MANUSIA MAHLUK ENERGI

You may also like...

10 Responses

  1. Mahluk penasaran says:

    Pak Fadhil yth,
    Boleh minta rujukan untuk kalimat ini?
    ========================
    Al Qur’an telah menjelaskan bahwa manusia adalah mahluk yang kekal dan abadi.
    ========================

    Terima kasih atas pencerahannya.

  2. Fadhil Z.A says:

    Ass wr wb

    Pertanyaan yang bagus sekali. Dalam Al-Qur’an memang banyak sekali ayat yang menyatakan bahwa kita manusia adalah mahluk ciptaan-Nya yang kekal dan abadi. Namun banyak orang yang tidak menyadari hal ini. Penjelasannya sebagai berikut:

    Semenjak diciptakan dan dikumpulkan dialam Ruh ( Al A’raaf 172)kita sudah memulai kehidupan yang abadi tersebut. Kemudian Allah meniupkan ruh tersebut kedalam rahim seoran ibu ( As Sajdah 7-9)

    Selanjutnya kita lahir kedunia, tumbuh secara bertahap dari bayi, anak anak, menjadi remaja, tua , kemudian wafat/mati . Perlu diingat bahwa yang mati hanyalah jasad kita , sedang kita sebagai mahluk ruh tetap hidup di alam barzakh/kubur (Al-Baqarah 154 dan Ali Imran 169).

    Kelak pada hari kiamat kita akan dibangkitkan kembali dari kubur, dikumpulkan dipadang mahsyar untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatan kita selama hidup didunia ( Yasin 51-53). Setelah dhisab , selanjutnya orang yang kafir dan buruk amal nya dimasukan kedalam neraka jahanam , kekal abadi selamanya. Orang yang ber-iman dan beramal shaleh dimasukan kedalam syurga dan kekal selamanya

    Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (Al Baqarah 39)
    Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya. (Al Baqarah 82).

    Sejak diciptakan dialam ruh, masuk alam rahim, lahir kedunia, wafat dan masuk alam barzakh, dibangkitkan dihari kiamat, dihisab semua amalnya, sampai akhirnya masuk syuga atau neraka. Kita adalah mahluk abadi yang hidup kekal. Yang mengalami kematian hanya fisik kita. Badan yang kita gunakan didunia ini akan hancur jadi tanah. Kelak dihari kiamat Allah menciptakan badan yang baru untuk kita. Badan yang tidak akan pernah hancur dan musnah lagi(Ibrahim 17 dan Ad Dukhan 56).

    Demikianlah penjelasan saya, terima ksih atas perhatiannya.

  3. AA Ghoen says:

    Asslm,

    Perkenalkan Pak Ustat Fadhil, saya ghoen Setyabudi…saat nulis comment ini hati ini bergetar..merinding….hal ini terasa sejak membaca surat An Nur [24] ayat 21 tersebut diatas…
    Sungguh Pak Ustat,disaat kami mulai mendalami Al Qur’an & memahami maknanya… saat sampai pada surat An Nur ayat 21 tersebut…lebih dari 1 minggu saya merenung & merenung dibalik surat yang terkandung didalamnya.
    Ayat pertama yang kami hafalkan sebagai bahan ceramah2 saya didalam keluarga maupun saat ngisi siraman rohani ya surat tersebut diatas dan dalam 1 minggu baru benar2 hafal.

    Manusia terjerumus ke Neraka dan masuk Sorga…ya bersumber dari surat an Nur ayat 21 tersebut.
    Kami selalu berdo’a agar selalu dibersihkan “hati”ini oleh Alloh SWT…karena hanya dengan rahmat & hidayah Allohlah kita manusia bisa masuk sorganya Alloh.

    Terimakasih Pak Ustat bahan2 yang dimuat dalam blog ini, smg bisa memacu saya untuk lebih mendalami Islam untuk dakwah saya &sebagai bekal & sangu utuk akerat nanti.

    Wasslm,
    AA Ghoen

  4. Asrul says:

    Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Salam kenal bang.

    Saya suka web abang, isinya betul-betul ilmiah. Insya Allah saya akan merujuk teori abang dan menjadikannya referensi.

  5. zaky hanafi says:

    assalamualaikum pak.
    saya suka dengan penjelasan seperti ini, dan ini bukan yang pertama saya baca.
    saya memiliki suatu keheranan, menurut penjelasan bapak, manusia adalah mekhluk energi, lalu, apakah semua energi dahsyat itu hanya bisa kita manfaatkan untuk jalan fikiran saja?
    maaf, jika kita memang memiliki energi yang luar biasa, lalu bagai mana memanfaatkan energi itu untuk satu tinadakan nyata yang luar biasa, seperti luar biasanya energi yang kita punya?
    karna, jika kita hanya bisa memanfaatkan energi itu untuk jalan fikiran dan hidup secara garis besar, saya kira terlalu dahsyat energi yang kita punya?
    bukankah menurut yasin kita memiliki semua dengan berpasang pasangan…? lalu kenapa penjelasan bapak hanya sampai di jalan fikiran manusia dan hidup secara garis besar…?
    maaf pak, yang saya meksud adalah mungkinkah manusia menggunakan energi dahsyat yang ia punya untuk satu kejadian yang dia ingin kan sedahsyat energi itu, dan pastinya jauh lebih dahsyat di bandingkan manusia yang tidak mengetahui nya..?

  6. zaky hanafi says:

    pak… jika kita mempunyai semua energi dahsyat, seperti yang banyak di jelaskan para ilmuwan.
    lalu, bisakah kita menggunakan nya untuk berbuat yang luar biasa..?
    di luar dari kebiasaan umum..
    bukan kah kita di beri allah segala nya dengan berpasang pasangan ..?
    jika kita bisa berbuat dengan kebiasaan umum, pasti nya kita juga bisa berbuat dengan yang luar biasa pual,,?

    • Fadhil Z.A says:

      Ass wr wb

      Pada dasarnya manusia itu adalah mahluk ruh yang tidak akan pernah musnah , yang mengalami kematian itu hanyalah badan jasmaninya (fisik). Ruh merupakan mahluk energi yang memiliki daya kekuatan positip atau negatip. Kekuatan mana yang dominan menguasai ruh kita , itulah hidup kita. Jika yang dominan adalah kekuatan negatip maka hidup kita akan menjadi negatip….penuh kemelut, kegelapan, kebencian, kemarahan, dendam, stress, tersiksa, dan berbagai kejadian buruk lainnya. Jika yang dominan kekuatan positip insya Allah hidupnya menjadi aman, nyaman, sejahtera, berkecukupan, berkelapangan, penuh kasih sayang, saling menghormati, bahagia dan lain sebagainya. Ini digambarkan dalam surat al laili ayat 5-10.

      Energi positip atau negeatif itu akan menjelma dalam kehidupan nyata di didunia , maupun akhirat nanti. Kita dua kali mengalami kematian dan dua kali hidup. Mati menurut Al-Qur’an adalah berpisahnya Ruh dengan Jasad. Mati yang pertama ketika di-alam Ruh pada saat Ruh belum bertemu dengan jasad. Hidup yang pertama adalah didunia ini ketika ruh dipertemukan dengan jasad dialam rahim. Mati yang kedua adalah tatkala sampai ajal yangt ditetapkan didunia, jasad hancur jadi tanah, ruh melanjutkan kehidupannya didalam barzakh. Hidup yang kedua adalah ketika ruh dipertemukan kembali dengan jasad yang baru dihari berbangkit kelak, selanjutnya tidak ada lagi kematian sesudah itu. Kalau Ruh dipenuhi energi negatif maka hidup akan berakhir dikampung Neraka. Jika Ruh dipenuhi energi positip maka hidup akan berakhir di taman syurga.

      Itulah manfaat atau kegunakan energi dahsyat yang dimiliki Ruh, Energi itu bukan seperti energi nuklir yang bisa digunakan untuk memindahkan gunung, mengangkat benda benda berat atau membuat kejadian luar biasa lainnya dalam hidup ini. Energi tersebut akan mempengaruhi jalan hidup kita susah-senang, sempit -lapang, sengsara-bahagia , sulit- mudah …dan lain sebagainya.

  7. Katon says:

    Dari Abu Said dan Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, “Tiadalah seorang Muslim itu menderita kelelahan atau penyakit atau kesusahan (kerisauan hati) hingga tertusuk duri melainkan semua itu akan menjadi penebus kesalahan-kesalahannya.”
    (Bukhari – Muslim)

  8. Berry Navar says:

    It’s rare knowledgeable people using this topic, nevertheless, you could be seen as you know what you’re dealing with! Thanks

  9. Ipal says:

    Manusia di fiptakan oleh energi atau oleh allah.
    Bingung saya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>