Archive for August, 2008
LoA dan LoA dan LoA
Oleh : Ronny FR ( www.ronnyfr.com )
Catatan: Dalam rangka ber LOA ria, berikut ini saya sampaikan tulisan tentang LOA oleh Ronny F Ronodirdjo yang saya copy dari blog beliau “ Ronnyfr.com”. Apa yang dialami Ronny FR dengan LoAnya seperti yang dikisahkan berikut ini sebenarnya banyak juga dialami oleh rekan pembaca terutama yang sudah sepuh. Saya juga banyak mengalami kisah serupa selama hidup saya yang sudah 57 tahun ini. Mudah mudahan kita bisa mengambil pelajaran dari pengalaman mas Ronny dalam ber LOA RIA sebagaimana dikisahkan berikut ini.
Alhamdulillah!
Pada saat SMP/SMA, saya membeli peta dunia yang cukup besar, berukuran 1 X 1.5 meter. Kemudian saya laminating plastik dengan landasan triplek berbingkai, bukan yang pigura kaca). DI peta itu, berbagai negara saya ingin kunjungi maka saya “pines” (pin / paku payung kecil yang pangkalnya plastik warna-warni). Satu warna untuk menandai negara yang saya kepingin banget kesana, warna lain untuk negara yang saya agak kepingin. Saya tidak punya alasan yang jelas kenapa saya agak kepingin atau kepingin banget, cuma pakai perasaan aja.
Teman-teman banyak yang mengomentari dengan kalimat yang aneh-aneh, jika mereka melihat peta dunia saya itu. Ada yang mengejek, ada yang katanya kagum, ada yang geli, ada yang senyum-senyum. Hehehe…, saya biarkan saja keomentar mereka. Toh cuman komentar. Well, bahkan ketika saya pindah ke Jakarta di akhir tahun 1995, peta itu saya bawa naik kereta. Kemudian saya pasang lagi di tembok kost saya yang sempit di bilangan Setiabudi Jakarta. Kost itu cuman kamar berukuran 3 X 4 meter, ditambah dengan kamar mandi shower ukuran 1 meter2. Semua ada di kamar itu, mulai kasur di lantai, meja belajar, lemari baju, buku, rice cooker , dan rak sepatu. Tentunya juga peta dunia saya yang dengan manis nempel di tembok…, lagi-lagi banyak teman kost yang mengejek saya, karena kamar saya paling kosong mlompong dibandingkan mereka yang punya TV, Stereo Set, VCD, beberapa punya karaoke, kulkas, dll.
Nah, kilas balik saya renungkan di malam ini, bahwa ternyata keberangkatan saya ke Canada kali ini merupakan perjalanan yang bagi saya luar biasa sekali. Karena mengalami berbagai kejadian yang luar biasa dan unik serta penuh kelimpahan. Kejadian yang intisarinya mengalami berbagai kelimpahan, dibayarin, di diskon, dikasih gratis, ditolong orang, ditraktir makan, nemu duit di jalan, dll…
Dari keseluruhan saya ke luar negeri semenjak tahun 1993, lebih banyak saya dibayarin orang lain. Perjalanan pertama adalah dibayarin oleh JICA pada tahun 1993-an selama sekitar 40 hari ke Jepang. Itu sekaligus merupakan perjalanan pertama naik pesawat terbang, hahahaha… saya masih ingat betapa ndesonya saya waktu itu.
Perjalanan berikutnya adalah dibayarin oleh perusahaan saya berkerja pada tahun 1997-an ke Singapura, mengikuti seminar dan pameran internasional mengenai suatu industri. Tidak lama, sekitar 3 atau 4 hari aja.
Perjalanan-perjalanan keluar negeri berikutnya adalah terutama waktu saya bekerja dengan Presiden Abdurrahman Wakhid. Saya lupa berapa banyak negara yang sudah saya kunjungi waktu itu… Tidak semua perjalanan saya ikuti, karena kami bergantian mendampingi Ibu Negara dan Juru Bicara Presiden waktu itu. Read the rest of this entry »
Popularity: 9% [?]
Antara LAW Of Attraction & KUN FayaKUUN
Oleh : Wuryanano ( wuryanano.wordpress.com )
Dewasa ini, dampak promosi dari dunia barat mengenai the Law of Attraction (LOA) sangat luar biasa prima pengaruhnya terhadap kehidupan. Bisa jadi hal ini disebabkan oleh “Harapan & Optimisme di Tengah Permasalahan & Keinginan” yang selalu ada di dalam pemikiran setiap orang…dan pada saat yang tepat, muncullah promosi mengenai LOA ini. Sesuai namanya, Law of Attraction (LOA) atau Hukum Tarik-Menarik, mengartikan bahwa apa pun yang Anda inginkan bisa segera menjadi kenyataan. Inilah makna dari LOA.
LOA, menurut berbagai ulasan di sejumlah buku yang mengupasnya, mengatakan bahwa dengan pemahaman yang benar mengenai cara kerja LOA, maka Anda dapat memanfaatkan LOA untuk meraih keinginan Anda, dan bukan untuk menyusahkan hidup Anda. Bahkan, Anda sadari atau tidak, suka atau tidak, maka LOA tetap bekerja untuk kehidupan Anda.
Dari berbagai uraian buku-buku tentang LOA, bisa dikatakan bahwa LOA sebenarnya bekerja berdasarkan berbagai program pikiran, belief dan value di dalam pikiran bawah sadar kita. Oleh karena itu, jika berbagai program pikiran, belief dan value tersebut mendukung keinginan kita, maka LOA bisa membantu meraih keinginan kita itu.
Tetapi, karena istilah LOA ini berasal dari negeri Barat sana, maka kebiasaan penulis dari dunia Barat adalah terkesan tidak mau mengikutsertakan Tuhan yang Maha Esa, di dalamnya. Inilah yang bisa menyebabkan pro-kontra mengenai LOA. Bahkan ada yang sampai menganggap LOA sebagai aliran sesat…ya karena Tuhan tidak dikutsertakan di dalam penjabaran prosesnya.
Yaa, memang semestinya kita mengubah pandangan terhadap posisi Tuhan di dalam pikiran dan hati kita semua. Cobalah menyadari, bahwa kita memiliki Tuhan dengan kekuasaan-NYA yang tidak terbatas. Tanamkanlah di dalam pikiran dan hati kita dengan sebuah KEYAKINAN, bahwa Tuhan pasti akan selalu membantu memberikan jalan keluar di setiap kesulitan, dan Dia selalu bersedia memberikan kemudahan di setiap kesukaran.
Ingatlah, bahwa Allah sendiri berfirman kepada Rasul Muhammad SAW, yang ditulis dalam Hadits Riwayat Bukhari-Muslim, “Aku tergantung bagaimana cara hamba-KU memandang-KU.” Nah, Hadits ini menganjurkan kepada kita semua, agar selalu berbaik sangka kepada Tuhan Allah SWT…positive thinking, maka kehidupan kita pun akan selalu diwarnai dengan kebaikan dan kebahagiaan. Demikian juga sebaliknya, jika kita negative thinking kepada Allah, maka sisi itulah yang akan mewarnai kehidupan kita.
Nah, inilah yang saya tangkap berdasarkan pemahaman saya yang masih sangat terbatas, bahwa LOA itu pun tentu saja pasti ada peran Tuhan di dalamnya, meskipun dalam script aslinya dari negeri Barat sana, terkesan tidak mengikutsertakan Tuhan di dalamnya. Tetapi yang perlu dipahami di sini adalah, pasti ada peran KUN FAYAKUUN dari Allah SWT…untuk mewujudkan setiap keinginan manusia.
Keberhasilan sebuah usaha, dan tercapainya keinginan manusia, jika tanpa didasari hubungan vertikal dan rasa syukur kepada-NYA, maka itu kerapkali bisa menyebabkan kesombongan pada diri manusia. Terlebih lagi, jika menganggap bahwa LOA itu hanya butuh pemrograman pikiran, belief dan value saja…wah ini bisa menjebak Anda masuk ke dalam ranah kesombongan! Read the rest of this entry »
Popularity: 4% [?]
THE LAW OF ATTRACTION (3)
Oleh : Adi W Gunawan (www.adiwgunawan.com)
Giving thought, on the one hand, and expecting or believing, on the other hand, is the balance that brings to you that which you receive
Pada artikel pertama mengenai LOA saya telah menyinggung sekilas mengenai prinsip sukses yang saya tulis di buku Becoming a Money Magnet (BMM) dan yang menjadi intisari dari materi yang diajarkan di Supercamp (SC) Becoming a Money Magnet. Pada kesempatan ini saya akan menguraikan sedikit lebih mendalam mengenai prinsip sukses BMM, mengapa kami menyusunnya sedemikian rupa, dan hubungannya dengan LOA.
Rumus sukses yang kami ajarkan adalah 1) Tahu apa yang diinginkan/dream, 2) Yakin, 3) Syukur, 4) Pasrah, dan 5) Doa.
Langkah pertama “Tahu apa yang diinginkan”, atau mudahnya kita sebut saja dream, merupakan kunci untuk bisa merealisasikan hal-hal yang ingin dicapai dalam hidup. Bagaimana kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan kalau kita tidak jelas apa yang kita inginkan? Kejelasan (clarity) merupakan kunci dan tidak bisa ditawar. Dream merupakan buah pikir (thought) yang akan tampil di layar mental dan selanjutnya di-broadcast. Apakah hanya dream saja cukup? Tentu tidak. Dream yang kami maksudkan adalah dream yang mempunyai muatan emosi positif yang tinggi. Semakin tinggi akan semakin kuat efeknya.
Mengapa perlu dream? Alasan lainnya adalah dream merupakan wants bukan needs. Jika kita ditanya apa impian kita maka kita pasti akan menjawab sesuatu yang sangat kita inginkan di masa depan. Jika kita sudah punya mobil Kijang Inova maka dream kita bisa jadi Toyota Fortuner. Pasti sesuatu yang lebih tinggi. Nah, dengan pemahaman ini maka sudah jelas dream sangat penting.
Langkah kedua adalah yakin. Nah, ini yang susah. Yakin atau belief adalah urusan pikiran bawah sadar. Tidak mudah untuk bisa mengubah belief atau keyakinan kita. Itulah sebabnya mengapa banyak orang tahu apa yang mereka inginkan namun sangat sulit untuk mendapatkan impian mereka. Syarat pertama sudah terpenuhi. Mereka tahu apa yang mereka inginkan. Namun mereka tidak yakin. Terjadi konflik antara pikiran sadar dan bawah sadar. Pikiran sadar mau tapi pikiran sadar nggak yakin. Dan yang selalu menang adalah pikiran bawah sadar.
Saya mendapat banyak sekali respon positif dari para alumnus SC yang mengatakan bahwa, ”Miracle happens in my life” , ”Mengapa sekarang sukses kok sangat mudah dicapai?”, ”Saya bingung melihat perkembangan bisnis saya yang sedemikian pesat?”, ”Dulu saya susah payah mencari order, sekarang saya kepayahan dikejar-kejar order”. Dan masih banyak lagi komentar positif senada yang dikirim baik via sms maupun email ke saya.
Di SC di Trawas baru-baru ini kami melihat begitu banyak peserta yang mengalami transformasi diri. Kami menangis tangis bahagia bersama-sama. Sungguh satu kebahagiaan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata saat melihat para naga bangun dari mimpi yang selama ini membuat mereka bertindak hanya seperti layaknya cacing atau ular. Read the rest of this entry »
Popularity: 5% [?]
THE LAW OF ATTRACTION (2)
Oleh : Adi W Gunawan (www.adiwgunawan.com)
Your thoughts and your feelings create your life.
It will always be that way. Guaranteed!
~Lisa Nichols
Pada akhir artikel sebelumnya saya mengatakan bahwa kunci untuk memanfaatkan LOA demi kemajuan kita adalah dengan kesadaran diri. Kita harus selalu sadar untuk senantiasa mengarahkan pikiran kita untuk memikirkan hal-hal yang kita inginkan.
Apakah ini mudah? Oh, sudah tentu tidak mudah. Deepak Chopra pernah berkata bahwa dalam satu hari kita melakukan self-talk sebanyak 55.000 – 65.000 kali. Nah, self-talk ini termasuk bentuk pikiran. Pertanyaannya sekarang, ”Bagaimana caranya kita bisa menggunakan kesadaran untuk mengendalikan buah pikir sebanyak ini?” Jawabannya, ”Tidak mungkin bisa”.
Jawaban ini berlaku bagi orang awam. Ada segelintir orang yang mampu mengendalikan pikiran mereka sepenuhnya. Namun untuk bisa mencapai kemampuan ini dibutuhkan latihan dengan disiplin diri yang tinggi selama bertahun-tahun.
Sekarang kita hidup di jaman serba instan. Saya yakin tidak ada satupun di antara kita yang mau melakukan latihan mental semacam itu. Apakah ada cara yang lebih mudah dan nggak usah kerja keras? Ada. Mau tahu? Gunakan perasaan atau emosi sebagai Guiding System.
Beberapa waktu lalu saya sempat menulis artikel dengan judul ”Emosi: Kunci Rahasia Kebijaksanaan”. Saya sangat menyarankan anda untuk membaca artikel ini agar bisa lebih memahami apa yang saya uraikan di artikel ini.
Kembali ke laptop… eh salah… ke perasaan. Karena kita tidak mungkin mengawasi satu per satu pikiran yang muncul maka cara paling mudah adalah dengan selalu mengawasi perasaan kita. Bagaimana caranya? Mudah saja. Jika kita merasa senang, bahagia, gembira, atau gampangnya merasa ”enak” maka ini artinya baik. Jika perasaan yang kita rasakan bersifat negatif (tidak ”enak”) maka ini sebenarnya merupakan warning signal dari Guiding System kita bahwa ada bagian, di pikiran bawah sadar, yang kerjanya tidak in-line.
Saat emosi kita muncul terhadap sesuatu objek, objek apapun termasuk objek pikiran, maka pada saat itu kita mengaktifkan dan memberikan ”perintah” pada LOA untuk mulai bekerja dan menarik hal-hal yang membuat munculnya perasaan kita.
Contohnya begini. Ada seorang wanita yang baru putus cinta. Hatinya sakit bak disayat sembilu. Emosinya bergejolak. Saat itu ia memutuskan bahwa ia ingin mendapat pasangan yang jauh lebih baik daripada mantan kekasihnya yang brengsek, kurang ajar, nggak tahu diri, dan egois. Selang beberapa bulan apa yang terjadi? Read the rest of this entry »
Popularity: 4% [?]
THE LAW OF ATTRACTION (1)
Oleh : Adi W Gunawan
Melengkapi berbagai tulisan saya tentang kekuatan fikiran dan pengaruh nya terhadap kehidupan kita , berikut ini saya sampaikan tulisan mas Adi W Gunawan tentang “Law of attraction” yang saya copy dari blog beliau “ www. adiwgunawan.com”. Saya harap tulisan ini dapat membantu para pembaca untuk lebih memahami cara kerja LOA dalam kehidupan sehari hari. LOA juga ada hubungannya dengan tulisan saya tentang sholat khusuk dan Tadabbur Qur’an. Sholat khusuk dan Tadabbur Qur’an adalah metode paling efektif untuk mengendalikan fikiran sesuai dengan prinsip kerja LOA.
The vibrations of mental forces are the finest and
consequently the most powerful in existence
~Charles Haanel
Banyak orang yang bingung saat saya menjelaskan prinsip sukses yang kami ajarkan di Supercamp (SC) Becoming a Money Magnet. Berbeda dengan kebanyakan prinsip sukses yang telah mereka ketahui di SC kami mengajarkan 5 langkah sukses yang menjadi intisari dari teknik untuk menggunakan The Law of Attraction (LOA) dengan mudah dan optimal.
Melalui percakapan yang cukup intens selama hampir setengah jam saya menjelaskan prinsip kerja LOA. Salah satu hal yang saya sampaikan padanya adalah, “Do you want to be successful through the hard way or easy way?” Keberhasilan akan sangat sulit dicapai, atau membutuhkan upaya yang sangat keras (massive action), bila kita bekerja tidak sejalan dengan LOA.
Banyak orang yang kurang atau tidak mengerti mengenai cara kerja LOA. Akibatnya mereka menggunakan LOA secara tidak sadar (by default) dan membuat hidup mereka menderita.
Melalui artikel ini saya ingin menjelaskan lebih detil mengenai LOA dan bagaimana kita, dengan pemahaman yang benar mengenai LOA, akan dapat menggunakan LOA untuk kemajuan kita di berbagai aspek kehidupan.
Untuk bisa mengerti cara kerja LOA kita perlu mengetahui cara kerja pikiran. Pikiran mempunyai vibrasi. Dan apapun yang kita pikirkan akan dikirim ke semesta alam dalam bentuk sinyal yang akan menarik segala sesuatu yang sejalan dengan vibrasi pikiran kita. Likes attract likes. Dengan memahami hal ini maka apapun yang terjadi dalam hidup kita baik yang positif dan negatif adalah akibat dari hasil kerja LOA yang diaktifkan dan diarahkan oleh pikiran kita.
Hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah sifat LOA yang selalu ”on”. ”Selalu” artinya tiap detik selama kita hidup dan pikiran masih bekerja maka LOA akan aktif. Read the rest of this entry »
Popularity: 6% [?]
MENCAPAI SHOLAT KHUSUK
Satu ketika saya sedang bertugas di Gedung MPR/DPR mengamankan penyaluran tenaga listrik kekomplek tersebut pada saat sidang MPR. Dari kejauhan saya lihat ada seseorang yang sedang bercakap cakap dengan asyiknya, ia melangkah bergerak kesana kemari sambil tangannya bergerak-gerak dengan serius. Namun saya tidak melihat lawan bicaranya. Saya jadi was was….. ini orang waras atau tidak. Saya berjalan semakin dekat dan semakin dekat pada orang tersebut, saya agak ragu, kuatir kalau orang itu tidak waras. Setelah dekat saya perhatikan ada kabel dari telinga terus medekati mulutnya dan masuk kesaku celananya. Oooh…. rupanya ia sedang bicara dengan lawan bicaranya melalu hand phone yang dilengkapi headset. Jadi lawan bicaranya tentu saja tidak terlihat karena nun jauh disana… entah dimana, mungkin pada suatu kota di Indonesia atau bahkan di luar negeri. Orang itu begitu asyik dan serius berbicara hingga ia tidak memperhatikan orang lain yang lewat didekatnya.

Ini adalah suatu contoh orang yang khusuk berbicara dengan lawan bicaranya, walaupun lawan bicaranya tidak terlihat. Untuk dapat berbicara dengan serius dan khusuk tidak mutlak lawan bicara harus dapat dilihat dan saling berhadapan. Banyak orang yang beralasan bahwa mereka tidak bisa khusuk dalam sholatnya karena Allah sebagai yang diajak berbicara dalam sholat tidak dapat dilihat dengan mata. Alasan ini tidak benar, nyata nya orang yang saya jumpai digedung MPR diatas dapat berbicara dengan khusuk dan serius walaupun lawan bicaranya tidak tampak.
Dari pengamatan saya orang tidak bisa khusuk dalam sholat sebagian besar disebabkan karena tidak mengerti dan paham apa kalimat yang diucapkan dalam shalat tersebut.. Karena itu Allah mengingatkan dalam surat An Nisa ayat 43 :
” Hai orang orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, hingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan…..”
Dalam ayat tersebut Allah mengingatkan bahwa kita harus mengerti apa saja yang kita ucapkan dalam sholat. Jika tidak maka keadaan orang itu sama saja dengan orang yang mabuk. Tidak mengerti apa yang diucapkan dalam shalat itulah yang menjadi penyebab utama fikiran melayang layang tak tentu arah ketika sedang mengerjakan shalat.
Problem utama umat Islam di Indonesia
Tidak mengerti ucapan atau ayat yang dibaca dalam shalat merupakan problem yang serius bagi umat Islam di Indonesia. Ini adalah penyebab utama mengapa seseorang tidak bisa khusuk dalam shalatnya. Ketika takbiratul ihram dikumandangkan seolah olah fikiran dikomandokan untuk mulai melanglang buana melantur kemana mana. Mulai dari merencanakan suatu kegiatan bisnis, urusan keluarga, rencana tamasya, menemukan barang yang hilang dan lain sebagainya silih berganti muncul dalam fikiran selama mengerjakan shalat. Anehnya ketika mengucapkan salam sambil menoleh kekanan dan kekiri tanda selesai shalat, fikiran yang melantur itupun berhenti mengelana, langsung fokus pada kegiatan yang harus segera dikerjakan saat itu.
Hal seperti tersebut diatas tentu tidak dialami oleh orang yang mengerti bahasa Arab, baik dia orang Arab sendiri atau bangsa lain yang memang sudah mengerti bahasa arab. Read the rest of this entry »
Popularity: 23% [?]
MENEMBUS MENTAL BLOCKING
Anda tahu Gajah…? Ya, Gajah adalah seekor binatang yang dikenal karena kekuatannya. Di India Gajah digunakan untuk mengangkut gelondongan kayu yang besar dari tengah hutan. Abrahah pernah menggunakan pasukan Gajah untuk menghacurkan Ka’bah. Namun disebuah tempat sirkus anda melihat pemandangan yang lain. Dipojok sana ada seekor Gajah besar yang kakinya terikat pada sebuah rantai, ujung rantai yang satunya terpaut pada sebuah patok kayu yang ditanamkan kedalam tanah.
Dilihat sepintas sebenarnya Gajah itu bisa mencabut patok kayu itu dengan mudah, mengapa ia tidak melakukannya? Ia dengan patuh tunduk pada rantai yang mengikat kakinya, ia tidak pernah berjalan jauh dari patok kayu tersebut. Ternyata ia telah terikat pada patok kayu itu sejak masih kecil. Ketika masih kecil dahulu ia pernah beberapa kali mencoba melepaskan rantainya dari patok kayu tersebut, namun ia tidak sanggup. Dibenaknya telah tertanam keyakinan bahwa patok kayu itu sangat kuat, ia tidak mungkin mencabutnya dari tanah. Ketika ia telah dewasa keyakinan itu tetap tertanam dalam dirinya. Selama Gajah itu cukup memperoleh rumput kering, air minum dan kadang kadang kacang, maka ia sudah puas menjalani hidupnya hanya dalam radius beberapa meter dari patok kayu tersebut.
Ternyata kebanyakan dari kita, manusia ini juga mengalami hal serupa seperti gajah tersebut. Gerakan kita dibatasi oleh kepercayaan kepercayan atau keyakinan yang keliru. Kita membiarkan kemampuan kita dibatasi oleh rantai rantai yang sebenarnya bisa kita putuskan dengan mudah. Kita terpenjara dalam fikiran dan keyakinan yang keliru. Kita akan berkata pada diri kita sendiri: ”Saya tidak mungkin mengerjakan hal itu”… ”Saya memang ditakdirkan untuk gagal… ya sudah sabar saja”… ”Saya tidak pantas mendapat kekayaan sebesar itu”… ”Saya terlahir dari keluarga miskin… tidak mungkin mendapatkan semua itu”… ”Saya tidak pantas mendapat penghargaan ini….” dan lain sebagainya. Inilah yang disebut dengan mental blocking atau hambatan mental yang merintangi seseorang untuk maju dan sukses dalam karirnya.
Saya pernah mengalami hambatan mental blocking ini ketika baru kembali dari pendidikan di LPPU ITB Bandung tahun 1982 yang lalu. Sebagai tanda terimakasih saya kepada PLN yang telah menyekolahkan saya keBandung saya harus betul betul mengabdi, saya harus puas menerima gajih tiap tanggal satu, tidak ada jalan lain bagi saya untuk mendapat penghasilan tambahan. Didalam fikiran saya tertanam kuat bahwa saya tidak mungkin mendapatkan penghasilan lain, kecuali hanya dari gaji yang saya terima tiap bulan. Saya harus puas dengan keadaan saya itu. Read the rest of this entry »
Popularity: 7% [?]
TADABBUR SURAH YASIN
Di sebagian daerah di Indonesia membaca surah Yasin sebagai wirid mingguan masih banyak kita temui terutama di pulau Jawa. Di beberapa tempat di Jakarta kita masih banyak menemui kelompok atau jama’ah yasinan, yang mewiridkan membaca surah Yasin secara berjama’ah setiap hari kamis malam jum’at. Ada juga yang membaca surah Yasin ketika mengunjungi orang yang dalam sakaratul maut atau melayat orang yang meninggal dunia. Banyak orang yang hafal surah Yasin diluar kepala.
Saya juga pernah beberapa kali menghadiri undangan pengajian yasinan (membaca surah yasin berjamaah) di lingkungan saya. Umumnya mereka membaca surah yasin hanya sebagai ritual dan wirid, mereka tidak paham pesan yang terkandung didalamnya. Waktu pertama ikut yasinan saya juga hanya manggut manggut saja tanpa mengerti apa yang dimaksud oleh surah yasin tersebut. Beberapa kali saya ikut akhirnya bosan sendiri.
Belakangan saya jadi ingin tahu apa sih pesan atau isi yang terkandung dalam surah yasin tersebut. Saya ingat ibu saya juga hafal surah yasin, ketika ziarah kemakam ayah beliau membaca surah yasin sampai tamat tanpa melihat teks Al Qur’an . Ketika beliau sakit saat menjelang akhir usianya beliau beberapa kali menamatkan membaca surah yasin. Saya jadi tertarik untuk menghafal surah yasin seperti ibu saya. Beberapa bulan yang lalu saya mulai berusaha menghafal surah yasin berikut terjemahannya. Alhamdulillah saya bisa menghafalnya selama 3 bulan berikut terjemahannya. Saya mulai sering membaca surah yasin kadang kala saya baca dalam shalat malam. Satu rakat 20 ayat sehingga surah yasin tersebut bisa saya selesaikan dalam 4 rakaat shalat malam, butuh waktu lebih dari 40 menit untuk menyelesaikan bacaan surah yasin dalam shalat malam tersebut.
Setelah sering membaca dengan memahami artinya saya mulai merasakan kedahsyatan surah yasin tersebut. Terutama mulai ayat 51 yang bercerita ketika saat sangkakala ditiup dan manusia bangkit dari kuburnya masing masing sambil berseru : “ Celaka siapakah yang membangunkan kita dari tidur (kubur) kita ini ? inilah yang dijanjikan yang Maha Pemurah dan benarlah para Rasul” hingga akhir surah. Saya terbayang saat manusia dibangkitkan dari kubur, saat berjalan dipadang mahsyar, saat berkumpul dihari berhisab . Ketika mulut dikunci, tangan berkata –kata, kaki menjadi saksi. Ada orang yang di butakan Allah dihari itu sehingga tidak bisa melihat jalan yang ditempuh. Betapa orang mukmin bersenang senang dalam taman syurga dengan pasangannya masing masing. Betapa orang yang kafir dibenamkan dalam neraka jahannam yang panas membakar….. dan seterusnya. Read the rest of this entry »
Popularity: 6% [?]
WAKING HYPNOSIS
Catatan : Untuk mendukung tulisan saya tentang ”Kekuatan ajaib kata kata“ , berikut saya tampilkan tulisan dari Mas Adi W Gunawan tentang “Waking Hypnosis” sebagai berikut
Oleh : Adi W Gunawan ( www.adiwgunawan.com)
Di salah satu weekend di bulan Mei 2008, dalam rangkaian pelatihan hipnoterapi 100 jam, saya sempat bertemu dengan beberapa kawan yang juga menyelenggarakan pelatihan di ruang berbeda di lantai 6 Hotel Ciputra Jakarta. Saya menggunakan kesempatan ini untuk berbincang sejenak sambil berfoto bersama.
Di sela-sela obrolan kami tiba-tiba ada yang nyeletuk, “Pak, main hipnosis dong”.
Sambil tersenyum saya menoleh ke seorang staff kawan saya, sebut saja Lani, dan berkata, “Coba satukan kedua jari anda. Letakkan di depan mata sekitar 20 cm dan sekarang kedua jari anda lengket tidak bisa dilepas”.
Apa yang terjadi kemudian?
Benar, jari Lani lengket. Tidak bisa dilepas. Semakin ia berusaha melepas kedua jarinya semakin lengket jadinya. Lani tampak mulai panik. Sambil terus berusaha melepas kedua jarinya, tapi tetap nggak berhasil, ia berkata, “Pak… pak.. ini kok bisa jadi begini? Kenapa nggak bisa dilepas?”
Sudah kepalang tanggung… saya teruskan main-main ini dengan membuat Lani nggak bisa jalan, kakinya lengket di lantai dan saya membuat punggung tangan kanannya mati rasa sehingga tidak terasa apapun saat dicubit dengan keras.
Setelah itu saya membuat semuanya kembali seperti sedia kala. Lani sudah bisa melepas jarinya, bisa jalan, dan kalo dicubit sudah bisa merasa sakit. Saya lalu minta ijin untuk ke toilet.
Saat balik dari toilet saya melihat rekan-rekan Lani bertanya-tanya mengenai hal yang baru dialami Lani. Banyak yang tidak percaya. Mereka pikir Lani hanya main-main saja. Padahal saya baru pertama kali bertemu Lani.
Sebenarnya saya sudah mau kembali ke kelas pelatihan saya tapi tiba-tiba ada dorongan untuk main-main sekali lagi. Saya lalu mendekati Lani dan berkata, “Lan, boleh nggak saya pinjam namamu?” “Boleh Pak” jawabnya. “Sungguh lho ya” tanya saya sekali lagi. “Ya pak.. boleh” jawabnya mantap.
Apa yang terjadi setelah itu? Read the rest of this entry »
Popularity: 7% [?]
KEKUATAN AJAIB KATA KATA
Kata kata lebih tajam dari sembilu, demikian pepatah menyebutkan. Betulkah demikian…? kenyataannya sih memang begitu. Kata yang menyakitkan menghunjam merobek hati, sakitnya dirasakan berbulan bulan bahkan sampai beberapa tahun. Tusukan pisau atau tamparan dipipi dirasakan hanya beberapa waktu. Luka ditangan akibat irisan pisau sakitnya hanya beberapa saat, setelah diobat atau dijahit rasa sakitpun hilang. Seminggu dua minggu sudah terlupakan. Namun tusukan kata kata yang tajam menghunjam hati…. waduuh, bertahun tahun sulit dilupakan.
Kata kata bisa menimbulkan perkelahian, perpecahan, tawuran antar kampung, peperangan antar suku dan bangsa, serta berbagai bencana lainnya didunia ini. Namun kata kata yang sejuk nyaman juga bisa menimbulkan rasa aman, nyaman dan tentram bagi yang mendengarkannya. Kata kata juga bisa memberi pencerahan dan kesejukan hati. Kata kata juga bisa memadamkan rasa amarah, perkelahian dan tawuran antar kampung, serta peperangan antar suku dan bangsa.
kata kata mengandung dua kekuatan, yaitu kekuatan negatif dan positip. Kata kata yang mengandung kekuatan negatif dapat menghancurkan kehidupan seseorang, memporak porandakan suatu organisasi dan menghancurkan suatu bangsa atau negara. Sebaliknya kata kata yang mengandung kekuatan positip dapat memberi kekuatan, semangat dan kemenangan pada seseorang, organisasi maupun bangsa.
Kata kata yang mengandung kekuatan ajaib itu masuk kedalam hati dan fikiran a melalui telinga. Untuk mencapai kemenangan dan keberhasilan dalam hidup, kita harus pandai memilih dan menyaring kata kata yang masuk kedalam hati dan fikiran. Jika dalam kehidupan sehari hari, kita lebih sering mendengarkan kata kata yang mengandung kekuatan negatif niscaya kita akan mengalami kehancuran. Sebaliknya jika kita banyak mendengarkan kata kata yang mengandung kekuatan positif, insya Allah kita akan mendapat kemenangan dan kesuksesan dalam hidup ini. Kata kata yang menghunjam kedalam hati dan fikiran kadang kala bisa menghipnotis seseorang untuk melakukan hal tertentu.
Kekuatan hipnotis
Pengaruh hipnotis pada seseorang biasanya disampaikan melalui kata kata. Dibawah pengaruh hipnotis seseorang bisa melakukan pekerjaan luar biasa sesuai saran dari orang yang menghipnotisnya. Dibawah pengaruh hipnotis seseorang juga bisa melakukan pekerjaan atau aktifitas diluar kemauannya sendiri, seperti menari, tertawa, menangis dan lain sebagainya. Kondisi inilah yang digunakan sementara orang untuk melakukan kejahatan dengan hipnotis, sehingga orang yang telah dipengaruhi tersebut mau menyerahkan semua hartanya tanpa disadarinya.
Seseorang juga bisa menghipnotis dirinya dengan mengucapkan kata kata tertentu. Kata kata yang diucapkan dapat mempengaruhi dirinya sendiri untuk melakukan sesuatu. James K Van Fleet salah seorang penulis buku motivasi di Amerika menceritakan pengalamannya, ketika masih berdinas di tentara, suatu hari ia melihat komandan batalyonnya berusaha menenangkan dirinya setelah mabuk akibat minum minum pada satu pesta resimen di klub perwira. Ia melihat Kolonel Fred.C komandan batalyon nya itu berjalan dengan terhuyung huyung menuju toilet, karena kuatir ia mengikuti komandannyan itu ke toilet. Ketika membuka pintu toilet ia melihat komandan nya itu sedang berdiri didepan cermin, kedua tangannya memegang tepi tempat cuci tangan. Ia melihat bayangan dirinya pada cermin sambil berbicara pada bayangannya itu: ” Fred..kau memang bodoh, jangan biarkan dirimu menjadi mabuk!!. Kamu akan membuat malu dirimu, dihadapan anggota resimen dan komandanmu… kamu tidak boleh mabuk… kamu tidak mabuk…. berdiri tegak… kendalikan dirimu…. jangan membuat malu dirimu sendiri!” . Demikian ia mengulang ulang kata katanya itu.
Popularity: 7% [?]



