MENGENAL NEURO LINGUISTIC PROGRAMING (NLP)

You may also like...

28 Responses

  1. Solihin says:

    Ass wr wb…
    Setuju pa ustad,jika sj qt semua m’dlmi hakikat,sariat,gerak,bacaan..klo di hayati dan d resapi(shingga shlat itu memiliki ruhya shalat)sy kira metode apapun tdk akn bsa menyamainya.krna shalat bgt komplek jd kdg org mls unk m’glinya.
    Wass…

  2. ahmad rojiki says:

    ASS WR WB
    MET IDUL FITRI PAK
    PAK FADHIL SAYA SANGAT BERTERIMAKASIH ATAS JAWABAN EMAIL BAPAK KEPADA SAYA BEBERAPA WAKTU LALU.
    SAYA TERUS MEMIKIRKAN BAGIAN’LIHAT PELUANG UNTUK PDKT IN WANITA IDAMAN ANDA’
    KARENA KMDN DIA SMS KE SAYA MINTA DIBANTUIN BAGI2 ZAKAT FITRH KRN DIA MJD AMIL ZAKAT,TANPA PIKIR PANJANG SAYA MENGIYAKAN.
    SETELAH SELESAI BAGIIN ZAKAT,DIA TUH CERITA-TERBUKA BANGET-TENTANG KISAH CINTA DIA,SAYA JUGA SAMPAI HERAN.
    AKHIRNYA TADI MALAM SAYA SILATURAHMI KERUMAHNYA,SEMUANYA LANCAR.
    SAYA ANGGAP INI PELUANG ITU PAK.
    MOHON DOANYA AGAR SAYA LEBIH DEKAT LAGI DENGAN DIA.
    TERIMA KASIH

  3. Fadhil.ZA says:

    Ass wr wb

    Salam kembali buat Ahmad Rojiki , teruslah berusaha secara fisik dan berharap pada Allah secara batin. Apa saja yang kita inginkan didunia ini bisa didapat dengan usaha fisik dan usaha batin (berharap pada Allah), sebagaimana firmanNya dalam surat Alam Nasyrah ayat 7-8 ” Apabila telah selesai mengerjakan suatu pekerjaan , segera kerjakan pekerjaan berikutnya (usaha fisik) dan kepada Tuhanmu berharaplah (usaha batin).

    Selamat berusaha dan berjuang.

  4. Eko Prasetyo says:

    AssWrWb Pak,

    Salam kenal dari saya,
    mau tanya pak… sebenarnya sebagai umat muslim apakah boleh mempelajari NLP ini ? kalau menurut bapak NLP ini hukumnya bagaimana dalam islam ?

    Mohon maaf kalau pertanyaan saya tidak berbobot. :)

    Terima kasih

    Eko

  5. Fadhil.ZA says:

    Ass wr wb

    NLP bukanlah ilmu klenik, magic atau sihir. NLP adalah metode memprogram otak (pola pikir) dengan menggunakan kata-kata. Tidak ada larangan bagi umat Islam untuk mempelajari NLP. Kalau ditelaah lebih dalam apa yang diterapkan dalam NLP sebagian besar sudah dilaksanakan dalam Islam. Membaca Qur’an dan sholat dengan khusuk dan benar sebenarnya sudah mempraktekan NLP.

    Hanya sayangnya sebagaian besar umat Islam membaca Qur’an dan mengerjakan sholat tanpa mengerti dan paham ayat yang dibaca, sehingga pesan yang terkandung dalam Qur’an atau sholat tersebut tidak sampai kedalam hati dan fikiran orang tersebut. Dalam NLP kata kata yang disampaikan jelas dan dipahami oleh pelakunya , sehingga berkesan dalam pikiran dan hatinya.

    Sayangnya biaya belajar NLP sekarang masih cukup tinggi, mas Rony mengadakan pelatihan untuk 7 hari biayanya sampai 14 jt per-orang. Bagi umat Islam sebenarnya NLP ada dalam kegiatan sholat dan baca Qur’an, dengan catatan mengerti dan paham semua ayat yang dibaca.

  6. iwan says:

    akan jauh lebih memahami setelah mempraktekkan NLP

  7. Assalamu’alaykum WR. WB.
    ‘a’uudzubillahi Minasy syaythaanirrajiim, Bismillaahirrahmaanirrahiim.

    QS. AlBaqarah 146:

  8. Assalamu’alaykum WR. WB.
    ‘a’uudzubillahi Minasy syaythaanirrajiim, Bismillaahirrahmaanirrahiim.

    QS. AlBaqarah 146:
    “Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui”.

    Yahudi, seperti yang kita ketahui dalam sejarah, mulai Jaman Nabi Ibrahim, Musa, hingga Yusuf dan Isa AS, adalah bangsa yang ‘terpilih’ sebagai bangsa yang selalu ditolong oleh Allah Melalui para Rasulnya dari perbudakan di Mesir hingga kembali ke Kanaan/Israel. Mereka adalah bangsa yang dengan ‘pengalaman’ nya ‘dekat’ dengan Kitab Allah, sehingga sesungguhnya mereka bangsa yang semula di sayang oleh Allah, namun oleh karena kepicikannya, kesombongannya, akhirnya menjadi bangsa yang di ‘kutuk’ oleh Allah.

    Mereka Mengenal Qur’an ? Kitab Allah (Islam) seperti seorang Ayah mengenal Anaknya, sangat mengetahui seluk beluk Islam.

    Namun selalu dan selalu, akhirnya dengan bermodalkan ‘pengalamannya’ mampu melemparkan ide-ide ke seluruh dunia hingga dunia mampu di kuasainya. Termasuk di dalam dunia Ilmu Pengetahuan.

    NLP, sejujurnya adalah Ranting kecil dari QUR’AN yang di ejawantahkan oleh Nabi Muhammad, atas perintah ALLAH, di implementasikan dalam setiap aspek kehidupan masyarakat ARAB pada waktu itu.

    Dengan Konsistensi beliau mengajarkan Iman, Islam, Ihsan dan As’Sa’ah, terwujudlah Rukun Iman dan Rukun Islam yang sebenarnya sarat dengan ilmu NLP.

    NLP, dengan balutan bahasa Asing yang terlihat mentereng di mata kita orang Indonesia, yang notabene adalah bahasa Inggris, menjadi perihal BARU, padahal Rasulullah telah ‘memprogram’ ajaran ALLAH yang termaktub dalam Qur’an menjadi USWATUN HASANAH yang sesungguhnya patut ditiru bagi pemeluk ISLAM.

    Betul, Syahadat, Shalat, Shaum, Zakat dan Hajj adalah Serangkaian ‘program pembinaan’ dalam ISLAM menjadi satu-satunya tatanan dalam ISLAM.

    Oleh tangan-tangan Yahudi berjubah Arab di kacaukan dengan ranting-ranting Ilmu yang tersebar menjadi buku-buku yang belum tentu selaras dengan QUR’AN, bahkan melalui mekanisme pesantren, sejak jaman Belanda.

    Belanda adalah negeri terbanyak Yahudinya….

    Banyak buku-buku yang kalau kita paham dari segi bahasanya, sudah tersentuh oleh pola pikir yahudi. terpola sedemikian rupa sehingga akhirnya kita tidak lagi sederhana fokus pada Rukun Islam & Sukun Iman yang sesungguhnya sudah sedemikian padat bobotnya, bila kita mau mengkajinya.

    akhirnya, dipusingkan dengan metode baru, NLP, ESQ, SEI dan semacamnya, akhirnya menjadi ajang bisnis kapitalis berbalut Agama. Akhirnya menjadi sulit bagi mereka yang tidak berduit untuk bisa mempelajari NLP yang sesungguhnya ranting kecil dari AL-ISLAM sebagai DINULLAH.

    Rasulullah, hingga akhir hayatnya tidak ada harta yang ditinggalkan, bahkan, hanya baju yang melekat saja…
    apalagi ‘menjual’ Ayat untuk motif sepiring nasi…Na’udzubillah…

    Sudah kebiasaan Yahudi mengatakan bahwa..segala sesuatu berasal dari mereka…dan eksistensi Allah selalu disembunyikan…

    Semua Ilmuwan dari Barat, filsuf dan banyak lagi para penemu…mengatakan bahwa ini adalah berasal dari mereka…dan eksistensi ALLAH tidak pernah di jelaskan…

    Charles Darwin, Karl Max, Albert Einstein, Sigmund Freud, Baruch Spinoza..dan lain-lain, adalah yahudi yang selalu bermodalkan ISME (ide-ide) yang mendunia dan berhasil mempengaruhi Pola Pikir Dunia hingga dunia Arab sekalipun.

    Sekali lagi NLP sangat baik dilaksanakan pada tataran mereka-mereka yang masih belum memahami bahwasanya DINUL ISLAM dengan Al-Qur’an Was Sunnaturrasul NYA adalah Sumber dari segala sumber ILMU.

    Pelajari dan Laksanakan Shalat dengan Baik dan Benar, tanpa BID’AH, maka anda sudah memprogram diri kita menjadi paripurna…sesuai AS-SUNNAH.

    Wassalamu’alaykum

    SH. Dzulfikar.

  9. ahmed says:

    Assalamu’alaykum WR. WB.

    anda semua disini ternyata masih belum mengerti mengenai NLP, ingat kata pepatah tak kenal maka tak sayang , jadi sebelum memberikan keputusan mengenai benar atau salah kenali dulu apa itu NLP. kenapa orang yahudi dan kristen menutup diri terhadap kebenaran karena mereka tidak mau mengenal AlQUran.
    sama seperti kita jika kita menutup diri , tidak berusaha mengenal maka kita tidak akan tahu kebenarannya bukan.

    tujuan NLP adalah suatu ilmu untuk menjadi tuan atas pikiran kita dan masih banyak lagi. NLP adalah suatu ilmu sama seperti bidang ilmu lainnya matematika, fisika dll , tidak ada hubungan dengan agama apapun maupun magic dan mistis. ini murni ilmu psikologi semata.

    dan sudah semestinya juga kita memperlakukan ilmu ini bukan yang terutama melainkan ilmu untuk membantu kita dalam spiritual maupun duniawi.

    pernahkah anda suatu hari ingin sholat namun tidak tahu kenapa anda jadi sangat malas melakukannya, atau entah kenapa anda sulit fokus dalam berdoa atau pikiran anda melayang kemana mana , tidak fokus pada ALLAH. pernahkan anda mengalami semua ini? jangan heran kalau anda mengalami semua ini berarti anda belum menjadi tuan atas pikiran anda sendiri.

    nah NLP membantu kita untuk menguasai pikiran kita untuk melakukan apa yang kita mau . misalnya kita ingin puasa menahan lapar maka kita bisa memerintahkan pikiran kita untuk mengikuti apa yang kita mau tanpa perlawanan.

    contoh lain dalam NLP diajarkan blitz reading yaitu memahami buku2 , Kitab suci dalam waktu singkat yang akan membantu kita mendalami Kitab suci AlQURAN.

    kesimpulan: justru NLP membantu kita semakin fokus dan lebih memahami islam dan tidak hanya dalam dunia fana melainkan berguna juga untuk dunia akherat. tapi ingat NLP itu hanya alat bukan untuk dipuja puja atau diutamakan . perlakukan ilmu itu sebagai hamba sama seperti kita juga memperlakukan uang sebagai hamba. jangan memperhambakan diri terhadap segala sesuatu kecuali ALLAH.

    Wassalamu’alaykum
    Ahmed

  10. oki prayoga says:

    seperti pisau mau dipake masak bisa mau dipake ngebunuh orang juga bisa… seperti handphone mau dipake cari rezeki untuk anak istri bisa atau mau dipake selingkuh juga bisa…
    jadinya biasa2 sajalah dalam menilai sesuatu, ambil manfaatnya/yang baiknya dan buang yang buruknya (jika ada).
    jika kita belum tahu rasanya madu bagaimana mungkin kita bisa menilai rasanya madu? tahu saja tidak,khan…? minum dulu madunya, baru kita memutuskan apakah rasanya enak atau tidak? apakah dibutuhkan oleh kita atau tidak?
    banyak orang yang lebih jago mengkritik dibandingkan mempelajarinya, atau terkadang baru tahu di permukaan saja tapi berpendapat seperti sudah menjadi pakar/ahlinya saja
    kesimpulan: sebagai orang muslim kita harus selalu senatiasa open minded, siapa tahu ilmu itu berguna, yg penting jangan menghambakannya, yg menguasai jangan sombong. dan yang pasti hanyalah AL_QUR”AN. sumber dari segala ilmu… yg maha absolute.. pedoman dunia akhirat.SUBHANALLAH.

  11. NLP Zine says:

    What an excellent blog, I’ve added your feed to my RSS reader. :-)

  12. Titus says:

    NLP itu tergantung darimana awal niat penggunaannya. Dulunya adalah dalam penggunaan pengobatan / terapi kemudian diluas-luaskan kepada hal yang lainnya. Yang perlu diperhatikan jangan sampai NLP begitu diagungkan, sehingga timbul kesombongan. Terkadang para NLP ‘ers itu lupa akan Qodrat dan Iradah. Nah, yang perlu kita ketahui AL QURAN adalah sumber ilmu yang terluas dan terdalam sampai kapan-pun juga. Saya sudah perdalam NLP tetapi saya menilai itu hanya bagian kecil dari ilmu dalam AL QURAN. NLP perlu diingat adalah dikembangkan tahun 1960an, semestinya NLP itu sudah tak WOW lagi. karena perkembangan ilmu pengetahuan melesat lebih jauh daripada itu. Coba tilik Al QURAN….Itu adalah WOW sepanjang masa yang masih perlu kita pelajari dan tafsirkan.

  13. ahmad_T says:

    sahabat yang berbahagia……..

    belajar atau tidak nlp (itu pilihan), sebagai muslim sebaiknya kita kuatkan dulu aqidah kita. sebab disaat aqidah sudah benar, maka untuk menyaring sesuatu dapat dengan mudah mengetahui nilai-nilai ajaran tersebut (benar/tidak menurut aqidah kita).
    dan sebagai muslim………. kita harus jujur bahwa tidak sepenuhnya nlp benar. adapun jika banyak orang sukses krn belajar nlp, maka sebaiknya kita jangan lupa bahwa ” semua semata-mata karena allah tabaroka wata’ala” dan bukan krn yang lain, bukan karena nlp.itulah pembeda yang jelas! sebagai akhiran; kalau belajr NLP jarang baca qur’an artinya =……, kalau belajar NLP solatnya ga karuan =…….., kalau lebih mementingkan belajar NLP dari pada belajar khasanah keilmuan Islam ? (apa jadinya dan kita lebih tahu jawabannya)? ini sebagai nasihat untuk kita semua. artinya bahwa tidak semuanya harus menggunakan azas fleksibilitas dan not just using u logic but using your pure tauhid on ISLAM”.

  14. ahmad_T says:

    jangan sepenuhnya teori me-logikakan science dengan qur’an karena disaat aqidah lemah maka jadinya membenarkan keilmuan yang kadang jauh dari kebenaran agama. akan tetapi seharusnya dibalik pola-nya yaitu ” kuatkan dan belajar yang banyak tentang qur’an dan sunnah maka seetelah itu barulah kita me-logikakan science dengan al-qur’an. dan pada posisi itu Insya allah aqidah kita terjaga (ini khusus untuk yang sudah memeluk Islam)

  15. Danny Marahaly says:

    Saya termasuk yang menggemari ilmu pengetahuan yang bisa meningkatkan potensi diri manusia, salah satunya adalah NLP dan Hypnosis. Sebenarnya – secara subjektif menurut saya – sikap yang paling tepat dalam memperlakukan ilmu adalah dengan sikap yang netral termasuk NLP ini.
    Selama saya mempelajari ilmu ini melalui berbagai literatur yang tersedia, malah semakin mendorong saya untuk mendalami Agama yang saya anut – Islam – untuk mencari dan menemukan mata rantai pengembangan pribadi yang lebih ekologis dan lebih dahsyat. Karena kita tahu bahwa di masa Rasulullah SAW dan para sahabat RA, mereka TELAH berhasil mencapai tingkat kepribadian yang LUAR BIASA hebatnya.
    Bercermin dari kisah hidup mereka, maka saya mengetahui bahwa apa saja yang saya pelajari di NLP dan LoA, ternyata hanya bagian kecil dari Ajaran Islam. Namun muncul masalah baru, kalau memang Al-Quran yang mereka baca pada saat itu sama dengan Al-Quran yang kita baca pada hari ini, kalau memang As-Sunnah yang mereka genggam erat sama dengan yang kita ketahui hari ini, maka mengapa KUALITAS pribadi kita TIDAK SEDAHSYAT dan LUAR BIASA seperti kualitas pribadi mereka…? Saya pribadi mencurigai ini terjadi karena kegagalan kita dalam mempelajari ajaran agama kita sendiri, bisa dikarenakan kita memang malas belajar, bisa juga karena orang-orang yang kita anggap Ustadz dan ahli agama GAGAL men-DELIVER ajaran ini dengan baik sehingga ummat menjadi tercerahkan. Jadi kita sebagai kaum muslimin, sebaiknya tidak terlalu sering menyalahkan pihak di luar Islam – seperti kaum liberal, yahudi dan nasrani – namun melupakan bahwa sebenarnya kita juga berkontribusi dan bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi dalam kalangan kita. Terlalu sering menyalahkan pihak lain, malah membuat kita semakin lumpuh dan tak berdaya.
    Salah satu contoh, saya sekarang sangat jarang melihat khutbah atau ceramah yang membahas masalah Aqidah dan Tauhid, padahal di masa Rasulullah SAW, penanaman Aqidah dan Tauhid yang benar, merupakan titik sentral kekuatan seorang Muslim. Di dalam dunia motivasi, keyakinan merupakan elemen yang paling penting dalam mencapai keberhasilan, biasanya – beberapa pakar – akan melakukan perubahan limiting belief kepada kliennya sebelum take action mengejar apa yang mereka impikan. Justru elemen keyakinan – Aqidah – inilah yang saya lihat hari ini justru jarang menempati porsi yang sangat penting untuk disampaikan oleh para dai kepada masyarakat kita. Padahal Allah Ta’ala telah menjamin akan mewariskan dunia ini dan akhirat kepada mereka yang BERIMAN dan BERAMAL SHOLEH. Jadi jangan cuman slogan saja.
    Saya sangat bersyukur kepada Allah, SWT bahwa kini mulai bermunculan Ustadz2 yang mencoba menggali peningkatan sumber daya manusia ini dari khasanah keislaman yang bertebaran dalam Al-Quran dan As-Sunnah, yang tersimpan dan bertebaran dalam kitab-kitab yang telah ditulis oleh para Ulama kita Rahimahullah…

    • fadhilza says:

      Ass wr wb

      Mas Danny…. saya sependapat dengan anda.Mengapa umat Islam tidak sedahsyat saat awal Islam dikembangkan di zaman Rasulullah, pasti ada kesalahaan dalam memahami Al-Qur’an dan ajaran Rasulullah. Dewasa ini sebagian besar umat islam hanya kenal islam dari para ustadz atau lewat pengajian, sedikit yang berusaha memahami langsung dari Al-Qur’an.

      Dengan basic ilmu sebagai seorang tehnokrat yang dididik pengetahuan teknolagi secara barat , saya berusaha mempelajari Al-Qur’an setiap hari, tiada hari tanpa membaca dan mempelajari qur’an . Ini sudah saya lakukan sejak 6 tahun yang lalu. Saya menemukan ilmu yang sangat menakjubkan didalam Al-Qur’an. Apa saja masalah sehari hari yang kita hadapi ada penyelesaiannya dalam Qur’an, saya betul betul merasa Qur’an sebagai kitab yang maha ajaib. Namun sayang sedikit sekali umat Islam yang mau membaca dan mempelajari Qur’an setiap hari.

      Orang yang mau membaca dan menyerap petunjuk dari Qur’an tidak akan pernah terkalahkan didunia maupun akhirat, ia adalah orang yang sukses dan menang. Insya allah umat Islam yang berpegang teguh pada Qur’an tidak akan pernah terhina hidupnya didunia ini. Inilah yang perlu kita kembangkan bagaimana umat ini mau mencintai Qur’an. Melalui blog ini insya allah saya berusaha memperkenalkan Qur’an pada saudara saudara kita , mudah2an mereka tertarik untuk mempelajari dan berusaha memahami Qur’an, Insya Allah bersama Qur’an umat Islam akan menguasai dunia…itu janji Allah dalam surat An Nur 55.

      Jika umat islam seolah terpojok sekarang ini, itu terjadi karena sebagian besar umat Islam telah meninggalkan Qur’an, mereka lebih suka membaca koran daripada Qur’an. Bahkan ada sekelompok umat Islam yang lebih mengutamakan hadist daripada Qur’an atau mengutamakan pendapat ulama atau tokoh tertentu diatas Qur’an

  16. slamet says:

    Alhamdulillahirabbil’alamin, Lahaulawalaquwwataillabillah, AllahuAkbar, paling tdk dzikir tersebut sebagai kekuatan motivasi bagi diri kita. carilah ilmu dimanapun tetapi kita harus pny dasar ilmu agama yang kuat terlebih dahulu spy tdk mudah diombang-ambingkan oleh paham orang lain. dan semata-mata kita belajar adalah utk tolabul ilmi.InsyaAllah kita selamt tapi tidak kuper dan merasa dirinya sendiri paling benar tidak mau memahami pola pikir orang lain krn didalam qur’an ditegaskan lakumdinukum waliyadin.wallahua’lam bisshowab !!

  17. Ery Pro says:

    asslmwrb,
    alhamdulillaah.. membaca satu per satu tulisan rekan2 di atas, bagi saya adalah pencerahan..
    rasanya saya yakin.. dan anda semua tentu juga sependapat dengan saya bila memahami inti dari masing2 tulisan di atas.. bahwa sebenarnya kita semua ada pada satu jalur dan satu titik temu.. bahwa al-quran adalah yang utama..
    dan nlp, sesungguhnya adalah bagian dari ilmu ALLOH SWT yg sudah ada sejak dulu.. dan tentunya juga ada dlm al-quran..
    seperti halnya ilmu matematika.. tentunya tidak dibahaas secara khusus dalam al-quran.. tp ternyata ada di dalam al-quran dan berhasil dirumuskan oleh ilmuwan2 terdahulu.. (khususnya ilmuwan islam)..
    nah.. nlp, kalo kita mau lebih cermat.. tentunya juga tidak dibahas secara khusus dlm al-quran, tp ada & bisa kita rumuskan dari al-quran.. misal pembahasan tentang:
    - cara kerja pikiran
    - berkata yang baik
    - berprasangka baik (presuposisi dlm nlp: every behavior has positive intention)
    - yang terjadi pd diri kita adalah apa yg kita yakini (sbgmn ALLOH berfirman : aku mengikuti prasangka hamba-ku)
    - dan masih banyak lagi rumusan-rumusan nlp yg, entah sengaja atau tidak, ternyata sejalan dengan ajaran islam..

    kalo kita boleh belajar matematika yang tidak secara khusus dibahas dlm al-quran tp sejalan dg al-quran.. tentunya syah-syah saja kita belajar nlp selama tetap sejalan dengan al-quran..

    subhanallooh.. saya sendiri begitu kagum sat belajar nlp.. bukan kagum dg nlp-nya.. tp satu kekaguman kepada SANG PENCIPTA dan satu kesadaran ternyata ciptaan ALLOH yang namanya Manusia dengan otak-nya ini begitu Luar Biasa !!

    semoga bermanfaat..

    wasslm.wrb,

  18. This is really attention-grabbing, You are an overly skilled blogger. I’ve joined your feed and look forward to searching for more of your magnificent post. Additionally, I have shared your website in my social networks!

  19. Hermawan says:

    NLP bisa dipelajari … lewat situs 2 di internet …. belajar nlp butuh waktu … karena ini ilmu ketrampilan … yang melibatkan pikiran dan hati … banyak jalan menuju nlp … tidak harus bayar mahal … yang penting anda trampil …. praktekkan … sedikit demi sedikit ilmu yg anda peroleh dengan sungguh2 setiap hari setiap saat … itu lebih dahsyat daripada ikut training … beberapa hari … trust me …

  20. F-A-J-A-R says:

    Wah ada Tarekat baru ya?.Tarekat Richard Blander Dan Jonh Grinder. Hehehehe…..

    Mudah mudahan betul diskusi ini semakin menambah khasanah keilmuan untuk kita bersama

  21. rasyid says:

    diskusinya keren keren. ikut baca y :-)

  22. sonnyw says:

    Ass Wr Wb

    Saya bersyukur melihat semua komentar di atas karena semuanya menambah pengetahuan dan keilmuan saya tentang NLP.

    Saya sangat setuju dengan pernyataan F-A-J-A-R bahwa ini adalah tarekat baru gaya Richard Blander Dan Jonh Grinder. Mungkin juga seperti ESQ yang dikembangkan Ust. Ary Ginanjar atau mungkin SUBUD yang tahun 20an sudah dikembangkan oleh Bapak M. Subuh.

    Saya sendiri sangat berharap jika semua tarekat tersebut adalah untuk kita sendiri kaum muslim dan tentunya tidak dapat dipergunakan oleh orang lain (non muslim) karena “lakumdinukum waliyadin”

    makasih

    Wass

  23. Santoso says:

    Izin Share Pak ustadz

  24. NLP mah sudah ada di al-quran semua….

  25. Muhammad Muchtar says:

    Assalamu’alaikum wr. wb
    Saudara saudaraku seiman khusus Islam…… Memang ilmu pengetahuan bnerkembang pesat…… termasuk NLP…… kita harus bisa menggali sejarah munculnya ilmu tersebut, berhati hati itu lebih baik, karena apa, biasanya mereka yang mempelajari NLP biasaya juga mempelajari ilmu hypnotis.

    Pembicaaraan tentang NLP maupun Hypnotis menjadi seakan akan ilmiah, mengapa, karena meraka berusaha memaksakan ilmu tersebut dengan pendekatan psikologis. Padahal antara ilmu NLP, Hypnotis dan Ilmu Psikologi berdiri sendiri.

    Dalam hal menggunakan kata kata atau bahasa yang baik dan pembentukan pikiran atau karakter seseorang, ini ada dalam ilmu psikologi, dan yang ada dalam ilmu psikologi bicara tebtang rasionalitas, artinya sejalan dengan pikiran manusia.

    Nah, dalam Ilmu NLP dan Hypnotis, tolong dikaji tehnik dan metodenya, ketika seseorang bermain dengan gelombang otak manusia. Dalam Ilomuj psikologi Gelombang otak manusia dibagi menjadi beberapa bagian, itu dibuat secara ilmiah untuk mengetahui frekwensi getaran kerja otak manusia, dan alat bantunbya, yaitu ada kabel yang dihubungkan dengan otak manusia kemudian dihubungkan ke komputer, sehingga muncullah getaran dari tertinggi sampai terendah atau alam bawah sadar. ini hanya sekedar klasifikasi getaran kerja otak manusia.

    Nah, ketika seseorang, tanpa menggunakan alat, kemudian bisa mengubah gelombang otak manusia,,,, ini pakai metode apa ??? Kok Bisa misalnya seseorang bisa dan mampu mengubah seseorang dari gelombang Alfa ke Gelombang Teta…… di sini m menujrut saya harus ada yang diwaspadai……. Kemampuan mengubah seseorang dari alam sadar menjadi berada dalam kondisi alam bawah sadar…. ini kok bisa, kemudian bisa diperintah atau disugesti dengan hal hal yang positif katanya. Ini yang menurut saya ada yang janggal atau irrasional.

    Yaaah… kalau menurut saya, berhati-hatilah….. dengan syirik moderen…. ibaratnya kesyirikan itu kita disuruh mencari semut hitam, berada di atas batu hitam dan di malam hari, sulit dicari kan ?

    Sekali lagi berhati-hatilah

  26. NLP JAKARTA says:

    Hmmm …NLP sangatbermanfaat sekali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>