MENANGIS KARENA ALLAH

You may also like...

21 Responses

  1. Toto Sugianto says:

    Subhanallah..
    Semoga ilmu yang anda sharing kepada saya mendapat balasan berlipat ganda dari Allah swt.
    Semoga kita semua termasuk orang-orang yang diridhoi oleh-Nya.

  2. Masrial.MR says:

    AssWr Wb

    Terima kasih Buya, saya telah baca menangis karena ALLAH dan CD muratol Syaik Musya’ari bacaan Surah Ibrahim 45-48 yang Abuya anjurkan, pada saat saya nulis ini kelopak mata sabak nitikan air mata. Disini saya mo nanya : Kalau sudah begitu, itu pun ditengah malam kiamul lail air mata + ingus hampir sama banyak keluarnya, apakah ingus itu penyakit ? sehingga diwaktu sujud sampai membasahi sajadah, susahnya sholat subuh di Masjid. terima kasih Buya, Wass.Wr Wb.

  3. Fadhil Z.A says:

    Ass wr wb

    Alhamdulillah bapak Masrial telah bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Rasulullah, para sahabat, orang yang khusuk , dan syaikh Musya’ari Rasyid ketika membaca atau mendengar ayat Qur’an. Ingus yang keluar bukanlah penyakit, memang demikian keadaannya, mungkin itu salah satu sebab kenapa ketika berwudu’ kita juga dianjuran membasuh lubang hidung agar tetap bersih.

    Ciri menangis ini bisa juga dirujuk pada surat al israk ayat 107-109. Peliharalah terus keadaan seperti itu, tidak mudah mendapat kondisi seperti yang bapak Masrial alami. Itu adalah pemberian dan karunia Allah yang sangat besar.

  4. Masrial.MR says:

    Ass wr wb

    Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, lidah ini bergetar, mengharap dan mengharap, mengharap RIdho_NYA, terima kasih saya ucapkan kepada Abuya, semoga selalu terus menerus dibawah lindungan-NYA dan tertutup selalu pintu-pintu Syeitan yang akan menggoda disegala jurus/lini. Amiin.

  5. Fadhil Z.A says:

    Alhamdulillah bp Masrial saya sangat tertarik dengan pengalaman rohani bapak ,kalau boleh satu waktu ketika pulang ke silungkang saya ingin bersilaturahmi dengan bp Masrial. Rencananya insya Allah saya akan ke silungkang tgl 16 s/d 28 Desember 2009. Adakah no telp atau Hp yang dapat saya hubungi? Silahkan hubungi Hp saya 0811151412. Terima kasih

  6. Masrial.MR says:

    Ass wr wb

    Alhamdulillah, Abuya; Terima kasih atas sambutan Buya, Insya Allah kita bersama ketemu di Silungkang nanti dibulan Desember 2009. Kami di PLN Sektor Bukittinggi + Cab.Bukittinggi pengin pula mempelajari TADABBUR QUR’AN spt yg telah diterapkan di PLN-PLN lainnya di Jakarta, jika memungkinkan rencana kami diadakan di Bukittinggi untuk pegawai + keluarga. biasanya jadwalnya pelatihan Tadabbu Qur’an itu berapa hari buya?,Oh ya Hp saya no. 08126754428 – 081993611105. ma’af terlambat membalasnya buya.

  7. Masrial.MR says:

    Ass wr wb
    Alhamdulillah Buya; mudah-an kesehatan selalu mendampingi kita untuk mengemban amanah khalifah dimuka bumi ini, Amiin.
    Abuya, koq jadinya begini buya, sehabis click2 dikomputer antara lain ; Al-Qur’an menurut Hasan Al-Banna, Saduran Harun Yahya, maupun Pondok Tadabbur, maunya melampiskan tangis sejadi-jadinya mengingat perjalanan panjang, mau dilemparkan ke Neraka atau ke Surga kita, Jika di Masjid mengingat jama’ah dikiri kanan dan sekitar, tangis bisa reda, ada kemungkinan penilaian orang ada kelainan/cengeng, tapi saya ga peduli penilaian orang, (hanya ikhlas merasa harap, cemas khabar pertakut dan khabar gembira karena Allah.

  8. Fadhil Z.A says:

    Ass wr wb

    Untuk pelaksanaan Tadabbur Qur’an cukup disediakan waktu 1,5 jam teori dan pelaksanaan , bisa dilaksanakan siang atau malam hari. Siapkan saja perangkat komputer/laptop berikut proyektor (infocus), layar dan sound system yg baik. Saya bawa bahan berupa Hardisk eksternal.Suasana ruangan sebaiknya tenang jauh dari gangguan suara atau aktifitas yg dapat mengganggu konsentrasi. Saya ada waktu antara tgl 21 s/d 24 Des 2009.

    Saya juga punya teman dulu pernah bertugas di sektor Bukit tinggi dan PLTA Maninjau bp Asdi Muktar sekarang sudah pensiun , tapi saya tidak tahu dimana alamatnya sekarang, mungkin pak Masrial juga kenal dia.

    Masalah banyak menangis mendengar Qur’an itu adalah rahmat Allah, jarang orang yang bisa mencapai tahap itu. Tetaplah pelihara perasaan itu. Lebih baik banyak menangis didunia ini , sehingga Allah lebih memperhatikan kita daripada kelak menangis di akhirat yg tidak ada gunanya, karena pintu taubat telah ditutup.

  9. Masrial.MR says:

    Ass wr wb.

    Alhamdulillah, Selamat Idul Fitri 1430 H, semoga rahmat-NYA tercurah kepada Junjungan kita Nabi Muhammad Saw segenap Keluagra dan Sahabatnya serta siapa saja yang menyerukan dakwahnya hingga hari kiamat. Amiin
    Terima kasih buya saran2nya, akan selalu mendapat ridho dan dibawah lindungan-NYA, itulah Do’a kita.
    iya, bp Asdi Mukhtar waktu bertugas di Sektor Bukittinggi th 1986-1991 beliau Ketua Koperasi Pegawai SBKT dan saya Sekretarisnya. Waktu itu Kepala Sektor adalah Bp. Ir,SUPRIADI yg sekarang Direksi SDM & Umum PLN Pusat, mudah-mudahan Bp. Dr. Ir. Supriadi membaca kutipan ini, waktu perpisahan dulu di Gedung Wanita “Sabai Nan Aluih” Bukittinggi, beliau berpidato, saya dibesarkan di Minang dan akan kembali lagi ke Bukittinggi, ucapan beliau betul, apabila beliau datang berkunjung ke Bukittinggi, beliau ga sungkan2 menerima bekas bawahannya di Hotel Novotel (sekarang The Hill) berbincang-bincang mengenai kemajuan PLN dimasa yad. dan nasehat2 beliau menghadapi hidup dan kehidupan ini.
    Demikian Abuya, sampai ketemu di Bukittinggi. Wass wr wb.

  10. abunor says:

    Ass wr wb. Slamat eidul fitri dan slmat berpuasa 6. Saya dari malaysia begitu tertarik dan dapat banyak informasi dari artikel tulisan abuya. Semua ini sangat berguna untuk diamalkan. Pertanyaan saya bagaimana caranya mahu menghentikan tangisan jika terlalu ramai mereka yang menangis seperti terkena histeris.Terima kasih

  11. Fadhil Z.A says:

    Ass wr wb
    Bagi semua pembaca blog saya ucapkan selamat hari Raya idhul fitri 1430 H, mohon maaf lahir dan batin. Untuk rekan Abunor menangis itu adalah karunia Allah , tidak banyak orang yang mendapatkannya. Sungguh beruntung orang yang telah mendapatkan kondisi seperti tersebut diatas. Jika tidak ada halangan , nikmatilah tangisan itu. Namun jika karena sesuatu hal dirasa perlu menghentikan tangis tersebut, alihkan perhatian dari hal yang menyebabkan tangis tersebut.

    Jika penyebabnya adalah lantunan ayat suci Al -Qur’an alihkan perhatian dari bacaan tersebut. Namun jika masih kuat sebaiknya terus saja nikmati kondisi tersebut.Sayang karena tidak banyak orang yang bisa mendapatkan kondisi tersebut. Diakhirat nanti orang kafir, musyrik, munafik akan menangis tak henti hentinya menyesali kekeliruan mereka selama hidup didunia. Namun tangis itu sudah tidak ada gunanya lagi. Lebih baik menangis sekarang …..karena tangis itu akan menghapuskan dosa kita.

    Orang yang banyak menangis karena takut dosa dan murka Allah selama didunia, kelak diakhirat akan tersenyum gembira, wajahnya berseri seri, tangisanya telah habis selama didunia. Sebaliknya orang kafir akan menangis terus menerus, tawa dan senyumnya telah dihabiskan selama hidup didunia.

  12. Masrial.MR says:

    Ass wr wb

    Untuk rekan Abunor, dari Malaysia; kalau sudah khusuk hati menghayati kebesaran Allah swt, ga ada yang ingat selain Allah, sungguh suatu kesenangan/kenikmatan tersendiri, tidak bisa diungkapkan dengan kata2 keasyikan menghadap ALLAH.
    Kalau ada yg menangis histeri, itu barngakali itu datang dari syeitan, sebab Allah itu dekat, dekat dari urat leher kita, jadi kalau ada me manggil manggil, meratap histeris, berarti Allah itu jauh dari dia (Allah itu dekat ga usah meratap histeris keras-keras memanggial Allah).

    Saya pernah baca Buku dari Malaysia judulnya “HAKIQATUL INSAN” disana menguraikan, Syahadat, Sholat, kenapa kita ber Syahadat, Sholat? (hati-hati jalan sangat licin) sangat bagus sekali untuk dibaca menambah ILMU untuk diamalkan. (sayang buku tsb. sudah hilang dipinjam teman2 ga kembali lagi) Jika ada beredar di Malaysia buku tsb, mohon rekan ABUNOR informasikan ke saya.
    Buku tersebut ga bosan kita membacanya, walaupun telah berulang kali membacanya.

    Kepada Buya FADHIL ZA, yang telah menyediakan blog ini saya ucapkan banyak terima kasih, sampai-sampai pembaca ke Negara tetangga Jiran kita (Serumpun Melayu)

    terima kasih. Wass wr wb.

  13. kemal says:

    ass. wr. wb.

    subhanallah. maha suci allah swt yang menurunkan al’Qur’an sebagai petunjuk. bergetar badan saya, hampir mengucur air mata mendengar ayat2 sucinya.

    cemburu saya mendengar kekasih allah yg menangis merasakan kasih sayangnya.inginku meneteskan air mata dengan harapan Allah memadamkan lautan api Neraka Jahannam dengan setetes air mataku. tapi ada pertanyaan yg bertahun tahun mengganjal didadaku, “kenapa yg maha pengasih dan penyayang menciptakan neraka yang di dalamnya penuh siksaan? , kenapa yg maha adil tidak menciptakan hamba2nya yg lain tidak sesempurna Rasulullah SAW?, mohon pencerahannya pak ustadz fadhil, sesungguhnya jujur saya takut mata hati saya menjadi buta untuk melihat kebesarannya.

    wassalam.
    kemal..

    • Fadhil Z.A says:

      Ass wr wb
      Demikianlah Allah telah menjadikan segala sesuatu berpasang pasangan, ada baik ada buruk, ada tinggi ada rendah, ada senang ada susah, ada kaya ada miskin, ada lapang ada sempit, ada Syurga ada neraka……itu adalah ketetapan Allah yang tidak bisa kita bantah lagi.

      Allah memberi kebebasan kepada manusia untuk memilih mana yang mereka inginkan. Jika beriman, bertakwa dan berbuat kebaikan …..tentu akan mendapatkan balasan taman syurga. Jika kafir, durhaka dan selalu berbuat kemungkaran tentu akan masuk neraka.

      Surga yang penuh keindahan dan kenikmatan, dan neraka yang penuh derita dan kesengsaraan , kedua duanya adalah ciptaan Allah. Manusia bebas memilih untuk memasuki salah satu tempat tersebut, dengan ketentuan sebagaimana telah disebutkan diatas.

      Barang siapa yang ingin memasuki taman syurga, penuhilah persyaratan yang telah ditetapkan Allah untuk memasuki taman syurga itu, yaitu beriman, takwa, mengerjakan amal shaleh. Jika persyaratannya tidak dipenuhi tentu tidak mungkin masuk kedalamnya. Demkian pula Allah telah menetapkan persyaratan untuk masuk neraka, yaitu kafir, musyrik, durhaka, selalu berbuat kemaksiatan, jika persyaratan itu terpenuhi …niscaya otomatis akan masuk kedalam neraka

  14. kemal says:

    ass. wr. wb.

    kenapa tuhan membuat ketetapan bahwa semua harus berpasangan?,kenapa harus ada hitam bila putih menyenangkan?, kenapa tuhan menciptakan yg buruk? kasihan, seandainya ciptaannya yg buruk itu adalah saya…seandainya semua diciptakan baik, tidak perlu ada neraka cukup surga saja..begitukan lebih efisien…maaf kalau pertanyaannya terlalu banyak Pak Ustadz…otak ini trlalu gersang..tolong disirami ilmu..

    wassalam…
    kemal…

    • Fadhil Z.A says:

      Ass wr wb

      Demikianlah Allah membuat aturan dialam semesta ini, sebuah system yang tidak bisa ,kita interfensi. Suka tidak suka -mau tidak mau kita harus patuh pada aturan yang telah dibuat Allah dialam semesta. Jangankan ciptaan Allah, ciptaan manusia saja ada aturannya yang harus kita taati dan patuhi. Misalnya Mobil atau berbagai mesin yang ada didunia ini, semua punya manual book yang harus ditaati oleh para pemakainya, jika dilanggar pasti terjadi kerusakan atau bencana.

      Jika ingin selamat dan aman dalam menggunakan berbagai peralatan atau mesin buatan manusia kita harus patuh pada manual book yang dikeluarkn oleh pabriknya. Demikian pula jika kita ingin selamat hidup didunia dan akhirat kita harus patuh pada manual book yang dikeluarkan oleh Sang Pencipta Alam semesta , yaitu kitab Al-Qur’an.

  15. Sweed says:

    hey… your grammar is excellent for my brain lol

  16. mami says:

    subhanallah3x..aku telah menjumpai sesuatu yang sungguh istimewa yang begitu jitu dan mantap sekali panduannya.Blog Bapak sangat istimewa tak ada tandingannya .Sudah lama aku mencari cari yang terbaik dan aku telah menemuinya….

  17. JohnAdled says:

    Excellent post! Really loved it, havent seen an artice this good in a while.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>