya lebih dahulu. Ketika anda ingin menyusul seseorang yang bersepeda didepan anda, tiba tiba orang itu menengok pada anda. Dan banyak lagi kejadian sehari hari yang kurang kita perhatikan.
Dalam sejarah tercatat nama Emanuel Swedenborgh seorang sarjana Swedia hidup diabad 18. Semula ia lebih cenderung mempelajari ilmu alam tetapi belakangan ia lebih tertarik dengan ilmu ghaib/occoultisme. Dalam suatu rapat yang dihadiri kalangan cendekiawan, tiba tiba Swedenborgh berlarian keana kemari, mukanya pucat penuh kekawatiran. Seperti orang kurang waras ia mengatakan, baru saja terjadi kebakaran besar di Stockholm, rumah sahabatnya terbakar namun rumahnya selamat dari amukan api. Tiga hari kemudian ada kabar dari Stockholm bahwa kota itu mengalami kebakaran besar. Umumnya sinyal telepati akan memancar kuat secara otomatis ketika saat seseorang berada pada kondisi terjepit, tertekan dan terdesak, dan saat seseorang dipengaruhi oleh perasaan emosi, takut, gembira, cemas, yang kuat. Pada saat itu fikiran bawah sadar (otak kanan) lebih dominan daripada fikiran sadar (otak kiri).
Seorang dokter di Perancis bernama Andral mengisahkan suatu peristiwa ketika terjadi pertengkaran antara seorang petani dengan pandai besi. Petani itu mengeluh bahwa setiap malam jam 22 .00 – 24.00 telinganya diganggu suara gemuruh seperti besi beradu sehingga menyebabkan ia tidak bisa tidur.
Mendengar penuturan petani itu, pagi harinya Andral memanggil pandai besi tetangganya dan bertanya kepada pandai besi itu, aktivitas apa saja yang dilakukannya sekitar jam 22.00 – 24.00. Pandai besi itu mengaku bahwa pada jam itu ia bekerja menempa besi sambil membayangkan wajah petani tetangganya yang telah mendholimnya, dan ia berharap suara besi yang ditempanya mampu menembus tembok kamarnya.
Andral lalu berkata:” Baik keinganmu telah tercapai, mulai saat ini hentikanlah ulah jahatmu itu , atau aku adukan engkau kepada polisi” . Malam hari berikutnya pandai besi itu menghentikan kegiatannya tersebut dan petani itupun bisa tidur dengan tenang. Itulah beberapa gejala telepati yang bisa saja terjadi pada diri kita. Kasus serangan mental seperti yang dialami petani itu bisa saja terjadi pada siapapun. Terjadinya biasanya tidak disadari oleh pelaku maupun orang yang mengalami serangan, karena aktivitas ini memang berada pada wilayah fikiran bawah sadar. Untuk menghindari terjadinya serangan mental ini Rasulullah mengajarkan kita untuk selalu berlaku santun , jangan sampai menyakiti hati tetangga, atau orang disekitar kita. Rasulullah mengingatkan kepada kita :”Takutilah do’a (jeritan) orang yang teraniaya , karena do’a orang yang teraniaya itu di ijabah”.
Keluhan atau jeritan orang yang teraniaya biasanya diikuti dengan emosi yang kuat, ini akan memancarkan sinyal telepati. Karena itu Rasulullah mengingatkan kita agar jangan sampai mendholimi tetangga atau orang lain. Berlaku ramah dan santun terhadap tetangga sangat dianjurkan oleh Rasulullah. Kita juga dianjurkan untuk selalu memaafkan kesalahan orang lain. Karena kebencian, kemarahan yang disertai emosi yang kuat juga bisa memancarkan kekuatan telepati . Getaran telepati yang merusak ini disebut juga serangan mental. Untuk melindungi diri dari serangan ini Islam mengajarkan kita untuk selalu berlaku santun, jangan menyakiti hati orang lain. Disamping itu juga dianjurkan untuk membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nash.
Serangan mental yang berupa telepati ini biasanya terjadi pada orang yang berhubungan dekat atau memiliki hubungan emosi, seperti orang tua dengan anak, antara adik dan kakak, antara tetangga, sahabat karib, pasangan suami istri, orang yang berpacaran, antara majikan dengan karyawan dan lain sebagainya. Pasangan suami istri yang tidak akur , biasanya sering melakukan serangan ,mental antara satu dengan yang lainnya. Kalau sudah begitu ada saja kesialan yang akan dialami oleh rumah tangga itu, rezeki jadi seret, usaha terancam bangkrut, suasana di rumah tidak nyaman, panas dan selalu ingin bertengkar. Soal kecil jadi besar.
Untuk menambah wawasan pembaca tentang telepati dibawah ini saya sampaikan tulisan dari mas Wuryanano tentang telepati yang saya copy dari blog beliau ”Wuryanano.blogspot.com”.
(1) Mengenal Kemampuan TELEPATI…
Oleh : Wuryanano
Mungkin sebagian dari Anda pernah mendengar atau membaca istilah TELEPATI ini. Dan, biasanya pula, sebagian dari Anda memandangnya dengan “sebelah mata” bahkan terkadang ada juga yang mencemoohkannya…menganggap TELEPATI adalah hal yang tidak masuk di akal dan sangat misterius sifatnya. Salah satu kemampuan TELEPATI adalah bisa mengamati bahkan bertindak untuk kejadian-kejadian dari jarak jauh.
TELEPATI sebenarnya merupakan bagian dari daya berpikir kita pada OTAK KANAN. Tapi ada kecenderungan sebagian besar dari kita untuk menghalangi atau membatasi daya berpikirnya, hanya mengutamakan hal-hal yang dipandang ilmiah dan logis, tetapi mengabaikan hal-hal yang bersifat intuitif dan imajinatif. Kecenderungan untuk lebih banyak menggunakan daya berpikir pada OTAK KIRI yang ilmiah dan logis inilah, secara pasti telah menghambat daya berpikir kita pada OTAK KANAN yang bersifat intuitif dan imajinatif…dan merupakan bagian yang bertanggung jawab pada sisi EMOSI manusia.
Kita memang tidak dapat mengingkari, bahwa ilmu pengetahuan ilmiah ini telah berhasil memajukan kualitas kehidupan, meskipun kemajuan itu masih belum terlalu merata. Tapi mungkin disebabkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan inilah, maka kemampuan berpikir pada otak kanan cenderung diabaikan.
Meskipun demikian, saya sangat yakin, para pembuat kemajuan di berbagai bidang kehidupan ini SEBENARNYA juga menggunakan kemampuan OTAK KANAN nya, untuk melakukan hal-hal yang bersifat intuitif, imajinatif dan tidak masuk akal pada awal-awalnya. Tetapi sebagian besar dari kita…para penikmat kemajuan inilah yang memiliki kecenderungan untuk mengabaikan kemampuan daya berpikir pada otak kanan…termasuk di dalamnya adalah kemampuan TELEPATI, yang sesungguhnya itu sudah ada sejak kita lahir ke dunia ini…dan merupakan BAKAT ALAMI setiap manusia.
TELEPATI, dalam aspek kehidupan ini bukanlah sekedar kemampuan untuk mengirimkan dan menerima signal pemikiran secara “bolak-balik” diantara si pengirim dan si penerima. Tetapi TELEPATI juga memiliki arti melatih meningkatkan kesadaran diri…untuk bisa lebih sadar menghargai potensi berpikir dan beremosi kita yang sesungguhnya punya kekuatan SUPER ini, dan saya lebih senang menyebutnya dengan istilah SUPER MIND POWER.
Anda pun bisa melakukan Telepati ini…dan biasanya secara tidak disadari. Misalnya, pernahkah Anda membayangkan seseorang yang jauh tempat tinggalnya (tapi secara emosional dekat dengan Anda) agar dia menghubungi Anda…dan tiba-tiba telepon Anda berbunyi, setelah Anda angkat…eh ternyata orang yang Anda bayangkan itu menghubungi Anda. Atau, Anda memikirkan anak Anda, istri/suami agar dia mau melakukan hal seperti yang Anda inginkan, dan anak Anda, istri/suami langsung melakukannya…tanpa Anda ucapkan langsung lewat kata-kata.
Yaa…itulah TELEPATI. Dan masih banyak lagi contoh kejadian “telepatikus” di dalam kehidupan ini. Pada Telepati tingkat lebih tinggi, seseorang bisa berkomunikasi langsung hanya melalui pikiran atau antar pikiran saja, tanpa lewat kata-kata verbal…bisa menghemat mulut nih…hehehe. Termasuk juga bisa menyembuhkan kasus penyakit dengan hanya mengirimkan gelombang energi penyembuh…itupun termasuk aspek dari Telepati pada tingkat lebih tinggi.
Dan, karena Telepati ini bekerja berdasarkan daya pikir OTAK KANAN, maka harus mengandung EMOSI pada saat melakukannya…benar-benar harus Anda sisipkan perasaan EMOSI JIWA Anda untuk melakukan Telepati ini…jika tidak, maka Telepati tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Ok, sementara ini dulu, yang bisa saya tulis untuk sekedar mengingatkan Anda, bahwa TELEPATI ini sebenarnya kemampuan yang alami…merupakan bakat alami sejak kita dilahirkan, yang tentunya bisa dimiliki oleh setiap orang, dan bukanlah merupakan hal yang mistis, klenik apalagi tabu. TELEPATI itu sesungguhnya normal adanya.
(2) Mencoba Latihan TELEPATI…
Banyak orang beranggapan, bahwa kemampuan TELEPATI tidak membutuhkan latihan apapun, dan menganggapnya itu adalah bagian dari BAKAT ALAMI saja, yang tidak perlu latihan. Tapi bagi orang yang telah mengerti, pasti menyadari bahwa kemampuan Telepati pada awalnya harus dilatih dan dibangun lebih dulu, kemudian semakin memantapkan kekuatannya dengan melatihnya secara hati-hati dan terus menerus…sehingga akan didapatkan hasil-hasil yang bermanfaat.
TELEPATI, seperti kecakapan berpikir lainnya…dapat dipergunakan untuk maksud baik dan jahat. Di sini, kita dihadapkan pada masalah ETIKA dan MORAL. Apakah alasan Anda belajar dan berlatih TELEPATI? Coba Anda melihat dengan cermat alasan pribadi Anda untuk berlatih dan menggunakan kecakapan Telepati ini.
Secara umum, ada 3 pandangan pernyataan dari yang berhasrat untuk berlatih kecakapan TELEPATI, yaitu:
- Pertama, sekedar punya hasrat untuk mengetahui Telepati, dan hanya ingin mengembangkannya untuk keuntungan pribadi tanpa melibatkan orang lain secara langsung.
- Kedua, sangat berhasrat untuk bisa menguasai kekuatan Telepati dan mengembangkannya untuk melayani dan membantu orang lain.
- Ketiga, merasa harus menggunakan kekuatan Telepati untuk menguasai orang lain, dan menentang keinginan mereka, agar mau menuruti kemauannya.
Sejauh mana pokok persoalan menyangkut hubungan Telepati, tentu saja ada pertimbangan-pertimbangan dasar tertentu yang harus diperhitungkan…yaitu tentang tanggung jawab moral.
Kemampuan TELEPATI adalah peranan dari OTAK KANAN, yang bertanggung jawab pada sisi emosi, imajinasi, dan intuisi kita…yang kesemuanya itu terpendam di dalam alam PIKIRAN BAWAH SADAR. Oleh sebab itu, langkah awal untuk berlatih kemampuan TELEPATI adalah Anda harus menghidupkan “mesin mental” di pikiran sadar Anda untuk bersiaga penuh kesadaran, bekerja sama dengan pikiran bawah sadar Anda.
Keyakinan dan percaya diri Anda adalah hal utama yang harus Anda punyai sebelum memulai berlatih TELEPATI. Karena perlengkapan sebenarnya dari kemampuan Telepati adalah pada bagian tingkat SADAR PIKIRAN Anda yang dilingkupi oleh perasaan EMOSI JIWA secara rileks…baik Anda sebagai Pengirim atau Penerima.
Cobalah berkonsentrasi selama beberapa saat pada BAYANGAN PIKIRAN yang hendak Anda kirimkan kepada seseorang, juga pikirkan bahwa Anda sangat ingin memproyeksikan PESAN tersebut dari tempat Anda berada ke beberapa tempat yang jauh. Kemudian konsentrasikan bahwa si penerima pesan Anda di beberapa tempat yang jauh dari Anda, bisa menerima pesan dari Anda. Dan, jangan lupa untuk memberikan segenap perasaan emosi Anda pada saat berkonsentrasi mengirimkan pesan secara TELEPATI itu. Kekurangan dari nilai emosional atau jika tanpa ada perasaan emosi yang menyelubungi pesan…maka itu sering menyebabkan proses Telepati menjadi gagal.
Kebanyakan para Pemula gagal pada tahap awal ini, karena mereka merasa TEGANG saat melakukan konsentrasi dengan sepenuh emosi jiwa. Ketegangannya biasanya dilihat dari bahasa tubuhnya yang otomatis sudah menjelaskannya…misalnya dari alis mata yang berkerut, mata yang dipejamkan dengan sangat rapat, mengatupkan bibir rapat-rapat sampai monyong atau terlihat dari otot-otot tubuhnya yang keras menegang saat mencoba berkonsentrasi itu. Hal-hal TEGANG seperti ini harus Anda hindari…janganlah tegang pada saat melakukan konsentrasi.
Pada Latihan Telepati, semua bagian tubuh dan pikiran haruslah rileks meskipun tetap konsentrasi dengan tingkat keheningan yang semakin dalam. Oleh sebab itu, sebelumnya Anda harus melatih diri untuk bisa rileks dan santai…meskipun dalam waktu bersamaan sedang melakukan KONSENTRASI PIKIRAN. Beberapa tulisan saya di Blog ( Wuryanano.blogspot.com) tentang latihan olah nafas, relaksasi, dan meditasi, bisa Anda lakukan lebih dulu untuk membiasakan diri berkonsentrasi, dan berimajinasi secara rileks dan santai.
Dengan mencapai kondisi atau keadaan rileks dan santai secara FISIK dan PIKIRAN, maka Anda sebagai si Pengirim pesan Telepati akan mendapatkan gambaran mental yang jelas, beserta balutan emosi Anda di sana. Gambaran mental yang Anda ciptakan dengan jelas ini juga seiring dengan kemauan dan kemampuan Anda untuk melatih kekuatan imajinasi visualisasi Anda, sehingga Anda mampu membentuk dan menggambarkan pesan Anda sejelas mungkin, yang selanjutnya itu akan otomatis tersimpan di dalam pikiran bawah sadar Anda…dan bisa Anda gunakan berulang-ulang.
( 3 ) Membangun KEDEKATAN lewat TELEPATI…
Banyak cara bagi setiap orang, untuk membangun kedekatan dengan orang-orang lainnya. Mungkin juga kedekatan dengan binatang dan tumbuhan, bahkan kedekatan dengan alam semesta secara umum. Pada umumnya cara-cara yang dipakai melakukan pendekatan tersebut adalah secara fisik bertemu tatap muka dan komunikasi lisan mungkin juga tulisan.
Akan tetapi, secara tidak disadari, mungkin saja sebagian dari kita sebenarnya telah melakukan upaya pendekatan secara Telepati. Nggak percaya? Cobalah Anda ingat-ingat, paling gampang mengingat saat Anda dulu melakukan pendekatan pada calon pasangan hidup Anda, yang mungkin saat ini sudah menjadi suami atau istri, atau sekarang masih dalam taraf pacaran atau tunangan. Nah, bagaimana cara Anda melakukan pendekatan dan membangun kedekatan pada pasangan Anda itu, sampai calon pasangan yang Anda incar itu bersedia menjadi pasangan hidup Anda?
Bukankah saat awal pendekatan ke calon pasangan, Anda melakukan upaya pendekatan dengan segenap jiwa raga, segenap emosi dan pikiran? Anda sering membayangkan hal-hal baik untuk calon pasangan Anda itu, Anda sering berbicara di dalam relung pikiran Anda dengan segenap perasaan emosi jiwa, betapa Anda sangat menginginkan si dia untuk menjadi pasangan hidup Anda. Bukankah begiu yang Anda lakukan dulu? Iya..jelas memang begitulah. Saya pun melakukannya kok…hehehe…dan terbukti berhasil kan?
Nah, jika Anda sudah pernah melakukan hal seperti tersebut tadi, maka itu artinya Anda telah melakukan suatu upaya secara TELEPATI….meskipun saat itu Anda tidak menyadarinya, bahwa Anda telah melakukan Telepati. Itu artinya, kemampuan TELEPATI memang sudah dimiliki oleh setiap orang di muka bumi ini…jadi Telepati memang hal yang wajar, lumrah saja.
Tetapi dalam perjalanan hidup selanjutnya, sebagian besar dari kita melupakan cara-cara “telepatikus” seperti itu. Kita cenderung ingin berpikir yang logis dan bisa dihitung secara matematis saja…melupakan hal bersifat imajinatif dan intuitif. Bisa jadi ini disebabkan oleh pola pendidikan yang kita terima, yang selalu mengedepankan berpikir logis dan matematis, yang diaktifkan oleh fungsi otak kiri saja…sedangkan fungsi otak kanan, yang bertanggung jawab pada imajinasi dan intuisi termasuk didalamnya kemampuan telepati, cenderung diabaikan…atau diremehkan dan dianggap tidak begitu bermanfaat bagi kehidupan di era modern ini.
Tulisan saya ini, hanya mengingatkan, bahwa dengan kekuatan TELEPATI, sebenarnya Anda bisa menjalin dan membangun kedekatan dengan orang lain, maupun dengan setiap makhluk di alam semesta ini…termasuk juga dengan alam semesta yang juga merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah SWT ini.
Cobalah Anda lakukan Telepati dalam menjalin dan membangun kedekatan hubungan Anda, entah itu hubungan persahabatan, kekeluargaan, percintaan atau hubungan bisnis. Lakukanlah dengan menggunakan kemampuan Telepati Anda…dan lihatlah apa yang akan Anda peroleh. Saya yakin jika Anda serius melakukan upaya Telepati dalam menjalin, membangun, dan menjaga keharmonisan serta kedekatan hubungan-hubungan Anda dengan orang-orang lainnya, atau dengan sesama makhluk ciptaan Allah…maka kehidupan yang Anda jalani menjadi lebih indah dan menyenangkan.
Cara melakukan Telepati sudah saya uraikan secara sederhana di tulisan sebelum ini. Memang sesungguhnya sederhana saja cara melatih kekuatan Telepati ini, karena Telepati ini merupakan bagian dari kekuatan pikiran kita…yang sering saya sebut sebagai Super Mind Power ini.
Tidak ada hal yang tidak mungkin untuk Anda lakukan dalam mencapai sukses dan kebahagiaan sejati, jika Anda mau mengerahkan segenap karunia Ilahi yang sudah ada di dalam diri Anda… termasuk kemampuan TELEPATI ini.
Selamat membangun kedekatan dan keharmonisan hubungan-hubungan Anda melalui kekuatan Telepati. Cobalah!
______________________________________________________________________
Demikianlah beberapa tulisan mas Wuryanano tentang telepati, mudah mudahan dapat menambah wawasan kita tentang telepati. Menjelang umur 8 tahun otak kanan kita lebih dominan dibandingkan otak kiri , melampaui usia 8 tahun otak kiri mulai tumbuh lebih dominan dan peranan otak kanan mulai berkurang. Kemampuan telepati akan tumbuh dan berkembang disaat otak kanan lebih dominan dari otak kiri, kondisi ini bisa kita capai dengan latihan , meditasi, tafakur, dzikir dan sholat.
Kondisi otak kanan lebih dominan juga terjadi pada saat kita memasuki kondisi hypnosis. Pada saat sholat sebenarnya kita juga masuk kondisi hypnosis. Orang yang sholat dengan benar dan khusuk dalam jangka panjang jika dilatih juga mampu mengirim dan menerima pesan secara telepati. Rasulullah pernah bersabda:” Hati hatilah terhadap firasat orang mukmin, karena ia melihat dengan cahaya hatinya” . Dalam salah satu hadist Qudsi yang diriwayatkan oleh Imam al Bukhari disampaikan :” …..Jika Allah telah mencintai hambanya, maka ia akan melihat dengan penglihatan Allah, mendengar dengan pendengaran Allah,….dst. Ketika sedang kutbah juma’at Kalifah Umar bin Khatab pernah berseru agar pasukannya yang sedang terdesak , mundur kebelakang bukit. Teriakan Umar itu didengar oleh pasukannya yang berada pada jarak ribuan kilometer. Ini adalah gejala telepati yang terjadi pada orang yang saleh.
Kegiatan sholat dan dzikir sebenarnya merupakan salah satu cara untuk mengaktifkan dan melatih fikiran bawah sadar (otak kanan) . Orang non muslim melatih otak kanannya dengan kegiatan meditasi, hypnosis, samadi, relaksasi dan lain sebagainya.






Luarrr…biasaaa…indahnya Allah SWT menciptaka manusia. dengan bekal yang komplit plit….semakin terkuak rahasia pikiran manusia, semakin saya bersyukur padaNYA !!!! Kapan nich ada pengungkapan rahasia TELEKINESIS ? Pak Asep Haerul Gani, apa kabar ? Salam Hypnosa dari semua temen di SOLO HYPNO CLUB.
Saya baru tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang hipnosis ini setelah ikut workshop hypnoparenting. Buat saya itu menakjubkan, walaupun sebenarnya Al-Qur’an dan hadits lebih unggul daripada teori dan iptek yang baru belakangan diketahui kebenarannya.
Tapi ada satu hal yang menhambat, hynosis dalam sudut pandang Islam halal atau tidak?
Makasih untuk penjelasannya
Kondisi hypnosis adalah proses alami yang selalu kita alami setiap hari secara disadari maupun tidak. Sholat khusuk sebenarnya merupakan proses hypnosis juga, jadi hypnosis tidak bertentangan dengan sudut pandang Islam, untuk jelasnya silahkan baca artikel tentang “Mengenal Hypnotis” di blog ini.
Saya sangat berterima kasih atas petunjuknya
luar biasa skali.
SUBHANALLAH..maha suci Allah dengan semua ciptaannya..ya rahasia dari kekuatan fikiran..bertambah nih pengetahuan. hatur nuhun suwun.setidaknya saya tau apa itu telepati dan cara kerjanya..terimkasih sudah berbagi pengetahuan ..
ustadz fadhil z.a, asswrwb….salam 165 !
wah sudah lama kita tidak komunikasi diblog, walau sebenarnya kita sering saling mampir tapi tak menulis komentar….
Saya senang baca blog bapak karena selalu dikaitkan dengan al Qur’an, sehingga selalu menambah wawasan saya tentang al quran…
artikel tentang telepati ini sangat menarik, apalagi dikaitkan dengan Al Qur’an, ada nilai lebih dari sumbernya yang nampak sekali motivasi komersialnya,,,selalu dalam rangka mempromosikan bukunya…bukan karena Allah….
blog kita mempunyai ciri khas yang serupa walau tidak sama…yaitu ditulis bukan untuk tujuan komersil, hanya untuk ibadah,,,bedanya bapak adalah ustadz sehingga mampu mengaitkannya dengan Al Quran, saya hanya berdasarkan uji coba dan pengalaman dilapangan seumur hidup…saya hanya oto didak, learning by doing…
saya gak pernah belajar telepati, hipnotisme, ilmu pengobatan spiritual secara khusus dari lembaga tertentu…tapi hanya berjalan begitu saja karena keadaan yang mengatur tanpa direncanakan…tapi anehnya semua itu datang kepada saya, akrab dengan kehidupan saya shingga dapat menolong banyak orang tanpa pamrih…
saya sering merasa sedih dan sendirian ketika melihat betapa banyaknya blog yang menamakan dirinya motivator membatu orang lain, tapi sebenarnya hanya komersil saja…
tapi saya merasa gembira setelah sering baca blog bapak yang tetap konsisten dengan judul Tadabbur Quran…saya merasa punya teman seperjuangan dalam berkarya lewat blog ini…
Pasien saya lewat blog ini sudah sangat banyak, baik yang minta tolong lewat blog, imel, sms bahkan datang kerumah di SBY, Bogor dan JKT/Tanggerang…dengan keluhan kebanyakan psikosomatis, depresi, sebagian ada yang betul betul terkena black magic…alhamdulillah semua hanya karena Allah..dan diridhoi Allah penyembuhannya…
saya sedang memperdalam telepati agar bisa membantu pasien saya jarak jauh, karena itu saya browsing di internet untuk menambah wawasan, eh ketemunya diblog bapak juga…mungkin karena frejuensi kita sama…sehungga saling tarik mmenarik…terima kasih, tulisan bapak memberi masukan yang bberharga dalam pendalaman saya dalam ilmu telepati…
Ass wr wb
Salam 165 ,sebenarnya saya pengen sekali bisa ngobrol banyak dengan pak Nur . Saya menimba ilmu juga banyak dari pengalaman coba sana coba sini , baca buku dan diskusi dengan teman yang sejalan. Saya juga terus kok mengikuti tulisan diblog pak Nur . Saya perhatikan pembacanya sekarang sudah diatas 450 orang perhari. Ketika baru memulai blog ini saya heran ketika pak Nur bilang bahwa pengunjung blog pak Nur sampai 300 orang perhari.
Alhamdulillah ternyata blog pondok tadabbur ini sekarang setelah berjalan satu tahun ,pengunjungnya sudah mencapai 250 orang perhari. Mudah mudahan saya bisa juga mengikuti jejak pak Nur berbagi Ilmu dengan orang yang memerlukan.
Kalau pak Nur tidak terlalu sibuk saya dan istri insya Allah mau silaraturahmi ketempat pak Nur, nanti saya hubungi.
Terima kasih utk tulisannya tg Telepati.
Saya sependapat dengan Sdr, bahwa telepati memang bukan bualan belakang. Itu adalah berkat Allah kpd manusia yg senantiasa menjaga hati bersih. Hanya dengan hati yang bersih dan murni, kekuatan telepati dapat berlangsung.
alhamdulillah…
sebuah jawaban atas apa yg dialami oleh ayah saya.
sedikit cerita : dari beberapa pengalaman, ayah saya merasa bisa membantu orang sakit(fisik maupun mental) untuk bisa sembuh. itu didasarkan atas pengakuan dari orang yang dibantunya. tentu saja atas izin Allah SWT. namun juga tdk jarang beliau mendapat pandangan sebelah mata oleh beberapa kerabatnya yang menganggap hal tersebut sebagai tindakan syirik/musyrik. Hingga pernah sampai beliau yang hakekatnya seorang yang lebih tua meminta pendapat saya (anaknya) mengenai kemampuannya tersebut apakah salah? Jawab saya, selama ayah berniat baik maka hal itu tidak salah. Hanya itu jawaban yang bisa saya berikan karena sungguh saya tidak punya dasar atas hal tersebut, namun saya meyakini bahwa memang hal tersebut tidak salah karena dari pengakuan ayah saya bahwa beliau sama sekali tidak menggunakan ilmu-ilmu ghaib seperti yang dikira oleh para kerabatnya itu. Dari pengakuan beliau, dahulu di masa muda hingga di usianya yang 57 tahun ini beliau sering sekali tidak tidur malam (wayangan)untuk sekedar berjalan keliling lingkungan rumah dan menenangkan pikiran.
Kalo dihubungkan dengan artikel ttg telepati ini maka saya meyakini bahwa ini adalah salah satu segi positif telepati.
Semoga ini benar. Mohon petunjuk. Terima kasih. Salam.
menurut saya telepati itu adalah konsentrasi 100
% yang membawa jiwa (dari hubungan sinyal sinyal listrik yang sangat luarbiasa/dari otak kanan)sehinnga membuat seseorang yang menggunakannya marasa sangat tenang.
Ass.Wr.Wb. Bagaimana cara menjaga keimanan kita agar grafiknya bisa konsisten dan menuju kearah peningkatan, kadang manusia adakalanya mengalami kondisi yang labil. Terimakasih. wassalam.
Pak pernah dengar istilah deja vu….??? yang berasal dari bahasa perancis yang berarti “pernah melihat”. yakni fenomena psikologis dimana ketika seseorang berkunjung ke suatu tempat yang baru pertama kali di kunjungi namun ia merasa pernah ke tempat itu sebelumnya, atau pernah melihat tempat itu sebelumnya.
Sebenarnya adakah penjelasan ilmiah dari fenomena ini?
Enak juga …. bisa elepati
latihan nya gimana/…..
penegen belajar caranya gimana
tks
081585774430
Luar biasa …. saya telah membaca semua tulisan diatas, yang ingin saya tanyakan apakah boleh tehnik reiki di gabung dengan TELEPATI dan apakah ada antara persamaan antara reiki dan telepati . terimakasih
Ass wr wb
Saya tahu teknik Reiki hanya dari membaca di internet, salah satu tehnik reiki yang berbahaya adalah menyerap energi alam seperti gunung, pohon, bumi dan lain sebagainya. Ini bisa mengarah pada musyrik. Sumber energi hanya dari Allah seraplah energi dari Allah dengan menyebut Asmaulhusna.
Pada orang yang rajin berzikir dengan menyebut Asma’ulhusna , membaca Qur’an, dan sholat dengan khusuk kemampuan telepati akan muncul dengan sendirinya. Kemampuan tersebut sering disebut sebagai karomah para waliullah, atau maunah.
asssalamualaikum,salam perkenalan dari malaysia,
saya amat seronok membaca artikel mengenai telepati ini…harap ada sambungannya lagi…sy selalu mempraktikkannya…tetapi sesudah membaca artikel bapak saya lagi jelas..
boleh jugu dibimbing terima kasih sebelumnya 08124204146 wsalam sukses semua
Alhamdulillah.Puji syukur atas rahmatNya telah memberikan karunia berupa potensi tak terbatas kepada kita sebagai makhluk yang paling tinggi derajatnya yang sudah selayaknya kita gunakan untuk semakin mengenal Allah SWT dan sebagai bentuk rasa syukur kita.Termah kasih Pak.Tulisan Bapak menambah pencerahan buat saya.Semoga Allah senantiasa memberikan petunjukNya kepada kita semua.Amiin Yaa Rabbal Alamiin
SAYA KURANG TAU YANG PAK NAMUN SAYA SERING MENGALAMI DE JAVU APAKAH SAMA YA PAK DENGAN TELEPATI? TERIMAKASI ATAS PENGETAHUANNYA.BILA ADA INFORMASI TAMBAHAN LAGI KALO BOLEH KASI TAU YA PAK 085647514013
bisa untuk nyari cewex gak yach…he..he
saya pernah di ajarkan seseorang untuk berkonsentrsi, seperti yang di uraikan di atas sebagai bentuk latihan bertelepati, dan ternyata saya memang berhasil…..
awalnya memang gagal…. tapi setelah beberapa kali mencoba ternyata berhasil… yang paling saya ingat adalah ketika saya mencoba memanggil pacar saya ( sekarang sudah menjadi suami )…. pada saat itu saya ingin bertemu dengannya, saya berkonsentrasi, kemudian saya merasa saya berada di kamar nya dan melihatnya sedang berbaring di ranjang sambil menonton tv, kemudian saya katakan bahwa saya ingin bertemu…..betapa kaget nya saya, setengah jam kemudian dia sudah ada di depan pintu, saya tanya kenapa dia datang padahal sebelumnya dia bilang tidak bisa datang, dia jawab entah kenapa perasaannya seperti di panggil untuk datang.
dan yang lebih kaget lagi, ketika saya menikah(1 tahun pacaran)….posisi kamarnya sama seperti ketika saya berkonsentrasi untuk memanggilnya. dan masih banyak lagi kejadian lain nya….. dan sejak itu saya bisa tau kalo orang sedang bohong sama saya,,, kadang seperti bisa membaca apa yg ada di pikiran nya.dan ketika sekolah, saya kadang tahu soal yang akan keluar pada saat ujian, bahkan pada ujian akhir pun soal yg saya pelajarilah yang keluar.
mohon penjelasan karna selama ini saya merasa aneh…(sekarang sudah agak berkurang karna jarang dilatih lg)
Ass wr wb
Sdri Hesty apa yang anda alami memang termasuk gejala telepati. Apa yang anda dapat itu akan hilang dengan sendirinya jika jarang diasah dan dilatih. Semua itu adalah gejala alamiah, apakah kita akan mengasahnya atau tidak tergantung keperluan dan kebutuhan kita. Dalam keadaan terdesak biasanya kemampuan itu akan muncul sendiri, misalnya kita ingin menghubungi seseorang , namun sarana komunikasi hp maupun telepon waktu itu tidak ada, dalam keadaan terdesak kemampuan itu akan muncul dengan sendirinya walaupun sudah lama tidak dilatih.
setelah saya baca artikel dari bapak, saya merasa lega apa dari kekurangan dan keuntungan dr ilmu telepati trsbt. sebelumnya saya merasa penasaran dari arti telepati itu,, apakah benar adanya ato cmn fiksi doank… stlh ber google ria akhirnya aku mnemukan halaman ini,, tp ada satu hal yg sbnrnya pngn saya tanyakan…
apakah bnr manusia mempunyai indra keenam???
soalnya saya pernah wktu itu pas aq cb iseng ikutan toto atau “togel” mf ya sbnrnya q bkn pcndu prmainan itu, tp pas anehnya angka trsbt slalu klr esokan harinya… “pikir aku itu cmn kbtln doank”
trs saya pernah.. iseng2 brmain kartu sm tmn… anehnya lg ko aku bs tahu kartu yg d pegang tmnku…
& banyak lg kjdian2 yg tdk bs saya sebutkan, meskipun gak sbnrnya 100% akurat..
dngn ini mohon saran dari bapak, apakah bnr stp manusia mempunyai bakat sperti itu??? karena setelah kjadian2 tersbt saya menjadi takut,, dan gak percaya lagi terhadap naluri saya, dan sampai skarang saya anggap itu cuman kebetulan saja…..
Ass wr wb
Apa yang anda alami itu termasuk gejala telepati. Fikiran manusia adalah gelombang energi yang dipancarkan kesegala penjuru. Orang yang terlatih dan memiliki kepekaan tinggi adakalanya mampu menangkap dan menterjemahkan pancaran gelombang tersebut, sehingga ia mampu membaca apa pesan atau mesage yang dibawa oleh gelombang pikiran tersebut.
Kemampuan membaca atau menangkap mesage (pesan) pada gelombang fikiran tersebut kadang kala disebut juga sebagai indra keenam. Semua orang bisa memiliki kemampuan tersebut asal mau melatih dan mengasahnya secara kontinu. Kemampuan tersebut juga bisa hilang jika tidak pernah dilatih dan diasah.
Assalammualaikum Wr Wb
Kang Fadhil menarik sekali isi blog anda..bisa memberikan pencerahan…
kang saya mau bertanya..apakah telepati itu bisa mempengaruhi orang lain, yang asalnya benci pada kita menjadi sayang kepada kita…atau melunakan hati orang lain..misalnya bos atau istri
mungkin itu dulu pertanyaan dari saya…nanti pasti saya bertanya kembali…
terimakasih sebelumnya kang… wassalam
Ass wr wb
Kalau dilakukan dengan sungguh sungguh dan ikhlas dengan menyatukan kekuatan fikiran dan hati bisa saja kang Dios. Kekuatannya lebih dahsyat jika dilakukan malam hari, ketika orang lain sedang tidur (kira2 diatas jam 12 malam). Karena pada malam hari gelombang fikiran merayap dengan cepat tanpa banyak mengalami rintangan. Sedang orang yang kita tuju ketika itu gelombang fikirannya sedang melemah, jadi pengaruh yang kita kirim akan masuk kedalam fikiran bawah sadar yang bersangkutan tanpa perlawanan yang berarti.
silahkan mencoba bagi yang berminat.
om mo request donk gmna klo post artikel tentang telekinesis ama cara belajar.a
Ass… Wr.Wb
salam kenal.
saya baru membaca artikel bapak, itu nambah wawasan saya banget. Apa lagi saya pernah mengalami yang biasa disebut deja vuk walaupun tidak sering. Awalnya saya kaget kenapa bisa terjadi seperti itu.
Mohon maaf saya mau bertanya, adakah sisi buruk dari telepati?
Hatur nuhun
Ass wr wb
Telepati adalah kemampuan alami dari manusia, ia bisa digunakan untuk kebaikan bisa juga untuk kejahatan, tergantung pribadi yang bersangkutan.Jika telepati dikuasai oleh orang yang hatinya busuk dan buruk tentu akibatnya juga buruk.
Namun Orang yang memiliki energi positip tidak bisa dipengaruhi oleh pancaran energi dari orang yang berperilaku buruk tersebut.
Ass wr wb
saya merasakan ad yang aneh(kurang wajar)dalam diri saya,dan kata teman saya saya mempunyai suatu kelebihan,,,,,,,saya ingin sekali mendalami diri saya tapi apakah mungkin jika saya belum ada orang yang mau untuk mumbantu saya,trus bagaimana cara yang tepat dan efisien untuk saya belajar itu?seentara saya takut apabila ada orang yang membimbing saya tidak sejalur dengan tuntunan agma saya.
Ass wr wb
Jika anda kuatir mendapat pembimbing yang salah (kejadian seperti itu cukup banyak ) sebaiknya anda belajar mengenal gejala metafisik yang ada pada diri anda dengan banyak membaca buku tentang metafisika yang banyak terdapat ditoko buku maupun internet. Kemudian usahakan berdikusi dan bertukar fikiran dengan orang2 yang mengerti masalah metafisik baik secara langsung maupun via internet.Tetaplah berpedoman pada Al-Qur’an dan hadist serta selalu mohon bimbingan dan petunjuk Allah .
Anda bisa mengasah kemampuan metafisik yang anda miliki dengan rajin mengerjakan shalat tahajud, membaca Qur’an dengan terjemahannya dan melakukan puasa sunah (senen , kamis atau puasa nabi Daud).
khx
Assalamualaikum, InsyaAllah saya ingin sekali mencobanya ustzd, tp apa bisa qt membangun telepati pada seseorang yang sebenarnya dipaksakan untuk lebih dekat demi suatu kebaikan?
Tadz. apakah telepati bisa mempengaruhi orang yang kita sukai..disamping melalui sholat malam untuk berdoa pada Allah..berarti kita jg bisa melakukan komunikasi dengan orang yang kita sayangi lewat telepati..
Ass wr wb
Buat Ana dan Fajar , Pengalaman membuktikan bahwa rasa kasih yang kita pancarkan dengan tulus kepada seseorang akan dapat dirasakan oleh orang tersebut. Namun jika rasa sayang , dan kasih itu tidak tulus dan mengandung niat tertentu itupun akan dirasakan oleh yang bersangkutan, biasanya yang bersangkutan cenderung resist (menolak).